
※※※※※※※※♡♡♡♡※※※※※※
Semakin hari rasy semakin gencar PDKT sama pujaan hatinya, siapa lagi kalau bukan dhuha. Perlu diingat selama 3 bulan ia PDKT rasy belum tau siapa sebenarnya Dhuha dan pekerjaan utamanya. Sikembar tetap belum mau membuka hubungan keduanya dengan Dhuha pada rasy. Rasy tetep mengirim pesan pada dhuha kadang cuma di reads doang, syukur2 di bales, itu aja udah cukup buat rasy. Bahkan setiap jam MATKUL dhuha, rasy akan membawakan bekal untuk pujaan hatinya itu.
Tanpa disadari oleh dhuha, ia mulai terbiasa dengan pesan yg setiap hari. Bahkan dhuha sangat menyukai masakan rasy yg pas dilidahnya, tapi dhuha menutupinya dengan wajah datarnya. Pesan yg dikirim rasy tidak hanya sekedar mengingatkan sholat saja namun, apapun yg dilakukan rasy setiap hari. Dari mulai kegiatannya di kampus mulai dari keluhan sampai seneng2. Ketika dirumah pun rasy akan mengadu kalok dijahili dengan papa dan adiknya, kadang kalok mamanya ngomel dia akan ngadu dengan dhuha. Hal2 kecil seperti itu kadang mengundang tawa dhuha ketika membaca pesan2 chat rasy ketika di kamarnya. Belum habis dhuha membaca chat rasy selepas sholat isya, rasy sudah mengirimnya pesan lagi.
Cewek preman🐇
😣 ihhh adek lagi kesel banget mas... sebel √√
" hah... sebel kenapa dia, bisa kebayang mukanya si cewek preman ini kalok lagi kesel hehehe" dhuha
Cewek preman🐇
Ihhh si syaka ngeledek adek, dia bilang pacar adek mirip ikan lohan😣 √√
" hah siapa pacarnya rasy, kok aku gak tau sihhh, terus syaka kok tau pacarnya rasy mirip ikan lohan" dhuha
Cewek preman🐇
Padahal udah adek bilang itu bukan pacar adek , tadi motor adek bocor terus numpang ama januar sampek caffe√√
" huffff... kirain beneran( lega dan tersenyum) ehhh kok aku jadi seneng, aneh hahaha jangan gila kamu Dhuha masakkkk gak mungkin sama ahhh" Dhuha
Cewek preman🐇
masak iya.. adek duain seseorang yg udah bawak hati adek pergi dan setiap hari adek sebut namanya disetiap sujud adek 😳√√
" hah.. siapa lagi itu" dhuha
__ADS_1
Cewek preman🐇
Dia itu baik, pinter, sopan, sholeh yg pasti suami masa depan adek, yg bisa bimbing adek jadi lebih baik. Mas juga kenal sama cowok itu dan mas pasti setuju sama pendapat adek 😳√√
" siapa cowok yg disuka ama rasy, dia bilang aku kenal, apa mungkin mahasiswa juga kok penasaran," Dhuha
Diseberang sana rasy udah jengkelitan karena Dhuha online, ya... Dhuha online hanya untuk dirinya saja. Gimana tidak setiap chat yg dikirim langsung dibaca, baru dibaca aja udah seneng bodo chatnya panjang udah kayak WP hahaha. Rasy bergegas tidur biar gak kelewatan waktu tahajud yg selalu ia kerjakan, walau pun setelahnya tidur lagi.
Dhuha yg berada dirumah dinasnya tidak bisa tidur, ia mencoba untuk beres2 rumah, baca buku, berzikir tapi tidak juga. Kata2 rasy terus membayanginya ada rasa sedih, kecewa, marah, dan lega secara bersamaan.
" ya... allah ada apa denganku, apa mungkin aku mulai menyukai gadis barbar itu, rasy cewek aneh, manis, cantik, perhatian dannn. Masyaallah kenapa aku ini, gak mungkin ini cuma perasaan sementara aja, aku gak mau masuk kelubang yg sama dan aku harus jauhi cewek barbar itu" Dhuha
Dhuha mengambil wudhu untuk sholat sunah dan setelahnya dilanjutkan dengan membaca Al-Qur'an. Semua itu Dhuha lakukan agar perasaannya menjadi tenang, dan berharap agar bisa tidur nyenyak malam ini. Sementara rasy bertekat tidak akan mundur karena waktu untuk PDKT sampai akhir semester ini saja.
