
Episode : 23: Di grebek
Karena Amira terus ketakutan dikejar kejar oleh Didik dan Fadly. Akhirnya Amira memutuskan berhenti dari tempat kerjanya, bahkan dihari terakhir nya bekerja jika tidak ada Rangga yang menolong nya mungkin saja Amira ditemukan oleh mereka.
Sejak itu selama lebih dari sebulan Amira tidak pernah keluar dari peternakan dia Memutuskan membantu paman dan bibinya mengembangkan peternakan itu, bagaimana cara menghasilkan Susu segar yang lebih banyak tapi tetap memenuhi standar kebutuhan gizi, dan juga cara meningkatkan penjualan produk susu segar mereka.
Karena sangat paman Galih sangat sibuk mengantar banyak pesanan, Amira pun memutuskan juga membantu mengantarkan susu kepada para pelanggan nya.
sudah beberapa Minggu ini Amira membantu, Amira semakin banyak mengenal customer mereka.
-----------
sore itu.
"Aduuhhh kok bisa lupa ya... !!" Risky menepuk jidatnya karena lupa mengerjakan tugas kuliahnya.
"Kak.... kak Mira...." bergegas dia mencari Amira dikamar nya...
"Kenapa dek....?" tanya Mira kaget.
"ini ka , temenin aku ya nanti malam keluar sebentar..."
"Mau ngapain nak .... ini kan malam Jum'at... jangan keluar keluar kalo gak penting..." Sela ibunya cepat yang baru datang dari dapur.
"Ini buk ... aku lupa ngerjain tugas kuliah , besok sore sudah harus dikumpulkan..."
" Ya emang gak bisa bikin besok pagi...?" jawab ibunya.
"Makanya malam ini mau beli bahan-bahan nya dulu buk. Kertas sama lem terus cat yang mau aku pakai untuk bikin tugas sudah pada habis semua , kalo beli besok pagi gak sempat....."
"kak Mira mau kan nemenin Risky yaaa..." Risky bergelayut manja di lengan Amira.
"Gimana ya dek ... kalo gak di izinkan bibik Kakak gak bisa pergi ..."jawab Mira...
" Ya bukk... boleh yaa izinkan kak Mira pergi nemenin Risky. Dicky baru pulang nanti malam dari kegiatan kelas nya ... aku gak bisa pergi sendiri buk.... ya ya boleh yaaa Bu..."
"Terserah kakakmu Aja " pasrah ibunya "kalo bisa sih jangan, ajak teman mu aja sana...." lanjutnya lagi .
"yah ibuk kok gitu .... ngizinin gak sih..." risky mencebikkan bibirnya.
Amira hanya terkekeh melihat tingkah adiknya.
"Izin kan aja lah buk... kasian juga kan Mira sudah 2 bulan ini dia jarang sekali pergi-pergi untuk bersantai...." kata paman Galih.
"Iya sudah ibu izinkan, tanya saja kakakmu ... mau gak dia..."
"iya sudah kakak mau kok..." Amira membelai lembut kepala adiknya.
Malam harinya.
" Hati-hati kamu nak jangan ngebut ngebut bawa motornya" Paman Galih mengingat kan Risky.
"iya ayah"
Risky dan Amira pamit pada kedua orang nya itu .
"Jaga kakakmu nak..."
"dan jangan pulang malam-malam nak"
bik Lilis juga mengingatkan.
__ADS_1
"Iya buk... "
"Assalamualaikum" Amira dan Risky pamit bersamaan
" Waalaikum salam. "
------ setelah membeli beberapa bahan keperluan kuliahnya . Risky mengajak Amira mampir di cafe disana ada beberapa teman Risky yang juga Mulai membicarakan tugas kuliah mereka, Amira mengajar kan mereka beberapa pengetahuan yang ia kuasai. saking asyiknya ngobrol tak terasa hari sudah menunjukkan pukul 21:30 malam, ponsel mereka juga sudah berdering beberapa kali.
Beberapa teman mereka sudah berpamitan , sampai tinggal lah Daffa , Risky dan Amira yang juga siap-siap pulang .
Tapi beberapa kali Daffa menyalakan mesin motor nya, tapi tidak bisa menyala.
"Gimana nih motor ku mogok ky..."
