
"Alea Sayang, apa perutnya begitu sakit? Perlukah Mami memanggilkan Dokter untuk datang ke sini?" tanya Alexa kepada putri kesayangannya.
"Biasa saja Mami, tidak perlu memanggil Dokter untuk datang ke sini, Alea hanya sakit pada saat datang bulan," ungkap Alea kepada sang ibu.
"Wajahmu pucat seperti itu, Nak. Maukah Mami suapi makan? Lihat mie gorengnya sangat lezat, ayo bangun!" kata Mami dengan senyum yang merekah. Alea pun mengangguk, lalu mencoba untuk duduk dari posisi tidurnya.
Dengan begitu manja Alea minta ibunya untuk menyuapinya makan mie goreng tersebut. Alexa memang selalu memanjakan Alea, karena Alea adalah putri bungsunya. Kemanjaan Alea pun selalu ditanggapi dengan bahagia oleh Alexa, tetapi sayangnya sikap Alea dan mami Alexa membuat Evana benar-benar merasa cemburu, seperti pada saat ini, Evana bersembunyi di balik pintu kamar Alea. Dia mengintip Alexa yang sedang menyuapi Alea makan.
"Dasar gadis cengeng, gadis manja. Bisa-bisanya dia menyuruh mami untuk menyuapinya. Memangnya dia pikir mami cuma milik dia, apa? mami itu milikku, aku akan membuat kamu pergi dari rumah ini, lihat saja! Suatu saat nanti kamu tidak akan bisa bermanja-manja seperti itu lagi kepada mami," ucap Evana di dasar hatinya. Sambil terus menguping di balik pintu.
"Sayang, apakah ada masalah dengan kakakmu? sepertinya baru pertama kali Mami melihat kalian bertengkar, seperti tadi?" tanya Alexa kepada putri bungsunya. Alexa mencurigai ada bau-bau kebohongan di antara keduanya, pasalnya Evana tadi terlihat begitu gugup begitu pula dengan Alea.
Alexa sangat mengenal kedua putrinya, terutama Alea, mereka pasti menyembunyikan sesuatu hal yang tidak dia ketahui.
"Mami ... bolehkah Lea bertanya?" ucap Alea kepada sang ibu.
"Iya Sayang, katakan saja?" Jawab Alexa sambil menolehkan senyum yang manis kepada putri kesayangannya.
__ADS_1
"Mami, kenapa dulu mami mengajak kak Evana untuk menjadi putri di rumah ini. Apakah Mami melakukan itu karena Mami lebih sayang kepada Kak Evana dari pada kepadaku?" tanya Alea kepada sang ibu.
"Sayang kenapa bertanya hal seperti itu? Jelas saja Mami sangat mencintaimu, begini ... dulu sewaktu Papa Evana meninggal, mamanya Evana langsung dimasukkan ke dalam tahanan, karena terbukti telah menjadi pembunuh dari suaminya sendiri, saat itu Mami sedang mengandung kamu, Nak. Mami hamil kamu 2 bulan, kalau tidak salah. Mami tidak tega ketika tahu bahwa pasangan itu ternyata meninggalkan seorang bayi kecil, yang sangat cantik, mereka namakannya Evana, tapi ternyata bayi itu bukan bayi kandung mereka, karena sebenarnya Evana mereka adopsi," kata Alexa berkata dengan pelan namun Alea dan Evana mendengar dengan begitu jelas.
"Apa? Adopsi?" Lea begitu terkejut tatkala mendengar sang ibu mengatakan bahwa kakaknya itu bukan anak kandung dari om Evvan dan juga bukan anak kandung dari ibu Avega yang sekarang sedang dipenjara.
"Iya adopsi, Om Evvan itu tidak bisa memiliki keturunan, oleh sebab itu mereka memutuskan untuk mengadopsi seorang bayi, tante Avega mengadopsi bayi Evana tapi sayangnya tante Avega lebih menyayangi Kakakmu Alden dari pada kakakmu Evana, saat itu terjadilah sebuah perselisihan yang menyebabkan Om Evvan meninggal," kata mami Alexa menjelaskan kepada Alea.
(Adegan ini ada di Novel Alex di hati Alex, sahabat bisa klik di pencarian, Alex di hati Alex)
"Jadi Om Evvan dan tante bukanlah ibu kandung dari Kak Evana?" Sekali lagi Alea merasa terkejut begitu pula dengan Evana.
