
Bastian telah tiba di depan kantor key dan tak lama key pun keluar dari Lift bersama Bagus dan Lisa Bastian pun melambaikan tangan saat key mulai terlihat keluar dari Pintu lobby.
Bagus tak melepaskan pandangannya dari Key dan Bastian, bastian yang tak sengaja melirik kearah bagus menganggukan kepala seraya berpamitan untuk pulang sambil membukakan pintu mobil untuk key.
Lisa yang juga melihat kedekatan Key bersama Bastian merasa sedikit Senang karena menurut Lisa berkuranglah satu orang sainganya untuk mendekati Bagus karena Lisa sudah menaruh Hati kepada Bagus saat perkenalan di Hari pertama Bagus bekerja.
"Gus.. lo suka ya sama si key, tapi kan dia sudah punya Pacar ganteng dan Tajir lagi" sindir lisa menyakinkan Rudi.
"Ya.. Memang gw suka sama key, tapi kan dia masih pacar belum Nikah jadi bisa jadi ada kemungkinan gw bisa
rebut key dari tangan tuh cowok" kata bagus dengan sedikit sinis,ternyata persepsi Lisa salah yang mengira Bagus orang yang Naif dan tidak ada Niat jelek ke orang tapi Ternyata Bagus lebih picik, dan ini kesempatan lisa untuk bakas dendam kepada key.
"gw..bisa bantu loh gus buat dapetin Key.. Asal ada syaratnya"
"apa syaratnya lis..? " tanya bagus penasaran.
"lo jadi pacar gw selama 2 bulan"
"gimana sih loh lis,, gw kan mau key jadi milik gw, trus ntar dia tau gw pacaran sama lo ya dia jadinya gak bakalan maulah sama gw"
"kita pacaran diem-diem hanya lo dan gw yg tau, key & Orang kantor juga gak boleh tau, pokoknya lo tenang aja gw pastiin lo pasti bisa milikin si key asal lo dapat membuat gw senang" bisi Lisa dengan nada Genit mencoba meyakinkan Bagus bahwa Rencananya Akan berhasil untuk membantu Bagus mendapatkan key.
Sementara di Mobil Bastian Merasa senang karena Akhirnya Key bersedia di Jemput Olehnya, Bastian menanyakan Keadaan Om wahyu saat ini dan key mengatakan kalau Om wahyu semakin Pulih dan Beberapa Hari lagi sudah bisa kembali bekerja.
"key..kita Mampir dulu yah di Mall ini, gw mau cari Stelan buat Hari sabtu acara Doa bersama buat Mendiang Ortu gw, lo mau bantuin gw Milih gak? " tanya bastian.
"gw sih mau aja, tapi takutnya lo gak suka lagi sama pilihan gw" jawab key dengan sedikit ragu.
"gw yakin kok, pilihan cewek baik seperti lo pasti Bagus" mendengar bastian berkata seperti itu key merasa tersanjung dan Pipinya sedikit Memerah.
Key & Bastian masuk ke Mall Mereka tiba di salah satu toko khusus stelan Pria dan terlihat Mahal.
Key mulai memilih beberapa stelan untuk di coba Bastian.
Key pun Bingung Harus memilih yang Mana karena semua yang di pakai dan di coba Bastian sangatlah Cocok dengan Tubuhnya, akhirnya Key memilih stelan berwarna putih dengan sedikit gradasi Silver, key pun memilih stelan tersebut semata-mata karena itu warna Favoritnya dan sangatlah tidak pantas jika mengenakan warna yg terlalu mencolok di acara tersebut sebab dia Bingung karena semua sangat Pantas di kenakan Bastian.
Key kaget saat melihat Harga yang disebutkan Oleh kasir dan dengan Entengnya Bastian mengeluarkan Kartu Platinum nya.
Setelah itu Bastian Menawarkan untuk Makan malam karena mereka sudah menghabiskan waktu hampir 2 jam lebih di dalam toko tadi.
