
Sudah 1 Minggu lebih Bastian tidur di Sofa sesuai dengan kemauan Ibu Hamil.
Key selalu ingin makan yang asam-asam dan Oma Ajeng memerintahkan tukang masak agar setiap berbelanja kepasar selalu menyertakan mangga Muda di dalam daftar Belanjaan dan setiap Hari selalu ada Rujak sebagai pencuci mulut.
Bastian menghampiri Istrinya yang sedang sarapan pagi di Meja makan dan ingin meneguk susu untuk Ibu Hamil tapi key seakan muak dan tidak doyan dengan Susu itu.
Oma dan tante agnes Menasehati Key agar asupan gizi bayi tetap tercukupi dan ibu hamil dilarang untuk menolak makanan atau minuman sehat.
Bastian terus melirik kearah Gelas yang Berisi susu untuk Ibu hamil.
"Bas.. Kamu kenapa lihatin ke gelas Susu itu..?" tanya tante agnes.
"eh..nggak tante..he.. he.. " jawab bastian dengan cenge-ngesan.
"iya..Basti..kenapa sih kamu kok aneh deh pagi ini, kalau mau minum susu itu kan sudah di buatkan Bi Ira susu khusus buat kamu.." kata Oma mengingatkan Bastian.
"gini..Oma.., Boleh gak Basti minum susu hamil punya key, Soalnya semalam Bastian Lapar trus bastian ingin Buat susu tapi salah ambil yang bastian isi ke gelas itu Susu untuk ibu hamil, lalu Bastian minum dan ternyata Rasanya Enak,eh..bastian sekarang jadi ketagihan deh.." jawab bastian dengan malu-malu, dan semua yang mendengar terdiam dan saling melirik satu sama lain, hanya key yang berani tertawa terpingkal-pingkal melihat kelakuan suaminya itu.
"walah..nak..nak lihat itu Papa kamu, Mama aja gak doyan sama Susu hamilnya, eh..papa kamu malah ketagihan minum susu untuk Ibu hamil." celetuk key sambil mengusap-usap perutnya.
Bastian wajah nya sedikit memerah dan yang lainnya seakan menahan Tawa atas kelakuan Bastian yang mengambil gelas yang berisi Susu untuk Ibu hamil dan sangat senang meneguk gelas milik key yang berisi susu Ibu Hamil itu, Setelah selesai meminumnya Bastian memanggil Bi Ira selaku penanggung jawab setiap tukang masak di Rumah Bastian.
"Bi.. Ira kesini sebentar deh, Bastian mau ngomong. " teriak Bastian memanggil bi Ira.
"kenapa den Bastian.." tanya bi Ira.
"Bi..nanti siang Bastian kepingin Makan Sop Buntut Sama tempe Mendoan, tolong Bi Ira Masakin yah.. nanti saya suruh supir Ambil kerumah,Biar saya makannya di Kantor.." pinta Bastian kepada bi Ira.
"kayaknya Kamu lagi ngidam deh Bas..key gak banyak permintaan tapi malah kamu yang sepertinya ngidam nih..!" celetuk tante Agnes.
"aduh.. Tante bastian gak ngerti apa itu ngidam, Bastian tuh lagi kepingin Banget makan Sop Buntut masakan Rumah, Kemarin aja Bas suruh Ob membelikan Gurami Asam manis karena bastian lagi kepingin Banget makan Itu.. " jawab bastian heran.
"itu namanya ngidam papanya Anakku..,tapi syukurdeh kamu yang ngidam bukan aku jadinya kan aku gak susah-susah amat mikirin ngidamnya, he..he..he.. " ledek key ke Bastian.
***
Bastian hari ini berangkat Pagi-pagi sekali agar tiba di kantor lebih awal, sebab ada salah satu media infotaiment yang ingin mewawancarai Bastian sebagai salah satu Pengusaha muda yang sukses.
__ADS_1
Tok.. Tok.. Tok..,suara ketukan dari litha sekertarisnya.
"permisi pak, pihak Media sudah tiba.." sapa litha.
"suruh mereka masuk.. " perintah bastian yang mempersilahkan pihak media itu yang berjumlah 2 orang untuk masuk, dan kedua Orang itu pun segera masuk dan Litha mempersilahkan Mereka duduk.
"maaf pak Bastian trimkasih Bapak sudah mengijinkan kami untuk mewawancarai Bapak di sela kesibukan Bapak.." jawab salah satu orang wartawan
"oh.. Tidak apa-apa saya sangat senang bisa membantu pekerjaan kalian, asalkan kalian menulis dengan jujur.. "
"pasti pak..majalah kami tidak pernah menulis diluar apa yang kami wawancarai.." jawab wartawan itu.
Tak lama mereka berbincang-bincang dan melemparkan beberapa pertanyaan hp bastian Berbunyi dan ternyata key sedang menghubunginya.
"hallo..ya Kenapa Sayang.." Tanya bastian Kepada key.
"Bas..kamu pulang sekarang dong..!" pinta key dengan sedikit merengek.
"tapi key aku baru 2 jam di kantor..dan ini sedang ada wawancara media, Sabar ya sayang selesai wawancara aku segera pulang.. " jawab bastian yang bingung dengan sikap key saat ini.
