
"What..! Jadi sampai sekarang kalian belum bisa menangkap Si Tua itu.., Bro.., bro..,kalau tau ternyata si Tua itu licik gw pasti sudah tangkap itu Orang..!" bentak Shane Setelah mendengar Semua cerita Bastian dengan mendetile Shane Merasa Sangat Marah sekali.
"menurut Filling gw, sepertinya dia Melarikan diri ke Luar negri mau Memulai bisnis lagi dari Awal dengan Modal yang dia dapat dari menipu..dan sepertinya dia berada di negara Tempat lo tinggal, Polisi tidak bisa sembarangan menangkap Haris karena Bukti pidana nya belum ada, yang ada hanya Dokumen penggelapan uang perusahaan.. " jelas bastian kepada Shane.
"Gw sih..gampang sekali menangkap dia dengan status gw saat ini dan pengaruh Ayah tiri gw di Dunia perbisnisan juga Cukup disegani, lebih baik kita saat ini berusaha mencari bukti Harislah penyebab kecelakaan Tante Dan Om pratama baru kita Kurung Haris sehingga dia gak bisa lari lagi.. " saran Shane kepada Bastian dan menepuk ringan pundak sahabatnya agar tidak khawatir.
"Ok Sob.., gw trimakasih dengan saran dan bantuan lo.. " jawab bastian.
"lo.., tenang aja Bas gw punya kenalan, Yah..bisa dikatakan dia Detektif swasta dia sering ke Negara tempat gw Tinggal sebab disana Peran Detektif di terima sekali, gw dengar-dengar sih dia sudah balik ke Indonesia setelah menyelesaikan Satu kasus., gw akan coba hubungi dia Lusa Nanti.. " jelas shane dengan perencanaan yang Matang, bastian sangat yakin dengan Shane Sahabatnya ini karena dari dulu dia selalu beradu prestasi di sekolah dengan Shane, walau Shane nampak Tengil tapi Bastian akui dia selalu kalah satu langkah dengan Shane dalam pelajaran sehingga bastian selalu menduduki peringkat 2 sementara Shane peringkat 1 di sekolah.
"Shane.., ayo kerumah gw..pasti Tante Agnes dan Oma keget melihat lo balik ke Indonesia.. " ajak Bastian.
"gw pasti ketempat lo tapi Besok lusa dan gw akan sewa serta tinggal di Apartement aja, gw nanti kelaman di Rumah lo ntar naksir sama Istri lo..,hi.. hi..hi.." ledek Shane kepada Bastian.
"oh.., bagus deh.., memang lo Sepertiny lebih bagus tinggal di Apartement.. " jawab bastian ketus.
"tuh..kan..! gw baru ngomong gitu aja lo dah cemburu.., eh..bas bilang sekertaris lo dong pesanin gw kamar apartement yang agak besar yah.." segera bastian menekan tombol pada telp pararel kantor dan memerintahkan Litha ke ruangannya.
Tok..tok..tok..
"permisi pak, ada yang bapak Butuh.." tanya Litha kepada bastian danterus mengarahkan pandangannya ke arah Bos nya agar litha tidak bertemu mata dengan Shane.
"ada..! Saya butuh sesuatu..!" jawab shane dan melangkah mendekati Litha yang terlihat nampak Gugup.
"ma..maaf Bapak Butuh apa.. ?" tanya litha gugup dengan nafas pendek tanpa menoleh sedikitpun kearah Shane yang ada di sampingnya.
Shane pun memutar Posisinya sehingga dia berhadapan dengan Litha dan menatap Wanita itu dalam-dalam, sehingga membuat Litha semakin Gugup.
__ADS_1
Bastian yang memperhatikan tingkah Shane hanya tersenyum, dasar Shane gaya pemikatnya sudah mulai dia tunjukkan, Gumam bastian dalam Hati.
"Nona.Litha, kamu bisa Bantu saya..? " tanya shane tetap berada di hadapan litha dan sangat dekat.
"ap..apa yang bisa saya Bantu pak.. ?" jawab litha Gugup yang seakan ingin menjauhkan tatapan shane yang membuat dada litha semakin sesak.
"saya Butuh.. Kamu..,,,!" Jawab shane dengan suara yang sedikit berbisik.
