
Hari sudah mulai malam jam pun sudah menunjuk kan pukul 8 malam.
Oma ajeng, key dan Bima sedang bersantai sambil menonton televisi sementara Bastian sedang berada di halaman Rumah key, Bastian masih saja memikirkan hal yang terjadi padanya tadi siang.
("kok gw Bisa langsung teransang yah saat key mencengkram paha gw, gw sudah lama mencoba menjauh dari mahluk yang Namanya Wanita apalagi bersentuhan seperti ini, banyak cewe yg dikirim Oma untuk menggoda gw dan semua memiliki paras yang cantik & Bentuk tubuh yang ideal bisa dikatakan mereka semua sempurna tapi gw biasa aja dan gak ngerasain apa-apa adanya gw malah Muak dengan sikap wanita-wanita itu tidak satu pun yang bisa buat gw Merinding bahkan untuk menjelaskan apa yang gw rasain saat ini saja gw sulit dan gak paham itu persaan apa.? ")
Bastian terus mengerutu dan mengatakan kepada dirinya sendiri bahwa dia tidak boleh terpedaya oleh yang namanya wanita sangat sakit baginya jika kejadian yang menimpanya Dahulu terulang lagi.
Bastian di kejutkan oleh sorotan lampu mobil yang tak lain mobil dari tante agnes, segera bastian membukakan Pagar rumah key.
Tante Agnes segera keluar dari mobil dan tersenyum serta segera menyapa bastian.
"loh..Bas kamu ngapain di luar? yang lain dimana? " tanya agnes.
"Oma di dalam sama yang lain tante, mereka sedang menonton TV" kata bastian sebelum tante agnes bertanya lebih jauh lagi alasan kenapa Bastian berada di Halaman Rumah sementara yang lainnya didalam rumah.
"nanti Kamu pulang ke rumah tidak Bas.?" tanya tante Agnes
"Sepertinya Bas tidak pulang tante, Bas akan tinggal disini menemani Oma beberapa Hari ini saja juga nanti Bas kekantor berangkat dari sini saja"
"Oh ya sudah, nanti tante suruh orang Rumah membawakan perlengkapan kamu" kata tante agnes sambil berjalan masuk kedalam rumah disusul oleh bastian.
"malam semua..,Malam key, malam Bima sayang, malam oma" sapa tante agnes dan disambut oleh key dengan Senyuman.
"malam Tante Agnes" Bima membalas Sapaan tante Agnes.
"Gimana Kondisi kaki kamu Key? " tanya tante Agnes sedikit khawatir.
"sudah Agak baikan tante tapi masih sakit sedikit di buat jalan " kata key menjelaskan.
"kamu nanti tidur bareng Oma saja nak key supaya kamu tidak terlalu banyak berjalan karena kamar kamu kan dilantai 2 dan tante khawatir kaki kamu nanti jadi tambah sakit"
Mendengar apa yang dikatakan tante agnes key merasa apa yg di katakan tante agnes sangatlah benar dia tidak boleh terlalu banyak menggunakan kakinya dalam beraktivitas karena key juga tidak ingin kakinya semakin parah.
"Oh iya key tante minta ijin sama kamu, bastian kemungkinan akan menginap disini beberapa Hari saja jadi nanti Bas berangkat kekantor langsung dari sini, dan key tidak usah khawatir besok akan datang seorang ART untuk membantu di rumah ini jadi key tidak usah mengerjakan Rumah juga memasak kan kaki kamu masih sakit"
"aduh..tante itu kan Mahal untuk bayar bulanannya" kata key sedikit Bingung.
"Lo gak usah takut itu sudah tanggung jawab kami, karena Oma kami kan tinggal disini, dan gw juga bukan orang yang jahat & gak tau balas budi Melihat orang yang sudah tolong keluarga gw tapi tega Biarin orang tersebut sakit dan kesusahan " kata bastian dengan bangganya.
"wah.. Tante senang deh Ponakan tante yang ganteng ini bisa ngomong spontan seperti ini" ledek tante agnes ke bsatian sambil menepuk pundak bastian.
"Bim.. abang tidur di kamar kamu ya" Kata bastian kepada bima.
"Bima sih senang aja bang Bas Bima ada teman tidur tapi masalahnya kasur bima cuman buat satu orang"
"ya sudah Abang tidur di sofa sini aja deh, tapi Abang pinjam selimut sama bantal yah "
__ADS_1
"iya bang tenang aja kalau selimut ada lebih kok" kata bima sambil tersenyum.
