
Key Membuka Laptopnya untuk memeriksa adakah Email balasan untuk lamaran pekerjaan yang dia kirim beberapa hari lalu Oma Ajeng yang sejak tadi memperhatikan Tingkah Key penasaran.
"Nak key sedang apa kelihatannya lihat serius sekali"
"ini Oma key kan beberapa hari yang lalu key kirim email lamaran kerja di beberapa perusahaan, jadi sekarang key lagi ngecek lamaran kerja key ada yang sudah terima atau tidak, ternyata belum ada balasan"
Oma Ajeng sedikt melirik ke Email yang di kirim key Oma Ajeng melihat dari beberapa perusahaan yang dikirim key ternyata ada salah satunya Anak dari group perusahaan keluarganya, terbesit dalam benak Oma Ajeng ingin membantu Key.
Lalu Oma Ajeng membuat dirinya seolah-olah sudah mengantuk dan ingin kembali ke kamar untuk Tidur siang.
Key menuntun Oma Ajeng ke kamar dan dia segera kembali lagi Untuk melihat Emailnya.
Di dalam kamar seperti biasa Oma ajeng segera mengirim pesan ke Agnes agar Agnes mengatakan kepda HRD dari Anak perusahaan mereka untuk segera merekrut Gadis yang bernama Keyshandra Pramudya minggu depan menempati Posisi yang Key lamar dan hal Ini tidak Boleh di ketahui kantor pusat apalagi Bastian yang selaku Anak Dari CEO perusahaan itu.
Agnes pun langsung mengiyakan perintah Mama nya dan Langsung menghubungi Kantor yang di maksud.
Saat key sedang Asik membaca setiap email yang Masuk Key di kejutkan oleh suara ketukan pintu, key bergegas beranjak dari Tempat duduknya dan segera membuka pintu.
"Selamat siang, Apa benar ini Rumah Ibu Keyshandra? "
"Iya benar, kalian siapa ya? " sapa key kepada kedua Orang Wanita yang bertamu ke Rumahnya.
"Saya Litha Secretaris dari Bapak Sbastian, saya di suruh mengantarkan mbak ini sebagai ART yang kemarin di pesankan Pak Bastian ke Saya"
"oh.. Iya, mari Mba Litha silahkan Masuk" key mempersilahkan Masuk.
"Trimkasih Ibu Key, tapi maaf saya hanya di suruh Mengantarkan lalu saya harus balik lagi ke kantor secepatnya karena Masih ada jadwal Meeting nanti dan saya harus mempersiapkannya, kalau begitu saya Pamit dulu Ibu Key selamat siang."
__ADS_1
"oh.. Iya Selamat siang juga,hati-hati ya mba Litha" key mengatar litha Hingga depan pintu pagar dimana Mobil yang Mengatar Litha diparkirkan.
"Mbak namanya Siapa? " Sapa Key kepada ART baru
"Saya syarika bu panggil aja Ika, saya boleh meletakkan tas Saya dimana ya Bu.? " tanya mba ika kepada key.
"Untuk sementara Mbak Ika tidur di kamar saya dulu di atas karena saya tidur bareng Oma saya di bawah, mbak bawa aja tas Mbaknya ke kamar yang Ada tulisan Key, maaf ya mba saya gak bisa Antar ke atas karena Kaki saya sedang Sakit"
Mbak ika memaklumi keadaan Key yang sejak tadi mba ika perhatikan Key berjalan sedikit pincang.
Bastian melajukan Mobilnya hendak menjemput Bima ke sekolahnya karena masih jam 3 bastian membelokkan Mobilnya masuk ke sebuah Mall lalu memarkirkan mobilnya.
Bastian menuju kesebuah Toko Gadjet dia berniat Ingin membelikan Hp buat Bima tapi masih sedikit Ragu takut kalau Key tidak mengijinkannya.
Tapi bastian mengeraskan Niatnya yang penting dibeli dulu urusan di perbolehkan atau tidak itu akan dipikirkan Nanti gumam bastian dalam Hati, akhirnya Bastian membelikan Hp Android yang standar di pakai Anak sekolah dan tidak terlalu Mahal.
Bima Senang sekali saat Bas menjemputnya dan Teman-teman bima terpukau Melihat Mobil mewah yang di kendarai Bastian.
Bas sudah menunggu Bima di depan gerbang sekolah dan melambaikan tangan ke Bima.
"eh.. Bim itu siapa,?" tanya teman-teman Bima.
"Abang aku lah, memangnya kalian gak lihat gaya Rambut aku sama dengan Abang aku ganteng nya juga sama kan? " kata bima dengan Bangga sambil berlalu dari teman-temannya serentak teman- teman bima meneriaki nya dengan Kata "uh.. "
Melihat perlakuan teman Bima bastian merasa lucu dan tertawa kecil.
Bastian menyodorkan ke Bima kotak yg berisi Hp baru ke
__ADS_1
"ini punya siapa Bang Bas? " tanya bima penasaran.
"itu punya kamu, Abang beliin tadi Buat kamu"
Bima senangnya bukan Main telah lama dia Mendambakan memiliki Hp seperti teman-temanya dan ini merupakan berkat baginya.
"Trimaksih banyak yah Bang, Bima senang banget sampai gak bisa ngomong" Bima menghapus Air matanya yang berlinang karena Senang.
"Tapi kakak kamu gak Akan marah kan kalau Abang kasih kamu Hp"
Kak key gak pernah mempermasalah kan selama itu bukan mencuri dan Pemaksaan bang"
Bastian Lega atas apa yg di katakan Bima dan cukup kagum akan Apa yang Diajarkan key ke Bima.
Bima terus memandang Hp yang di belikan Bastian.
dan Bastian berpesan serta Bima harus berjanji agar Bima semakin Rajin belajar bukannya tambah malas karena kesikan main Game di Hp seperti yang banyak di lakukan Anak jaman Sekarang.
Bima pun mengiyakan dan menyanggupinya sambil terus memandangi kotak Yang berisi hp itu.
Tambahan yah.. 🤔
Oh.. Iya disini sebenarnya Om wahyu papanya Bima bukan tidak sanggup membelikan bima Hp
Tapi wahyu sedang mengajarkan ke Bima untuk tidak selalu menuntut dan Memaksakan keinginanya kepada Orang tua dan Menurut Om Wahyu Hp itu terlalu mewah untuk Anak Smp.
__ADS_1