Jodoh..Aku cinta Kamu

Jodoh..Aku cinta Kamu
Sandiwara yang menyenangkan


__ADS_3

Mobil Bastian tiba di depan kantor key, Bastian mengatakan akan mengajak Key makan siang di Restaurant sekitar wilayah Kantor key dan key menjawabnya dengan Tersenyum.


Key memberi salam kepada Satpam yang berdiri di Pintu loby.


"pagi Pak Eko.. " sapa key kepada satpam di hadapannya.


"selamat pagi juga Ibu key.. " balas satpam tersebut sambil menganggukan kepalanya.


"Gimana Khabar ibu pak..sudah Sembuh.. ? Tanya key dengan Mimik peduli.


"Yah..masih suka lemas bu, mohon doanya Aja ya bu..semoga istrisaya lekas sembuh.. " dengan wajah yg terlihat sedih


"Aminn.. oh iya pak Eko..hari ini ada Bos ga datang?" tanya key penasaran.


"sepertinya Pak Teguh hari ini gak datang deh bu begitu juga ibu Vina sekretarisnya mungkin meeting di luar bu, Oh.. Iya bu itu tadi Pacarnya yah.. ganteng ya bu.. tapi sepertinya saya pernah lihat deh.. " kata pak eko sambil mencoba mengingat pernah bertemu Bastian di mana.


"Masa sih pak.. Mungkin muka dia pasaran kali banyak yang mirip.. " jawab key dengan sedikit bercanda sambil berlalu dari pak eko menuju Lift.


Sementara itu di Rumah key Natali & Rudi sedang menikmati sarapan mereka.


"Mas.. kita kapan lihat-lihat Rumah Kontrakan buat Kita tinggal, kan kamu sudah mulai ngantor di jakarta? " tanya natali sambil menikmati makannya.


"Kayaknya minggu ini deh,  hari sabtu aja kita cari, nanti kamu sambil cari juga di Internet aku juga gak enak sama Om wahyu terus-terusan tinggal di sini.. " jawab Rudi yang sudah menyelesaikan makannya.


Natali mengambil tas rudi dan Merapihkan Kerah Baju Rudi kemudian Rudi mengatakan Senang sekali akhirnya Key mau Menuruti keinginan Oma agar menikah dengan rudi begitupun Natali juga ikut senang dan Natali Berharap key Bahagia. Rudi mengatakan kepada Natali agar Natali bicara kepada key untuk tidak perlu takut sama bastian karena Bastian bukanlah seorang Bajingan seperti Angga atau Bagus.


Rudi menggendong Tasya dan mengecup Pipi Cuby anak nya ini dan menurunkannya lalu mengambil tas kerjanya dari Tangan Natali lalu mengecup Kening Natali seraya berpamitan berangkat kerja dengan melambaikan tangan.


***


Tante Agnes Mulai sibuk Mempersiapkan Resepsi Pernikahan key secara Diam-diam dan itu atas suruhan Oma Ajeng agar Nanti Key atau Bastian tidak mengulur-ulur Waktu mereka dan Membuat Berbagai Alasan.


Tiba-tiba tante Agnes Mendapat Telepon dari Sekolah Bima yang mengatakan kalau Bima tiba-tiba Demam, Mendengar itu Tante Agnes lalu Mengeluarkan mobilnya dari garasi segera menuju Sekolah Bima.


Sesampainya di sekolah Benar saja Bima mengalami Demam tinggi segera Agnes membawanya ke RS, sesampainya si sana Bima segera di bawa ke UGD agnes sangat panik bagaimana pun Juga Bima sudah dia Anggap seperti Anaknya yang lahir dari Rahimnya,  Agnes lalu menelepon Wahyu.


"Mas..mas..Bima sakit.. Aku sudah bawa dia ke Rs" dengan Nada panik dan cemas.


"Kok bisa..Tadi pagi bima baik-baik aja,  ya sudah aku segera kesana kamu kirim alamatnya" wahyu menutup teleponnya dan bergegas ke Rs dimana Bima sedang di tangani.


***

__ADS_1


Key turun menuju loby dan melihat Mobil Bastian belum juga Tiba key menunggu di depan Pintu loby tapi key merasa ada yang Aneh dia seakan merasa ada Orang yang sedang Mengawasinya dari kejauhan, saat key mencoba melihat sekelilingnya untuk mencari tau siapa yang mengawasinya dan benar saja dari kejauhan ada sosok Pria memakai Jaket dan Topi berwarna Hitam, saat pria tersebut sadar kalau key sudah melihatnya pria tersebut segera pergi meninggalkan tempat itu.