"Ini tidak mungkin, tidak mungkin, lalu aku anak siapa?" kata Evana di dalam hatinya. Wanita itu masih saja menguping. Padahal dia sudah sangat lemas, karena mendengar kenyataan pahit tentang dirinya sendiri.
"Untuk itu sendiri, Mami baru mendapatkan informasi, ternyata memang Kakakmu Evana diadopsi dari sebuah panti asuhan, dahulu kala seorang pasangan suami istri telah membuang bayi itu di depan pintu panti asuhan, dan diambillah bayi tersebut menjadi bayi panti asuhan, sebelum akhirnya Om Evvan dan tante Avega mengadopsi kakakmu Evana. Jika kamu mempertanyakan kenapa Mami mengambil kakakmu Evana untuk tinggal di rumah kita, menjadi putri Mami, itu karena Mami tidak tega melihat seorang bayi kecil yang sudah diadopsi terlunta-lunta. Mami dan papi memutuskan untuk mengadopsi Kakak Evana. Dengan begitu Kakakmu bisa memiliki rumah dan keluarga untuk berbagi rasa," tutur Alexa kepada Alea.
"Mami ... apakah yang kami katakan itu benar?" Sekali lagi Alea bertanya.
__ADS_1
"Apakah Mami terlihat sedang berbohong, untuk apa Mami berbohong kepada putri yang paling Mami sayang," ucap Alexa sambil membelai lembut rambut sang buah hati.
"Jika suatu saat Mami tahu kejahatan Kak Evana kepadaku, apakah Mami akan membelaku. Apakah Mami akan lebih memilih aku?" ungkap Alea dengan suara yang pelan.
"Kamu bicara apa Nak, bicara dengan nada keras, Mami tidak mendengarmu?" kata mami Alexa sambil mencoba menyuapi putri kesayangannya.
"Mami Lea tidak berkata apapun, ehmm enak sekali Mienya, Mami sangat pandai memasak, sepertinya Lea harus belajar memasak dari Mami," kata Alea mencoba untuk mengalihkan pembicaraan, namun Alexa masih merasa curiga ada hal yang disembunyikan oleh Alea dan Evana.
"Ada apa dengan anak-anakku, sepertinya Alea menyembunyikan sesuatu, aku harus mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, kepada kedua putriku? Baru kali ini Alea ingin mengetahui asal usul kakaknya, dan baru kali ini juga aku melihat mereka bertengkar tadi di bawah, padahal aku sudah memperhatikan mereka dari tadi, mereka masih tidak mau mengaku, bahwa mereka sedang bertengkar, aku harus berbicara kepada Alex, agar Alex ikut mencari solusi tentang kecurigaanku ini," kata Alexa di dalam hatinya dengan kening yang mengerut.
Wanita itu terus memperhatikan putrinya yang sedang makan seolah-olah ingin mencari tahu kebenaran dari apa yang dia pertanyakan.
Di sisi lain, Evana langsung pergi ke kamarnya, dia mengunci diri di kamar, lalu menangis di atas kasurnya. Wanita itu tidak menyangka bahwa papa Evvan dan mama Avega bukanlah kedua orangtua kandungnya.
"Lalu aku anak siapa? Kenapa Tuhan tidak adil kepadaku. Aku hanya ingin tahu siapa kedua orangtuaku, ini tidak sangat kejam, kenapa aku harus menjadi anak adopsi dan Alea menjadi anak kandung mami, aku harus menyingkirkan gadis sialan itu. Aku tidak mau Mami membuang aku, karena dia," ungkap Evana dengan tangisan yang melirih, wanita itu baru mengetahui identitas dirinya, tetapi anehnya dia malah semakin membenci Alea.
Evana lalu bangun dari posisi tidurnya, dia menyeka kedua matanya yang basah, lalu bercermin di depan meja riasnya.
__ADS_1
"Aku tidak mau mami dan papi mengusirku. Aku ingin mendapatkan kasih sayang yang sama seperti yang didapatkan oleh cewek sialann itu, aku harus mencari cara untuk membuat anak itu terusir dari sini."
B🎄e🎄r🎄s🎄a🎄m🎄b🎄u🎄n🎄g