
Musim dingin tiba di Jepang, di luar udara terasa menusuk tulang. pemandangan dihiasi warna putih karena salju sudah mulai turun sejak semalam.
Sara merekatkan mantel tebalnya dan berjalan menuju kampus. pikirannya masih di hantui album foto milik keluarga Yamamoto.
Sara yakin salah satu foto di album itu adalah Morgan Xavier. tapi mana mungkin Morgan mengenal keluarga Yamamoto. Sara mencoba menghalau pikirannya yang membuat penasaran selama beberapa hari terakhir.
Bertanya pada bibi Yamamoto tentang foto itu jelas tidak mungkin, itu bisa dianggap tidak sopan. jika bertanya pada Sato .....
Ya kenapa aku tidak bertanya saja pada Sato?!
Sara mempercepat langkahnya menuju kampus. sepatu but hitam yang ia kenakan menginjak hamparan salju yang menutup hampir separuh jalan kota Tokyo.
Sara tiba di fakultas Teknik ia mengedarkan pandangannya mencari gedung teknik Arsitektur. Sato berkuliah di sana.
"Sato-san!" Sara melambaikan tangan pada Sato yang berdiri di kejauhan sembari membawa maket gambar di tangannya.
Sara tersenyum cerah, Sato hanya memandangnya dingin. sedingin salju yang menyelimuti Tokyo.
"Kau sibuk? mau minum kopi?" tanya Sara dengan senyum khasnya dan mata bulat yang bersinar.
"Ada apa?" tanya Sato cuek.
__ADS_1
Pertanyaan Sato itu mengingatkan Sara pada seseorang yang sangat ia kenal dengan jargon pertanyaan itu.
"Ada yang ingin aku tanyakan" kata Sara setengah memohon. Akhirnya Sato luluh juga dan mengajak Sara ke kedai yang tak jauh dari kampus mereka.
Sato menyesap kopi panasnya, ia memandang sara yang sedang sibuk meniup kopi panas sebelum ia minum.
"Mau bertanya soal apa?"
Sara terbelalak, ia hampir lupa dengan tujuannya mengajak Sato minum kopi.
"Kemarqain sewaktu aku berkunjung ke rumah mu, tidak sengaja aku melihat album foto usang" Sara menghentikan ucapannya. Sato memandang dengan ekspresi yang masih santai.
"Lalu aku melihat di akhir halaman album itu ada foto seseorang, apa kau mengenalnya?"
"Seseorang? apa maksud mu kalau bicara yang jelas!"
"Maksudku dia seperti orang yang juga aku kenal, foto pemuda di album itu. ia seperti seusia dengan mu"
"Aku tidak tahu apa yang kau bicarakan" Sato berdiri dari duduknya dan beranjak pergi meninggalkan Sara dengan pertanyaan yang tidak terjawab.
Aku yakin itu adalah foto Morgan, tapi apa hubungan Morgan dengan keluarga Yamamoto?
__ADS_1
Sara pusing sekali dan kembali ke kampus untuk mengikuti perkuliahan.
⛄⛄⛄
Sepulang dari kampus Sara bergegas menuju apartemennya. ia sudah tidak tahan dengan udara dingin di luar sana.
Sara menggantung mantelnya dan segera menyalakan penghangat di ruangan apartemennya. ia ke dapur untuk membuat segelas coklat hangat dan semangkuk ramen pedas.
Aku rindu sekali dengan mommy dan Daddy, mereka sedang apa ya?....
Sementara di kediaman Yamamoto.
Sudah lama Sato tidak masuk ke ruang baca di rumahnya itu. sehingga ia tidak tahu ada album foto yang tersimpan disana.
Sato terdiam memandang foto yang di maksud Sara. ia sedang memegang album usang yang terselip di antara jajaran buku tebal di rak buku.
Halaman demi halaman ia buka dan mengamati foto disana. foto itu diambil saat liburan musim dingin di kota Hokkaido. mereka sedang menyaksikan festival es di sana.
Sato terkejut mendapati halaman terakhir, di sana memang ada foto seorang pemuda. Sato menatap foto itu dengan wajah datar saja. ia terdiam sejenak mengingat pertanyaan Sara tadi siang.
Sepertinya gadis itu mengenalnya dengan baik, apa hubungan sara dengan.....Morgan?
__ADS_1