
Hari ini pertama kali dalam proses belajar mengajar di MABES TNI. Kanaya mendapatkan giliran masuk dikelas rasya pukul 9 pagi selama 4 jam pelajaran 4 MK( mata kuliah) yaitu psikologi pendidikan, matematika, microteaching dan evaluasi pendidikan. kanaya sengaja memadatkan 1 hari ini untuk masuk karena 1 minggu ini dia ada jadwal penguji sidang . Sebelumnya Kanaya pergi ke bescam untuk mengambil motornya, kemudian kekampus untuk ngantor karena ada pekerjaan dikantor staf.
Sementara di MABES TNI kelas dibagi menjadi 2 yaitu
~ kelas A: perwira menengah dan perwira pertama berjumlah 53 orang yg terpilih
~ kelas B: bintara tinggi dan bintara berjumlah 50 orang
Yg tujuan dari program ini adalah sebagai tenaga pengajar untuk membina para prajurit, ketika dalam melaksanakan tugas dapat membantu sebagai tenaga pengajar yg profesional didaerah terpencil.103 prajurit ini nantinya akan menjadi guru sesuai tingkatannya dan dosen sebagai pendamping mereka nantinya dalam membina prajurit.
Proses belajar mengajar berjalan dengan baik dikelas A yaitu kelas rasya,mereka dibagi menjadi 10 kelompok. Genk rasya gak bisa dipisahkan maka niko mengambil jalan ngikut aja, karena niko kebagian jam MK pertama. Setelah niko giliran naila yg masuk kemudian Kanaya. Disaat naila tengah keluar kelas dan istirahat ada pesan dari Kanaya bahwa dia datang sedikit terlambat . Naila memberi tau bahwa kelas A jam MK akan terlambat 30 menit jadi boleh bebas.
Kanaya membelah jalanan ibu kota menuju MABES TNI. Sesampainya di pos piket dia menyerahkan kartu bebas keluar masuk khusus dosen. Sepanjang masuk kawasan itu semua mata tertuju padanya mereka bertanya itu siapa, perempuankah atau laki2.

Ya... kanaya bawa moge, semua prajurit prajurit baik yg ada di kelas pada keluar dan yg diluar pada fokus dengan sikap siaga. Kanaya membuka helemnya, betapa terkejutnya semua orang. Cewek cantik berhijab bawa moge, dan berani masuk di wilayah terlarang dengan tas ransel dipundaknya. Setelah diperhatikan ternyata itu dosen mereka yaitu Kanaya, semua prajurit berhamburan masuk kekelas masing2, termasuk juga kanaya yg masuk ke kelas A tapi karena jumpa si niko ngobrol dulu bentar gangguin si niko, yg ngomel karena Kanaya telat hahaha. Kira2 ini penampilan kanaya

"Wah... gila ibu komandan.... salut gue bang liat tu cewek...." hendra
"Hah...Kanaya bisa bawa moge" 4 abang Kanaya
"Bener2 keren ibu dosen" jafran
"Wah....luar biasa garang" nino
"Ya...ampun tambah cantik...ahhh makin cinta gue" rasya
Disaat kelas tengah ricuh, karena ngomongin dosen2 muda mereka dengan gaya masing ditampilkan hari ini, ya... tidak hanya Kanaya tapi 6 dosen itu pakek moge. Terdengar ketukan pintu. Kanaya masuk meletakkan tasnya dikursi dan menyampirkan jaketnya di kursinya.
__ADS_1
"Assalammualaikum" kanaya
"Waalaikumsalam" semua prajurit
"Maaf Bapak/ ibu saya terlambat dihari pertama, ( Kanaya memperkenalkan diri dan sistem belajar mengajar jika denganya juga sistem nilai yg diberikannya). Baik saya akan mengabsen dan memperkenalkan diri ya... pak" Kanaya
"Siappppp" jawab semuanya serentak
Kanaya terkejut setengah mati karena suara mereka yg menggelegar alias bentak. Kanaya yg belum terbiasa dengan dunia militer jadi takut dan deg2and.
"Astagfirulah pak... biasa aja..saya terkejut, bapak/ ibu cukup kayak disekolah dulu aja ya... gak usah ala militer kalok sama saya, jangan kaku tar saya yg jantungan" kanaya
"Siapp bu..." semua( lembut)
Kanaya mengabesen satu persatu dan sampai pada genk rasya. Dia mulai sedikit tidak nyaman karena ada Abang2nya dan teman2nya, ahhhh sudah pasti ada mahluk yg menyebalkan menurut naya.
Kanaya memanggil satu2 genk itu sampai pada putra, hingga dia menarik nafas sejenak dan memejamkan matanya, bersiap untuk menerima segala tingkah yg akan dibuat rasya
"Mmmmm dan yg terakhir, mmmmmmmm huff...Mayor Rasya ilham pramono silahkan" Kanaya
Rasya mulai tebar pesona dengan menojolkan wibawa, karismatik, tegas, dan santun seperti biasanya ya... sekalian PDKT dan menunjukkan citra yg baik pada Kanaya secara tidak langsung hehehe....