"maksud Bapak apa ya..? " tanya Litha dengan Nada sedikit tinggi.
"Saya..butuh..kamu carikan saya sebuah Apartement untuk saya tinggal selama 2 bulan.. " jawab shane sambil sedikit menjauh dan berbalik arah dari litha, shane yang tadinya ingin menggoda Litha merasa malah dialah yang seperti tergoda saat menatap Litha dengan dalam.
"Baik..pak.. Akan saya Carikan, permisi..! " dengan nada ketus dan segera berlalu meninggalkan mereka, shane segera menarik tangan litha dan dia pun terkejut dengan sikap Tamu Bos nya ini.
"ada yang lain pak.?" tanya litha tetap ketus.
"Apartement nya usahakan dekat dengan kantor ini ya.. " sambil melepaskan tangan litha dan litha pun segera kembali ke meja kerjanya.
Shane mengambil hpnya dar saku jas nya.
"hallo..! Marco..!" sapa shane kepada lawan bicaranya di telpn.
"Oh..,Ya.., Mr.Shane..kapan anda tiba di Indonesia..? "
"Baru tadi siang, marco saya minta kamu selidiki satu kasus, yah.. Bisa dibilang ini suatu pembunuhan, karena pelaku mencoba membuat korbanya seperti kecelakaan.." jelas Shane kepada marco yang adalah seorang Detektif Swasta.
"bisa Mr.Shane ceritakn dengan Detil"
__ADS_1
"oh.., biar Teman saya yang menceritakannya kepada anda.." shane pun segera mengalihkan hpnya ke tangan bastian dan mulai menceritakan dengan detil.
Marco pun paham dan segera menyusun rencana untuk mulai penyelidikan,lalu mereka mengakhiri pembicaraan nya.
Tok.. Tok.. Tok..
"Maaf pak, saya sudah menemukan Apartement yang bisa bapak tinggali dekat dengan perusahaan ini" lalu litha memberikan Alamat dan no APartementl tersebut.
"Bas..,gw boleh pinjam Nona Litha sebentar.. " tanya Shane sambil mengedipkan sebelah mata kepada bastian sebagai kode.
"untuk apa shane.., boleh saja asal jangan sampai besok..sebab dia mesti bekerja juga besok" jelas bastian, litha bingung untuk apa shane meminta waktu litha untuk di pinjam memang aku ini barang apa, Sungut litha dalam hati.
"gw ke Indonesia gak bawa koper hanya tas Dokumen yang gw bawa, jadi gw mau minta tolong nona litha nemanin gw berbelanja beberapa Baju dan semua keperluan yg gw butuhin jadi temenin gw ke Depstore, biasanya perempuan paling paham dalam memilihkan Baju.. " jawab Shane dengan lirikan ke arah litha.
"Tapi,,, pak,,,? " sergah litha.
"Lith..,Tuan Shane ini adalah tamu perusahaan Kita dan baru tiba dari luar negri, saya minta tolong kamu, kalau istri saya belum Punya bayi saya pasti suruh dia menemani Tuan Shane, tapi saat ini key tidak bisa karna itu saya minta tolong kamu ya.." pinta bastian kepada litha.
"Baiklah pak.., ini karena pak bastian yang meminta,saya permisi mau mengambil tas saya dulu" jawab litha yang seakan tidak dapat menolak perintah bos nya.
Shane sangat senang akan keputusan litha yang mau menemaninya, dan shane memeluk kembali bastian sebagai ungkapan senang dan bahagia rencana pendekatan shane terhadap litha sekertaris bastian didukung penuh oleh Bastian.
Dan bastian tidak khawatir jika litha diajak oleh shane,bastian sangat tau shane itu seperti apa, dulu mereka memang Playboy tapi mereka tidak pernah melecehkan seorang wanita sekalipun para wanita itu sendiri yang datang kepelukan mereka, inilah prinsip Shane dan Bastian sejak dulu.
*Hai..! Pembaca kesayangan Dukung aku Terus dengan LIKE,Comment dan Vote kaliannya, ini akan menyemangati saya berkarya😍😘😘, oh..iya Baca juga " I'm Not Your Wife " & " Penglihatan Sora", Tetap tanamkan Semangat membaca yah.. 🤗
__ADS_1