
Bastian dan Key hanya terdiam tak ada perbincangan sama sekali yang terdengar hanya suara mesin mobil.
Key agak Canggung karena dia salah menuduh bastian, terlebih sudah melempari Bastian saat marah, key melirik kearah bastian mencoba mencari cara Membuka pembicaraan karena Bastian Hanya terdiam dan konsentrasi dengan kemudinya.
"Bas..Maaf yah..tadi gw salah menuduh lo terus ngelemparin lo lagi pasti ada yang kena yah.. " tanya key sedikit gugup takut membuat Bastian tersinggung.
"gak..apa-apa gw tau kok kecemasan lo dan ketakutan lo karena gw dulu seorang playboy. " jawab bastian dengan nada sinis dan tetap pandanganya ke depan. Key hanya terdiam dan semakin bersalah dan dia tidak berani berkata apa-apa lagi.
"sorry yah gw sudah Bikin beberapa tanda di leher, lo tenang aja gw bukan laki-laki pengecut gw tetap akan bertanggung jawab Nikahin Lo, gw melakukan ini karena gw Cinta sama lo, gw tuh pengen jagain lo key dari Orang2 jahat gw gak mau lo disakiti, hati gw sakit kalau lihat lo Nangis, gw sendiri sampai Buang semua kesombongan Gw selama ini dan mencoba membohongi diri gw sendiri, tapi semakin hari gw semakin yakin kalau gw jatuh Cinta sama lo gak tau itu kapan terjadinya yang gw tau gw sudah jatuh hati sama lo.. " Bastian Mencoba meyakinkan key dan Bertepatan Bastian selesai bicara merekapun sudah tiba di rumah key.
Rudi dan Natali segera menghampiri mereka key Hanya terdiam dan tak menjawab pernyataan Bastian, key membuka pintu Mobil dan berlari menuju rumah Dengan menangis bastian mencoba memanggil key beberapa kali tapi key seakan acuh.
Key melewati Natali dan Rudi serta tak menghiraukan mereka berdua key terus berlari menuju atas sambil menangis, Rudi mengisyaratkan kepada natali agar menyusul key ke kamarnya dan mencari tau apa yang terjadi sementara Rudi menghampiri Bastian di teras rumah.
Rudi bertanya apa yang terjadi dan Bastian Mencoba menjelaskanya secara Rinci sampai keinginan Oma agar mereka Menikah.
"Rud.., gw bersedia Menikahi key gw Cinta sama dia gw sendiri aja gak tau kapan gw mulai jatuh cinta sama dia, gw mau menjaga dia seumur hidup gw rud.. " bastian berusaha menjelaskan kepada rudi maksud hatinya.
"gw.. Percaya sama lo.. Semua kan sudah kelar trus apa yang lo cemasin?" tanya Rudi penasaran.
"gw ngerasa key masih belum bisa nerima gw walaupun dia Setuju untuk Menikah.. " Bastian merasa sedikit menyerah.
"lo tenang aja bro.. dan sabar Gw yakin Cinta lo akan bisa menaklukan Hati key.. Karena Cinta lo itu tulus gw yakin kalian itu memang sudah Berjodoh dan sudah di pertemukan Tuhan dengan Caranya" jawab rudi menyakinkan Bastian dan Bastian kembali bersemangat setelah mendengar perkataan rudi dan meyakinkan Hatinya untuk bersabar dan berusaha mendapatkan Cinta Key.
Sementara Natali sibuk menenangkan Key di kamarnya, Key menceritakan Semua kepada Natali.
__ADS_1
"sudah..sudah..kan semua sudah diselesaikan sekarang tinggal lo key, lo harus bisa Membuka Hati lo buat Bastian gw lihat Bastian itu tulus loh.." kata Natali meyakinkan key.
"iya.. gw tau dia Orang baik dan dari keluarga baik-baik tapi apa dia mau bersabar menikah dengan Gadis yang belum tulus mencintai dia" tanya key mencoba meminta pendapat Natali.
