
"Bas.. Bas..Tolongin Aku dong sebentar.. " Teriak Key dari dalam Kamar sementara Bastian sedang menuruni Anak tangga hendak berangkat ke kantor, dan Bastian yang mendengar panggilan Key segera bergegas naik kembali menuju kamar takut terjadi sesuatu pada key dan cepat-cepat membuka pintu kamar mereka.
"kenapa Sayang..? " tanya Bastian Cemas, dan melihat Key sedang berusaha membuka Baju yang Nampak sedikit sempit.
"he..he..bantuin Aku lepasin ini baju, tadinya Aku pikir masih muat ternyata sudah mulai sempit semuanya.." dengan sedikit tertawa nyengir.
"key..Sayang kita beli lagi aja Baju buat kamu yang ukurannya agak Besar dari biasanya yah..,kandungan Kamu kan sekarang sudah jalan 5 bulan dan Perut kamu sudah semakin Besar.. " jawab bastian sambil membantu key melepas baju yang di cobanya.
"Kamu sedang mengejek aku yah.. Mentang-mentang aku saat ini sedang Hamil trus badan aku sudah terlihat gemuk dan jelek kan..! " key merajuk dan tersinggung dengan perkataan bastian lalu merasa kesal akan perkataannya tadi.
"nggak key.. Aku gak bermaksud seperti itu sayang, tadi maksud aku kita beli baju baru lagi aja buat kamu.." Bastian mencoba menjelaskan agar key paham maksud dari perkataannya.
"sudah.. ah.. Aku males ngomong sama kamu.. Sudah kamu nanti terlambat ke kantor.." kawab key dengan ketus sambil duduk di atas kasur dan memasang wajah cemberut.
"iya.. Iya aku berangkat, nanti telepon aku yah kalau kamu butuh sesuatu, aku segera pulang.. " Bastian lalu bergegas meninggalkan key dan tidak merasa Bingung lagi atas kelakuan key, sebab Oma ajeng mengatakan kalau Ibu Hamil itu cepat sensitif perasaannya sehingga bastian pun memaklumi sikap key saat ini.
Bastian pulang dari kantor dan sampai Rumah tepat Jam 3 Sore lalu mendapati semua keluarganya sedang bersendau gurau Menikmati Pizza bersama di Taman belakang Rumah.
Bastian menghampiri mereka dan menyapa semua serta mengecup kening Key Istrinya, Bima terlihat sangat menikmati Pizza Kesukaannya.
"Bang..Bas..gak mau Pizza..?, tadi kak key pesan sampai 4 Loyang Besar tapi hanya makan 1 potong saja, jadinya kita deh yang makanin.." jelas bima sambil terus mengunyah Pizza di tangannya.
"oh..ya.. Pasti kak Key nya lagi Ingdam pengen makan Pizza kan.?.." Jawab Bastian kepada Bima.
"yang pengen tuh bukan Ibunya.. tapi Bayinya.." celetuk key dengan Nada ketus sambil melirik kearah Bastian.
"iya.. maaf sayang aku salah.." jawab bastian meredam amarah key.
"Bang..kalau abang gak mau makan buat bima aja yah, jadi genap bima makan 6 potong pizza.." jawab bima sambil tertawa nyengir.
"Abang sih gak masalah.. Jatah abang kamu makan tapi lihat itu perut kamu sudah semakin gendut dan pipi kamu semakin tembem.. " ledek bastian kepada Bima.
"Mirip seperti Kak key ya bang.. " ledek Bima dan Bastian tertawa kecil bersama Bima.
Key yang mendengar langsung beranjak dari tempat duduknya dan meniggalkan mereka karena merasa di olok-olok saat ini.
__ADS_1
Bastian tersadar kalau candaan dia dengan Bima menyinggung perasaan Key saat ini, dan segera Bastian mengejar key dan mencoba menghentikan Langkahnya.
"key.. maaf ya aku gak bermaksud menyinggung perasaan kamu sayang.." Bastian mencoba membujuk key yang wajahnya masam.
"aku gak marah,juga gak tersinggung.. Memang aku gendut dan perut aku sudah semakin besar..iya kan..!" bentak key kesal dan berlalu dari hadapan Bastian yang sedang bingung apa yang harus dia katakan pada key untuk membuat amarah hatinya reda.
Kali ini Bastian tidak mencoba mengejar dan memaksa key mengerti perkataanya dia membiarkan Key menyendiri untuk meredakan Amarahnya, bastian yakin nanti sikap key akan kembali Seperti biasa.
Malam harinya Bastian mengajak key untuk bicara dan mendekati key yang sedang rebahan di atas ranjang sambil membaca buku.
"key..aku boleh bicara gak.? " tanya Bastian Ragu.
"ngomong aja..aku kan gak pernah larang kamu bicara.." jawab key dengan nada sedikit kesal.
"ayo..dong.. Sayang kamu jangan marah sama aku dengan diemin aku seperti ini, lebih baik kamu maki aku atau pukul aku, asal jangan cuekin aku dong.." kata bastian dengan sedikit putus asa atas sikap key saat ini.
