
Bastian & Key telah Tiba di Rumah Oma dan Bima nampaknya telah tidur terlebih dahulu sementara Om wahyu dan Tante Agnes Masih Berada Di Pesta menunggu hingga semua Para tamu Pulang.
Bastian Membangunkan Key dengan Menepuk-nepuk lembut Pipi Key tetapi key tidak menunjukkan Respon, Bastian Merasa Key sudah sangat Lelah sehingga Tidur dengan Pulasnya. Bastian Tidak mau mengganggu tidur Istrinya Ini dia Lalu Menggendong key Masuk kerumah dan Menuju kamar Bastian yang sekarang sudah menjadi Kamar mereka Berdua.
Bastian Menaiki tangga Rumahnya dengan perlahan dan hati-hati agar Tidurnya key tidak terganggu Oleh langkahnya.
Lalu Bastian merebahkan key di atas Kasur, Dan bastian melepas Sepatu yang di kenakan key, Merasa ada yang memegang Kakinya Key langsung terbangun dan Melihat kalau Bastian sedang mencoba melepas sepatu key.
"Bas.. Maaf yah.. Aku ketiduran.. Kamu yang bawa aku sampai sini yah..? " tanya key sambil menguap
"gak apa-apa kok kamu kan pasti Capek dan Lelah lagi juga aku kan suami kamu jadi tidak usah sungkan ya.. " jawab bastian menjelas kan.
"iya nih aku lelah banget, badan semua pada pegal apalagi kaki,karena memakai Sepatu high heel.. " kata key sambil memukul-mukul kakinya karena pegal.
"ya sudah istriku sayang sekarang kamu ganti baju lalu langsung tidur.. Aku juga sudah mulai mengantuk.." kata Bastian sambil menguap.
"Tapi aku kan belum membawa semua Pakaian aku kesini..? " jawab key bingung.
"itu di lemari aku ada kaos dan celana kulot pendek kalau kamu Mau pakai itu saja.. " kata bastian sambil menunjuk kearah lemari.
"oke lah aku pakai baju kamu saja,dari pada gak pakai baju.. " jawab Key sambil mengambil baju yang dikatakan Bastian.
"kalau kamu gak pakai baju,nanti aku gak keluar-keluar kamar dong jadinya. " jawab bastian sedikit meledek.
"ih.. Mesum " kata key Yang juga meledek Bastian.
Key pun mengganti Bajunya kekamar mandi Sekalian dia Membersih kan diri, Bastian yang juga sudah mengganti
Bajunya dengan Piyama menunggu Key keluar dari Kamar Mandi untuk berganti Menggunakannya. Key telah sesesai membersihkan diri dan keluar dari kamar mandi dan Berganti dengan Bastian.
Key Merasa Benar-Benar sangat lelah lalu dia duduk di kasur bersandar pada Kepala Tempat tidur dan Meluruskan kakinya, di pijat-pijatnya kakinya di pukul-pukulnya Pundak dan bahunya untuk menghilangkan pegal-pegal yang dia rasakan saat ini.
Bastian telah selesai membersih kan diri lalu keluar kamar mandi, dia tersenyum saat melihat key sedang memukul-mukul bahunya yang pegal.
Bastian tidak tega melihat kondisi key saat ini lalu dia Naik ke tempat tidur dan menghampiri key lalu Memijat pundak key.
__ADS_1
"Bas..kamu Baik deh.. Tau Istrinya lagi pegal-pegal trus langsung di pijat, Cara mijatnya Mahir lagi.. Trimksh ya.. " puji key sambil merasakan Bahunya yang sedang di pijat oleh tangan Bastian.
"Sama-sama Istriku yang penting kamu senang, Aku juga Mahir mijat yang lain Loh.." kata bastian sedikit menggoda tapi kali ini tak ada respon dari key, Bastian merasa apakah candaannya kali ini menyinggung nya sebab dia sudah berjanji tak Ingin memaksa key untuk hal yang satu itu sampai key benar-benar Mencintai Bastian.
Bastian Makin gusar karena kali ini tidak ada suara dari key, tetapi tangannya Bastian tetap terus memijat key sampai akhirnya Bastian memberanikan Diri Bertanya.
