
#episode: 16 : Hidup Baru.
~~ Dengan langkah gontai dan baju Acak acakan Amira pergi dari rumah juragan hanya membawa barang-barang pribadi yang memang sedikit . Amira menuju kontrakan yang dulu dia tempati dengan Almarhumah neneknya , kontrakan itu memang masih dibayar Amira karena masih ada barang-barang nya dan neneknya.
Sesampainya di kamar kontrakan itu Amira merebahkan dirinya dikasur tipis yang selalu ia tiduri dengan neneknya pikiran nya menerawang, "apa benar aku tidak bisa mempertahankan apa yang harus nya jadi hak suamiku, kenapaaa ini terjadi padaku , aku benar-benar perempuan hina.... Ya Allah ampuni aku yang tidak bisa menjaga harkat dan martabat ku sebagai seorang istri" Amira menangis sejadi-jadinya meratapi nasib malang yang menimpa padanya. Bukan sedih karena perpisahan nya dengan si juragan. Hanya saja ia tidak seharusnya dijamah oleh lelaki yang bukan suaminya.
"Sejahat itu ternyata Si Heni aku gak habis pikir bisa-bisa nya dia melakukan hal sebej*t dan sekeji itu padaku.... hiks hiks hiks"....
Amira terus menangis pilu. Hingga ia kelelahan dan tertidur.
__ADS_1
Entah berapa jam dia tertidur, saat dia bangun hari sudah agak sore . ia melewatkan sarapan dan makan siang nya namun perutnya tidak terlalu perih * mungkin karena ia sedang ada masalah jadi gak nafsu makan*
Ia pun beranjak dari peristirahatan nya membersihkan rumah itu lalu membersihkan badannya yang terasa sangat lengket karena dari pagi belum mandi .
sampai hampir makan malam Amira lebih memilih memesan makanan dari luar. Bagaimana manapun kan perutnya harus tetap diisi.
Sesaat sebelum tidur Amira benar-benar harus memikirkan rencana hidup nya kedepan. Ia bertekad untuk memulai hidup barunya dan mulai mengemasi barang-barang nya , seperti beberapa lembar baju kerja nya, serta beberapa lembar foto keluarga nya dan yang pasti dokumen berharga seperti ijazah dan pengalaman kerja.
"Nenek , Kakek , Ayah , ibu .. Amira pamit ya doakan Mira ya semoga Amira Berhasil dan hidup Amira gak dimanfaatkan siapapun lagi.... Amira juga minta maaf sudah bikin kalian kecewa sama Mira yang gak bisa jaga kehormatan Mira , Mira berdosa bangetttt... hiks hiks hiks... tapi Amira janji harus kuat dan memperbaiki diri Amira lagi.. Amira akan memulai hidup baru doakan Mira yaa... nanti Mira tetap jengukin dan doakan kalian selalu kok...."
__ADS_1
*Ayah Amira punya rumah dan perkebunan agak kearah pegunungan ya begitu juga rumah juragan Ardi tapi beda wilayah, rumah nenek Amira dan kakeknya yang ada dikampung dekat situ sudah diambil alih paman Didik sebagai ahli waris. Kontrakan Amira lebih Agak kepinggiran kota ,tapi tidak terlalu jauh jaraknya hanya beda kampung*
Amira melangkah pasti ke Stasiun dia Akan menuju kekota B untuk mencari pekerjaan dan juga Bibik Lilis saudara kandung ibunya terakhir bertemu pada saat Ayah Amira meninggal , Bibiknya mengatakan sudah mulai membuka peternakan Sapi disekitar Kota itu hanya saja karena terlalu berduka kehilangan Ayahnya ia tidak terlalu fokus bicara dengan Bibinya padahal bibinya sudah mengatakan dengan jelas alamatnya Yang ia ingat hanya nama kotanya saja. Nomor telepon Bibinya pun lupa ia salin di hp lama nya yang sudah dia jual. yang pasti Amira membulatkan tekad nya kesana.
*
*
*
__ADS_1
*
#bersambung.....