"Key.. Menikah itu bukan Cuman menjalani kehidupan satu atap dengan orang lain tapi menikah itu menyatukan 2 hati, sifat, ego yg berbeda,menikah adalah sekolah seumur hidup bagi yang menjalankannya kita akan dapat merasakan isi hati dari pasangan kita dan belajar menghargai perasaan satu sama lain, nanti seiring berjalannya waktu dan terus bertemu maka Benih cinta itu akan tumbuh, gw tau lo cukup takut menjalani suatu Hubungan tapi coba deh lo taruh kepercayaan sedikit sama Bastian biarkan cinta itu masuk dan Tinggal" Natali mencoba meyakinkan key. dan key paham dengan penjelasan Natali
"Ok, deh gw akan Berusaha menjadi Istri yang baik" jawab key.
***
Bastian Mengambil Hp nya dan memeriksa Foto undangan yg kemarin untuk melihat Nama Lengkap perusahaan tempat key bekerja,Bastian langsung menghubungi Litha sekretarisnya.
"hallo Litha.. " sapa Bastian.
"Selamat Malam Pak Bastian, ada yang bisa saya bantu pak.." jawab Litha
Tak lama waktu yang di perlukan Litha sebab dia memegang data semua perusahaan yang bergabung dalam Group perusahaan milik keluarga Bastian.
Litha pun kembali mengabari bastian bahwa benar itu masih dalam anak perusahaan mereka, bastian lalu memerintahkan litha untuk menghubungi Manager disana Besok dan memerintahkan Untuk memecat Karyawan yang bernama Lisa dan Bagus secepatnya dan sampaikan kepada semua Kolega yang bekerja sama dengan kita agar tidak Menerima 2 orang ini bekerja dalam perusahaan mereka, jika ada yang melanggar maka Kita akan Hapus kontrak Kerjasama dengan perusahaan itu.
Bastian sedikit pun tidak mau memberikan kelonggaran kepada Bagus dan Lisa Menurutnya itu pantas mereka dapatkan.
***
Pagi-pagi sekali Bastian sudah mengirimkan pesan untuk menjemput key, Bastian gusar karena Balasan dari key tidak ada dia takut apakah key masih marah kepadanya, bastian lalu meletakkan hpnya kembali dan mencoba melanjutkan tidurnya lagi.
__ADS_1
Beberapa saat balasan dari key masuk bastian segera melihat isi pesannya dan isinya kalau key saat ini malas untuk datang kekantor dia tidak tahu apa yang akan dia perbuat saat bertemu Bagus dan lisa.
Lalu bastian mengatakan kalau Bagus dan lisa sudah di pecat bastian beralasan kalau dia memberitahukan ke pihak perusahaannya kejahatan yang mereka lakukan tanpa membawa Nama key, mendengar itu key pun merasa lega lalu mulai bersemangat untuk bergegas mandi dan kekantor.
Seperti Biasa Bastian Menjemput key dan membukakan pintu untuk key bastian merasa agak sedikit tenang karena key tidak menunjukkan wajah yang Masam.
Selama perjalanan mereka tidak berbicara keduanya saling menjaga perasaan satu sama lain takut ada yg tersinggung, key sesekali melirik kearah Bastian seakan ingin menanyakan sesuatu.
" bas.. " tanya key sedikit ragu.
"iya..kenapa key" jawab bastian.
"itu..eh..itu Bibir lo masih sakit kelihatannya Masih Luka.." tanya key dengan sedikit malu tapi juga khawatir.
"oh.. ini.. mungkin lukanya agak lama soalnya digigit sama Kucing Manis sih.." jawab bastian sedikit melucu untuk mencairkan suasana.
"apaan sih.. emangnya gw kucing apa.." balas key dengan wajah memerah.
"lo..tenang aja key..gw paham kalau lo takut akan suatu Hubungan,gw janji gw gak akan memaksakan Apapun kehendak gw yang lo gak suka, gw akan jaga pernikahan ini dan gw akan bersabar Sampai lo mau buka hati untuk Cinta gw, ini pernyataan tulus gw ke lo, gw gak mau menjadi suami yang Arogan, gw yakin kok perlahan lo bakal menerima cinta gw dan gw yakin suatu saat gw akan memiliki lo seutuhnya sampai Maut memisahkan" mendengar pernyataan Bastia key terharu dan bersyukur bastian memahami apa isi hati key, melihat key mulai sedih bastian Mengengam erat jemari tangan Key dengan satu tanggan mencoba membuatnya nyaman dan mengemudikan mobil dengan tangan satunya lagi.
__ADS_1