
Seperti Biasa Bastian datang menjemput Key kerumahnya di Halaman Rumah bastian Mendapati Natali sedang Menyuapi Tasya di Bangku Teras Rumah, Bastian Menghampiri Natali dan Menyapanya Tasya yang melihat Bastian Segera berlari ke hadapan Bastian Serta mendudukan Tasya di Pangkuan Bastian nampaknya Tasya sangat nyaman bersama Bastian.
"aduh..Bas maaf yah Baju kamu jadi lecek karena Anak gw" sapa Natali
"gak..apa-apa kok Nat gw cukup senang kok tasya Mau sama gw" jawab Bastian sambil teersenyum dan mencubit pipi Tasya dengan lembut.
"Wah.. lihat kamu gendong Tasya sepertinya kamu sudah Harus Rencanain berkeluarga deh Bas.. "
"gw sih sudah Mulai sedikit memikirkannya Setelah melihat Kemesraan lo sama Rudi yang juga punya anak Manis seperti Tasya, tapi belum ada Calon Ibunya" sambil memencet hidung Tasya.
Saat Bastian menyelesaikan perkataannya Key datang menghampiri mereka Reflek Natali Menggoda Bastian.
"Ini...calon Ibu nya sudah datang anak kamu sama dia pasti Manis" kata Natali kepada Bastian dengan Sedikit berbisik mendengar itu Bastian hanya tersenyum.
"ada apa nih.. Pada ngomongin gw ya..? " celetuk key.
"ih.. Geer deh lo, orang kita lagi ngomongin tasya, kalau sudah siap ayo jalan..! " bastian beranjak dan menurunkan tasya dari pangkuannya serta berpamitan kepada Natali lalu menuju Mobil bersama key.
Di jalan Bastian terus terngiang dengan Perkataan Natali tadi, Mengingat Hal itu bastian Terus tersenyum sambil Pandangannya kearah Kemudi.
Melihat Bastian hanya diam dan Senyum-senyum sendiri key merasa Heran dengan Sikap Aneh Bastian saat itu.
"hei...Bas..senyum-senyum sendiri,Gila yah..? " ledek key dengan tertawa kecil.
Bastian yang kaget dengan Teguran Key tidak sadar akan perkataannya saat mulutnya menjawab key.
"ehh..iya..kenapa Calon Ibu?" jawab bastian dengan sedikit kaget.
"calon..?calon ibu apaan sih maksud lo.. Lo lagi ngigo yah pagi-pagi.. " celetuk key sambil melambai-lambaikan tanganya ke pandangan Bastian memastikan apakah bastian dalam keadaan sadar.
"eh..nggak..gw cuman ngasal aja,tadi gw barusan lihat papan iklan yang tulisannya Calon ibu.." Bastian tersenyum gugup saat melontarkan perkataannya untuk ngeles dari Pertanyaan key.
Setibanya Mereka di kantor key Bagus & lisa yang sejak tadi menunggu di depan lobby segera Menghampiri Bastian dan Key.Lisa terlebih dahulu Menghampiri Key.
"key..ini undangan Buat lo.. Ada acara ulang Tahun kantor ini tepatnya di Restaurant sebuah Hotel yang tertera di undangan" sambil menyerahkan Undangan tersebut ketangan Key dengan ketus.
Bagus lalu mengingatkan Key kembali.
"Jangan Lupa yah key.. Aku sama kamu di tunjuk jadi Couple di Acara Nanti loh.. " pesan Bagus dengan mengedipkan sebelah matanya (main mata) kepada nya dan berlalu dari hadapan key sambil memandang tajam kearah Bastian.
Bastian geram melihat tingkah Bagus terhadap key.
Key pun Mengikuti bagus dan lisa dari belakang dan meninggalkan Bastian.
__ADS_1
Saat di lift Lisa melirik kearah Bagus seraya memberikan Isyarat kepadanya.
Saat mereka keluar dari lift lisa dengan sengaja menyelengkat kaki key sehingga key tersandung, bagus yang ada di dekat key dengan sigap menggapai tangan key dan merangkulnya agar key tidak terjatuh, key pun langsung dengan cepat mencoba lepas dari rangkulan Bagus serta berterima kasih kepadanya, bagus pun turut minta maaf yang seakan-akan tidak sengaja merangkul key.
