
Siang itu di Aula sekolah sangat ramai siswa dan para pengajar yang mengenakan oufit resmi.
Sekolah sengaja di tiadakan pelajaran di hari itu karena merayakan ulang tahun.
Perayaan besar di aula terlihat mewah dan riuh ramai. Beberapa siswa saling bercanda sambil menikmati makanan dan minuman yang di sediakan.
Setelah potong kue dan makan siang bersama para pengajar pamit untuk pulang dan pesta di lanjutkan oleh siswa.
Siang itu Sabrina menjadi MC untuk acara kuis seru-seruan. Setiap siswa dan siswi di haruskan memilih gulungan kertas kecil di dalam wadah kaca. gulungan itu berisi masing-masing nama siswa dan siswi SMA Cipta Genius.
Lalu jika mengambil nama seorang siswa dan kebetulan siswa itu juga mengambil nama siswi yang sama, maka mereka harus ngedate selama satu minggu.
Edgar sudah bersemangat untuk ngedate bersama Sara. ia sempat mencurangi kuis itu dengan mengganti semua nama siswi menjadi nama Sara ketika ia yang maju memilih nanti.
Tapi sayang kecurangan itu di ketahui Tamara dan malah balik Edgar yang di kerjai.
Dengan percaya diri Edgar mengambil sembarangan gulungan nama itu dan ketika di buka wajah Edgar terkejut dan pucat ternyata bukan nama Sara yang tertera disana melainkan siswi cupu dan culun yang akan menjadi pasangan Edgar.
Semua tertawa tanpa terkecuali Sara.
"Sar kau ambil sekarang" kata Sabrina
Sara memasukan tangannya dan mengaduk kumpulan nama disana. ia mengambil satu gulungan kertas kecil dengan tersenyum dan sedikit cemas.
"Siapa ya kira-kira yang beruntung ngedate dengan Sara...." kata Sabrina dengan mic nya.
"Buka...buka...buka..." suasana menjadi riuh karena semua penasaran siapa yang beruntung akan ngedate dengan siswi tercantik di sekolah mereka.
"Morgan Xavier!!" Sabrina yang membuka gulungan kertas itu terlihat tertawa dan antusias sembari memperlihatkan tulisan nama di gulungan kertas itu.
__ADS_1
Semua terkejut tanpa terkecuali Sara yang tidak bisa berkata-kata.
"Morgan, tolong kemari dan tunjukan gulungan kertas yang kau ambil. biar aku baca nama siapa yang tertera di dalamnya" kata Sabrina.
Morgan yang sejak tadi berdiri sendiri di sudut ruangan akhirnya maju ke depan menyerahkan gulungan kertas yang ia ambil tadi.
"Yeahhh Sara Admaja!!" kata Sabrina sekali lagi memberi kejutan pada semua yang berada di ruangan itu.
"Hah?!" Sara dan Morgan sama-sama terkejut.
Edgar memasang wajah kesal kepada Morgan.
"Geng pasti ada yang tidak beres, coba kalian cari tahu" kata Edgar pada gengnya.
"Oke bos"
Jadilah setelah acara siang itu berakhir, Sara dan Morgan jadi pacar selama satu Minggu. kalau merasa tidak cocok maka keduanya bisa langsung tidak melanjutkan hubungan mereka.
"Aku akan di jemput Daddy nanti" kata Sara mengelak.
"Tidak bisa Sar, kau harus pulang dengan Morgan sudah begitu peraturan ngedate pertama kalian"
"Apa? aku tidak mau"
"Yasudah kalau tidak mau, anak manja mau pulang sama Daddy nya" sindir Morgan sinis.
"Apa maksudnya? memang kau yang tidak pernah di jemput ayahmu ke sekolah?!"
"Sudah-sudah kalian jangan bertengkar ini kan ngedate pertama kalian masa sudah gagal?" kata Sabrina menengahi.
__ADS_1
Akhirnya sore itu Sara pulang di antar Morgan. selama di dalam mobil Sara hanya diam malas bicara dengan Morgan. begitu pula sebaliknya.
"Tam sepertinya ngedate Sara dan Morgan akan gagal tidak sampai satu Minggu" kata Sabrina sebelum masuk ke mobilnya.
"Kita lihat saja nanti" kata Tamara yang juga membuka pintu mobilnya.
Mobil yang di kendarai Morgan tiba di depan pintu gerbang rumah Sara.
"Sar, sudah sampai...bangun anak manja" Morgan membangunkan Sara yang tertidur sepanjang perjalanan.
"Oh sampai ya .." Sara tiba-tiba merasa tidak enak pada Morgan. ia merasa sudah keterlaluan karena mendiamkan Morgan yang sudah jauh-jauh mengantarnya pulang.
"Gan maaf ya kalau aku keterlaluan" kata Sara menyesal.
"Sudahlah, oh ya besok jangan terlambat aku jemput jam enam pagi"
"Jemput kemana?"
"Ke sekolah, itu termasuk dalam peraturan ngedate kita"
"Oh ya?"
"Iya baca saja kalau tidak percaya"
"Jam enam Gan? itu pagi sekali"
"Rumah mu terlalu jauh kalau tidak berangkat pagi bisa terlambat"
"Begitu ya .." Sara merapikan rambut panjangnya lalu turun dari mobil. ia melambaikan tangan pada Morgan yang berada di dalam mobil.
__ADS_1
Selama satu Minggu keseruan Saran dan Morgan baru akan di mulai...