Jodoh..Aku cinta Kamu

Jodoh..Aku cinta Kamu
Rencana Gagal


__ADS_3

"Bas..bas sayang Bangun sudah pagi ini..kamu tidak kekantor.. " key Mencoba membangunkan Bastian dan mencium pipi suaminya Beberapa kali.


"Iya..5 menit lagi ya sayang aku masih ngantuk Berat.. " jawab bastian dengan mata yang sedikit terutup dan kembali memeluk Bantal guling lalu memejamkan mata karena masih mengantuk.


Key tidak melanjutkan lagi niatnya untuk membangunkan Suaminya melihat Bastian benar-benar mengantuk, Acara Nujuh Bulan yang dia adakan di rumah Kemarin membuat Bastian tidak Bisa tidur memikirkannya, Saat ada salah seorang koleganya mengatakan kalau Haris Akan Melakukan apa saja untuk menghancurkan Perusahaan Milik Bastian, Haris mencoba meminta Orang tersebut untuk Bekerja Sama saat di telepon, tetapi Orang itu tidak Berani mengingat Bastian sangatlah berpengaruh di Dunia Bisnis di kota ini.


2 jam sudah Berlalu dari waktu key membangunkan Suaminya, key meminta Bi Ira mengatarkan Sarapan Keatas sebab key sudah sangat lelah jika harus naik dan Turun tangga terlalu sering.


"Bas..bas..ini ada sarapan,  kalau memang kamu hari ini tidak kekantor ya nggak apa-apa,tapi setidaknya kamu Sarapan dulu perut tidak boleh kosong,  aku dari tadi belum sarapan nunggu kamu bangun sayang.." key terus mengguncang tubuh bastian agar bastian lekas Bangun, mendengar Key yang juga belum sarapan bastian langsung membuka mata menjauhkan guling dari dekapannya lalu segera Bangun dan bergegas membasuh wajah agar ngantuknya hilang.


"Kenapa kamu nunggu Aku, kamu sama Debay kan harus banyak makan gak boleh lapar sayang.. " sapa bastian sambil mengecup kening key dan mencium kandungan key yang sudah 7 bulan.


"kata Debay nya..mau sarapan di temani Papa nya.." celetuk key dengan senyum menggoda.


"oh..kalau begitu sini sarapan sama Papa yah.." Bastian langsung menarik tangan key dan meletakkan key diatas pangkuannya, key segera merangkulkan tangannya ke leher bastian dan mereka saling Berciuman


dan membalas ciuman satu sama lain, Bastian ingin sekali Saat itu melahap Istrinya tapi dia masih belum cukup berani karena melihat perut key yang buncit, padahal tidak masalah jika mereka berhubungan Intim, tapi Bastian merasa kasihan melihat Istrinya.


Bastian Berniat ingin menanyakan hal ini kepada Rudi Pikirnya,Rudi adalah Orang yang sudah menjadi Sahabat sekaligus kakak Ipar baginya.


Bagai mana pun juga Bastian adalah seorang laki-laki Normal yang tidak akan pernah tahan melihat pesona Istri yang di Cintainya, Bastian juga merasakan Key yang juga Haus akan Kemesraan mereka di Ranjang Tampak sekali dari Cara Key membalas setiap Cumbuan Bastian dan Key sering setiap Malam seakan Menggoda Bastian agar Menyentuhnya tapi Suaminya selalu berpura2 lelah dan hanya mencumbu Istrinya.


"sudah ya key..kita lanjut sarapan Aslinya, aku gak mau Anak aku yang ganteng ini kelaparan..,ini kamu minum dulu susu hamilnya.." sambil menyerahkan gelas susu dan terus mengusap rambut key,  ada kekecewaan di wajah key saat Bastian tidak melanjutkan Aksinya Padahal key sudah mengharapkannya.

__ADS_1


Key sedikit khawatir apakah suaminya ini bosan akan tingkah key beberapa bulan lalu karena Bawaan Bayi,  key ingin Bastian jujur dan key juga tidak mau menyimpan kekecewaan saat ini di hatinya.


