Jodoh..Aku cinta Kamu

Jodoh..Aku cinta Kamu
Episode 7


__ADS_3

Suster Mendorong Kursi Roda yang di duduki Oleh Oma Ajeng, berjalan menuju ke Pintu Utama Rs Medica disusul oleh Sbastian,Tante Agnes, Key dan Bima


Mereka Lalu Naik Ke mobilnya Bastian, Agnes sebelumnya sudah Menyuruh Salah satu Supir Untuk Membawakan Pakaian dan Perlengkapan Oma Ajeng


Sementara Agnes, Oma Ajeng, Key dan bima sudah Berada di Mobilnya Sbastian kali ini Sbastian Ingin Menyetir Sendiri Dia Menyuruh Supir Pribadinya Untuk Pindah Kemobil Yang satunya mobil yg khusus membawa Pakaian Oma Ajeng.


Agnes Duduk di bersebelahan dengan Sbastian di bangku Depan Sementara Key,Oma ajeng dan juga Bima duduk di kursi bagian Belakang posisi key duduk tepat sejajar di belakang bastian tampak Key Dan Sbastian Dapat melihat Mimik Satu sama lain Dari Kaca Kemudi.


Saat Mereka Menikmati Perjalanan Tante Agnes Membuka Pembicaraan Agar suasana Tidak terlalu tegang dan Hening.


"Kamu.. bekerja atau sedang Kuliah Key? "


Melontarkan Pertanyaan ke key dengan Sedikit rasa Penasaran.


"Eh.. Key Lagi Menggangur Tante, Sudah 10 bulan ini dan sekarang Sedang Menunggu Panggilan.. "


Menjelaskan Dengan sedikit rasa malu, karena pengangguran.


"oh..Sebelumnya Bekerja di Mana Sayang?" Agnes mencoba Melempar Pertanyaan Lagi.


"Di perusahaan Swasta tante PT.Sinar Gemilang " jawab key singkat


"Loh.. Itu kan Perusahaan cukup Bagus dan Lumayan terkenal Kenapa kamu Keluar sayang, bukannya di sana tidak ada System kontrak ya? "


"Mungkin.. Dia di Pecat Karena Suatu hal yang tidak Baik "


Celetuk Sbastian menjawab pertanyaan tante Agnes dengan Sinis dan Mengejek sambil mengarahkan pandangan matanya ke kaca kemudi dan nampak di kaca tersebut wajah key Cemberut mendengar celetukan dari Bastian.


"haa..Woi..Tuan Orang Kaya ,Gw ini Sudah 5 tahun Bekerja di Sana dan Tidak Pernah ada Masalah sedikit pun Adanya gw yang Mengundurkan Diri itupun karena suatu hal"


Membela diri dari Ejekan Sbastian yg sinis.


"Iya..Bang Bas Kak key itu Keluar karena Di jahatin Orang "


Bima mencoba Membela Sang kakak.


Melihat Key dan Bastian yang tidak Pernah Akur Oma ajeng Tiba-tiba Sedikit Batuk, dan ingin Meminta Air Minum kepada key.


Bastian Menghentikan Mobilnya dan Menyodorkan Botol minum yang ada Di Mobilnya dan Tanpa disadari Hal seperti itu juga Dilakukan Key dengan Menyodorkan Botol Minum yang Key bawa dari Rumah.


"Minum dulu Oma"


Dengan Serentak Key dan Bastian Menawarkan Oma Ajeng Minum.


Oma Melihat sikap keduanya langsung tersenyum tetapi Oma tetap Pada Dramanya Oma ajeng Hanya Mengambil Botol minum Punya Key agar Bastian Masih Mengira Oma Ajeng belum Mengingat Bahwa Bastianlah Cucu kandungnya.


Bastian Sedih dan sedikit Kesal karena Oma Ajeng lebih Menyayangi Key, Lalu bastian Kembali Mengolok-olok key.


"Tidak mungkin orang rela pengangguran hanya karena Keluar daritempatnya bekerja dengan tanpa Masalah apapun,sudah mengaku saja Nona "


Kata Bastian penuh dengan nada sindiran.


