
Bagus mempercepat laju motornya karena butiran Gerimis telah turun dan sebentar lagi mereka hampir sampai di daerah kota, tetapi hujan tak mau kompromi bahkan turun semakin deras bagus pun tak sempat menemukan tempat untuk berteduh Akhirnya Hujan mengguyur dan membasahi mereka.
Key melihat ada sebuah toko yang sedang tutup di pinggir jalan dengan halaman parkir yang cukup luas untuk beteduh lalu key menyuruh Bagus menepikan Motornya untuk berteduh sampai Hujan Reda,Bagus Menuruti apa yg key maksud dan menepikan Motornya di depan toko yang sedang tutup itu.
Sementara itu Bastian yang sudah menjemput Bima asik berbincang dengan bima sambil tetap konsentrasi dengan kemudinya, kondisi jalan yang mereka lalui sedang macet dan padat.
"Bang bas kita motong jalan aja, lewat jalan yang disana, Tenang aja bang mobil bisa lewat kok hanya saja jalananya cuman satu arah" usul bima kepada bastian, dan Bastian pun menyetujuinya.
Bastian membelokkan mobilnya ke arah kanan menuju jalan yang di maksud bima, bastian sedikit berhati-hati mengendarai mobilnya sebab hujan turun semakin deras.
"Eh.. Itu bukannya Kak key yah? " kata bima sambil menunjuk ke arah wanita yg memakai kemeja merah bersama laki-laki yang memakai helm.
Bastian menoleh kearah yang dibtunjuk Bima, benar saja itu adalaj key.
Bastian mengernyitkan Dahinya dan Bertanya dalam hatinya key dengan siapa dan kenapa sampai basah kuyup begitu? Sampai siluet bentuk tubuhnya begitu nampak
Bastian menepikan Mobilnya dan menyuruh Bima untuk memanggil key Serta Menyuruhnya pulang.
"Kak.. Kak key..!" bima memanggil key dari kaca mobil dengan berteriak karena suara bima beradu dengan suara hujan yang deras.
Key mendengar seperti suara Bima memanggilnya dan mencari Asal suara itu.
"loh.. Bima..!" key terkejut bertemu bima.
Lalu Bastian keluar dari mobil lalu menggelar Payung yang ada di mobilnya untuk dia pakai dan menghampiri key.
"Ayo pulang.." ajak bastian dengan wajah dingin.
Key yang sejak tadi sudah merasa kedinginan terpaksa mengiyakan ajakan Bastian dan meminta maaf serta berterimakasih sama bagus.
Bagus pun tidak kecewa karena dia juga tidak tega melihat key yang kedinginan akibat tubuhya basah apalagi jarak rumah key masih agak jauh dari tempat mereka berteduh.
Bagus juga bertanya2 siapakah pria tampan yang menjemput key itu apakah dia kekasihnya?tapi dia belum berani menanyakannya karena mereka baru saja berkenalan bagus takut key nanti akan tersinggung.
Ac Mobil semakin membuat key kedinginan Bastian sesekali melirik key dari kaca kemudi dan melihat bibir key yang mulai Membiru karena kedinginan segera bastian segera menurunkan suhu Ac nya.
Bastian sedikit risih melihat keadaan key saat ini yang basah kuyup sampai Bra yang dia kenakan nampak terlihat ciplakannya lalu bastian memberikan Blazer key yg tadi pagi tertinggal di Mobil Bastian.
__ADS_1
"Nih.. Blazer lo tadi ketinggalan, gw mau telp lo tapi gw gak punya nomor lo, kalau lo kedinginan lo pakai aja blazer punya lo ini nanti lo bisa kena flue" kata bastian sebagai Alasan sambil mengulurkan Blazer key ke arah key dan Bastian tetap mengatakannya dengan wajah dingin, tapi kali ini key tidak mempermasalah kannya karena menurutnya Bastian saat ini cukup pengertian dan Peduli. Key mengucapkan trimaksh ke bastian dengan nada suara yang bergetar karena kedinginan.
Tak lama key pun tiba-tiba Bersin beberapa kali dan hidungnya mulai Pilek.
Bastian tetap memperhatikan wajah key yang mulai pucat, bastian sesekali melihat kearah depan dan seskali melihat key dari kaca kemudi.
Ada rasa sedikit khawatir di hati bastian melihat kondisi key.
Sesampai di rumah bastian langsung menghampiri mbak ika.
"Mbak ika, tolong buatin Air Jahe hangat di campur Madu yah, lalu kasih ke Key untuk di minum" mbak Ika pun segera mengerjakan apa yang di minta Bastian.
Key yang sudah masuk kamar dan segera mengganti pakaiannya lalu berjalan ke arah dapur untuk membuat teh hangat sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil.
Bastian selalu merasa gelisah setiap dia melihat key memainkan Rambutnya.
"ini cewek kenapa sih setiap lewat di depan gw pasti selalu megang rambutnya lah, rapihin rambutnya lah apa key berusaha untuk menggoda gw ya.? Ini cewek sadar gak sih kalau sikap dia seperti ini di hadapan Pria itu bisa membahayakan baik buat Pria itu dan juga dirinya sendiri.