"trus..kamu maunya aku harus seperti apa, kan Istri kamu ini sudah mulai gendut dan badannya melar jadi kamu dah Bosen sama aku kan..!" jawab key sinis.
"aduh..key aku kan sudah bilang, aku gak bermaksud begitu, ya sudah jangan ngambek lagi dong, ayo..kita di suruh tante Agnes ke Ruang keluarga untuk membicarakan acara ulang tahun Oma yang tinggal beberapa hari lagi.." ajak bastian dan Key pun seakan lupa akan ngambeknya dan menuruti bastian turun ke bawah bersama untuk mendiskusikan acar untuk merayakan ulang tahun Oma Ajeng yang ke 60 tahun.
***
Sebenarnya Oma tidak ingin merayakannya akan tetapi Tante Agnes Ingin membuat Oma ajeng merasakan Kebahagian di masa tuanya.
Bastian Menuntun Key dan menghampiri Para Tamu yang kebanyakan dari kalangan Bisnisnya.
Mereka semua mengucapkan selamat atas kehamilan Key yang pertama.
Oma Ajeng juga di hujani dengan ucapan selamat ulang Tahun dari para tamu.
Saat Bastian dan Key berbincang-bincang dengan beberapa tamu, tiba-tiba Bastian di sapa oleh wanita Asing yang cukup cantik berambut Coklat panjang sedikit ikal dan bermata Biru.
"hai..Bastian long time no see..,I miss u..friend.. " Sapa wanita Asing itu dengan memeluk Bastian dan mencium pipi kanan Pipi kiri Bastian.
"hai..Catherin..how are you.." Bastian nampak sangat bersemangat menyambut catherin yang adalah teman lamanya selama bastian kuliah di Amerika, Key yang melihat kemesraan Bastian menyapa Wanita itu dan mencium pipinya seakan Cemburu berat dan menyingkir dari mereka berdua.
__ADS_1
Saat key akan menjauh,Bastian segera menahan tangan key dan memperkenalkan Key sebagai Istrinya kepada Catherin dan ternyata Catherin juga Fasih berbahasa Indonesia.
"catherin Ini Istri saya namanya Keyshandra."
"wow..istri kamu Cantik sekali, kamu tepat sekali Bastian memilih Istri.. " puji Chaterin kepada Key dengan logat Bule nya.
"Key..Catherin ini teman kuliah aku selama di Amerika dan kami sudah lama sekali tidak bertemu setelah lulus, Catherin berasal dari Canada.." bastian mencoba menjelaskan kepada key karena tadi wajah key sempat terlihat kesal Karena cemburu.
"Kapan kamu tiba ke Indonesia, katanya Kamu juga baru menikah ya..?, maaf saat itu saya sedang berada di Bali bersama Istri Saya. " jawab Bastian.
"Tidak apa-apa bas, saya bisa mengerti, saya sudah 5 bulan di Jakarta semenjak saya menikah, saya tidak tau kalau Acara ini adalah ultah grandma kamu.. " jawab catherin.
Key semakin Bete karena melihat Bastian semakin larut dalam perbincangan mereka yang Akrab, apalagi gaya Orang Barat yang terlalu bebas mencium dan Bersentuhan dengan lawan jenis menjadi suatu hal yang lumrah, dan key terus membayangkan dan memperkatakan hal itu dalam benaknya.
"kamu kok bisa dapat Undanganya, padahal saya gak Tau kalau kamu sudah di jakarta.? " tanya bastian lagi heran.
"saya kan menikah dengan Orang Indonesia, kami berkenalan saat saya di tugaskan di Jepang dan kami langsung tertarik satu sama lain.. " jelas Catherin, dan saat Catherin belum menjelaskan semua tiba-tiba seorang pria menghampiri mereka.
"hai..Bas..apa khabar.. " bastian menjabat tangan pria tersebut yang ternyata adalah Edo Cucu dari Oma prita Teman Oma Ajeng.
"eh..lo do..baik, lu kapan sudah di Indonesia lagi.." tanya Bastian.
"sudah lima bulan ini, dan catherin ini Istri gw bas.." jawab Edo memberitahukan Catherin Istrinya.
Bastian seakan teringat saat Oma ajeng mengancam akan menjodohkan key kepada Edo, bila Bastian tidak memiliki perasaan Terhadap key, dan Bastian sempat khawatir akan hal itu, tapi key tetap menjadi milik bastian sampai saat ini.
Key membuang semua rasa cemburu butanya saat Suami catherin menampakan diri dan bertemu bastian, key sadar kalau Kecemburuannya tak beralasan pada Bastian dan key mencoba mengengam tangan basian dengan Erat.
Bastian merasakan Genggaman erat tangan key dan membisikkan ketelinga key tanpa di ketahui para tamu yang berada dekat mereka.
"I love You, My Wife.. " Bisik bastian sambil tersenyum, key mendengar suara bisikan bastian langsung tersenyum dengan lesung pipit yang manis.
__ADS_1