
Jepang ...
Sara tiba di bandara Narita Jepang. ia mengedarkan pandangannya mencari sosok nyonya Yamamoto teman Daddy Kai yang berada di Tokyo.
Seorang wanita paruh baya melambaikan tangan pada Sara. wanita itu terlihat berkelas dengan bajunya yang trendy dan kaca mata hitam branded yang menutup matanya.
"Sara Admaja?" tanyanya dalam bahasa ibu.
"Nyonya Yamamoto?" tanya Sara.
"Benar sekali, aku sahabat tuan Kai Admaja. kau gadis yang sangat cantik Sara" puji nyonya Yamamoto.
Sara tersenyum mengikuti langkah nyonya Yamamoto menuju mobilnya. supir pribadi menaikan koper Sara kedalam bagasi mobil.
"Oh ya kau tinggal saja di rumah ku Sara"
"Tidak nyonya, Sara di apartemen saja agar lebih mandiri"
"Kau memang mirip Daddy mu ya ..Dady mu itu banyak sekali bercerita tentang mu. ia bangga sekali pada mu Sara"
Sara tersenyum hatinya terasa hangat karena sanjungan nyonya Yamamoto.
"Terimakasih Nyonya .."
"Panggil saja bibi, anggap saja saya saudara mu"
"Iya bibi".
__ADS_1
Tidak berapa lama mobil tiba di sebuah apartemen yang bisa di bilang berkelas. dari list harganya Daddy Kai memberikan yang terbaik untuk putrinya.
"Ini tempat tinggal mu Sara, jika ada apa-apa jangan sungkan hubungi bibi ya"
"Terimakasih bi"
Sara melihat-lihat apartemennya yang berlantai kayu dan bersih. semua fasilitas sudah lengkap di dalam kamar apartemen itu.
Ada satu kamar, kamar mandi, ruang tengah dan ruang belajar.
"Sara sebentar lagi musim dingin akan tiba jadi persiapkanlah baju hangat ya"
"Iya bibi, apa lain kali kita bisa berbelanja bersama?" tanya Sara sedikit ragu.
"Tentu saja Sara"
sekarang Sara sendiri di tempat asing jauh dari Daddy dan mommy nya.
Disini Sara serba mandiri tidak bisa meminta ini itu lagi seenaknya.
Sara membuka jendela apartemen yang terbuat dari ornamen kayu. udara menerpa memasuki ruang tengah apartemen. sebentar lagi musim dingin tiba jadi udara di Tokyo juga sudah mulai dingin.
Sara menyalakan kompor dan memasak air untuk menyeduh teh herbal.
Apa yang kau lakukan sekarang Morgan? apa kau sudah tiba di London? apa kau masih mengingat nama ku? aku masih mengingat mu dengan baik.
Malam itu Sara ingin keluar ke super maket di dekat apartemennya. ia mengenakan mantel hangatnya dan meraih tas kecil berisi lembaran uang.
__ADS_1
"Kau Sara? .." seorang pria tiba-tiba muncul di hadapan Sara dan mengagetkannya.
"Benar, siapa kau?" pria muda itu terlihat sedikit tidak bersahabat wajahnya. mengingatkan Sara pada seseorang.
"Mama memintaku mengantar mu berbelanja" kata pria muda itu.
"Mama? kau anak bibi Yamamoto?"
Pria itu terdiam tidak perduli. ia memasukan kedua telapak tangannya ke dalam saku jaket kulit yang di pakainya.
"Oh ya siapa namamu?" tanya Sara saat keduanya berjalan kaki menuju swalayan dekat apartemennya.
"Sato, Yamamoto Sato"
"Salam kenal Sato-san aku Sara" kata Sara terkekeh sendiri. ia merasa geli berkenalan dengan orang asing dengan bahasa yang asing juga.
"Itu swalayan yang paling komplit di sekitar sini, cepat belanja karena aku tidak punya banyak waktu untuk menunggu mu!"
"Iya baik..."
Sara memasuki swalayan mengambil keranjang belanjaan dan meraih beberapa barang yang ia perlukan.
Sara memasukan lima bungkus mie ramen ,air mineral dan beberapa camilan.
Semester pertama akan disibukan dengan belajar dan belajar. Sara memerlukan banyak asupan terutama camilan.
Sara terdiam saat meraih sebuah camilan. makanan itu mengingatkannya pada ....Morgan.
__ADS_1