"Baik... Nama saya Mayor Rasya Ilham Pramono, umur 28 tahun, saya belum menikah. Tapi sudah ada calon istri yg lagi usaha PDKT inisialnya K ( rasya melirik dan tersenyum tipis ke Kanaya tapi, dibalas dengan tatapan malas, abang2nya udah senyum2). Saya mejakabat sebagai wadanyon dibatalion xxx Jakarta. Saya masih tinggal dibarak bujang walau ada rumah dinas, alasan saya karena belum ada istri jadi kesepian ( semua orang bersorak). Saya pernah memimpin beberapa misi raider tempur dan bergabung dengan FBI, 3 kali berangkat SATGAS perdamayan BBB di lebanon, somalia dan afganistan. saya mengusai 3 beladiri karate, tek wondo dan wushu. Saya terakmasuk kejajaran perwira yg mendapatkan 10 kali tingkatan promosi kenaikan pangkat, setelah mayor satria dan mayor fitra yg sebentar lagi akan naik pangkat.
"Dasar pamer, mana sok kegantengan lagi" batin Kanaya
Saya bukannya pamer atau apalah ( Kanaya terkejut karena seolah rasya tau apa yg sedang dipiranya) tapi, saya memberi semangat buat temen2 sumua usia bukan penghalang kita buat berjuang, berkarya, mengerjakan sesuatu yg bermanfaat dan berada digarda terdepan bagi ibu pertiwi. Lebih baik mati di medan perang dari pada kalah oleh musuh. NKRI harga mati jadi jangan biarkan musuh masuk 1 langkah pun dinegri kita tercinta. Kita lindungi ibu pertiwi melebihi nyawa kita sendiri jangan buat kita, merasa sia2 meninggalkan anak dan istri di rumah dengan kegagalan dalam tugas, buat mereka bangga walau kita pulang hanya tinggal nama dan sebagai prajurit yg dibanggakan, TNI adalah pagar dan leser pelindung rakyat indonesia. Jadi PRAJURIT KALIAN SIAP" rasya
__ADS_1
"SIAP.... LAKSANAKAN" semua
Air mata kanaya mengalir membasahi pipinya. Pandanganya menyisir pada mahasiswanya yg sekarang dihadapannya adalah prajurit kebanggaan yg dimiliki indonesia. Matanya melihat keempat abang2nya tangisnya pecah, ia mengingat ayahnya fikiranya terseret pada kekadianya 19 tahun yg lalu( di part 1). Ia melihat rasya yg berdiri memandang dirinya sekarang. Kanaya memegang dadanya seperti ada tombak yg menembus dadanya yg selama ini egois. Abang2nya menghampiri dan memeluk adeknya yg rapuh itu. Kanaya mengambil HP menghubungi ayahnya dengan melospeker.
Ayah👮: assalammualaikum dek( ayahnya bingung karena hanya mendengar suara tangisan putrinya)
Kanaya🐰: hiks....hiks.... ayah... adek.....adek....hiks....hiks... adek minta Maaf....Maaf... adek udah jadi anak yg egois dengan gak peduli ama profesi ayah, hiks....terima kasih udah bersabar dan berjuang untuk ayah....ayah....makasi udah nyelatin adek dengan nyawa ayah.....hisk...
Ayah👮: sama2 Sayang.... itu tugas ayah sebagai orang tua dan sebagai seorang prajurit
Kanaya🐰: makasi ayah.... adek Sayang ayah
bib...
Kanaya memutuskan sambungan telpon dan memandang rasya yg penasaran dengan sikap kanaya, bukan hanya dia bahkan semua orang. Abang2 kanaya tertunduk ditempat duduk mereka, menutupi air mata haru mereka.
"Mayor rasya saya ucapkan terima kasih...telah menyadarkan saya akan satu hal yg selama ini saya takutkan padahal itu cuma sikap ego saya saja" Kanaya
"Sama2 ibu itu memang menjadi tugas saya untuk melindungi orang yg saya sayangi" rasya
"Mantap....rasya langkah yg baik... ahhhh emang aku adalah orang baik, tampan, dewasa ahhh gimana gak terpesona coba" batin rasya bersorak
"Saya gak nyangka dibalik tampang playboy anda, ternyata anda orang yg hebat saya salut" Kanaya
Semua orang cekikikan Sementara rasya menclos. Setelah keadaan tenang kembali Kanaya yg menjadi dosen wali dikelas A. Membentuk Komting tapi karena pada gak ngeti jadi dirubah menjadi komandan kelas( KOMLAS). terpilihlah rasya menjadi komlas, ehhh malah dia ngatur buat keputusan nino dan hendra yg menjadi wakilnya, tujuanya nino yg jadi tempat yg lain buat ngumpulin tugas dan hendra yg hubungi dosen ama kalok ada info dia yg kasi tau. Kanaya kembali pada sikapnya yg sebel banget ama rasya, ahhhb sirasya udah seneng banget cuma dia yg ngubungi Kanaya dan mau mepet terus.
**Tkn.30 desember 2018**
**Jangan lupa Vottt dan komen makasi😘😘😘😘😘😘😘😘😘**
***ini versi asli bukan KW dan sekalian revisi dilapak ini, PLAGIAT MUNDUR TERATUR😏***"
__ADS_1