Bastian langsung mengajak key makan di Restaurant yang ada di sekitar Mall tersebut, bastian mempersilahkan Key untuk Duduk dan melambaikan tangannya memanggil pelayan Resto untuk memesan menu.
Saat menuggu menu datang key meminta ijin kepada Bastian untuk ke Toilet sebentar.
__ADS_1
Key merasa ada seorang wanita yang duduk beberapa Meja dari mereka sejak tadi memperhatikannya dengan Tatapan sinis sejak kedatangan dia Bersama Bastian, dan wanita itu mengikuti key ke toilet, saat di dalam Toilet wanita tersebut langsung menghadang key.
"hei.. Kamu siapanya Bastian" tanya wanita tersebut sambil sedikit mendorong key.
"aduh.. mba kalau mau nanya jangan kasar dong" jawab key dengan Membela diri.
Key tidak ingin menjawab pertanyaan wanita tersebut dan dia segera keluar dari Toilet, wanita tersebut tidak puas dengan sikap key yang mengacuh kannya dan berusaha kembali menghadang key.
Bastian ternyata sudah sejak tadi memperhatikan gerak gerik wanita tersebut dan Bastian mengawasi Key serta menanti key disudut antara Toilet wanita & Pria.
Saat Wanita itu ingin berbuat kasar kepada key, bastian segera menghadang tangan wanita tersebut saat ingin menarik Rambut key dan berteriak.
"Dian...berhenti.. Apa-apaan Kamu" sambil menarik tangan wanita itu untuk menjauh dari Key.
"Bas..bas.. Kamu ada disini" gugup sambil takut, key yang melihat langsung mengerti bahwa bastian sangat mengenal Wanita ini.
"Key..lo gak apa-apa kan? " mendekati key dan menanyakan kondisinya.
"gw..gak apa-apa, lo kenal dengan dia? " key berbalik bertanya kepada Bastian.
"gw..dulu kenal tapi sekarang gw gak mau ber urusan dengan wanita ini lagi" jawab Bastian dengan sedikit kesal.
"Bas.. Aku minta maaf, aku tau aku salah sama kamu..tapi Kamu jangan Abaikan aku Bas" wanita itu Memohon kepada Bastian sambil memegang kedua tangannya.
"Ayo key.. Kita pulang saja Mood gw sudah enek buat makan, pesanannya sudah gw minta Bungkus" Bastian dan key berlalu dari Hadapan wanita itu dan tergesa-gesa menuju Parkiran Mobil, key yang melihat Ekspresi wajah Bastian hanya diam dan tak berani Berbicara, Bastian tidak sadar kalau dia menarik tangan key sangat kuat seakan-akan ingin cepat keluar dari tempat itu.
Bastian melajukan Mobilnya dengan laju sedikit cepat key tak mampu berkata apa-apa sampai Mobil Bastian
Menjauh dari tempat itu.
Bastian menepikan & Menghentikan Mobilnya di suatu jalan yang Sepi key bingung akan Sikap Bastian.
"Bas.. Kenapa berhenti.. " tanya key.
"Sory yah key..gw gak mikirin lo, gw tadi kelewat Emosi" sambil mengusap-usap wajahnya seperti menghilangkan kejadian tadi dari pikirannya.
"gak apa-apa Bas, lo tenangin diri aja dulu baru lanjut lagi jalan, jangan nyetir dalam keadaan Marah itu bisa Bahaya, sebentar ya.. " key keluar dari mobil menuju sebuah warung di pinggir jalan dan membeli 2 botol Minuman dingin rasa buah lalu kembali lagi ke mobil.
"nih Bas.. Minuman dingin, Hati lo kan sekarang lagi Panas jadi perlu di dinginin sama yang dingin-dingin." key menyodorkan botol minuman yang sudah di bukanya ke bastian lalu bastian meneguk minuman tersebut dan merasa sedikit tenang.
