
Beberapa Hari telah berlalu dari kedatangan Rudi.
Tiba waktunya tante Agnes menjemput Oma Ajeng.
Key sedang membantu Oma ajeng berkemas dan Mengantar Oma ajeng keruang tamu.
Bastian juga sudah mengemas Perlengkapannya yang tertinggal hanyalah 2 pasang pakaian yang belum kering karena tadi pagi terlanjur di cucikan mbak ika.
"Key kamu gak usah khawatir mengenai Gaji mbak ika bastian sudah membayar dimuka ke yayasan selama setahun, anggap saja ini sebagai ucapan terimaksih kami" kata agnes sambil memegang tangan key.
"trimksh tante ini semua lebih dari cukup, dan key cukup senang membatu Oma Ajeng,Key & Bima sudah menganggap Oma Ajeng seperti Oma kami sendiri."
Mendengar ucapan key Oma Ajeng terharu lalu memeluk Key, Oma juga meminta Agar Key & Bima sering berkunjung main ke Rumah Oma.
Bima sangat sedih karena mesti berpisah dengan Oma Ajeng.
"Bim.. laki-laki itu gak boleh cengeng harus kuat" kata Bastian menerangkan ke bima.
"yah.. Nanti gak ada yang sisirin rambut Bima lagi dong bang" tanya bima ke bastian.
"itu Jel Rambutnya Abang tinggalin buat kamu, kalau habis nanti abang beliin lagi, kamu gak usah khawatir Abang tetap jemput kamu kok sekolah tapi Pulangnya Kamu tetap naik Angkot ya"
Kata Bastian sambil melirik ke arah Key.
Bima yang tadinya sedih mendadak Gembira karena dia tidak akan capek nunggu Angkot saat pagi berangkat sekolah.
Oma Ajeng paham dengan Maksud Bastian untuk mengantar Bima sekolah.
Hari semakin Larut Oma ajeng,agnes dan Bastian sudah kembali ke kediaman mereka dan beristirahat di kamar masing-masing.
Baru kali ini Bastian merasa sulit tidur di kamarnya sendiri, baru beberapa jam berlalu dia sudah merindukan suasana di Rumah Key
Yang membuat bastian semakin susah tidur adalah ketika dia memikirkan besok adalah Hari pertama Key bekerja banyak pertanyaan memenuhi pikiran Bastian apakah Key akan di jemput teman Barunya dan Apakah Key akan menerima tawaran Bastian jika Bastian mengantarnya, pertanyaan itu semua bergulat di otak Bastian.
Keesokan Harinya Mobil bastian telah Tiba di depan Rumah key lalu bastian mengetuk pintu rumah key.
Mbak Ika yang sudah bangun sejak tadi membukakan pintu dan Bastian mendapati key yang duduk di sofa sedang berkemas untuk berangkat lalu bastian menawarkan diri ke pada key untuk diantar key tempat key bekerja.
__ADS_1
"hai.. Key sudah mau berangkat ya? kantor lo di daerah mana? " tanya bastian penasaran.
"hai..mau jemput Bima ya, Kantor gw di daerah Jakarta Pusat"
"loh..bukanya kemarin kata lo di jakarta barat" bastian bingung.
"iya, itu cuman tempat interview nya kalau kerjanya di jakarta pusat" jawab key.
"oh kalau begitu bareng aja kebetulan gw ada meeting nanti agak siangan di sekitaran Jakarta pusat juga"
Key pun setuju dengan tawaran bastian, key segera memanggil Bima untuk turun dan segera berangkat.
Bima sudah di drop ke sekolah sekarng tinggal Key dan Bastian yang Berada di Mobil. Jalanan sedikit macet bastian menyalakan Radio seperti biasa dengan Volume sedang serta memulai membuka pembicaraan.
"Oma sama tante Key kirim salam buat lo, katanya lo sama bima di Undang datang hari sabtu yaitu acara Doa bersama di Rumah untuk Mendiang Ortu gw. " kata bastian sambil melirik ke arah key.
"Trimkash Buat Oma, gw sama bima Pasti datang"
"oh iya lo pulang sore kan? Nomor hp lo berapa biar nanti gw hubungin untuk jemput lo kalau gw juga sudah kelar meetingnya" sambil menyodorkan Hp ke hadapan key supaya key memasukkan nomornya di Hp bastian begitu juga nomor bastian di Hp key.
Key pun tiba di tempat kerjanya lalu mengucapkan trimakasih kepada Bastian dan Bastian pun melambaikan tangannya sambil memberi kode dengan jarinya agar tidak lupa menelepon bastian jika sudah jam pulang.
