Jodoh..Aku cinta Kamu

Jodoh..Aku cinta Kamu
Pertemuan yang Tak Di inginkan


__ADS_3

Oma Ajeng Bingung saat pagi hari tidak menjumpai Bastian di Meja Makan dan menanyakan kepada 2 Orang Pelayan yang sedang menata Sarapan di Meja makan.


"Apa Basti Belum turun dari Kamarnya" tanya Oma kepada kedua pelayan Tersebut dan pelayan itu saling menatap satu sama lain.


"Tidak Nyonya,  kami pun belum melihat Tuan Muda Bastian Turun"


"kalau Nyonya Agnes " tanya Oma lagi.


"kalau Nyonya sedang Berada di Taman bunga di belakang, tadi Nyonya Agnes sudah Sarapan" jawab salah satu pelayan.3


Oma Ajeng menyelesaikan Sarapannya dan segera beranjak untuk menemui Agnes.


Oma berjalan menuju taman Bunga di belakang Rumah itu adalah Taman yang berisi Beberapa Jenis Bunga semuanya adalah Hasil tangan Tante Agnes yang merawat dan Menanam nya.


Karena Bunga sudah banyak yang mekar Agnes pun memetiknya beberapa Tangkai untuk menghiasi Rumah mereka.


"Agnes.. Benar juga rupanya kamu di sini" Oma Ajeng menghampiri Agnes.


"ya.. Mama" jawab Agnes yang melihat mamanya menyusulnya ke Taman.


"Mama dari tadi Tunggu Bastian tapi dia gak turun-turun untuk sarapan"


"Oh..Bastian Hari ini tidak di Rumah, dia semalam ke Rumah key"


"lo.. Ada apa dengan key memangnya" tanya Oma ajeng Dengan Rasa Cemas.


"Key semalam panik dapat telepon Om nya masuk rumah Sakit,  jadi Bastian kesana dan Pagi ini menemani Key Ke kota K untuk melihat Kondisi Om nya. "


Menedengar itu Oma ajeng yang tadinya khawatir dengan Key menjadi sedikit tenang setelah tau kalau bastian saat ini ikut menemani Key saat key butuh seseorang untuk tempatnya Bersandar.


Bastian Membantu key membawakan Koper miliknya Sementar Bima membawa koper kecil yang berisi pakaiannya dan pakaian Bastian.


Bastian Sudah menghubungi Manager  Hotel milik keluarganya memang Bastian juga berbisnis dalam bidang perhotelan & Restaurant itulah mengapa Bastian kenal Dengan Datuh syeh karena mereka memiliki Hubungan Bisnis dalam Bidang Restaurant & perhotelan.


Bastian di jemput Oleh Manager dengan 1 Orang Supir, Bastian Juga sudah memesankan 2 Kamar yang satu Untuk key seorang diri dan satunya lagi untuk Bastian dan Bima.


Key sebenarnya tidak berminat untuk datang ke hotel terlebih dahulu dia hanya ingin segera melihat Om nya di rumah sakit, lalu bastian mencoba menenangkan Key bahwa mereka haruslah meletakkan koper mereka terlebih dahulu setelah itu mereka pergi kerumah sakit dan Bastian juga mengatakan bahwa Rudi sudah berada di Rumah sakit sejak tadi malam dan sudah melihat kondisi om wahyu jadi bastian berharap agar key tidak perlu khawatir lagi.


Supir sudah kembali mengantarkan mereka ke Rs tempat Om wahyu di rawat, sesampainya di depan pintu Utama Rumah sakit Key langsung keluar dari dalam mobil dan segera berlari menemui Om Wahyu Bastian segera berlari mengejar Key begitu juga dengan Bima.


Akhirnya key sampai Di kamar tempat Wahyu di Rawat, key Mendapati Rudi sudah berada di Situ menemani Om wahyu yang saat ini sedang Tidur, Rudi mengatakan Dr baru saja menyuntikan Obat pada Infusnya sehingga Om wahyu Tertidur dan Demamnya sudah mulai Turun.