Bastian ingin mengeluarkan isi hatinya saat ini,saat bastian berfikir seperti itu tiba-tiba key bertanya siapa wanita tersebut.
"eh.. Bas gw bukannya mau ikut Campur, sebenarnya wanita itu siapa sih..sampai dia marah gitu sama gw"
__ADS_1
"Dia Namanya Dian Sari dia Mantan Pacar gw sejak SMA, gw dulu satu sekolah sama dia sejak Smp,dulu Cinta banget sama dia"
"trus kenapa lo bisa putus sama dia" tanya key penasaran
"Gw itu dulunya Playboy banget dan suka gonta ganti cewek, karena semua tau gw orang kaya banyak cewek-cewek yang mau jadian sama gw itupun hanya beberapa Hari saja selanjutnya gw putusin, krn gw tau mereka hanya numpang ketenaran & uang sampai akhirnya gw jadian sama Dian dan gw merasa sangat Enjoy sama Dian gw ngerasa Dialah Orang yang gw Cintai. Sampai gw sudah Intim banget sama dia, Dian selalu mengingatkan gw untuk gak pernah Ninggalin dia sedikit pun karena Semu sudah dia serahkan ke gw dan karena itu gw sering nginap di Apartement nya dan gw sering Bercumbu dengan Dian, gw ngerasa kalau dian Adalah Jodoh gw sampai teman-teman sekolah pun menjuluki dian gadis Penakluk karena sudah mampu mencuri Hati gw hubungan kami berlanjut sampai kuliah" Bastian menjelaskan secara rinci kepada key.
"waw.. Playboy ya.. pacaran lo dewasa juga yah sudah berapa cewek yang lo tidurin.. " tanya key sambil menyindir.
"gw pacaran sama banyak cewek paling Cuman kisingan dan Pegang-pegang aja gimana laki-laki lah, tapi gw cuman tidur hanya sama dian karena gw juga bukan cowok yang gampang tidur dengan sembarang Wanita.
"apa yang Membuat lo begitu benci dan jijik sama dia" key merasa bingung apa penyebab bastian begitu membenci Dian.
"Dia Bohong selama ini sama gw, cintanya palsu dia Hanya manfaatin kebaikan gw dan ternyata dia Matrealistis sama seperti cewek lainnya dia selama ini sudah berhubungan dengan beberapa laki-laki lain dan menyerahkan Tubuhnya demi Uang dan Kekayaan bahkan dia berhubungan Dengan Lawan Bisnis tante Agnes yang lebih cocok menjadi Ayahnya dan gw tahu itu karna tante Agnes memergoki mereka," Bastian menjelaskan dengan senyum sinis.
"tadi Siapa namanya.. Dian ya.. Tapi dia terlihat Seperti Orang kaya" tanya key heran.
"ya Dian memang begitu Hidupnya selalu Glamor dan Mewah padahal dia dari keluarga yg bisa dikatakan ekonomi menengah, sudahlah lebih baik kita lanjut pulang ngomongin Masa lalu bikin hati Jengkel". Bastian Kembali melajukan mobilnya dengan laju yang stabil dan mengantar key pulang.
***
Om wahyu & Bima sejak tadi cemas menunggu key pulang sampai akhirnya Bima melihat Mobil Bastian dimana dia melihat kakaknya key bersama bastian keluar bersamaan.
Key mencium tangan Om wahyu begitu juga Bastian dan memberikan alasan kalau Key menemaninya Berbelanja sehingga pulang telat kerumah, Om wahyu memaklumi apa yang bastian Jelaskan dan mengajak Bastian & yang lainnya masuk.
Key Bertanya Kepada Bima & Om wahyu apakah mereka sudah makan Malam, dan ternyata mereka baru saja selesai makan malam.
Key mengajak bastian menuju meja Makan dan menyuguhkan makanan yang mereka pesan dari Restoran tadi.
Sambil sedikit berbincang-bincang.
dan setelah selesai makan Bastian berpamitan untuk pulang.
__ADS_1