"coba sini aku bantu..."
10 menit mencoba tetap tidak bisa .
"Ky .. Anterin aku kebengkel depan mesjid ya... masih buka ini...."
"terus kakaku gimana..... gak mungkin dong dia ku tinggalin sendiri ..."
"Anter aku kesana aja terus kamu tinggal juga gapapa.... ya mau ya...."
" Gimana kak ... kakak gapapa ku tinggal sebentar...?"
"Emmm... ya sudah dek antar aja Teman kamu tapi jangan lama-lama ya...." sebenarnya Amira merasa takut dan perasaan nya tidak nyaman malam itu.
"iya kak"... Daffa menaiki motornya dengan Risky yang mendorong motor Daffa dari belakang dengan kakinya .
15 menit kemudian
drrttt 📱
Amira mengangkat telponnya.
"Halo dek ... kenapa kamu belum balik?"
"iya nih kak... ternyata onderdil motor nya Daffa habis disini kak..."
"terus... gimana dek...?"
"Aku anterin Daffa dulu beli onderdil motor nya bentar kak... gak apa-apa ya .."
"lama gak dek ? ... ini udah mau tutup cafenya"...
"gak kok kak tokonya gak jauh dari sini..."
" emm ya sudah dek... kakak tunggu di minimarket "M" ya dek ada yang mau Kaka beli kamu jemput Kaka disana aja ya.."
-----
5 menit berjalan Amira sampai di minimarket yang ia tuju. hanya berselang beberapa langkah Amira masuk mini market .. Hujan turun dengan derasnya...
Risky juga mengirim pesan ia belum bisa balik menjemput Amira karena hujan sangat deras..
35 menit hujan mulai Reda .. minimarket tersebut juga sudah tutup tinggal lah Amira yang masih menunggu risky dikursi depan minimarket.
"Kak sebentar lagi aku jemput kakak jangan kemana-mana ya"
Tepat setelah Pesan Risky masuk...
__ADS_1
Amira mendengar orang berteriak..
Amira kaget dan ketakutan pasalnya disana memang banyak toko-toko tapi sudah tutup semua....
Amira mencoba tak perduli tapi hanya selang beberapa menit ia mendekat mengintip suara-suara itu berasal.
Ternyata ada satu orang dikeroyok oleh 3 orang preman. Mata Amira semakin membulat , melihat orang yang mereka keroyok.
"Pak Rangga...?"
ia kemudian mencoba menelpon risky ternyata hpnya lowbat.
Melihat Rangga yang akan ditusuk oleh preman itu.
"Buuuukkkk...." Amira memukul salah satu preman yang akan menusuk Rangga dengan kayu balok yang cukup besar.
"Perempuan kurang Aj*r.... "
"buuukkk...." preman lain men*Ndang punggung Amira hingga jatuh.
Rangga ternyata sedikit mabuk jadi tidak bisa terlalu melawan mereka, bahkan Rangga juga sudah kualahan.
"boss cantik juga nih cewek... bisa kita ajak senang-senang ... ha ha ha " mereka semua tertawa.
Rangga yang masih setengah sadar secepatnya nya menarik tangan Amira berlari menjauh..
Para preman mengejar mereka . Amira menarik Rangga untuk bersembunyi di semak-semak. Setelah para preman lengah , Amira kembali menarik Rangga tanpa tujuan jelas.
Karena kecapekan dan hujan sudah mulai turun lagi, tanpa sengaja Amira melihat sebuah pondok di tepi sawah.
ia dan Rangga kecapekan dan juga kedinginan hingga tanpa terasa mereka tertidur.
Karena hujan turun terus menerus hingga subuh.
Jam 8:10 pagi..
Amira dan Rangga masih tertidur dipondok itu .
"Eiih siapa itu dipondok pak Arif.. jangan-jangan orang pada mesum"
ia mendekat memastikan.
" heii Jo , kenapa kamu mindik-mindik kaya percuri saja..."
"eiih Hasan , Tarman kalian bikin kaget saja, Tuhh lihat...."
"Astaghfirullah... mereka bukan orang kampung sini kan..?"
"bukan ... ayo kita grebek mereka.."
"Heiii kalian.... bangun...."
"hei ... heii bangunnnn..."
*
*
*
*
__ADS_1