"gak mau nanti, aku tuh mau pegang Telinga sama Narik hidung Kamu,ayo dong Bas..kamu lekas Pulang.." pinta key lagi dengan Merengek bak seorang Anak Kecil. bastian bingung dan meminta kedua wartawan itu mempercepat wawancaranya.
"trimksih pak bastian tapi ini sudah cukup, Bapak ternyata perhatian sekali kepada istri yah, kira-kira ini sudah memasuki masa kehamilan berapa bulan pak, dan apa kami boleh menambahkan hal ini dalam Artikel majalah nanti..? " pinta wartawan itu.
"Istrisaya masih hamil muda baru mau memasuki bulan ke 4, tidak apa-apa kalau anda masukan tentang kehamilan istri saya tetapi tolong jangan cantumkan Namanya, saya tidak ingin Istrisaya terlalu di sorot media.." pinta bastian memperingatkan kedua wartawan itu.
Litha mengantar kedua wartawan itu sambil di ikuti Bastian yang menuju parkiran untuk segera lekas menuju Rumah.
Di perjalanan bastian terus Tersenyum mengingat permintaan key saat ini, Bastian merasa key saat ini sudah mulai merasakan kerinduan terhadap bastian, Akhirnya Key ingin dimanja-manja oleh Suaminya Bisik Bastian dalam Hati.
"Key..key sayang..teriak Bastian memanggil key ke kamar mereka tetapi key tidak ada, lalu bastian turun kembali dengan sedikit berlari dan melihat key di dapur bersama Oma dan Bi Ira sedang menikmati Rujak yang di buat Juru masak.
"kamu.. disini sayang.. Aku cariin dari tadi.. " jawab bastian dengan sedikit nafas ngos-ongsan akibat berlari karena naik & turun tangga.
"Basti kamu kenapa pulang cepat sekali.. " tanya Oma kepada Bastian.
"eh.. itu Oma, key yang meminta Bastian untuk Lekas Pulang segera.. " jawab bastian kepada Oma.
__ADS_1
"Benar key kamu yang menyuruh Basti pulang.." tanya oma kepada key.
"iya, Oma.. tadi sih key yang nyuruh tapi sekarang key Males lagi liat Bastian.. " jawab key cuek dan acuh sambil menikmati Rujak nya.
"Sayang.. tadi kan kamu bilang aku supaya cepat pulang, karena kamu mau pegang telinga sama narik hidung aku.." tanya bastian menegaskan lagi.
"iya..! Tadi Memang benar..!, tapi kan mood aku sekarang sudah berubah,sekarang aku males liat muka kamu..!" bentak key sambil beranjak dari kursi makan dan berlalu meninggalkan Bastian menuju kamar dengan wajah cemberut,Oma yang melihat Bastian sedikit kecewa segera mendamaikan hati bastian cucunya.
"Kamu yang sabar ya basti memang Ibu Hamil seperti itu, Moodnya selalu berubah-ubah tidak menentu, itu bukan keinginan key tapi Bayi yang di dalam kandungannya, dulu Waktu Ibumu mengandung kamu juga seperti itu sampai Papa kamu kewalahan mengahadapinya." bujuk Oma kepada Bastian agar Bastian Mengerti.
"Bas paham kok Oma, wahh.. Sepertinya ini segar sekali oma Bas mau Habisin Rujak nya ah.." Bastian Telah membuang jauh rasa kecewa nya dan memaklumi kelakuan key akhir-akhir ini, Bastian melahap Habis Rujak yang Isinya Mangga Muda semua dan tanpa bersisa, Bi Ira yang melihat Hanya Geleng-geleng Kepala.
Malam semakin Larut key merasa sedikit gelisah lalu Membangunkan Bastian yang sudah mulai tertidur di Sofa.
"Bas..bas..aku gak Bisa tidur nih.." kata key sambil membangunkan Bastian dengan mengguncang Tubuhnya, Bastian pun langsung terbangun dan melihat key di hadapannya sambil mengusap-usap belakang pinggul key.
"kenapa sayang, ada yang sakit.. " tanya bastian Khawatir.
"Bas kamu tidur sama aku yuk, tapi kamu sambil usap-usap belakang pinggul aku, aku gak bisa tidur nih rasanya gelisah, kalau kamu usap-usap aku merasa nyaman. " pinta Key kepada suaminya, Bastian dengan senang Hati menggiring Key ke ranjang dan menuruti apa yang Ibu hamil ini Minta.
Dengan sabar Bastian mengusap-usap bagian belakang badan key dengan Posisi Bastian tidur menyamping mengahadap key, semantara posisi key membelakangi Bastian.
Tangan bastian tidak lelah menuruti keinginan key sampai key merasa Nyaman dan mulai tertidur pulas.
Bastian sadar bentuk pinggul key sedikit Mulai Besar dan perutnya juga sudah nampak membuncit, bastian terus tersenyum melihat Istrinya tidur dan berfikir betapa berat rasa yang dialami seorang Ibu hamil terlebih nanti jika perutnya semakin membesar dan membawa bayi yang ada di dalam perut kemana-mana.
Bastian sangat Bersyukur atas Karunia Yang Tuhan Beri serta berdoa Dalam hatinya agar key & bayinya selalu di berikan Kesehatan dan Selalu di lindungi oleh yang Maha Kuasa.
__ADS_1