Pagi ini Dhuha kelihatan sedikit lelah dan pusing karena, dampak semalam kurang tidur. Dhuha tetaplah seorang Dhuha yg berwajah biasa menutupinya dengan baik. Dhuha masuk ke kelas rasy namun gadis itu belum kelihatan batang hidungnya, membuat dhuha bertambah kesal saja.
" kemana perginya dia, ohh aku tau pasti sibuk pacaran dasar gak bertanggung jawab" batin Dhuha
"Hufff...hah...hufff... assalammualaikum" rasy
" nah.. ini dia baru datang, terlambat tapi, kasian juga nafasnya ngos2an mana keringatan aduhh jadi gak tega. Ehh Dhuha harus tegas" batin dhuha
Dhuha menatap rasy, menunggu alasan apa yg dilontarkan gadis itu. Sementara rasy menatapnya terpesona dengan penampilan dhuha yg makin hari, makin bertambah kadar ketampananya. Apalagi hari ini benar2 membuat rasy dehidrasi saja
" maaf pak saya telat, tadi ban motor saya bocor lagi jadi, saya dorong kebengkel" rasy
__ADS_1
" tunggu dia bilang bocor, bukanya kemaren juga bocor, alasan bilang aja ngapel" batin Dhuha
Rasy seolah tau apa yg sedang fikirkan dhuha dia lansung menjawab, dengan sungguh2
" beneran pak saya gak bohong, tar durhaka saya kalok bohong ama bapak" rasy
" berdiri kamu sampek mata kuliah saya selesai" Dhuha
Rasy bener2 kesel pertama si hany ngulah, kedua lari2 karena terlambat, ketiga ini antara sebel dan seneng dihukum berdiri. Rasy berdiri disamping Dhuha dapat tercium aroma masculine dari tubuh pria itu. Rasy seneng karena bisa melihat lebih dekat wajah tampan calon imamnya itu.
Rasy membuka tasnya dan memberikan kotak bekal seperti biasanya2. Ada senyum sangat tipis, bahkan tidak terlihat dari Dhuha. Rasy terus memandangi punggung Dhuha dengan senyum2 membayangkan yg iya..iya. Sementara Balqis memutar matanya malas melihat tingkah rasy.
Dhuha merasa kesal karena terus dipandangi rasy dari belakang, dia menyalahkan dirinya yg dibekali kemampuan, dalam memperhatikan gerak2 objek yg mencurigakan dari segala penjuru.
"Rasy bisa tidak kamu fokus melihat temanmu presentasi, jangan perhatikan saya karena gak ada gunanya, jadi fokus atau kamu keluar saja" dhuha
Sumpah demi apa, Dhuha ngomong dengannya dengan kata2 sepanjang itu. Rasy cuma bengong tak percaya dengan kemampuan Dhuha cowok yg ia taksir selama ini. Bahkan dia tidak melihat rasy Dhuha bisa tau kalau ia memperhatikan cowok ganteng itu. Sampai kelas berakhir rasy tetap diam memandang dhuha yg keluar kelas tanpa menatapnya, sampai2 Balqis memukul bhunya baru ia tersadar.
Di Kantornya dhuha duduk dan membuka bekal dari rasy, senyum manis terbit dari bibirnya. Kotak berisi bento lucu yg menggugah seleranya
" ya... ampun lucunya, jadi sayang dimakan, apa gara2 ini dia terlambat dasar cewek barbar yg manis" dhuha
Dhuha dengan lahap memakan bento rasy, entah apa yg dirasakannya saat ini. Seperti ada sesuatu yg hangat menghinggapi dadanya tapi, dia mengacuhkanya dan menepis segala rasa yg hinggap pada dirinya. Sementara rasy tak henti2nya tersenyum sepanjang perjalanan pulang, hingga sampai rumah membuat mamanya heran. Bagaimana kisah mereka next part
Tkn.29 April 2019
Jangan lupa Vottt dan komen makasi😘😘😘😘😘😘
__ADS_1
SALAM SAYANG DARI IBU AUTHOR YG KECEHHH😘