"ya sudah ini sudah hampir jam 10 malam kalian istirahat saja besok kan bima juga mesti sekolah, Ayo Oma Agnes antar ke kamar"
Tante Agnes mengatar Oma ajeng ke kamar dan disusul oleh Agnes dengan tertatih.
Saat tiba dikamar Om wahyu Betapa terkejutnya Agnes saat melihat Foto Wahyu.
"kenapa tante..? " sapa Key heran karena mimik wajah tante Agnes berubah saat melihat Foto Om wahyu.
"eh..ti..tidak apa-apa sayang" jawab Agnes sedikit gugup.
"sudah ya Oma istirahat besok agnes datang lagi Siang sambil Membawa makan siang kesayangan oma dan juga untuk kalian"
"gak usah repot-repot tante " kata agnes dengan segan.
"itu gak seberapa key, kan dirumah kami banyak tukang masak jadi tante tdk terlalu Repot, nanti kapan kapan kamu tante Ajak ke rumah Oma Ajeng, oke tante Pamit pulang dulu ya key takut kemalaman" kata tante Agnes sambil beranjak untuk pulang.
Key merasa bersyukur di dalam hati karena Orang yang dia tolong memiliki keluarga yang baik juga walaupun menurut key Bastian terlihat dingin dan kejam tapi sebenarnya dia baik terbukti saat kaki key terkilir tadi siang.
"Sesampai di Rumah tante Agnes terduduk Lemas Matanya berkaca- kaca mengingat Foto yang dilihatnya tadi Di Rumah Key, Tante Agnes teringat kembali Dengan Calon Suaminya yang juga Cinta pertamanya yang Bernama Pramudya wajah di Foto itu mirip sekali dengan Pram menurut Agnes.
Agnes tak dapat membendung lagi air matanya dia buka laci yang ada dikamrnya dan tante agnes mengeluarkan Kotak bercorak batik diamana isi dari kotak itu terdapat beberapa Foto-foto Pram bersama Agnes & sebuah kalung berinisial P yang berarti Pramudya.
Tante Agnes memandangi setiap Foto yang membuat tangisannya semakin menjadi.
Flash back on.
Pramudya adalah Cinta pertama tante Agnes mereka bertemu dan Menjalin cinta saat Agnes masih Kuliah.
Kala itu tante Agnes berkenalan dengan Pram saat mobil tante Agnes menyenggol motor 2 Orang Anak SMA berboncengan yang sedang ugal-ugalan dan meminta ganti Rugi 1 jt padahal tidak ada yg rusak pada motornya dan tidak ada luka sedikitpun pada pengemudinya.
Orang tersebut seperti memeras tante Agnes dengan paksa, saat Agnes beradu mulut dengan Anak SMA itu datanglah Pram yang kebetulan Lewat sekitar situ dan melihat tante Agnes sedang di pojokan oleh 2 anak SMA tersebut pram pun menghampiri dan mencoba mendamaikan mereka tapi kedua Anak SMA itu tidak mau berdamai dan Mengancam kalau kedua Anak SMA itu akan memanggil kawan-kawannya, Mendengar ancaman kedua anak itu Agnes Memilih untuk memberikan uang 1 jt kepada Mereka dari pada ada yang terluka pikir Agnes.
Saat Agnes ingin mengambil uang dari tas nya langsung Pram membisikkan kepada Agnes ("Maaf Anda jangan memberi mereka uang Saya kenal kedua Anak ini mereka adalah Murid di sekolah tempat saya mengajar dan memang Mereka Murid yg sedikit Nakal itu seragam yang mereka pakai adalah seragam sekolah tempat saya mengajar, kebetulan 2 hari ini Mereka tidak Masuk karena bolos jadi mereka tidak Mengenal saya.") bisik Pram kepada Agnes dan agnes pun paham dengan Maksud Pram dia pun mengurungkan niatnya.
Melihat Agnes tidak jadi membayar Mereka, kedua Anak SMA ini pun Geram lalu salah satu dari anak SMA ini melajukan Motornya dan memanggil Beberapa Teman Mereka.
Setelah Beberapa Menit datanglah 2 Motor dan Beberapa Anak SMA Lainnya dengan Berboncengan bahkan Ada yang membawa pentungan.
"Ini dia Bro, yang gw ceritain tadi " kata Anak yang membawa teman-temanya sambil menunjuk ke Arah Pram.
Melihat Pram Dari jarak dekat ke 4 anak Sma yang baru tiba tadi segera Turun dari Motor dan Menghampiri Pram serta Mencium Tangan Pram dan Mengucapkan selamat pagi kepada Pram.
"Mau kemana kalian " Bentak Pram dengan Tegas.