"Bas..aku mau nanya dong.." sapa key sambil Bastian menggenggam tangan key.


"apa sayang..kamu mau tanya apa..? " jawab bastian dengan senyum manisnya, key yang melihat senyum suaminya seakan ingin mengajaknya untuk bercumbu lebih lama,  key juga sedikit bingung di masa kehamilannya yang semakin besar rasa libido nya seakan meningkat, semakin bergairah saat melihat setiap pesona yang di tampilkan Suaminya.


"kamu balas dendam sama aku yah..,atau kamu sudah Bosan..,kenapa 2 bulan ini kamu gak sentuh aku dan gak mau melanjutkan jika aku sudah menunjukkan untuk siap." key menunjukkan Wajah yang sedikit penasaran akan jawaban apa yang keluar dari mulut suaminya,  bastian sangat bingung jawaban apa yang pas harus dia berikan takut nanti Istrinya tersinggung kalau bastian kurang tepat dalam penjelasanya.


"aku sangat sangat triple kuadrat Cinta sama kamu,baik kamu sudah Tua atau badan kamu melar karena sudah melahirkan Anak2 kita, aku akan tetap Cinta kamu,  aku tidak Balas dendam atau Bosan sama kamu sayang..aku hanya takut, ini pertama kali nya aku jadi seorang Ayah dan saat ini menjadi Suami siaga, aku kasihan melihat perut kamu yang semakin besar dan terasa sangat berat saat berjalan ingin rasanya aku saja yang bawa itu perut.., jadi aku gak mau Nyiksa kamu dengan Hasrat dan Nafsu aku sendri, sebab jika 2 manusia berbeda jenis saling di mabuk Cinta dan Terbuai serta tenggelam didalamnya dia akan Lupa dan pasti akan melakukan segala hal menurut Hasratnya, dan aku takut aku sendiri lupa diri terlebih karena kita adalah suami Istri yang dapat melakukan kapan saja karena sudah Halal, aku takut itu melukai kamu dan bayi kita didalam kandungn.." Bastian berusaha keras mengungkapkan isi hatinya dengan sebisa mungkin membuat key Paham maksud dari perkataannya.


"ha..ha..ha..suami ku.. Suamiku.., trimksh yah kamu itu pengertian sama Ibu hamil, tapi kekhawatiran kamu itu berlebihan Sayang,,,nih aku buka sebuah Artikel di hp, kamu bisa baca,ini untuk para calon ayah yang masih pemula..Coba deh kamu Baca..,


eit..tapi bacanya di kantor aja kalau kamu senggang, sekarang sudah jam 10 kamu harus tetap ke kantor, nih.. debay bisa rasain dan lihat apakah papanya Rajin bekerja atau tidak.. " key lalu mendorong Bastian ke kamar mandi agar bastian segera ke kantor.


Key cukup puas akan penjelasan suaminya dan terus tersenyum akan hal itu dan berdoa mengucap syukur akan kebahagiannya mendapatkan seorang Suami yang pengertian,baik dan Sabar. (Trimkasih Tuhan, Papa & Mama trimkash Key yakin pasti disana Kalian juga mendoakan kami, karena memang ini cita-cita kalian menyatukan kami agar kebahagiaan selalu untuk Key dan Bastian, Amin) key terus mengusap kandunganya dan terus tersenyum.


litha menghubungi atasannya, dan mengatakan kalau Beberapa kolega Bisnis Perusahaan mereka datang dengan Wajah tampak marah,dan Bastian memerintahkan litha untuk mempersilahkan masuk.


"Silahkan Pak Surya dan Pak Kim, mari silahkan duduk.. " Bastian mempersilahkan duduk serta dapat membaca maksud kedatangan mereka ke kantornya tanpa pemberitahuan lebih dulu.


"kami tidak mau basa-basi lagi, kami ingin menarik semua Saham kami dari Group ini.." dengan nada penekanan yang agak tinggi.