"Key.. Bagaimana Pegalnya sudah hilang Belum..?" tanya bastian tapi key tetap tidak menjawab.
"Key.. Key.. Key.. "Bastian memanggil beberapa kali lalu akhirnya melihat ke Hadapan key dan Ternyata key telah pulas Tertidur.
Bastian tersenyum dia Sempat berfikir Key marah kepadanya, lalu di taruhnya Bantal dibawah kepalanya dan di luruskannya Badan serta kakinya agar tidurnya semakin nyaman.
Bastian lalu merubah Posisi tidurnya dengan Cara menyamping dan Mengahadap Kearah Key.
Ditatapnya Wajah key dalam-dalam saat tidur, di belai Pipinya dengan jemarinya dan Di kecup keningnya sambil membisikkan kata (Selamat tidur Istriku Sayang) lalu bastian Mulai memejamkan Matanya Untuk tidur karena dia pun juga merasa lelah.
***
Pagi Hari telah tiba Oma Ajeng seperti Biasa selalu paling Pertama Di meja makan dan sedang Menikmati Teh hijau yang di Buat Bi Ira, Tante Agnes dan Om wahyu juga Belum terlihat di Meja makan Begitu pun Bima dan Pasangan Pengantin Baru Nampaknya Mereka semua Masih Lelah Bisik Oma dalam hati.
Bastian terus Memandang wajah Istrinya yang masih tidur ternyata sejak tadi Bastian sudah Bangun & Mandi Terlebih dahulu.
"eh.. Kamu.. Sudah Bangun.." Sapa Key kepada Bastian sambil mengusap matanya dan sesekali menguap.
"Selamat pagi Istriku sayang..Nyeyak tidurnya Hari ini.." Bastian menyapa key dan Mengecup Keningnya.
"aduh..sudah siang yah.. Ih..Bas kok gak Bangunin Aku sih..kan Aku sekarang menantu di Rumah ini, Pasti Nanti Om wahyu Omelin aku deh karena Bangun siang.. " key kaget seakan tersadar bahwa dia saat ini di Rumah Bastian bukan di Rumahnya.
"hei.. hei Key.. Kamu gak usah panik gitu mereka Juga Tau kita ini kan Pengantin Baru jadi gak apa-apa kalau Bangun Kesiangan, sudah.. Kamu Mandi sana, aku tadi sudah suruh supir Pagi-pagi sekali untuk Menjemput Pakaian kamu yang sudah kamu taruh di Koper kemungkinan sebentar Lagi sampai" Mencoba menenangkan key dengan memegang tangannya & Mengusap punggung tangannya, key pun bergegas Mandi.
Benar saja dugaan Bastian tak Lama supir pun telah tiba dan mengatarkan Koper khusus pakaian Key ke atas menuju kamar Bastian.
"Key.. ini pakaian kamu sudah sampai yah..aku Kebawah dulu mau ambil sarapan.. " Teriak Bastian kepada key yang sedang berada di kamar Mandi dan Bastian segera turun ke lantai 1.
Key sudah Berpakaian Rapih dan mencoba Mengeringkan Rambutnya dengan Handuk kecil, Bastian datang dengan Membawa nampan Berisi Roti dan susu dan diletakkannya Di meja kamarnya.
__ADS_1
Bastian menghampiri Key yang sedang duduk di Meja Rias Menghadap Cermin sambil Mengeringkan Rambutnya lalu di ambilnya Handuk kecil itu dan di bantunya Key untuk mengeringkannya Key pun tak menolak sama sekali bahkan merasa senang akan Perhatian Bastian terhadapnya.
"Aku tuh.. Mulai suka kamu pas lihat Kamu membenarkan Rambut..ntah kenapa aku langsung merasa sedikit terbuai saat kamu memainkan Rambut.." kata bastian dengan berkata jujur.
"Masasih.. Rambut aku kan gak terlalu panjang Bas.. " jawab key.