Jam pulang pun tiba Bastian selalu tepat waktu menjemput key.
Bastian membukakan pintu mobil untuk key tapi key tidak segera masuk dia hanya berdiri dan menatap kearah Bagus dan lisa yang Nampak begitu sangat Akrab, bastian lalu mengingatkan key.
"ada yang ketinggalan key?" tanya bastian penasaran dengan maksud ingin membuat key berpaling memandang Bagus dan Lisa.
"eh..gak ada bas.. Ayo kita jalan" jawab key dengan terbata-bata.
Di perjalanan key hanya diam saja seakan-akan ada yang dia pikirkan saat itu.
"woi..mikirin apa sih..diem aja dari tadi" tanya bastian.
"gw bingung deh Bas..Lisa itu sebenarya cewek yang selingkuh sama Angga trus Dia sekarang dekatin Bagus..gw juga suka denger orang-orang kantor gosipin mereka suka berduan gitu, apa mereka pacaran yah..?, seingat gw setelah Angga sama lisa Ketahuan mereka kan di pecat trus kabarnya mereka Akhirnya Tunangan" jawab key menjelaskan aps yang ada dipikirannya saat ini.
"trus..lo cemburu sama Lisa gitu ceritanya.. !" Celetuk Bastian dengan nada sinis.
"gw..bukan cemburu..gw heran aja apa Motif Lisa dekatin Agus sementara dia tau kalau gw Rekan kerja bagus dan Akrab sama bagus, lisa tuh pura-pura baru kenal sama gw gitu deh Bas di depan teman-teman kantor termasuk di depan Bagus" jelas key sedikit penasaran Bastian trus memandang ke kedepan sambil mengemudi tetapi tetap menyimak perkataan key lalu Bastian menepikan Mobilnya key merasa bingung mengapa bastian tiba-tiba menghentikan Mobilnya.
"Coba gw Lihat undangan yang Tadi" tanya Bastian sambil menyodorkan telapak tangnnya meminta undangan kepada key, lalu key mengambilnya dari tas dan memberikannya ketangan bastian.
Key yang melihat Ekspresi Bastian seakan mengerti kalau Bastian Tidak suka key membicarakan Bagus dan Lisa.
***
Bastian telah kembali dari Rumah Key lalu memarkirkan mobilnya ke dalam Garasi Rumahnya, Om wahyu dan tante Agnes Nampak sedang menonton TV Berdua Bastian tidak ingin mengganggu mereka lalu segera menaiki tangga menuju Kamarnya di Lantai Atas.
Saat Membuka pintu kamarnya Bastian melihat Bima sedang tidur pulas di kasurnya Lalu bastian tersenyum danTidak ingin membangunkannya, mungkin Tante
Agnes menyuruh Bima untuk tinggal disini juga pikir Bastian sambil membuka tiap-tiap Kancing kemejanya dan segera mandi.
Bastian tidak dapat memejamkan Matanya dia masih saja memikirkan perkataan Key, memang Bastian sedikit cemburu tapi yang membuatnya gelisah adalah Saat Key berkata Kalau Lisa ternyata adalah wanita selingkuhannya Angga dan Bastian teringat kembali akan Pesan Rudi Sebelumnya yang mengatakan kalau Angga & selingkuhannya Itu berniat Balas dendam.
Bastian terus memandangi Undangan yang dia foto tadi yang acaranya Besok Lusa, Bastian Sedikit Curiga terhadap Undangan tersebut.
"Kenapa Lisa & Bagus Harus kasih undangannya di Lobby yah padahal kan nanti key juga naik menuju Ruangnya " bisik Bastian dengan penuh tanda tanya.
***
Tiba hari dimana Acara Tersebut dilaksanakan, Key pergi dengan Menggunakan Taksi Online karena dress cot nya haruslah Gaun malam sebab acara tersebut Diadakan Malam hari, key Memberitahukan Kepada Pak supir alamat lengkap Hotel tersebut.
__ADS_1
Sesampainya disana Key bingung Dia tidak Melihat satu Orang pun teman kantornya, Lalu muncul Lisa dan Mempersilahkan Key duduk di bangku yang Telah di pilih Lisa serta memesan Minuman Ringan kepada Pelayan key masih belum merasakan kejanggalan dari acara tersebut
"lis..yang lain kemana semua.. " tanya key Penasaran.
