Jodoh..Aku cinta Kamu

Jodoh..Aku cinta Kamu
Tertangkapnya Haris


__ADS_3

Haris tiba di Rumah sakit Sementara Bastian dan Shane sedang mengamati gerak-gerik Haris dari Ruang sebelah kamar Angga dengan menggunakan kamera tersembunyi sehingga mereka dapat Mendengarkan Perkataan Haris dan Angga.


"Dok..! Sebenarnya apa yang terjadi dengan Anak saya,mengapa dia nampak semakin Lemah..? "


"Anda yang kuat ya pak,Penyakit saudari Angga sudah masuk Stadiumn 4 dan sudah tak dapat tertolong,  kita hanya tinggal menunggu Keajaiban.. " katabDokter menjelaskan.


"mengapa Bisa begitu dok,  terakhir saya menemui Anak saya dia semakin Sehat,  tetapi kenapa hari ini semakin parah..? " Mata haris berkaca-kaca melihat Kondisi Angga saat ini.


"Pasien sepertinya mengalami Stress & Depresi Berat mungkin dalam keluarga Bapak sedang ada Masalah,  itu dapat memperburuk kondisi si pasien jika pasien ikut terbebani dengan masalah itu.. " Haris Bingung harus berkata Apa, semua yang di katakan dokter memang benar karena masalah Haris Angga jadi terbebani.


"lebih baik kita menuruti apa permintaan Pasien karena sisa waktu nya tidak lah banyak.."


"kapan Anak saya sadar,  saya ingin mengajaknya Bicara.. "


"pak Angga baru saja di suntikkan Obat pereda rasa sakit,  sebentar lagi juga sadar, saya permisi dulu pak haris.. " dokter pun mengundurkan diri dari hadapan haris.


Haris terus memandangi wajah Agga lekat-lekat dan berharap anaknya segera sadar.


15 nenit berlalu, Angga pun terbangun.


"Angga.. Angga Anak ayah..! " begitu angga sadar haris segera mencium putra nya dengan air mata terus menetes.


"lebih Baik anda menjauh dari saya,  karena saya muak malahan saya ingin cepat-cepat mati. "


"kamu jangan bicara seperti itu nak,  ayah tidak kuat mendengarnya. "


"bagai Mana mungkin Anda mengakui saya sebagai anak, sedangkan kamu saja tidak mau mengaku atas semua kesalahan mu. "


"Angga anak ku, iya ayah mengaku salah atas semua kejajatan yang ayah perbuat.. "


"Cih...! Kalau hanya seperti itu aku tiak percaya. "


"jadi mau kamu apa nak..? Ayah akan lakukan asalkan kamu Bahagial.. "

__ADS_1


"apa anda akan pegang kata-kata Anda..? "


"ya..!  Ini janji seorang Ayah terhadap Anaknya,  aku tidak akan mengingkarinya. "


"apa pun itu permintaan ku..? "


"ya..! Katakalah Nak,  kau ingin Ayah bagai mana..? "


"aku ingin Anda mengakui kesalahan Anda kepada Polisi, semuanya tak ada yang terkecuali sedikit pun.., apakah Anda sanggup..?"


"Baiklah..kalau ini dapat membuat kamu Bahagia dan mengakui Aku sebagai Ayah mu, itu sudah cukup Bagi ku,  lagi pula Aku sangat lelah dengan pelarian ku dari Polisi.


Tak lam 3 Orang Polisi pun Hadir setelah mereka menerima kesaksian dari Orang yang di bayar Haris untuk mencelakakan Orang Tua Bastian.


Haris pun pasrah setelah dia mengatakan sanggup menerima permintaan Angga.


Dan Haris dibawa Oleh polisi dan mendekam di penjara sesuai hukuman kejahatan yang Dia terima.


Shane & Bastian segera menghibur & menguatkan Angga.


"Angga kamu sudah melakukan yang benar,  Haris sudah bertobat di masa tuanya. " jawab Shane.


"terimaksih ya Angga, kamu sudah membantu Kami.. " jawab Bastian.


"ini sudh jadi kewajiban saya Bastian, saya juga tak ingin Ayah saya terus berlarut dengan kejahatannya. " jawab angga kepada Bastian & Shane.


"Angga kamu tidak usah takut saya Akan tetap membantu Pengobatan kamu & saya akan menitipkan Kamu kepada Shane agar kamu berobat di Negara tempat shane tinggal,  disana pengobatannya Cukup bagus & sudah banyak pasien yang sembuh.. "


Angga semakin terharu atas kebaikan Bastian yang tak mengingat kesalahan yang Angga perbuat kepada Key dan yang di perbuat Ayahnya sendiri.


***


Seminggu setelah haris di cebloskan ke penjara, Angga menyempatkan Dirinya mengunjungi Ayah nya di penjara,  untuk berpamitan pergi keluar negri.

__ADS_1


"Ayah..!"


"Angga..! Kamu sudah memanggil ku Ayah.., Ayah sangat senang mendengarnya Nak. "


"iya Ayah,  saya juga menepati janji Saya kepada Ayah, keadaan Ayah Bagai mana.? "


"Ayah sangat Merasa Damai tidak lagi merasa di Kejar oleh Rasa Bersalah., kamu gimana nak,  sepertinya kamu semakin sehat.. "


"Angga belum pulih Ayah, Angga Datang kesini Mau berpamitan Sama Ayah.. "


"berpamita..?, kamu mau kemana Nak,  kamu kan lagi sakit..? "


"Angga mau Berobat keluar Negri,  Ayah Tau musuh Ayah yang selama ini ayah selalu berbuat jahat kepada keluarganya,  justru Dia lah yang membantu biaya pengobatan Angga.."


"keluarga Pratama..?, maksud kamu Bastian.. "


"iya Ayah,  bastian.., Dia tak memandang kalau Angga adalah Anak dari Orang yang telah membunuh Orang tuanya, bahkan Bastian lah yang mengirim Angga ke luar Negri untuk Berobat.. "


"Ayah sadar Nak,  ayah orang yang paling jahat,  tolong sampaikan Maaf ayah kepada Keluargany"


"nanti Angga Sampaikan dan Ayah Harus mengakui semua kejahatan AyAh saT Sidang, Angga janji sehabis pengobatan Angg akan Mengunjungi Ayah lagi"


Angga memeluk haris dan menyudahi percakapan mereka karena Waktu berkunjung telah Habis.


Sepanjang jalan Saat meninggalkan penjara Angg terus menangis mengingat Haris yang di penjara.


 


 


 


-Bersambung-

__ADS_1


__ADS_2