
Bastian terus Melajukan Mobilnya dengan Cepat dan Sampailah di Rumah Sakit besar di kota Itu.
Tim Medis berlarian serta membawa Bangsal beroda dan segera Melarikan Key keruang UGD.
"Maaf pak, Anda tidak bisa ikut masuk biarkan kami dan Dokter menangani Pasien lebih leluasa.." pinta salah seorang perawat yang mencegah Bastian masuk Ruang UGD.
"tolong sus..tolong selamatkan Istri dan Anak saya.." Pinta Bastian dengan Wajah panik.
"Kami akan berusaha semampu kami pak, Lebih baik Bapak tenang & berdoa.. " pinta perawat itu kembali, melihat Bastian yang sangat khawatir akan keadaan key dan Bayinya, Natali menuntun Bastian untuk duduk dan menenangkan Dirinya serta berdoa.
25 menit Berlalu dan tak ada satupun yang keluar dari Ruang UGD, bastian merasa dia seperti sudah menunggu 10 jam karena gusar.Tak lama Dokter keluar dari Ruang UGD.
"Bagai mana keadaan Istri dan Bayi saya Dok.. " Tanya bastian Panik.
"Bapak Suami dari Ibu Key, oke.. Begini Pak, Ibu key mengalami Sedikit Shok.. dan kaget sehingga bayi dalam kandunganya berhenti bergerak juga mengalami kekurangan Oksigen pada Bayinya sebab denyutnya Lemah tadi kami sudah memancing Bayi itu untuk bergerak dan ternyata berhasil, tetapi kami harus mengeluarkan sang Bayi lebih cepat untuk menghindari terjadinya kembali Bayi sulit bernafas, Terpaksa saat ini kami harus melakukan Operasi Cesar untuk Kelahiran bayi lebih awal 1 bulan dari umur kelahirannya dan kami butuh persetujuan dari keluarganya.."
Bastian cukup terkejut mendengar hal itu dan merasa bingung dia merasa saat ini ada dipersimpangan jalan, natali meyakinkan bastian bahwa keputusan dokterlah yang paling tepat sebab hanya mereka yang sangat tau bagai mana kondisi key saat ini.
"oke.., Dok saya setuju, semua saya serahkan pada Team Medis, dan saya mohon selamatkan keduanya, sebab mereka adalah Cinta dan Kesayangan Saya dok.. "Pinta Bastian Lirih,
"kami akan Berusaha semaksimal mungkin pak, sebab keselamatan Pasien menjadi Perioritas kami,dan sisanya ada di Tangan Tuhan, anda Tenang saja dan Doakan usaha kami membuahkan hasil.. " lalu segera perawat mempersiapkan meja operasi juga Surat persetujuan yang harus di tandatangani oleh keluarga Pasien.
Oma Ajeng menghubungi Natali sebab saat ini Oma merasa sedikit Gelisah.
"hallo Natali..,Key dimana.?, kenapa Oma Hubungi hp nya kamu yang angkat, oma sedikit cemas saat ini sama key.. " tanya Oma Cemas, Natali bingung harus menjawab Apa dan melirik kearah Bastian yang saat ini juga sedang Gusar dan Cemas.
Bastian yang melihat Natali seakan terbata-bata juga gugup saat menjawab telepon, dan langsung menafsirkan pastilah itu telepon dari Rumahnya segera bastian merampas telepon tersebut dari tangan Natali.
"hallo..! " sapa Bastian.
"lho..ini kamu Basti..?, kalian lagi bersama ya, key mana..? Oma sepertinya Agak Cemas dengan Key..! " Tanya oma dengan harapan kecemasannya itu hanyalah perasaan semu.
"eh..itu Oma..eh..key baik-baik saja, tadi key lagi ke toilet jadi Natali yang angkat teleponnya.." jawab bastian sedikit gugup.
__ADS_1
"syukurlah..Oma sekarang lebih tenang sebab kamu saat ini bersama Istri mu.. " jawab Oma dengan hati lega.
"iya Oma tenang saja, kan ada Bastian,kami sekarang sedang mencari pakaian untuk bayi, ya sudah ya Oma, Bas tutup teleponnya..!" bastian segera mengakhiri telpnya dia sedikit berbohong akan keadaan mereka saat ini, bastian tidak ingin omanya ikut khawatir.
Natali menasehati Bastian agar dia memberitahukan kondisi key kepada Om wahyu selaku Orang tua dari Key, dan bastian sependapat dengan Natali.
***
derrt.. derrt..hp Om wahyu bergetar dan segera Om wahyu menghentikan jari nya yang saat itu sedang membuat laporan kerja dengan laptopnya di meja kerjanya.
"hallo.., kenapa Bas.. " sapa Om wahyu dari sebrang sana.
"Om..,saat ini key sedang di Rumah sakit X dan sedang menjalani Operasi Cesar akibat Pingsan & Shok.." jelas bastian dengan nada lirih dan sedih.