"gak tau juga Sukanya di mana.. Cuman Jantung aku langsung deg-deg kan kalau lihat kamu sedang Merapih kan Rambut.. " Jelas bastian kepada key, dan key pun tersenyum Mendengar Ucapan Bastian yang terlihat tulus.
Bastian menepikan semua rambut key dan menyatukannya ke samping sehingga tampak lah Punggung key yang Putih halus Lalu Bastian Mencium Pundak key dengan Lembut ada Bau harum yang terpancar dari Aroma shampo yang key pakai saat itu. Key sedikit kaget akan sentuhan Hangat dari Bibir Bastian tapi key seakan Menikmatinya dan Memejamkan Mata.
Bastian Melirik kearah Cermin dan Melihat Raksi Key saat ini yang memejamkan Mata seakan Menikmati Sentuhan Bibir Bastian lalu Bastian Mencoba Membuat Kiss mark di pundak nya dan Key Seakan Mendesah dan Menaikkan Bahunya sedikit seakan Menahan gigitan Bastian.
Lalu Bastian Membalik kan Tubuh key sehingga mereka Berhadapan dan mencium Bibir key dengan Posisi Bastian Setengah Berdiri Mengimbangi Posisi Key.
Bastian Melumat Bibir key dengan Lembut dan Key pun Membalasnya lalu Tak sabar ingin Menggendong key keatas Tempat tidur.
Bastian Meletakan tubuh key diatas Ranjang secara perlahan sambil Terus Melumat Bibir key dan mereka Berganti Saliva.
Key sedikit menjambak Rambut Bastian dari belakang saat Bastian Mulai mendarat kan Kecupannya keleher sampai kedada Key, dibuatnya beberapa Tanda Kiss Mark di sana, Saat tangan Bastian Mencengkram Dada Key dan sedikit memainkannya Key pun Seakan Tersadar dan Mendorong Bastian Dengan kuat dan kasar .lalu Bastian pun Terkejut karena dia Terjatuh dari atas tempat tidur saat key mendorongnya.
Bastian seakan Merasa sedikit kesakitan Karena Pinggulnya terbentur lantai, key yang melihat segera menolong Bastian.
"maaf.. Maaf Bas.. Aku gak bermaksud mau nyakitin kamu.." Key sangat panik dan merasa bersalah sambil mamapah Bastian untuk berdiri dan mendudukkannya diatas tempat tidur.
"aw..aw...gak apa key..Cuman sedikit sakit karena terantuk lantai..kamu tadi kenapa seakan-akan melihat Hantu secara tiba-tiba.." tanya bastian sambil memegang pinggulnya yang sakit.
"Maaf yah.. Maaf sekali lagi..hu.. hu.. hu.. " key menutup wajahnya dengan kedua tanganya sambil menangis.
"loh.. Kenapa Sayang..kamu kok nangis aku kan gak marahin kamu.." Bujuk bastian sambil membuka tangan key yang menutupi wajahnya dan mengusap air Matanya.
"Bas..Maaf aku gak bisa jadi Istri yang sempurna, Harusnya hari ini jadi hari yang menyenangkan buat kita, Aku.. Aku masih Trauma akan perlakuan Angga dulu terhadap ku,seakan-akan saat ini yang menjamah aku adalah Angga..Kamu pasti menganggap saat ini aku Gila.. " tangis key semakin menjadi-jadi ada rasa takut, sedih dan Kecewa saat ini terlihat di Mata key dan Bastian dapat merasakannya.
"Kamu gak usah menyalahkan diri begitu key.. Aku mengerti kok akan apa yang kamu rasakan saat ini, kamu tenang saja aku akan Bersabar sampai kamu bisa melupakan hal pahit itu, aku tau Cinta kamu sama aku belumlah 100 persen dan aku yakin suatu hari kamu akan memberikan cinta itu.." Bastian merangkul bahu key dari samping dan Mengecup kening key Bastian Tidak ingin key semakin sedih akan masalah itu.
"Trimkash ya Bas.. Kamu memang sangat Baik..aku akan terus belajar untuk mencintai kamu.." Key merebahkan Kepalanya di bahu bastian dan merasakan kenyamanan yang sulit dikatakan.
__ADS_1