Apalagi tadi gw itu sengaja nyuruh dia pulang trus ngasih Blazernya itu sebab lekuk Tubuhnya dan Bentuk Bra nya sangat jelas karena baju yang dia kenakan Basah kuyup di tambah lagi dia sama Cowok yg pandangan matanya nya ke arah key terus gw bisa tebak apa isi Otak tuh cowok karena gw juga laki-laki" gerutu bastian dalam hati. Sekilas bastian tampak kesal kalau mengingat hal di jalan tadi tapi Bastian segera sadar dan Binggung kenapa dia mesti Khawatir dan Cemburu dengan Cowok yg bersama key di jalan tadi.
Mbak ika segera menyerahkan Air Jahe Hangat kepada key saat key berada di dapur lalu key mengucapkan trimkasih karena mbak ika sangat tau kalau key butuh minuman Hangat.
Lagi-lagi Key kagum atas kebaikan dan kepedulian Bastian.
Hp key berbunyi Ternyata Vidio call Dari Om wahyu menanyakan khabar mereka
"bagai mana khabar kalian semua sehat-sehat saja kan? Trus kaki kamu sudah Pulih belum key? " tanya Om wahyu.
"Semua Sehat Om, kaki Key juga sudah mulai semakin pulih jalannya sudah tidak terlalu pincang lagi.
Om wahyu sedikit tenang key lalu memanggil bima dan meminta Bima untuk turun karena Om wahyu kangen kepada Anaknya ini.
Bima pun turun dan sangat senang.
Oma Ajeng ketika itu sedang duduk di sofa dengan Bastian dan berbincang-bincang.
Om wahyu sedikit mendengar suara perbincangan mereka dan bertanya kepada Bima siapakah mereka apakah mereka adalah tamu nya key.?
__ADS_1
Bima juga bingung menjelaskannya lalu dia menyerahkan Hp nya kembali kepada key untuk menjelaskan ke Om wahyu papa nya, tetapi sebelumnya key memperkenalkan dulu wajah mereka dengan mendekatkan hp nya ke arah Oma ajeng & Bastian.
"Ini loh om.. Ini Oma Ajeng, yang ini Bastian Cucunya" lalu sedikit menjauh dari Oma Ajeng dan mulai menceritaknnya Kepada Om Wahyu (bla.. bla..) dengan Panjang lebar.
Om wahyu yg mendengarkan Cukup mengerti dan tidak mempermasalahkannya seperti yg sempat di khawatirkan key bila Om wahyu tau, selama niat Key itu Menolong orang dengan tulus Om wahyu akan tetap mendukung keponakannya ini.
Om wahyu sedikit Heran saat melihat Wajah Oma Ajeng, dan Merasa Familiar sekali dengan wajahnya yang menurutnya Sudah lama sekali tidak melihat orang dengan Rupa ini.
Mendengar kabar bima dan key Baik baik saja dan melihat kalau keluarga Oma ajeng adalah keluarga yg baik & terhormat menurut Om wahyu, ditambah lagi bima bercerita beberapa hari ini dia diantar sekolah dan di berikan Hp oleh bastian serta selalu di nasehati oleh bastian layaknya seorang kakak.
Sempat terlintas pertanyan dalam Benak Wahyu apakah Bastian ini sudah memiliki kekasih dan apakah bastian juga menyukai Key yang sederhana dan bukan dari kalangan orang kaya pikir wahyu.
tapi dia menepis pikiran itu karena menurut wahyu pastilah sudah banyak gadis yg mengantri untuk mendapatkan bastian yg tampan dan juga Kaya.
Om wahyu lalu mengakhiri telpn nya.
"Gimana key kamu di terima kerja? "Tanya Oma Ajeng penasaran.
Sementara itu Bastian yang juga berada disitu membuka laptopnya dan mulai memeriksa laporan pekerjaan yang di kirim oleh Litha sekertarisnya sambil menyeruput Kopi mix yang dibuat Mbak ika juga menantikan jawaban key atas pertanyaan Oma Ajeng.
"Key diterima Oma, mulai minggu depan Key sudah mulai Kerja kebetulan ada juga teman key bareng Interview yang diterima dan ternyata Rumahnya satu wilayah dengan key namanya Bagus trus tadi kita bareng pulang naik motornya, jadi Nanti key bisa bareng terus deh sama Bagus tiap hari" cerita key kepada Oma Ajeng dengan Perasaan senang.
Mendengar itu tiba-tiba Bastian Tersedak lalu Batuk dengan tak berhenti, key Langsung mengambil Air putih dan memberikannya ke Bastian tapi bastian menolak dengan melambaikan tangan dan Mencoba menjauh dari key, bastian pergi menuju halaman sambil terus terbatuk dan Wajahnya Memerah. Sampai di halaman batuk bastian berhenti dan bastian mengambil nafas panjang karena lelah sambil memegang Dada nya, key lalu menghampiri bastian dan mendekatinya dan menyakan keadaannya lalu bastian hanya mengkodekan dengan jari tangnnya dan sedikit menjauh dari key.
Bastian merasakan nafasnya sedikit sesak saat key mencoba mendekati bastian.
Oma Ajeng yang melihat tingkah Bastian tersenyum dan merasa kalau bastian sedang cemburu terhadap Bagus teman key itu.
*Sampai kapan ya kira-kira Bastian mampu Menahan Pesona dari Key.?
Ikutin Terus yah.. thor juga sedikit deg-deg an nih 😵 nulis setiap Moment antara Key & Bastian. 😁😜😍
__ADS_1
Maaf masih suka banyak Typonya 😅