__ADS_1
"Ka.. Kami tadi Mau cari sarapan Pak" jawab kawanan Anak SMA itu
"ini kan sudah Jam masuk sekolah kenapa kalian Belum Masuk, Mau Niat Bolos lagi ya? Belum cukup yang Bapak Hukum kemarin? Sana cepat kembali kesekolah" bentak Pram kembali.
Lalu 2 Anak SMA yang Nakal itu bingung melihat ke Empat temannya sangat Takut kepada Pram, dan salah satu dari mereka membisikkan kedua Temannya tersebut. ("Lo berdua lebih baik Cabut deh dari sini sebelum tulang-tulang lo Remuk di buat sama Pak Pram, dia Guru Bp kita yang baru dan Jago taekwondo kemarin anak-anak yg terlambat dan Bolos Habis di Hukum Sama ni Guru") bisik salah satu temannya, mendengar info dari temannya kedua Anak ini pun takut lalu ikut Melajukan motornya dan Pergi meninggalkan Agnes serta Pram.
"Trimksh Ya pak Sudah Bantu saya tadi" kata Agnes sedikit lega.
"Panggil saja saya Pram, jangan panggil pak saya jadi merasa sangat Tua, oh iya saya minta Maaf sebelumnya atas ke lakuan Murid-Murid Saya" pram mengulurkan tangan untuk berjabat tangan dengan agnes sebagai permintaan maaf dan perkenalan.
"Tidak apa Mas Pram, Saya Agnes, Agnes Rahayu"
Beginilah awal perkenalan Agnes dengan Pram.
Pram selalu menjemput Agnes dari kampus dengan menggunakan Motor pram dan Agnes pun sesekali mengatarkan Pram Makan siang ke Sekolah tempat Pram Mengajar.
Pram Adalah Orang yang sederhana dan Bertubuh gagah dan sedikit berisi karena Pram sering berlatih bela diri.
Hubungan Mereka berjalan 2 tahun dan tiba saatnya Pram ingin Melamar Agnes karena Pram sudah berencana mengumpulkan Uang untuk Biaya Mereka menikah Juga Pram tidak ingin mempemalukan Keluarga Agnes yang cukup Berada.
Tapi takdir berkehendak lain Pram Mendapat Khabar kalau Kakak Laki -lakinya yang adalah satu-satunya keluarga dari Pram mengalami kecelakaan dan Kritis, Pram pun langsung Berangkat menuju kota S dimana Kakaknya Tinggal.
Tapi Nasib Berkata lain Pesawat yang di tumpangi Pram pun Dikabarkan Terjatuh.
Mendapat Berita Bahwa pram adalah salah satu korban yang ada di pesawat itu Agnes Langsung menghubungi Bagian Informasi untuk mencari khabar tentang Pram dan keberadaan Pram pun belum dapat di temukan, Pihak Tim SAR hanya bisa mengatakan bahwa kecil kemungkinan ada yang selamat melihat Pesawat itu hancur dan jatuh kedasar laut.
Yoga Pratama yang adalah Papa dari Bastian dan Juga kakak Laki-laki dari Agnes Memutuskan agar Agnes tinggal bersama Mereka di Kota S agar Agnes tidak Sering Sendiri dan Sedih terus menerus, Tetapi Agnes Menolak keputusan Kakaknya.
Agnes Terus menangis setiap hari Yoga tidak bisa berbuat apa-apa untuk adik perempuannya.
Melihat Agnes yang larut terus dalam kesedihan Yoga pun mengirim Agnes keluar Negri selama 3 bulan dan Menawarkan kembali tinggal dengan Mereka setelah dari luar Negri.
Setelah 3 bulan berlalu Agnes sudah bisa melupakan kesedihannya dan kangen kepada Bastian yg saat itu sdah berumur 6 tahun dan akan mulai masuk sekolah dasar Agnes pun memutuskan untuk Tinggal di Kota S bersama kekuarga Yoga dan Oma Ajeng.
Banyak Pria yang di kenalkan Yoga Kepada Agnes tetapi tidak ada yan Baik menurut Agnes mereka hanya Memanfaatkan Agnes agar bisa mendapat Investasi dari Perusahaan Yoga.
Dan setelah 2 tahun dalam kesendiriannya Yoga pun Menjodohkan Agnes dengan Teman bisnis ya yang Bernama Haris mereka akhirnya Menikah tapi pernikahan Agnes haya bertahan 10 bulan saja saat Agnes tau kecurangan yang dilakukan Haris kepada Yoga.
Agnes pun berpisah dengan haris dan hanya fokus bekerja di prusahaan Yoga.
flash back Off.
__ADS_1