JODOH RAHASIA ALLAH

JODOH RAHASIA ALLAH
24


__ADS_3

※※※※※※※♡♡♡♡※※※※※


" kau...." teriak Dhuha


" ada orang yg coba nipu pah, tapi kamil gak kemakan, Maaf Bapak saya tidak bermaksud mengganggu, hanya saja orang ini penipu saya, harap Bapak2 jangan mudah percaya omongannya" kamil


" kamil ada apa ini, jangan buat keribut" ayah kamil


" anda benar pak kamil, saya percaya dengan apa yg bapak sampaikan" Rasya


Dhuha terkejut setengah mati mendengar ucapan Rasya, formasi jendral yg lengkap itu dengan tatapan yg datar. Sementara 25 orang saudara rasy udah ketar ketir, kamil jangan ditanya sudah senyum ngeledek.


" ohh bapak juga korban dia, saya bahkan parah dia bilang gadis yg saya cintai adalah tunangannya. Sementara pacar saya bilang dia tidak ada hubungan dengan laki2 manapun. Lo... itu ( menunjuk2 dada Dhuha dengan jari telunjuk kirinya) terlalu halu, jadi gue minta ama elo jauhin rasy. Yg pantes ama dia cuma gue, karena apa...rasy itu cuma gue yg bisa bawa dia jadi hidup enak, yg bisa ngangkat kasta keluarga dia dan sekarang dia pasti milih gue karena apa... dia itu orang gak mampu lo paham ap-" kamil


Bugg...bug...


Dhuha meninju bibir kamil lagi, adu jotos pun terjadi, para perwira akan melerai mereka tapi Rasya melarang. Mereka cuma menonton, 2 orang yg menunggu Dhuha sudah gemetar melihat itu semua.


" keparat.... lo kamil, *******" Dhuha


" aghhhh.... sialan lo haidan" kamil


Dhuha memiting kepala kamil, apa Dhuha luka... jawabanya tidak sama sekali, hanya kepalan tanganya yg merah.


" brengsek lo jangan pernah menghina keluarga gue, mertua gue, apa lagi istri gue, minta mati lo ha..." teriak Dhuha


" aduhh bisa mati tu bocah" prabu


" ahhh kalo begini harus gimana" zain


" lagian Bapaknya bukanya ngeralang, ini malah diem aja anaknya kurang ajar" yuda


" adeh... nie lagi para komandan malah diem aja, om Rasya malah jadi kompor" keano


" papa kok diem aja sihhh, ahh Dhuha bisa bunuh orang itu" aska


Rasya yg mendengar bisik2 dari anak dan keponakanya cuma tersenyum.Dhuha hendak memukul  kamil tapi, tangannya dicekal Rasya. Hampir saja Dhuha memaki orang yg menghentikannya, dia tersadar dengan melihat wajah Rasya yg tersenyum kearahnya. Dengan nafas yg memburu Dhuha mencoba menekan emosinya. Semua bernafas lega melihat Dhuha yg berhasil dijinakkan. Sebenarnya mereka semua tau ceritanya, tapi mereka hanya ingin tau bagaimana sisilain seorang Dhuha.


" cukup jangan kau pukul lagi bocah itu, bisa mati dia, papa percaya Dhuha bukan orang yg mudah marah kalau tidak pada jalurnya. Ayo... duduk jangan kenceng2 bisa patah tu lehernya ( semua tersenyum) dan tu kasian banget yg nungguin kamu" Rasya


Dhuha melihat alvin dan irin langsung melotot Sementara yg dipelototin cuma cengengesan, Rasya menyuruh yg lain untuk menyusun meja dan membantu alvin dan airin mengangkat berkas. Dhuha disuruh duduk dan menjelaskan semuanya, Dhuha menceritakan tanpa ada yg tertinggal, tapi lihat ayah dan anak itu malah bersikap seolah mengejek.

__ADS_1


"Baik disini saya akan menjelaskan pada anda Bapak kamil yg terhormat, tentang rasy adalah anak dari wakasad letjen. Rasya Ilham Pramono, ponakan dari panglima jendral. Satria khalis sumantri, KASAU marsekal. Fitra narendra, KASAL laksamana. Rafi Syarif Pramono. Semua yg ada disini adalah sepupu dari rasy( kamil terkejut tak percaya). Anda tau nama lengkap rasy dan saya sangat bangga padanya yg tidak pernah angkuh dengan apa yg dia punya, karena RASYKANA ILHAM PRAMONO wanita yg sangat luar biasa. Saya beruntung bersanding dengannya, apa yg anda tau tentang saya pak camat yg terhormat. Anda hanya melihat dari covernya saja, maaf papa, opa2, pakde2, om2, abang2 dan adikku semua saya tidak bermaksud menyombongkan diri saya.


