
Episode 24: Terancam di arak keliling kampung
Risky tiba 10 menit setelah insiden Amira dan Rangga yang dikejar para preman.
" Kak Amira.... kak... kamu dimana...?" Risky melihat kantong plastik seperti nya belanjaan Amira.
ia terus-menerus berputar disana memanggil nama Amira, disana dia hanya melihat sebuah mobil yang tidak ada pengemudi nya, Risky berjalan memutar-mutari mobil tanpa sengaja menginjak sebuah benda.
"Apa ini...? Hp... seperti hp kak Amira.. Astaghfirullah ini memang hp kak Mira" ia membolak-balikkan hp dan memang hp milik Amira yang dalam keadaan mati dan layarnya retak parah . seketika dia panik pasti ada sesuatu yang tidak baik pada kakaknya.
🌷🌷🌷🌷🌷
ini contoh posisi saat Amira dan Rangga ditemukan didalam pondok, Anggap saja Rangga masih pakai kemeja lengkap dengan jasnya ya .😁😁
"Heiii kalian bangun...."
"mentang-mentang ujan malam Jum'at pada mes*um.. bikin dosa aja disini"ketus tarman
Amira dan Rangga kaget dengan nyawa yang belum terkumpul.
"Kalian beraninya mes*m disini, ayo kita bawa kerumah pak RT..."kata tarjo
Amira kaget
"Astaghfirullah pak kami gak mes*m disini , kami cuma numpang berteduh setelah dikejar preman tadi malam..." Amira menangis.
"Halaahh ... bohong buktinya kalian mesra sekali..."
"Benar pak apa yang dia katakan kami hanya numpang berteduh disini dan ketiduran.. sumpah kami gak ngapa-ngapain" Rangga juga buka suara
"Ga malu apa sama Jas mu ... mes*m dipinggir sawah .. jangan-jangan jas mu cuma nyewa .. "
"ayoo ikut kami ke rumah pak RT , bikin kampung kami tercemar aja.. "
"Gakkk... kami gak ngapa-ngapain pak" Amira 😭😭😭 .
"Ketempat pak RT atau kami Arak keliling kampung..." Ancam mereka.
__ADS_1
Rumah pak RT.
"Ada apa ini masih Pagi kalian ribut-ribut.." tanya pak RT
"Pak ini nih ada pasangan mes*m dikampung kita.."
"Kalian salah faham kami hanya numpang berteduh , kami dikejar preman tadi malam" Rangga menjelaskan.
" kalian Sabaarr dulu ... jelaskan pelan-pelan jangan asal menuduh tanpa bukti" pak RT menenangkan para warga.
"ini pak buktinya kami gak bohong.." Hasan memperlihatkan foto mereka tidur berpelukan dipondok.
"ini bukti nya kalian memang berbuat yang tidak senonoh dikampung kami ... Kalian harus dinikahkan biar kampung kami gak kena sial gara-gara kelakuan bej*t kalian..." putus pak RT.
"Tapi pak beneran kami gak ngapa-ngapain, kami hanya numpang berteduh dan kemudian ketiduran..." Amira bersikukuh.
"Sudah lah kalau kalian tidak mau dinikah kan kalian kami Arak telanj*ng keliling kampung..." Seru warga.
"hiks... hiks... hiks ... gak pak kami gak ngelakuin itu..." kata Amira.
"Loh loh ada apa ini Ndang rame-rame ..?" tanya pak Amran melihat bnyak orang berkumpul dirumah pak RT.
"Ini ada pasangan mes*m, di grebek dipondok pak Arif tadi pagi"
"Bukan kelihatan nya sih orang kaya tapi masa iya mes*m dipondok reot"
Pak Amran penasaran dan menerobos kerumunan .
"Lohhhh... Den Rangga....?? ..." Pak Amran ternyata tukang kebun dirumah keluarga Rangga.
"Pak Amran.. kami hanya di fitnah pak dituduh berbuat yang tidak-tidak... " jawab Rangga.
"Loh itu bukannya , keponakan pak Galih yang punya peternakan sapi di kampung dukuh kan.." kata warga lain.
"Ini pak RT , den Rangga ini majikan saya ... dia gak mungkin lah berbuat seperti itu , saya kenal kok..." pak Amran membela majikannya
"ini sudah ada bukti nya... Pak Amran jangan membela yang salah walaupun dia majikan mu..." jawab warga tak terima.
"Benar pak Amran sudah ada 3 orang saksinya... Kalau mereka tidak mau di nikahkan maka mereka akan diarak telanj*ang keliling kampung " Putus pak RT.
"Tunggu tunggu... kalian jangan main hakim sendiri dulu... tunggu sebentar pak saya hubungi keluarga majikan saya."
__ADS_1
Hanya berselang 3 menit.
Pak Galih ternyata memang mencari Amira sejak tadi malam. Dia hanya pulang sebentar berganti baju karena basah kuyup kehujanan dan sudah sejak pagi2 buta kembali mencari Amira disekitar sana . Tiba-tiba ada warga disana yang memang mengenalnya memberi tahu perihal penggerebekan Amira . Langsung bergegas ketempat Pak RT kampung itu.
"Pamaannn.... " Amira menangis sejadi-jadinya dipelukan paman nya .
Rangga sebenarnya sangat kasihan pada Amira sebagai perempuan dan juga Amira seperti itu karena menolong dirinya yang akan dirampok para preman tapi dia belum bisa berfikir jernih saat ini.
"Sabarrr nak .. tenang dulu..." pak Galih menenangkan Amira yang tersedu.
"Paman percaya kan sama Mira dan pak Rangga kami tidak mungkin berbuat hal seperti itu pammannn..."
"Dia benar kami tidak mungkin melakukan hal sebej*t itu .. kami akan menceritakan kejadian yang sebenarnya tapi beri kami kesempatan bicara .." Rangga membela diri .
" Maling mana ada yang mau ngaku sih..." seru warga .
"Saya yakin Pak RT .. keponakan saya ini perempuan baik-baik.... dan pak Rangga juga bukan orang sembarangan , Mungkin ini hanya salah Faham pak..." paman Galih meyakin kan warga.
"Sudah arak saja pak RT ... bisa-bisa kita semua yang ikut kena si*l gara-gara mereka." Tuntut warga.
"Sabarrr dulu ..." kata pak RT... " Pak Galih ini demi nama baik kampung kami , kalau mereka tidak mau di arak telanj*Ng keliling kampung, maka mereka harus mau kami nikahkan ... kami gak mau ikut menanggung dosa mereka..." lanjutnya..
🌷🌷🌷🌷
"APPA....? Rangga akan dinikahkan....????"
*
*
*
*
*
#Bersambung...
*
*
__ADS_1
*