__ADS_1


Key merasa sedikit lega begitu juga bima.


Key Melihat mata Rudi sayu karena lelah berjaga semalaman di Rumah sakit.


"Bang.. Trimksh ya bang rudi sudah menjaga Om wahyu"


"kamu gimana sih key Om wahyu kan Om Aku juga jadi sudah jadi kewajiban akulah"


"Abang pulang aja sudah ada Key sekarang yang jaga abang istirahat aja semalamn abang kan gak tidur"


"iya Bro.. Lo kan gak tidur semalaman sekarang sudah mau jam 9 bentar lagi hampir siang, lo kesini bawa kendaraan kah? " kata Bastian menyela perkataan key sambil memegang bahu Rudi."


"kesini naik taksi Online Pak karena sudah malam dan juga Jarak dari Rumah ke RS Cukup jauh Bisa menempuh 3 jam perjalanan kalau naik Bus dan hanya 2 jam perjalanan bila dengan Mobil pribadi atau Taksi"


"aduh Rudi lo gak usah manggil gw pak lah, umur kita kan sebaya jadi kalau di luar atau di tempat lain panggil Bastian aja gak usah Sungkan, ayo gw antar ke Mobil biar supir gw anterin lo" Bastian dan Rudi berjalan keluar menuju Parkiran dan kamar meninggalkan Key dan Bima di Rs Rudi langsung Merasa Akrab dengan Bastian mereka berjalan beriringan dan bastian menaruh tangannya di atas pundak Rudi layaknya dua Orang Sahabat muda.


Sebelumnya Bastian mengajak Rudi mampir dulu Di kantin Rs untuk mengajaknya Sarapan & Minum teh


Bastian yakin kalau Rudi sendiri pasti belum sarapan.


Rudi yang melihat kedekatan & kepedulian Bastian Terhadap key Merasa kalau Bastian pastilah Tertarik dengan Key hal itu terlihat dari cara Pandang Bastian terhadap key, Rudi bisa melihat dari sisi pandang Pria jika tertarik dengan seorang Gadis.


Sampai ketujuan sementara Bastian kembali ke kamar Rawatnya Om wahyu dengan membawa kantong kresek berisi 2 bungkus Roti Manis berukuran sedang untuk key dan Bima karena mereka berdua tidak sempat untuk sarapan di Pesawat akibat mengantuk.


Setelah beberapa jam dari Om wahyu di beri obat beliau pun mulai sadar dan terbangun,  Om wahyu cukup terkejut dan senang melihat Key dan Bima datang menemuinya Bima & key pun langsung memeluk Om wahyu.


Key memperkenalkan Bastian kepada Om wahyu dan Om Wahyu sangat Senang & Berterima kasih kepada Bastian sebab Bastian Rela memberikan Waktunya untuk mengatar key dan Bima, Bastian hanya tersenyum dan mengatakan kalau Tenaga yang di berikan kepada key tak sebanding dengan apa yang key perbuat Kepada Omanya.


Tak terasa jam sudah menunjukan pukul 12 siang tiba waktunya makan siang suster pun datang dengan membawakan Makan siang untuk pasien. Om wahyu menyuruh key,bima dan Bastian untuk makan siang juga tapi Key menolak karena key belum merasakan Lapar sama Sekali.


Tapi Bastian tau kalau sebenarnya key pasti sudahlah sangat lapar terlebih Bima yang Diam sejak tadi menahan lapar terlihat dari mimik wajahnya.


Bastian lalu mengajak Bima ke kantin untuk segera makan siang tidak lupa mengajak key,  tapi key mengatakan dia Ingin memastikan Om wahyu benar-benar makan dengan Kenyang terlebih dahulu dan setelah key Menyuapinya barulah dia akan menyusul Bima &Bastian ke kantin


Bima memesan Nasi putih dengan 1 potong Ayam bakar dan Lalapan,  sementara Bastian Hanya Memesan Nasi Goreng Sosis dan Jus Jambu sebagai minumnya.