Key penasaran dengan pria tersebut lalu mencoba Mengejarnya dengan berlari kecil berusaha menangkap Pria tersebut dan Menanyakan apa tujuannya mengikuti Key.


Mobil Bastian tiba dan melewati key yg sedang berlari lalu Bastian Membuka kaca mobilnya dan berteriak Memanggil key dan Key pun seakan tersadar kalau dia sudah sedikit jauh dari kantornya dan kembali menghampiri Mobil Bastian.


"key.. lo ngapain lari-lari kearah sana?" tanya bastian heran.


"Bas.. lo lihat tadi Ada Cowok pakai jaket dan Topi Hitam ga?" tanya key penasaran.


"ada..tapi dia seperti pejalan kaki biasa aja, memang ada apa? " tanya bastian lagi.


"tadi waktu gw Nunggu lo gw ngerasa ada yang ngawasin gw gitu,  trus gw lihat deh sekeliling ternyata dugaan gw benar terus dia pergi pas tau kalau gw sudah ngeliat dia." jelas key dengan sedikit Gusar,  melihat key yang seakan sedikit ada rasa takut bastian Menarik tangannya dan mengajak key masuk ke mobil.


"ya.. Sudah mungkin itu perasaan lo aja, siapa tau orang tersebut hanya kebetulan lewat aja mendingan kita cepat pergi makan siang nanti jam istirahat lo habis lagi" mereka pun masuk kedalam mobil, didalam perjalanan key bertanya mau makan dimana lalu bastian menjawab kalau hari ini dia ada pertemuan dengan klien di sebuah Restaurant dekat dengan wilayah itu, key pun menanyakan mengapa mengajak dia dalam pertemuan Bisnis itu.


"ih..Bas..ngapain lo ajak gw ke temu klien lo sih gw kan gak banyak waktu istirahatnya.. " tanya key penasaran.


"ini klien sudah berkali-kali mau minta bantuan Investasi sama perusahaan gw mereka punya perusahaan gak begitu besar sih tutup mata aja gw bisa kasih cuman dia selalu curang dan pakai berbagai cara,  gw mau lo ikut menilai apakah mereka pantas untuk nerima invest dari gw..gak lama kok.. " jelas bastian kepada key.


"Oh.. Begitu.. Trus kalau menurut gw mereka gak layak gimana"


"ya.. Apapun keputusan lo..gw pasti setuju. " jawab bastian sambil sedikit tersenyum seakan menggoda key.


"Oke lah.. mau gw temanin ke toiletnya..? " ledek bastian lagi.


"enak.. Aja..uh.. " wajah key memerah saat di ledek bastian.


Mereka pun tiba di Restaurant tersebut key pun segera pergi menuju Toilet dan Bastian menuju Ruang khusus untuk sebuah pertemuan kecil di Restaurant tersebut.


Saat di toilet key sedang merapihkan rambutnya setelah mencuci tangan dan kembali memakai sedikit Lipstik berwarna peach untuk mempertegas Riasannya karena dia akan bertemu beberapa Orang klien dari bastian saat Key sedang mempertebal bedaknya seorang wanita keluar dari dalam kamar mandi dan berdiri di sebelah key untuk merapihkan Riasannya juga,  wanita tersebut Mengenakan pakaian yang sedikit Seksi dan agak terbuka di bagian dada key agak sedikit Risih melihat wanita tersebut karena Pakaiannya. Lalu wanita itu mengeluarkan Hp dari tasnya.


"hallo..apakah Bos besar itu sudah datang?, Oke baiklah saya segera kesana, Anda tenang saja saya akan Goda dia sampai Mau tanda tangan,  tapi ingat Bagian saya jangan lupa ya.." kata wanita tersebut di telepon, lalu wanita tetsebut sedikit melirik key dengan sinis dan berlalu meninggalkan key dengan pandangan sombong .


Bastian mengirim pesan kepada key kalau dia berada di Meja yang ada di Ruangan Khusus Restaurant tersebut setelah membaca pesan dari Bastian Key pun segera menuju tempat yang dikatakan bastian.


Saat key membuka pintu Ruangan tersebut dan mencari Meja di mana Bastian berada, key melihat wanita yg berada di Toilet tadi duduk di Sebelah Bastian dan Mencoba menggodanya tapi key melihat Bastian seakan-akan menolak dengan Sopan itu tetlihat dari gerak Tubuh nya Bastian, key lalu mengingat Perkataan bastian saat di Mobil tentang Orang yang akan mereka Temui di tambah lagi Key mendengar Percakapan Wanita Tersebut Saat di Toilet.


Bastian Terus di pojokkan Oleh Orang yang ingin mendapatkan Tanda Tangannya termasuk Wanita tersebut.


