JODOH RAHASIA ALLAH

JODOH RAHASIA ALLAH
27


__ADS_3

~~♡♡♡♡♡~


Fabio Corazon



Seorang pengusaha dan mafia kelas kakap di pracis, usianya 34 tahun wajah tampan, dingin, datar, kejam dan kaya. Setelah transaksi yg gagal fabio berangkat ke Haiti dan turun tangan langsung untuk memberi pelajaran pada tikus got, yg merusak bisnisnya yg menjanjikan. Rencana sudah ia jalankan secara perlahan tapi pasti. Pertama dia masuk dulu ketempat dimana siapa saja masuk dengan leluasa, untuk melancarkan rencananya tanpa ada yg curiga.


Srekkkk


"Hah.... bos apa yg anda lakukan, kenapa anda melukai tangan an-" doras


"Ya... fabio menebas tangannya sendiri dengan pisau, yg ada di dapur rumah yg terbilang mewah.


"Ikuti saja alur cerita yg aku buat doras, ingat jangan panggil aku bos, tapi niel dan kau antoni paham" fabio


"Baik bos, ah... maksudku Neil" doras


"Antar aku ke rumah sakit milik indonesia itu, ini baru awal saja dan kau bersiaplah teman" fabio


Doras membawa fabio ke RS indo dengan mobilnya. Wajah pucat Fabio membuat doras cemas, bosnya ini memang gila batinnya.


"Doras siapa nama gadis itu" fabio


"Hah... maksud bos siapa." Doras


"Siapa tunangan letkol brengsek itu" Fabio


"Oh... Kanaya bos, kalau tidak salah dia seorang dokter"doras


"Bagus, permainan akan dimulai kolonel" fabio


'Setelah sampai dirumah sakit, doras turun dan memanggil tim medis. Fabio yg mulai lemah akibat darah yg terus mengalir. Tim medis segera membawa fabio ke UGD, mereka membuka kemeja hitam milik fabio. Tim medis yg nota bene para cabe berkelas udah mesem2 gak jelas, karena melihat pemandangan seger ada cogan berbadan kotak2 udah kayak SpongeBob. Berasa kayak liat artis telenopela "Maria Cinta Yg minggat"😅😅😅


Fabio yg melihat tingkah para 4 cewek ini cuma mendengus kesal dan berusaha untuk tidak memaki mereka. Sebuah suara pukulan yg membuat fabio yg awalnya terpejam kini, melihat kearah suara omelan yg ia tau artinya karena dia sedikit paham bahasa indonesia, ternyata ada gunanya juga dia tinggal di bali selama 1 tahun bersama ayahnya, tidak ia tidak mengetahui  agama yg bernama islam. Seorang dokter yg menggunakan  penutup kepala


" cantik" kata itu yg muncul, dibenak seorang fabio yg tidak pernah tersentuh oleh wanita manapun.


"Aduh.... sapa sih yg mukul" berempat


"Saya kenapa" Kanaya


"Eh.... ibu, ah...ada calon bini orang nih.." tia


Kanaya hanya membalas dengan gelengan heran dan malas dengan sifat somplak timnya

__ADS_1


"Ih... bu kita baru dapat penyegaran" fatma


"Ada cogan bening, mana boleh di sia- siain" nurma


"Malaikat ini mah, roti sobek, abang bule, aaaa culik adek bang" kia


"Ahhh tidak apa2" fabio ( tersenyum)


"Adehhh tu bibir, kalok ngomong jangan asal nge jeplak aja" Kanaya


Kanaya menghampiri fabio dengan senyum manisnya yg ia tampilkan, fabio dia terpaku sesaat melihat senyuman yg tersungging dari wanita cantik itu.


"Permisi tuan, mohon Maaf atas prilaku teman2 saya" Kanaya


Doras mengaga kalok tu mulut bautnya kedor, sudah dipastikan lepas tu rahangnya. Seorang fabio tersenyum dengan sangat tulus dan sangat manis dengan seorang wanita selain ibunya. Kanaya memeriksa luka fabio dengan sangat teliti, mata bulatnya mendadak melotot tak percaya. Reaksi Kanaya itu mengundang perhatian Fabio, yg membuatnya tersenyum geli. Fabio seolah tidak bisa bahasa indonesia jadi pura2 gak tau mereka ngomong apa dan dia menggunakan bahasa ingris.


