
~~♡♡♡♡
Seperti biasa Kanaya akan terbangun dalam tidur lelapnya untuk sesi curhat pada sang pencipta dalam shalat tahajud, entah mengapa jantungnya berdegup kencang yg ia sendiri tidak tau kenapa. Diruang istirahat dokter biasanya, kalau tidak di RS ya... di apartment, jangan tanya mengapa Kanaya tidak pernah pulang kerumah ortunya lagi.
Malam ini Kanaya seperti merasakan sesak dan sakit yg ia rasakan 2 tahun lalu, dia terus berdoa memanjatkan pujian, syukur atas rahmat yg Allah berikan padanya. Setelah melaksanakan sholat tahajudnya Kanaya melanjutkan istirahatnya karena dia harus fits untuk pasienya.
Namun disisi lain rumah yg sepi tapi penghuninya tetap terjaga. Rasya dirumah dinasnya yg baru ia tinggali selama 3 bulan ini, begitu sunyi namun terdengar isakan yg menyayat hati, sepertiga malam selalu ia lakukan selama ini, seperti kebiasaannya dengan allah dia bisa menjadi dirinya sendiri, mahluk lemah, ceria, dan terbuka.
Rasya berdoa dipertemukan oleh Kanaya dan hidup bahagia sampai seumur hidupnya. Tapi siapalah Rasya yg hanya manusia lemah dan tidak berharap terlalu muluk2, tapi dia masih punya keyakinan jika allah berkehendak maka apapun bisa terjadi " kun fa yakun" air matanya mengalir tatkala ia panjatkan harapan melaui doa semoga suatu hari , allah berkenan mengabulkannya.
"Ya..allah yg maha pengasih, enkau yg menciptakan langit dan bumi, enkau menciptakan siang dan malam, ya.. allah enkau maha kuasa yg mampu membolak- balikan hati manusia, hamba hanyalah manusia lemah yg engkau ciptakan. Ya... allah engkau meumbuhkan cinta pada diri hamba pada wanita sholehah, yg membuat hamba lebih dekat padamu ya... wanita itu Kanaya aulia sumantri. Hamba mohon jika engkau pertemukan hamba padanya tanpa sengaja dalam minggu ini, maka hamba akan memperjuangkan diririnya menjadikannya wanita halal bagi hamba. Tapi jika hamba tidak bertemu maka hamba akan mundur dan ikhlas mlepaskanya"
Kira2 begitulah doa yg dipanjatkan Rasya pada sang pencipta. Pagi ini rencan sebelum kekantor Rasya singgah sebentar kerumah abangnya. Dipertengahan jalan, tepat dihadapanya terjadi kecelakaan beruntun.
Rasya langsung menelepon kantornya, untuk meminta bantuan menelpon polisi dan rumah sakit terdekat. Rasya langsung membantu para korban, semua orang melihat Rasya dengan baju lorengnya, yg sudah berlumuran darah. Tak lama polisi dan ambulan datang Rasya mengangkat korban namun, karena banyaknya korban Rasya berinisiatif membawa korban dengan mobilnya ada 3 orang korban luka 1 anak berusia 5 tahun, 1 wanita hamil dan 1 laki2 dewasa.
Rasya melaju mobilnya dengan cepat sesampainya di rumah sakit korban yg 1 keluarga itu, lansung ditangani oleh dokter yg bertugas. Sementara Rasya menggendong anak perempuan yg tadinya pingsan sekarang menangis karena luka yg ada ditubuhnya. Rasya meletakkan gadis itu diranjang dan terus menenangkanya. Tak lama datang seorang dokter sedikit berlari, Rasya merasa seperti mengenal dokter ini wangi dan suaranya seperti Kanaya. Wajahnya tidak terlihat karena tertutup masker.
"Maaf pak... bisa geser sedikit, agar anak bapak bisa kami tangani" dokter
"Baik dok" rasya
"Berapa usia anak bapak" dokter
"Hah..maaf saya bukan ayahnya, saya cuma membantu keluarga ini" Rasya
"Ohhh kalau begit...... Rasya" Kanaya
"Kanaya" Rasya
Dunia sepeti berhenti berputar dan waktu tak lagi berjalan, hanya ada suara detak jantung dari kedua insan yg saling merindu dalam diam. Senyum dan kerinduan terpancar dari keduanya, air mata yg mengalir secara tidak sopan dipipi keduanya. Ingin rasanya Kanaya memeluk laki2 itu sekarang, laki2 yg selalu ia sematkan namanya dalam doanya.
__ADS_1
Kanaya seperti melihat kehidupannya yg akan kembali namun, senyum itu hilang entah kemana berganti dengan Wajah kesal dan kecewa yg teramat dalam. Ingin rasanya Kanaya memaki, memukul, tidak ingin bertemu dan terus membencinya.
Sementara Rasya merasa sangat bahagia melihat pujaan hatinya, yg tersenyum sangat manis, Kanaya sudah membuka masker itu. Kanaya gadis itu begitu cantik, wajah itu, senyum itu, wangi lafender yg selama ini ia rindukan. Rasya menghampiri pujaan hatinya itu tapi, ia urungkan sesaat setelah Wajah yg berseri itu berganti amarah dan kecewa yg mendalam. Setidaknya ia bahagia karena doanya selama ini diijabah oleh allah dan ini, sebagai pertanda dari perjuangan Rasya untuk mendapatkan kebahagiannya dan hidupnya kembali.