"jadi.. Bagaimana Pak Bastian apakah anda Setuju untuk Memberikan Investasi ke Perusahaan Kami " kata seorang Pria yang salah satu dari Mereka.

__ADS_1


"Ayolah.. Mas.. Bastian masa Dana sekecil ini Perlu mikir sih, nanti Aku ajak makan malam deh.. " kata wanita tersebut dengan sedikit manja dan Menggoda.


Bastian melihat key sedang berjalan menuju meja Mereka dan Hampir Sampai.


"aduh..bagaimana yah.. Memang ini sangat Mudah bagi saya untuk mengeluarkan dana buat perusahaan anda tapi keputusan Bukan di tangan saya semua ada di Tangan Istri saya yang Cantik Ini memang Dirut nya saya Tapi Bos yang Asli adalah Istrisaya.." kata bastian sambil Memlersilahkan Key duduk di sebelahnya dan Bastian bergeser ke kursi sebelahnya duduk agar key berada di tengah-tengah antara wanita itu dan Bastian sehingga Bastian terpisah jarak dari wanita itu.


"Bagai..Mana sayang..kamu setuju nggak..? " Tanya Bastian seraya main mata terhadap key, melihat Bastian mengedipkan Mata nya key sangat Paham maksud Bastian mengatakan Key adalah Istrinya dan key juga tak ingin mengecewakan Bastian yg terlihat Jelas tidak suka dengan Mereka.


"Aku.. gak setuju.. aku tadi Lihat kamu Mesra-mesraan aku kesal.. " sedikit menunjukkan Wajah Marah ke bastian sebagai bagian dari sandiwara mereka.


"Aku gak selingkuh kok sayang.. Ini cuma pembicaraan Bisnis saja.." jawab bastian sambil menggenggam tangan key.


"kalau begitu kamu jangan Berbisnis dengan Orang yang ingin menghancurkan Rumah Tangga kita.. Aku gak suka..sekarang kamu pilih kerja sama ini atau Aku..? " jawab key tetap dengan nada ketus, key seakan ingin memberikan pelajaran kepada mereka dan Wanita itu yang menghalalkan segala Cara bahkan menjual Harga dirinya sebagai wanita.


"Maaf Bapak-Bapak saya menolak kerjasama ini karena saya selalu mengikuti apa yang dikatakan Istri saya tercinta sebab saya tidak Mau Membuat Istri saya Sedih,  sekali lagi maaf ya,  mungkin lain kali kita bisa kerjasama lagi.. " jawab bastian sambil mengembalikan Proposal yang sudah di persiapkan mereka untuk di tanda tangan bastian, dan mereka pun pergi meninggalkan Bastian dan Juga key.


Pelayan Datang membawakan beberapa macam Menu dan menghidangkannya di meja mereka.


"Bas..lo pesan Banyak banget.." tanya key heran.


"Itu gw pesan buat lo kan makanan favorit lo Ayam Bakar..ini sebagai ucapan terimakasih gw.. " jawab bastian sambil menyodorkan piring yang berisi ayam Bakar 4 potong.


"iya memang ini kesukaan gw tapi gak banyak begini kali memangnya perut gw sanggup Nampung apa, sudah ntar gw minta bungkus aja Buat satpam kantor gw.." key lalu memanggil pelayan untuk membungkuskan beberapa menu yang tidak mereka makan.


Bastian kembali mengatar key ke kantornya didalam perjalanan bastian bertanya Makanan yg dia bawa untuk siapa.


"key.. Bungkusan itu nanti mau lo kasih siapa..? " tanya bastian penasaran.


"Oh.. Ini buat Satpam pak eko namanya dia Punya Istri saat ini sedang Sakit dan Anaknya 2 Orang masih sekolah SD dan gak ada yg urus jadi Anaknya Makan nunggu pak eko pulang dulu, nanti kan pak eko sebentar lagi pulang karena dia shift pagi pasti dia beli makanan untuk Anaknya trus dari pada beli mendingan ini buat pak eko" jawab key sambil tersenyum,  Bastian tak salah memilih calon Istri dan menilai key yang memang Berhati Mulia lalu dia Berdoa dalam Hatinya agar Tuhan secepatnya Menyatukan mereka apalagi Bastian cukup senang dengan sandiwara yang mereka lakukan yang seolah-olah key sudah menjadi Istrinya.


 


 


*maklumin ya kalau masih banyak Typo nya.. 😁


Trimkasih ya Buat Teman-teman yang sudah membaca Novel aku sampai Bab ini, Tetap Semangat yah Bacanya.. 😘😘🤗


 


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2