Jodoh Dari Remaja 2

Jodoh Dari Remaja 2
Part 30


__ADS_3

Keluarga Yamamoto mengajak Sara liburan musim dingin ke Hokkaido. tuan Yamamoto sudah mendapat fasilitas lengkap dari perusahaan tempatnya bekerja. lagi pula liburan itu mereka lakukan setiap tahun untuk melihat berbagai perayaan musim dingin di pulaua itu.


"Ayolah Sara bibi dan paman akan senang sekali Jika kau bersedia ikut, bukan begitu Sato?"


Sato yang sejak tadi hanya membisu tidak tertarik dengan obrolan ke Hokkaido itu.


"Terserah ibu saja" kata Sato sambil melirik Sara.


"Baiklah kalau begitu bi, Sara kan ikut"


Bibi Yamamoto terlihat senang sekali.


"Sara nanti biar bibi yang meminta izin pada Daddy mu ya"


Sara mengangguk sembari tersenyum melirik Sato. bibi Yamamoto yang melihat gerak gerik lucu dari Sato dan Sara ikut tertawa. ia merasa Sato dan gadis itu pasti cocok jika berpacaran.


⛄⛄⛄


Keluarga Yamamoto mengajak Sara melihat festival salju Sapporo di pulau Hokkaido yang di adakan selama satu Minggu di awal bulan februari.


Mereka berada di penginapan yang tidak jauh dari tempat festival di gelar.

__ADS_1


Ini pengalaman pertama bagi Sara melihat perayaan yang begitu besar saat musim dingin. ia terlihat antusias dengan kameranya sambil mengikuti langkah Sato di depannya.


"Berdirilah disana aku akan mengambil gambar mu" kata Sara pada Sato.


"Aku tidak mau, kau saja yang berdiri di dekat boneka es itu, aku akan mengambil gambar mu" kata Sato sembari meminta kamera dari Sara.


Dengan senang hati Sara berfoto di sekitar tempat festival.


Sara tercengang dan kagum bagaimana mereka membuat pahatan es seindah itu.


"Sudahlah aku malas kita kembali ke penginapan saja" kata Sato.


"Terserah kau saja tapi aku tidak mau menemani" Sato menyerahkan kamera pada Sara lalu berjalan pergi ke penginapan. ia sudah terbiasa menyaksikan perayaan musim dingin, musim semi, Musim gugur dan musim panas.


Sato-san tidak menjawab pertanyaan ku kemarin soal foto Morgan di album keluarganya. ada hubungan apa sebenarnya keluarga Yamamoto dengan Morgan?


Sara mengedarkan pandangannya di antara satu juta pengunjung yang berdesakan. ia lupa jalan menuju penginapan.


Sara meraih ponselnya di saku mantelnya. ia terdiam sejenak melihat alarm pengingat di ponselnya.


Hari itu adalah tanggal ulang tahun Morgan yang Sara catat di ponselnya sebagai pengingat.

__ADS_1


"Selamat ulang tahun Morgan" gumam Sara perlahan. Ia menghela napas hingga uap dingin terlihat dari mulutnya.


"Hei ibu mencari mu" suara Sato mengejutkan Sara. ia tersenyum dan bergegas ikut Sato kembali ke penginapan.


Bibi Yamamoto memesan hidangan untuk makan siang.


Karena cuaca sangat dingin ia memesan makan yang sesuai yaitu Yosenabe yang terdiri dari daging, sayuran, jamur, dan makanan laut yang di masak dengan kuah kaldu yang pas dan di hidangkan selagi panas.


Sara sangat antusias merasakan masakan itu. bibi Yamamoto mengambil sepotong daging dan meletakkannya di mangkuk Sara.


"Ayo Sara makan yang banyak"


"Iya bibi"


Nyonya Yamamoto melirik Sato yang terlihat masih cuek dengan Sara.


"Sato ...." ibunya memberi isyarat agar Sato juga mengambilkan makanan ke mangkuk Sara sebagai tanda jika mereka telah dekat satu saQma lain.


Sato dengan canggung mengambil sedikit sayuran dengan sumpitnya dan meletakkan di mangkuk Sara.


"Terimakasih Sato-san"

__ADS_1


__ADS_2