Rasya terus memperhatikan Kanaya yg menenangkan gadis kecil itu. sifat ramah, murah senyum, keibuan, rendah hati, Kanaya bagaikan happy virus yg menyebar pada orang2 yg ada disekitarnya. Rasya terus memperhatikan dan mencari peluang agar bisa ngobrol.
"Kau... ehem..maksut saya bapak apa ada yg terluka, sebaiknya diperiksa dulu sebelum Bapak pergi"Kanaya
Rasya langsung tersadar ketika Kanaya bertanya padanya dan ini kesempatan yg tidak boleh terbuang sia2
"Hah...ya sssst sepertinya dadaku terasa sakit, ahhh bukan lebih tepatnya hatiku sakit karena merindukanmu" Rasya( tersenyum)
"Ck.. tidak perberubah dasar perayu ulung, receh( Rasya hanya tersenyum mendengar omelan Kanaya) dasar orang gila" Kanaya
" makasi...Ya... aku memang gila karenamu, ahhh mas rindu kamu dek" Rasya
Deggg
Jantung Kanaya berdetak karena kalimat terakhir yg sudah lama tidak dia dengar. Kanaya tidak menggubris lebih memilih pergi tapi, tangan Rasya sudah menggengam tangannya. Kanaya menatap mata, wajah dan sifat receh itu yg selalu ia rindukan.
Sorot matanya yg sayu menandakan Rasya tidak berbohong dan tulus.
"Aku sudah memaafkanmu, jauh sebelum kamu meminta maaf jadi tolong lep-" Kanaya
"Dek kamu harus dengerin mas, (Rasya mulai menceritakan permasalahan yg terjadi antara dia dan jeni) mas kangen kamu dek" Rasya
Kanaya benar2 salah membenci Rasya dan tidak mau mendengarkan penjelasannya. Tapi namanya cewek ya... punya ego dan harga diri yg tinggi, menutupi hati yg senang dan malu dengan ngeles
"Maaf saya ada oprasi pak, jadi saya permisi" Kanaya
Kanaya berlari meninggalkan Rasya dengan pipi yg merona, membuat Rasya jadi sangat bahagia. Ia terkekeh melihat sikap pujaan hatinya yg lucu, gengsi, dan harga diri yg tinggi.rasya berteriak agar Kanaya dengar apa yg akan ia katakan dan Kanaya ngerem mendadak dengan jarak 25 meter.
__ADS_1
"Ya... mas tau kamu juga rindu dan cinta sama mas dek, mas tunggu kamu sampai selesai oprasi" Rasya
"Dasar aneh, sok tau, gak punya kerjaan apa, pulang sana ganti baju bau tau menyebalkan" Kanaya
"Siapp... perintah nyonya Rasya akan saya jalankan, dek bajunya mas rendem pakek apa" Rasya
"Is... itu aja kok gak tau sihh, direnram pakai air biasa dulu, abis itu bialas lagi rendam pakek diterjen, ter..... yakkkk kenapa aku jelasin" Kanaya
"Ya...mas gak tau dek, nanti biar kamu gak susah nyucinya, tar kamu kecapean pulang kerja masak, beres2 rumah, ngurus mas ehhh nyuci lagi" Rasya
"Sembarangan emangnya gue pembokat lo, minta di gampol tu bibir"Kanaya
"Dek kamu itu calon istri mas tau, dosa ngomong kasar gitu, tar aja kalok mau cium " Rasya
Kanaya berlari menghampiri Rasya dengan membawa sapu yg ada di sebelah pintu. Disaat sapu henda mendarat Rasya menghentikan aksinya karena menerima telpon, tapi tetap memandang dirinya.
"Ya... ada apa lettu agus, oh... saya lupa, ambil daftarnya di meja saya serahkan pada staf logistik, bilang pada mereka saya akan cek besok" Rasya
Setelah Rasya mematikan HPnya, Kanaya hendak melanjutkan aksinya tapi, laki2 tidak jadi gara2 HP lagi. Rasya menegapkan badannya dan memasang wajah datar andalannya.
"Hormat ndan, ijin petunjuk ndan, siap ijin saya masi dirumah sakit ndan, baik ndan saya segera menghadap, ijin mendahului ndan assalammualaikum" Rasya
Rasya memasukkan HPnya disaku celana lorengnya dan Kanaya masih setia memegang sapu.
"Dek mas kekantor ada panggilan" Rasya
Rasya meraih tangan naya untu bersalaman tapi dengan tangan Rasya yg ia sodorkan dikening Kanaya. Rasya tersenyum karena pujaan hatinya menurut dalam ketidak sadaran, sebelum naya menyadari Rasya udah ngacir . Karena tingkat kesadarannya kembali Kanaya udah mencak2.
Mereka berdua tidak menyadari menjadi pusat perhatian semua orang, termasuk ke 2 sahabatnya yg bahagia melihat 2 orang bodoh itu bertemu kembali.
Tkn. 19 januari 2019
__ADS_1
Aduh sebenernya mau up dari kemaren tapi jaringan baru ada lagi setelah mienghilang dari peredaran. Jangan lupa Vottt dan komen makasi😘😘😘
"ini versi asli bukan KW dan sekalian revisi dilapak ini, PLAGIAT MUNDUR TERATUR😏"