"Maaf tuan ini tanganya kenapa, kok bisa lukanya sedalam ini" Kanaya


"Ah... niel nama saya niel, tadi saya dirampok waktu jalan2 dikota, karena saya melawan malah dihadiahi sabetan pisau" fabio


"Ya...ampun, baiklah niel sepertinya lukamu akan dijahit, tapi tenang di bius jadi gak berasa sakit" Kanaya


Kanaya terus tersenyum sambil memerintah timnya, mengambil ini itu membuat fabio terpesona. Kanaya duduk dikursi tangannya tak tinggal diam membersihkan luka itu. Kanaya menjahit dengan fokus, fabio entahlah matanya tidak lepas dari Wajah manis gadis dihadapanya.


Bebas iklan


"Masa cowok nangis, lukanya juga gak parah apalagi kamu yg ngobatin gak terasa Sayang" fabio


"Hah... Maaf niel kamu bilang aku Sayang" Kanaya


"Mati aku, ngomong apa sih kamu bio... tunggu tadi aku panggil dia "Sayang" kok malah seneng sihhh" batin fabio


"Niel....kamu gak papa" Kanaya


"Eh... maksud aku tadi Sayang gak sakit, padahal dalam ya.... dokter saya belum tau nama dokter" fabio


"Ya...allah hehehe, dari jadi ngomong terus sampai lupa, saya Kanaya" Kanaya


"Apa... dia bilang namanya Kanaya, jadi dia tunangan letkol brensek itu, tidak mungkin, mungkin orang lain" batin fabio


Kanaya menjahit luka fabio sambil berbincang ria. Fabio merasa menemukan sosok baru yg mampu mengisi hatinya. Aneh memang baru kenal beberapa jam saja, hatinya telah ia berikan pada gadis yg ada dihadapannya. Fabio menjadi seperti bukan dirinya kini, bersama Kanaya dia menjadi cowok jahil, perayu, banyak bicara, ceria intinya heppy dan nyaman.


Srekkkk ( suara tarikan kain  pembatas ruangan)


"Maaf mengganggu...." Rasya

__ADS_1


Ya.... orang itu adalah Rasya, fabio langsung berubah wajahnya menjadi datar dan dingin. Sementara Rasya merasa bingung dengan pasien yg sedang ditangani Kanaya. Rasya menangkap seperti ada aura permusuhan dan pembunuhan didalam diri pasien ini.


Rasya merasa aneh dengan orang ini, begitu mencurigakan, dan tersirat ada maksud terselubung dari tatapan tajamnya. Rasya yg terus menatap laki2 itu dengan kemampuan intelligent yg iya miliki. Rasya tidak mau mengambil resiko dengan membahayakan Kanaya.


"Eh.... Maaf mengganggu dokter Kanaya, saya kemari memberitahu rapat kita nanti, dimajukan" Rasya


Kanaya yg sadar dengan bahasa Rasya yg formal itu, juga merubah sikapnya menjadi professional dengan Rasya


"Oh.... baik pak terimakasih infonya, buat repot ya... pak, malah bapak yg beritau" Kanaya


"Tidak dokter kebetulan saya lewat, sekalian beritau takut lupa, eh.. tuan ini kenapa ya..." Rasya


Kanaya menceritakan kejadianya, sementara fabio hanya diam mendengarkan gadisnya itu bicara, Dia lebih menjaga sikapnya agar tidak dicurigai.


"Oh... apa ada yg hilang, mungkin  kami bisa membantu" Rasya


"Semua barang2ku hilang, aku tidak tau harus bagaimana pulang keperancis" fabio


"Baiklah kami akan coba membantu anda tuan" Rasya


"Terima kasih " Rasya


"Sama2 tidak usah sungkan tuan, oh... setelah keluar dari rumah sakit anda akan tinggal dimana" Rasya


"Entahlah aku tidak tau, aku merasa takut mau keluar, tujuanku sebenarnya mau traveling, tapi..." Fabio


"Baiklah setelah keluar dari RS, sebaiknya tinggal di barak kami saja" Rasya


"Agar aku mudah mengawasimu orang mecurikakan" batin Rasya


Ah.... terima kasih pak" fabio


"Sama2 tuan selagi masih bisa kami bantu, maka apa salahnya" Rasya


"Tentu saja aku tidak menolak bantuanmu letkol bodoh, ini membuat pekerjaanku makin mudah bodoh"  batin fabio


"Kalau begitu niel, kau boleh membantu kami untuk sementara mau" Kanaya


"Tentu saja Kanaya, terima kasih" fabio


Yuhu.... gimana kisah selanjutnya next part hehehe


Tkn. 24 February 2018


Jangan lupa Vottt dan komen

__ADS_1


Makasih😘😘😘😘😘😘😘😘😘


"ini versi asli bukan KW dan sekalian revisi dilapak ini, PLAGIAT MUNDUR TERATUR😏"


__ADS_2