Key yang melihat Bagus di lobby langsung menghampiri nya dan mengajak bagus untuk naik kelantai 3 tempat mereka bekerja.
Tiba saat Key dan Bagus Memperkenalkan diri kepada rekan kerja yang lainnya saat key memperkenalkan diri kepada beberapa karyawan wanita key melihat ada sosok yang tidak asing baginya, dia Adalah Lisa yaitu sekertaris Angga yang juga selingkuhan Angga.
Tetapi key berpura-pura baru mengenalnya begitu pun lisa karena dia akan malu sendiri kalau sampai yang lain tau masalah kenapa dia di keluarkan dari Tempat kerjanya yg lama.
Sikap lisa terhadap key saat ini biasa saja tapi bukan berarti dia tak punya sakit hati kepada Key, justru lisa sangat sakit hati dan menyimpan dendam yang dalam terhadap key hanya menunggu waktu yang tepat untuk melaksanakan balas dendamnya.
Sebab perselingkuhannya dan hal kotor yang mereka lakukan selama di dalam ruangan Angga terdengar sampai ke bagian HRD ntah siapa yang memberitahukannya membuat Angga dan lisa di pecat dengan tidak terhormat. dan lisa merasa itu semua perbuatan Key.
Jam menunjukan pukul 3:50 sore tinggal beberapa menit lagi untuk pulang key terus memandangi Hp nya berharap Bastian yang menghubunginya terlebih dahulu dan ternyata Bastian juga sedang menunggu berita dari key.
Bagus datang menghampiri key dan menawarkan diri untuk pulang bareng key saat key ingin membalas ajakan Bagus hp key berbunyi dan tak lain panggilan dari Bastian yang menanyakan sudah pulang atau belum karena bastian sudah tiba di depan kantor.
Key terpaksa menolak ajakan bagus dan bersama-sama turun kebawah.
__ADS_1
Bagus melihat Bastian sudah menjemput key.
Key menghampiri bastian dan memperkenalkan Bagus kepada bastian.
Didalam perjalanan bastian Menawarkan untuk makan karena bastian merasa lapar dan bastian berhenti di suatu Restauran, bastian dan key turun key tertawa kecil melihat key tertawa bastian heran lalu bastian bertanya kepada key ada hal apa yg membuatnya Lucu dan tertawa, key mengatakan dia teringat akan tingkahnya yang salah paham kepada bastian karena mengira bastian akan membawanya ke Hotel.
Mendengar cerita key bastian sedikit malu dan ikut tersenyum.
Saat Key dan Bastian akan duduk tiba-tiba ada yang memanggil Bastian.
"hallo Mr Bastian, anda sedang makan atau ada pertemuan Bisnis disini" sapa seseorang yg mengenal bastian.
"hai..Datuk syeh apa khabar? Saya kesini Hanya ingin makan saja" Jawab Bastian sambil berjabat tangan.
Datuk Syeh adalah pemilik dari Restauran yang di kunjungi Bastian saat ini,bastian tidak Menyangka dia akan bertemu karena seingat bastian dia baru akan balik ke Indonesia bulan depan.
"Oh.. Siapakah Cantik yg ada di Hadapan saya ini" menjabat tangan Key, dan key merasa sedikit Risih dengan tatapan Datuk Syeh yang sedikit Genit.
"Ini Calon Istri saya" sedikit memberikan kode ke pada Key serta tatapan tidak senang bastian dengan cara syeh memandang key.
"Wah ternyata ini calon istri dari presdir Bastian Pratama cantik sekali, maaf saya fikir anda tadi sekretarisnya, kalau begitu silahkan Mr bastian dan Nyonya menikmati hidangan di sini saya permisi dulu."
Datuk yang melihat Bastian sedikit tidak suka dengan caranya memandang Calon Istrinya Segera meninggalkan mereka.
Key menarik nafas Panjang dan bastian meminta Maaf karena sudah lancang mengatakan ke orang lain kalau key adalah calon istrinya.
Key memaklumi dan berterimakasih karena key cukup tidak nyaman dengan cara pandang orang tadi, bastian menjelaskan Datuk itu memang mata keranjang Istrinya saja 3 yang di Indonesia dan 2 di Malaysia serta 1 di Dubai, bastian juga mengatakan kalau secretarisnya Litha juga sering di Goda.
Setelah selesai makan Bastian pun mengantar key pulang.
Bastian seperti merasa hari yang dia lalui saat ini sangat menyenangkan walau sedikit memacu adrenalinnya setiap Dia bercakap-cakap dengan key dalam jarak yang cukup dekat.
__ADS_1