Bima dan Bastian menyantap makanan yg mereka pesan dan hampir Habis, Bastian Heran mengapa key tak juga muncul apakah key mengurungkan Niatnya untuk makan Siang timbul pertanyan di benak Bastian.


Sementara itu Key berpamitan Kepada Om wahyu untuk menyusul Bastian dan Bima di Kantin.


Key berjalan melewati setiap kamar-kamar Rumah sakit untuk menuju Lift key pun menekan Lantai G dimana kantin terdapat.

__ADS_1


Saat key keluar dari Lift dia dikejutkan dengan Suara yang memanggilnya yang dia sangat kenal sekali itu adalh suara dari Angga mantan kekasih Key Dulu.


Belum sempat key ingin menjauh darinya dan tidak ingin ber urusan dengan Orang ini tangan key di tarik oleh Angga.


"Key.. Tunggu sebentar" sambil menarik tangan key tapi key menolak dan berusaha melepaskan tangan Angga dan segera berlari Menjauhinya, Angga terus mengejar key dan memanggilnya.


"tunggu.. Key.. hei.. Aku hanya Ingin tau siapa Yang sakit yang kau kunjungi Saat ini. " terus berlari mengejar key, ada persaan takut menyelimuti pikiran key saat itu dan Rasa Trauma yang dialami dulu seakan mulai menghantuinya key terus berlari dengan ketakutan dan tak terasa key sudah melewati Kantin


Bastian yg melihat key sedang berlari tetapi menjauhi kantin segera menghentikan makannya dan segera berlari mengejar key pikir bastian kenapa dengan Gadis ini terlihat seperti di kejar-kejar dan ketakutan.


Bastian terus berlari mencoba menghentikan key lalu menarik tangan key sehingga key terlempar Kepelukan Bastian.


Melihat kalau yang menarik tangannya adalah Bastian Key Langsung memeluk Tubuh Bastian sambil menangis serta Tubuhnya gemetar karena takut, Bastian kaget dan Terkejut saat key memeluknya dengan erat sambil menyandarkan kepalanya di Dada Bastian yang Bidang kembali lagi Laju detak jantung Bastian berdetak sangat Cepat seperti berlari marathon dan Nafasnya mulai Sedikit sesak, Ingin Rasanya dia menjauhkan Tubuh yang saat ini memeluknya karena ada persaan seperti tersengat listrik sesaat dan Entah mengapa Bastian seakan menikmatinya dan tangannya tidak dapat di tahannya lagi untuk memeluk tubuh key saat ini.


Suasana menyenangkan itu terganggu saat Bastian mendengar suara laki-laki yang memanggil key, Bastian lalu membalikkan Badan dan menyembunyikan Key di belakang Tubuhnya yang Terbilang Tinggi dan Gagah.


"key.. Kamu larinya cepat sekali sih..aku sampai lelah mengejar kamu" kata Angga sambil nafasnya tersengal-sengal dan menemui key seakan mereka tidak pernah Ada Masalah.


"Pergi.. Kamu gak usah temuin Aku,  aku tuh gak Mau lihat wajah kamu dan berharap sekali untuk tidak bertemu kamu" jawab key dengan wajah yang merasa jijik juga sedikit takut dan tetap memegang Tangan bastian dari belakang.


Melihat Key yang ketakutan akan pria di depannya Bastian merasa Geram dan menduga Pasti Pria ini pernah Menyakiti key sehingga dia kesal dan Marah serta Takut.


"Maaf Bung.. Jangan dekati Key lagian key sudah bilangkan tidak mau bertemu Anda. " Bastian Menahan Pria tersebut dengan posisi berdiri dan melipat tangannya secara bersila di dadanya dengan gaya menantang.


Tak mau ada pertikaan dan perkelahian key lalu menarik tangan bastian dan mengajaknya pergi Menjauhi Angga.


 


 


*Angga seperti merasa tidak Punya salah yah, Apakah Key akan berterus terang kepada Bastian tentang Apa Alasan Key menjauhi Angga?


Ikutin Terus ya Friend's 😆


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2