"Bas.. Kamu Kasar banget sih Gak usah main tuduh orang ah Tante gak suka loh Maaf ya Key Cantik Bas memang begitu. Oh Iya Memang kamu di Curangi bagai mana sayang ?"


Tanya Agnes lagi yang juga ikut pensaran.


"Panjang tante Maaf tante Aku gak Mau Ingat lagi itu adalah masa yang paling menyebalkan buat key. "


Berusaha agar Agnes tidak Menanyakan Hal tentang kenapa agnes sudah tidak Bekerja Lagi.


 


 


Jam sudah Menunjukkan Pukul 12 siang Oma Ajeng sudah di tempatkan Di Kamar Om wahyu dan Sedang Beristirahat karena Key baru saja Memberikan Obat yang Harus dimakan Rutin.


Sementara Itu Bima Seperti Biasa Mengisi Hari Liburnya dengan Bermain game di Ruang keluarga


Jika Hari sabtu sekolah Bima Libur maklum bima bersekolah di sekolah Swasta.


Disisi Lain Sbastian Yang Sedang Duduk di Ruang Tamu sibuk dengan Laptop yang Selalu di Bawanya, Walau Bastian tidak Berada di Kantor dan lagi kantor libur jika hari sabtu tapi Bastian tetap dapat Memantau Kinerja perusahaan Melalui Email yang di kirim Sekertaris Pribadinya kemarin, inilah juga yang akan dilakukan Bastian bila berada di rumah yaitu sibuk dengan laptop & perusahaan tampa ada waktu untuk urusan pacaran atau sekedar Have fun dengan teman-temannya.

__ADS_1


bastian hanya akan bertemu dengan Teman-temannya jika ada undangan Pesta pernikahan, ulang Tahun atau yg lainnya.


Agnes Sedang bergegas Untuk pulang kerumah dan Meninggalkan Oma Ajeng di Rmah Key, tetapi Sebelumnya Agnes sudah Memberikan Secara diam-diam 1 buah Hp Supaya di pakai Oma Ajeng berkomunikasi Dengan Agnes.


Hp key bergetar ada panggilan masuk yang tak lain adalah Om Wahyu.


 


"Hallo.. Om" sapa Key.


"Hallo.. Key Kalian Sehat? " tanya Om wahyu kepada Key.


"Key sama Bima Sehat Kok Om"


Berusaha membuat hati Om nya agar tidak Khawatir.


"Om disini juga Sehat.."


 


"Syukur deh Om Kalau Om sehat Juga.. "


"sudah 3 Hari Om tinggal kalian Tidak Boros kan?"


"i..ih.. Om, nanya begitu seakan-akan key sama bima tuh Boros dan Foya-foya apa. " dengan Nada yang sedikit Mengambek.


"Disini sudah mulai hujan apa di sana juga Sudah Hujan? "


"belum Om tapi sudah Mendung dari tadi, Eh.. Sudah dulu ya Om.. Nanti sambung Lagi, key mau angkat jemuran dulu Nampak sepertinya butiran butiran gerimis sudah semakin deras."


Dengan tergesa-gesa menaiki anak tangga untuk Mengangkat jemuran yang ada di Lantai atas. dan tak lama


Hujan pun turun sedikit deras.


Saat Key sedang mengambil Pakaian dan Hendak mau turun tiba-tiba kaki key terpeleset karena pinggiran lantai jadi licin akibat cipratan air Hujan yang masuk, Sontak Key teriak dengan suara yang keras.


 


teriak key mengaduh karena Sakit sambil memanggil bima.


Mendengar suara Key bima Segera menghampiri sang kakak ke lantai atas.


"Kak..key.. Kenapa? " Bima merasa Khawatir.


"tadi kaka terpeleset, sepertinya kaki kaka terkilir.. Aduh.. Sakit"


sambil merintih kesakitan dan Memegang pergelangan kakinya.


Bima yang melihat pergelangan kaki kakanya Memar Dia segera Turun dan Memanggil Sbastian untuk membantu kakanya Key.


"Bang.. Bastian Tolong kak key dong tadi terjatuh!"


Dengan sedikit Berteriak meminta tolong kepada Bastian.