"Bisa jelaskan kepada saya kenapa bapak-bapak sekalian ingin memutuskan kerja sama kita yang sudah bertahun-tahun ini.." tanya bastian dengan tatapan tajam dan melipat tangannya di bawah dagu sambil menyilangkan kakinya seakan ingin mendengar apa alasan dari mulut keduanya, Saham Mereka tidaklah terlalu besar tapi bastian menghormati mereka sebab mereka sudah lama menjadi kolega papanya.

__ADS_1


"kami Tidak Punya Alasan yang tepat,  tapi niat kami sudah bulat kami ingin menarik kembali saham kami.." tetap dengan penegasan, dan litha yang sedang menyuguhkan kopi kehadapan mereka sedikit bingung juga mendengar keputusan mereka.


Lalu Bastian memerintahkan Litha untuk mengmbil Copy Dokumen yang di Simpannya.


"saya Tau tujuan anda kesini, sebab anda telah di Iming-imingi Haris untuk mengajak bekerja sama dengan perusahaan Anda..bukan.? " Jawab bastian yang langsung Menebak tujuan mereka, dan seketika mimik wajah mereka berubah seakan tertangkap basah.


"apa pun keuntungan yang di janjikan Haris saya tidak peduli, tapi kalian lihat ini terlebih dahulu, Litha berikan copy dokumen kepada mereka.." Perintah bastian kepada litha dan tetap bastian menatap mereka dengan pandangan tajam.


"Baik..pak,  ini Bapak-bapak.. Dokumennya tolong di Lihat.. " litha membagikan kepada mereka dan mereka mulai membaca Dokumen itu yang adalah hasil kejahatan haris dulu dengan memakai uang perusahaan, mata mereka langsung tercengang saat membacanya.


"kalian pasti tau dulu haris bekerja untuk siapa,  dan yang kalian lihat saat ini benar adanya, perusahaan Haris sebenarnya sudah tinggal tulang belulang tinggal menunggu Bangkrut dan tutup,Anda sekalian kan sudah tau tander di 3 negara yang juga di Incar haris sudah saya menangkan, jadi terserah Anda berdua Kalau anda ingin melepas saya akan melepasnya, tapi anda harus tau kalau saya sudah mengirimkan email kan kepada semua rekan bisnis untuk tidak bekerja sama dengan Haris karena saya akan memutuaskan kerja sama dengan mereka, jadi kemungkinan tidak akan ada perusahaan besar mau Invest kepada Haris.." tegas Bastian yang sedikit mulai geram tapi masih mengontrol emosinya.


"Maaf..maaf Pak Bastian kami tarik kata-kata kami kembali, tolong jangan masukkan dalam hati,  apalagi kami telah lama berbisnis dengan Pak Pratama Ayah Anda.." jawab mereka dengan menyesal dan memohon.


"Anda tau kan saya punya prinsip yang kuat dan tidak mau mundur akan keputusan saya, seharusnya kalau anda sekalian mengingat semua kerja sama kalian terhadap papa saya, anda sekalian tidak akan seperti ini.. " bentak bastian dengan nada yang tidak terlalu tinggi.


"Maaf kan kami pak, kami memang salah, tolong terima kerja sama ini lagi,  kami mohon.." Bujuk mereka kepada Bastian.


"Baiklah..ini semata-mata semua Demi nama Mendiang papa, saya terima kerjasama ini lagi, dan tolong jika haris menelepon kembali jangan katakan tentang dokumen ini, sebab Polisi sedang menyelidiki keberadaannya, saya minta kerja sama Anda sekalian untuk mengatakan kepada Haris kalau anda sudah Menarik Saham dari Perusahaan Ini, Saya mau lihat apa tindakan dia selanjutnya.." pinta bastian kepada mereka.


"tenang saja pak bastian kami akan berusaha membantu,  jika bukan karena penjelasan dari bapak mungkin kami sudah tertipu oleh akal bulus Haris.. " lalu kedua orang tersebut pergi meninggalkan kantor bastian.


 

__ADS_1


 


*terus semangat Bacanya ya teman2 dan terus hujani saya dengan like kalian serta komen kalian untuk menyemangati Saya sebagai penulis.. 😘😘😉


__ADS_2