"kamu gak lagi bercanda kan bas..? Tadi pagi Key baik-baik saja dan nampak sehat, apa kalian Habis Bertengkar..ya..! " tanya Om wahyu dengan nada tinggi yang di tekan.
"tidak om, key dan bas tidak berselisih, panjang ceritanya Om..saat ini Bastian sedang menunggu jalannya Operasi bersama Natali Om.. !" jawab bastian lagi.
Bastian tak bisa tenang dan terus gelisah dia bergerak mondar-mandir kadang dia duduk kadang dia berdiri dan terus mengusap wajahnya dengan kedua tanganya.
"Nat..apa tujuan Angga tadi duduk bareng sama kalian.." tanya bastian dengan wajah yang nmpak kesal.
Natali bingung harus menceritakannya dari mana.
"Gini Bas..kami tidak sengaja menabrak angga saat berjalan di Mall, Angga saat itu sedang bekerja sebagai Cleaning service di Mall itu, awalnya aku dan key juga takut saat berhadapan dengan Angga, takut nanti dia menyakiti key, tapi dugaan kami salah Angga justru Bersimpuh di kaki key dan meminta key untuk memaafkannya atas segala perbuatannya yang lalu.." Cerita Natali kepada bastian.
"lalu..key mau memaafkan Angga..?,apa key lupa sama yang dilakukan Angga..? " tanya bastian lagi dengan geram dan penasaran.
"Awalnya sih key nampaknya Ragu, tapi saat Angga terus bersimpuh dan menangis serta menyesal akan semua perbuatannya, hati key pun luluh, sebab memang sangat terlihat kalau Angga benar-benar Tulus Menyadari Semua kesalahannya." Jelas natali lagi.
Bastian Semakin Kesal dan Bingung apa penyebab Key pingsan,Apa karena melihat Bastian terlalu Keras Menghajar Angga dan Bastian juga merasa Kenapa Angga Begitu lemah hanya dalam 1 kali pukulan saja dia langsung Rebah.
***
__ADS_1
Hampir satu setengah jam berlalu dan Om wahyu juga tante Agnes telah berada di Rs yang juga Cemas menantikan Operasi Cesar yang saat ini sedang berlangsung, Agnes terus memegang tangan Bastian Keponakannya seraya mencoba menenangkannya dari rasa Cemas.
tak Lama dari itu terdengarlah suara Isak tangis Bayi, Serentak mereka yang menunggu di depan ruang Operasi Berdiri. Bayi nya sudah Lahir.. Bisik hati mereka Masing-masing.
Hanya Hati Bastian yang mengatakan (Kamu sudah lahir Nak, apakah mama mu juga Selamat..?) Bisik bastian dalam hati dan tak terasa Air mata sudah terjatuh dari matanya.
Pintu Ruang operasi pun terbuka lalu Dokter yang menangani key pun keluar dan membuka Masker Mulutnya, Bastian segera menghampiri dan Dokter tersebut segera menjabat Tangan Bastian.
"selamat ya pak Bastian, Anak Anda laki-laki lahir dengan Sehat juga Istri Anda.." Sapa Dokter itu sambil tersenyum.
"Trimakasih Tuhan, Kau selamatkan kedua Cintaku.., Apa saya sudah bisa menemui mereka Dok..? " tanya bastian dengan Mimik senang dan bahagia.
"Bisa pak, tapi setelah suster selesai membersihkan Bayinya.." dokter pun berlalu pergi dan Om wahyu segera memeluk Bastian dengan Menitikkan Air Mata Bahagia begitu juga Tante Agnes dan Natali.
Suster Mengajari Key untuk menyusui bayinya dari Air susu pertamanya sebab itu sangatlah Baik untuk kekebalan tubuh Bayi.
Key pandangi terus Bayi nya dan di usapnya lembut rambut bayinya yang lebat dan di sentuh nya hidung anaknya yang mancung.
"kamu benar-benar foto copy dari papa kamu nak.. " Kata key dengan suara pelan sambil mengecup kecil Buah hatinya ini.
Tak lama Bastian Masuk dan seakan melihat surga saat Dia melihat Key bersama Bayi mereka,segera bastian mencium Kening key.
"Trimkasih sayang kamu sudah berjuang demi Buah hati kita, dan Trimaksih Nak kamu sudah lahir kedunia Papa & Mama.. " Bastian mengecup kecil kening anaknya dan terus mengusap kepala Key.
Bastian saat ini merasa dia adalah Orang paling beruntung di dunia dan tidak hentinya dia mengucap syukur.
** Hai..! Pembaca kesayangan 😍😘😘 hujani Aku terus dengan Like & support Coment dari kaliannya\, Biar aku semakin Bersemangat Berkarya..tetap terus Semangat Membacanya yah..!!! 🤗
__ADS_1