"tenang Mereka lagi di jalan soalnya setiap Team menyewa mini Bus sebagai transportasi menuju kesini,jadi katanya menunggu semua kumpul" kata Lisa meyalinkan Key sebab key nampak terlihat Gusar dan Curiga. Lalu Muncullah Bagus dan menghampiri mereka, melihat Bagus sudah tiba kecurigaan Key sedikit berkurang sebab Merasa Lisa tidak berbohong akan kedatangan karyawan yang lain, lisa beranjak dari kursi hendak mengambilkan Minuman yang sejak tadi di pesan sambil menggerutu karena Pelayanan Petugas Restauran yang sangat lambat, tak lama Lisa membawa 3 gelas minuman ringan termasuk milik Key
Lalu key meneguk minuman di gelasnya melihat key sudah meminumnya Lisa dan Bagus saling melirik.
Tiba-tiba key merasa pusing dan Kepalanya serasa berputar dia melihat Bagus dan Lisa dengan tidak jelas karena pusing lalu pingsan dan bagus segera menangkapnya.
Melihat Key sudah tidak sadar Bagus langsung memapahnya Ke kamar Hotel yang sudah di Pesankan lisa
Lalu bagus merebahkan Key dikasur dan lisa pun meniggalkan Mereka berdua di dalam kamar dengan tersenyum sinis dan Berkata dalam Hatinya kalau ini adalah Hari paling terburuk dalam hidup key Bisik lisa.
Sementara Itu bastian melajukan mobilnya dengan Cepat setelah dia mencari tau & mengkonfirmasi ke Hotel dimana acara itu dilaksanakan seperti tertera di undangan tersebut yang ternyata hotel tersebut adalah Salah satu Hotel Milik keluarga Bastian & menurut manager Hotel tersebut hari ini pihak hotel tidak menerima Reservasi Acara besar pada tanggal itu dan benar dugaan Bastian kalau undangan itu hanya siasat mereka berdua ntah apa yg ingin merela lalukan terhadap key Pikir Bastian, lalu bastian menyuruh salah satu pegawai hotelnya untuk mengawasi key dengan mengirimkan Foto key yg Bastian ambil dari wa key karena Bastian sesaat lagi akan sampai di Hotel tersebut.
***
Bagus seakan mendapat Hadiah menarik setelah melihat Key pingsan dan tak Berdaya, dia tak mengira kalau rencana lisa berjalan Lancar sampai sejauh ini ditatapnya dalam-dalam wajah key dan bentuk tubuh key dari rambut sampai kaki membuat Bagus semakin menggebu ingin menyentuh Key.
Di belainya Wajah key di singkirkannya rambut yang menghalangi Pipinya.
Di belainya Tangan key diciumnya punggung tangan key sambil berbisik gw akan buat lo bahagia key kita akan terbang ke awan dan dirasakannya kulit Halus key dan wangi tubuhnya,bagus mulai menurunkan tali lengan gaun key kearah samping bahunya nampaklah belahan dada key yang putih mulus lalu di sentuhnya Bibir key dengan jarinya secara berulang dan mengatakan kalau semua yang dia lihat saat ini adalah Milik nya.
Saat Bagus hendak mencium leher key Tiba-tiba Pintu kamar Hotel terbuka di tendang dengan Keras oleh Bastian dan salah satu pegawai yang membuka kunci kamar tersebut.
Bagus Kaget melihat Bastian, lalu Tangan Bastian menarik leher bajunya dan menghajar Bagus dengan menonjok perut serta rahang Wajahnya Bastian nampak begitu geram dan seperti Orang yang kerasukan
Bagus sempat melawan, Bastian pun terkena Pukulan Bagus Beberapa Kali,dan Semakin membuat bastian semakin Marah & geram lalu menghajar bagus dengan Membabi Buta hingga Bagus tak berdaya sampai wajahnya babak belur dan mimisan dari hidungnya.
Lalu bastian memerintahkan Pegawai hotel untuk menyeret Bagus serta melemparnya keluar dan segera memeriksa kondisi key saat ini.
Melihat Pakaian key bagian atas sedikit melorot Bastian Membuka Mantelnya dan menutupi dada key yang sedikit terbuka.
Bastian mengendong key Kemobil dan Membawanya Pulang Kerumah.
__ADS_1