
Aku Bersyukur atas Karunia yang Tuhan beri kepadaku, Terucap kata syukur terus menerus dari Hati bastian saat Dia mulai menggendong Putra Pertamanya.
Oma Ajeng telah Tiba bersama Bima, dan Om wahyu Menuntun Mertuanya ini duduk di Sofa yang ada di kamar Rawat vip.
"Itu.. Oma Buyut nak.. " Bastian mengatakan kepada Anaknya sambil mendekatkan Bayinya kearah Oma dan Memberikan Bayinya untuk di Gendong Oma Ajeng dengan Posisi tetap duduk di sofa.
"wah..Cicit Oma buyut mirip sekali dengan Papanya Waktu Bayi.." Celetuk Oma sambil melirik kearah Bastian.
"yah.., begitulah Oma sampai Mamanya Benci banget sama Suaminya selama 2 bulan.., ternyata Anaknya Ciplakan Papanya.. "
goda Bastian dan memainkan alisnya ke arah key, serentak semua yang ada di Situ termasuk suster tertawa melihat tingkah dan bicara Bastian.
****
Setelah 4 hari masa pemulihan key di Rumah sakit, akhirnya Key dapat kembali ke Rumah, Kebahagian sedang menghiasi Rumah itu.
Semua Karyawan di Rumah Bastian Antusias ingin melihat Tuan Muda Mereka yang Masih Bayi.
"Basti kalian Mau kasih Nama Siapa Cicit Oma ini.. " tanya Oma sambil mencium kening si Bayi yang masih tertidur lelap.
"Key sih..terserah Papanya Aja Oma.. " Jawab key sambil Meletakkan Bayinya ke Ranjang Tidur Bayi.
"Daniswara Nugraha Pratama, Karena Bayi ku Ini adalah Anugrah dari Tuhan untuk Kami.. "
jawab Bastian dengan tersenyum.
"wah..,Itu nama yang Cukup bagus Bas.. " Celetuk Om wahyu sambil menepuk bahu Bastian.
Tak lama Bayi Danis menangis lalu key segera menggendongnya.
"Danis sepertinya haus, Key mau menyusuinya dulu.. " segera mereka keluar dari kamar Bastian agar key lebih leluasa menyusui Bayinya.
***
Sudah 3 hari key semakin mahir dalam mengurus Bayinya, sebab oma dan Bi Ira selalu mengajari key apasaja yang harus di perbatikan dalam mengurus bayi.
Bastian sempat menawarkan Seorang Baby Sitter tetapi Key menolak dia lebih senang jika dia dapat mengurus bayinya sendiri dan key tidak merasa lelah akan itu.
__ADS_1
dertt.. dertt..dertt..hp key berbunyi ada panggilan Masuk dari Natali segera key menjawabnya.
"hallo Nat.., Sorry aku lama angkatnya.. " sapa key menjawab telp natali.
"allo tante..ini tacia.. " ternyata tasya yang menjawab dengan suara imutnya.
"hai..!, tasya sayang..apa kabar sayang.. " jawab key yang sedikit surprise tasya menelepon dirinya.
"Boleh nda tacia liat dede bayi kelumah om batian..? "
"oh.. Boleh dong sayang..dede Denis pasti senang ada kakak tasya.. " jawab key menyemangati Tasya.
"mama..! Kata tante key tacia boleh liat dede bayi, ayo ma..kita ke lumah Om batian" teriak tasya meyakinkan natali agar mereka segera bersiap ke rumah bastian.
"iya.. Iya nak.., kita ke Rumah Om Bastian" natali segera mengambil alih hp yang di pegang tasya dan ganti berbicara dengan key.
"Key..aku nanti sorean kerumah mu, sekalian menunggu Mas Rudi pulang dulu, dia juga mau lihat keponakannya katanya.. "
"Oh..,ya sudah kita sekalian makan malam disini Rame-Rame, oke yah..kami tunggu, sudah dulu ya, si Danis sudah mau tidur.. " key segera mengakhiri panggilannya.
****
"hallo Bastian.. "
"iya, Om apa ada khabar terbaru dari Polisi..? "
"Polisi mengatakan Baru-baru ini haris menipu salah satu perusahaan di Kota ini, untungnya bukan Group kita bas..!"
"oh..,Punya nyali juga si Tua Bangka itu.. " Jawab bastian sinis.
"Haris berhasil Kabur ke Luar negri dari hasil menipunya.. "
"aaargh...Sial.., Tua bangka itu sangat licik.. " bentak Bastian Geram.
"Tenang..Bas..kita pasti dapat menemukannya.. "
"Mungkin sepertinya Harus Bastian sendiri yang menangkapnya Om.. "
"Ingat bas.. haris itu sangat licik..!"
__ADS_1
"tapi om.., Bas tidak Tahan dan sangat Geram.. "
"Serahkan semua pada Pihak kepolisian.. "
"Tapi.. Om.. !"
"Bas,,kamu harus ingat sekarang kamu adalah seorang Ayah, jika kamu gegabah itu akan membawa kamu pada perangkap Haris., bagai mana dengan key dan juga Bayi kalian jika sesuatu terjadi sama kamu..!"
Bastian berfikir sejenak, perkataan om Frans semua masuk akal aku gak boleh gegabah.. Fikir bastian keras.
"baiklah Om, Menurut Bastian perkataan Om ada benarnya. " lalu bastian memutuskan panggilannya.
Natali & Rudi Tiba, tasya segera berlari menuju Bastian dan Bastian segera menyambut Tasya lalu menggendongnya.
"Om.., Mana dedek Tacia..? " tanya tasya dengan suara imutnya.
"Sini ayo kita lihat dedek Tasya.." ajak bastian dengan terus menggendong tasya.
Key yang barusaja menyusui danis sedikit senang tasya sudah ada di hadapannya.
"ini.., dedek Tasya, Namanya dedek Danis.. " jelas Bastian sambil menurunkan tasya dari gendongannya.
"hi..hi..Om.., dedek tacia Lutu.., mulutna kecil, tanganna juda kecil..hi.. hi.. taya Boneka.. " celoteh tasya dengan kecadelannya sambil tertawa kecil dan melompat-lompat serta menekan pipi danis dengan jari Telunjuknya dengan lembut.
Melihat tingkah Tasya key dan bastian ikut cekikikan.
"Om..,tacia mau cium dede danish.. " dengan menunjuk-nunjuk Pipi Tasya.
"nih sayang..,sini kaka
tasya,..mmuach..!." Key mendekatkan danis ke pipinya tasya dan menyodorkan Anaknya untuk di kecup tasya, betapa senangnya tasya dan melompat-lompat kecil danish pun seakan memperlihatkan senyum seorang Bayi.
Bastian Membawa tasya kembali ke Ruang keluarga dan menurunkan tasya di pangkuan Rudi ayahnya, Natali beranjak dari tempat duduk dan segera menghampiri key.
"Nat.,kamu sudah dapat kabar dari Angga? " tanya key penasaran dengan suara kecil takut tiba-tiba bastian mendengar pembicaraan mereka.
" Aku sudah ke mall kemarin, Mereka bilang angga sudah 3 hari tidak masuk kerja.. " jawab natali, key merasa ada sesuatu yang terjadi pada Angga saat ini, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa sebab key takut Bastian marah dan salah paham lagi.
** Hai..pembaca kesayangan.., semangati Aku terus dan hujani aku dengan Like kalian yah.!,Trimaksih. ..😍😘😘
__ADS_1