Bastian pun segera beranjak dari tempat duduknya lalu menaiki tangga dengan sedikit Berlari.


Bastian Melihat key dengan posisi Terduduk dan pergelangan Kakinya Memar.


Segera Bastian Menggendong Keyshandra dan Membawa Key kekamarnya yang di Pandu Bima lalu merebahkan Key di atas tempat tidurnya.


"Bim.. Ada minyak gosok atau minyak urut? "


Sambil duduk tepat disebelah Key


"Ada kak, ini..! "


menyerahkan Minyak urut kepada Bastian.


"Hei.. Nona! Kamu itu kenapa Terlalu ceroboh Sekali Sampai Terpeleset Seperti ini"


Sambil Menarik Kaki Key dan Meletakkan diatas Paha Bastian lalu di oleskanya Minyak gosok yang Di berikan Bima tadi.

__ADS_1


"aaw.. Pelan-pelan..sakit.. Kamu kasar banget sih"


Merintih kesakitan saat Bastian Mulai memijat pergelangan kakinya.


Bastian menghentikan pijatannya serasa memberi sedikit jedah kepada key karena menahan rasa sakit.


Kembali bastian melanjutkan pijatannya dan lagi lagi Key Berteriak kesakitan sambil mencengkeram tangan Bastian supaya menghentikan pijatannya.


Bastian sadar kalau kaki key mengalami keseleo yang cukup serius.


"Bima.. Bisa Tolong ambilkan Hp saya di Bawah.. "


"Baik..bang Bas..! "


Bima dengan segera turun ke lantai bawah dan mengambil Hp Bastian dan segera lagi Bima Antar Ke atas.


"ini Bang hp nya.. "


" trimakasih ya Bim"  mengambil hp dari tangan Bima.


Bastian lalu mulai menekan beberapa nomor untuk menghubungi seseorang.


"Hallo..! Master Chen maaf Menggangu,apa Master sedang Berada di Rumah?


"oh..hallo Bastian, iya owe lagi di lumah ada Apa yah lu telepon?" Dengan Logat Tionghoa nya.


"begini Master,Bas saat ini mau ketempat Master ada teman bastian yang kakinya terkilir dan perlu penangannan dari master segera"


"Bisa.. Bisa lu bawa aja kesini Olangnya."


"oke kalau Begitu Bas segera ke tempat Master Chen sekarang"


Bastian segera Menggendong key turun kebawah di ikuti bima sementara key Terus Meronta-ronta karena key tidak tau kemana bastian Akan membawanya.


"hei..turunin gw ga! Lo mau bawa gw kemana?" Sambil memukul-mukul Pundak Bastian.


"hei.. Nona mau kaki nya sembuh ga?" Bentak Bastian sambil tetapmenggendong key.


"gak perlu.. Gw bisa panggil tukang urut kerumah" Key terus meronta.


Bastian yg kewalahan dengan sikap key meminta tolong kepada Bima.


"Bim.. Ambilin kunci mobil trus tolong bukain Pintunya,tangan aku susah soalnya kakak kamu ini sudah seperti kucing yg mau di masukin ke karung"


Bimapun bergegas melakukan apa yang di perintahkan Bastian kepadanya.


"Bim.. Tolong jaga Oma yah Saya mau antar kaka kamu ini dulu sebentar untuk ngobatin kakinya, kalau ada apa-apa telp ke no ini ya itu no hp saya"


Sambil memberikan kartu Nama dari bastian.


"iya.. Bang,tolong kaka saya yah jaga baik-baik" Bima sedikit khawatir.


"Tenang saja saya itu mau antar kaka kamu berobat bukan mau culik dia,  gila kali saya mau culik dia"


Kata bastian Sambil dia masuk ke mobil dan mulai menyalakan mesinnya karena key sudah lebih dulu di bawa kedalam mobil oleh bastian.


Mobil pun Melaju dan lama kelamaan hilang dari Pandangan Bima.


Bima mengerti sekali kenapa Key sangat takut dibawa dengan cara seperti itu mengingat kejadian yang dulu pernah dialami key.


 


 


Maaf banyak Typonya,  ikutin terus ceritanya yah 😄


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2