Ini semua karena Sikon yg memaksa saya dan agar tidak menjadi fitnah nantinya. Rasy dan anak2 saya nanti makan dari hasil yg halal. Saya seorang perwira di angkatan udara dan menjadi pasukan khusus AU, selain menjadi penerbang, 2 tahun menjadi paspampres mengawal pesawat RI 1, saya dosen dan pengusaha kecil2an. Saya punya kontrakan, sewa gedung, juga WO dan 2 orang yg disana adalah kariyawan saya.


Saya fikir buat apa saya harus berkoar dengan harta yg saya miliki, jabatan, kekuasaan dan tahta itu semua cuma Sementara. Kalau allah berkehendak apapun bisa terjadi. Saya cuma bercita- cita memiliki keluarga yg harmonis, istri yg sholehah  dan mencintai dengan tulus. Membimbing anak2 kami dengan baik itu saja" dhuha


" itu kenapa saya memilih Dhuha sebagai suaminya rasy anak saya. Saya minta pada anda tolong didik anak bapak itu dan 1 hal lagi jangan ganggu hubungan mereka. Atau saya sendiri yg bertindak nantinya" Rasya


" saya mohon Maaf atas prilaku putra saya ndan" ayah kamil


" saya minta satu hal lagi pak, jangan bilang kalau saya adalah calon suaminya ya... pak" Dhuha sopan


" baik saya paham itu, atas nama putra saya, minta maaf yg sebesar2nya" ayah kamil


" ini gak mungkin, kalian pasti bohong" kamil ( lemas)


" itu terseh padamu tap-" Dhuha


HP Dhuha berdering menunjukkan wajah rasy disana, senyum menghiasi wajahnya. Dhuha menunjukkan padanya, kamil jangan ditanya sudah marah tapi ditahan. Melihat nama yg tertera "My wife😘💕" Dhuha bersikap biasa ketika bicara terhadap rasy agar tidak ketauan.


Dhuha😎: assalammualaikum, Maaf ini siapa ya.... saya rasa tidak penting( tersenyum)


My wife😘💕: Waalaikumsalam, ihhh gak boleh gitu mas dosa tau, sama calon istri hihi


My wife😘💕:gak, sebelum janur kuning melengkung jodoh mas itu masi bisa ketuker, artinya jodohnya mas itu cuma RASYKANA IP seorang titik.


Dhuha😎: saya dengar kamu udah tunangan dan ada sesuatu sama pak camat disana


MY wife😘💕: cie...cie.. ada yg cemburu ( Dhuha tersenyum, semua orang juga, kamil asem) tenang calon suami. Doain aja kita jodoh, dan pak camat adek gak ada hubungan apa2 ama dia, karena hati adek cuma milik mas Dhuha seorang kok😳.


Dhuha😎: kamu jangan macem2 rasy, udah saya sibuk assallammualaikum


Terdengar keributan antara rasy dan sikembar karena rasy yg agresif. Dhuha hanya tersenyum dan mematikan sambungan telponnya, ia lalu menghubungi seseorang


Dhuha😎: Billy bawa kotak p3k sekarang kedalam


Billy masuk dan Dhuha memberi kode agar mengobati kamil, Billy dengan tidak perasaan menekan lukanya gak kira2 membuat orang cekikikan di buatnya. Rasya meminta Dhuha


menyelesaikan urusannya didepan mereka semua. Penjelasan alvin dan airin dari setiap berkas, mereka terkejut ternyata bukan hanya jadi juragan kontrakan tapi apartment. Alvin dan airin


" Maaf pak, ada sedikit masalah di surabaya dan juga bandung" alvin ( menyikut airin)

__ADS_1


" begini pak yg mau menyewa apartment ingin bertemu langsung sama bapak" airin


" saya tidak bisa, apa kalian belum paham juga, apa saya harus ceritakan lagi" Dhuha


" itu masalahnya pak, nyoya inggrit mau sewa 1 lantai, nyonya ajeng 2 lantai" Alvin


" lebih baik tidak usah disewakan, selesaikan masalah itu alvin atau" Dhuha


" siap.. pak, aduhh bapak yg mau diperkosa kok saya yg dipotong gaji" gerutu alvin


" Alvin... kamu" Dhuha


Alvin langsung pus up menerima kecerobohannya, semua orang tertawa terbahak mendengar celotehannya. Kamil dan ayahnya pamit tapi tidak dihiraukan oleh mereka.


" bapak sihh mukanya terlalu gantengkan repot sendiri( Dhuha melotot) hehehe, jangan marah boss, tanya gitu kita udah makan apa belum" airin


" ngapain saya tanya gak disuru juga udah pesen, yg lain udah pada makan jugakan, jangan kalian aja yg kenyang temennya enggak, vin elap dulu keringetmu jijik banget liatnya" Dhuha


" ( nyengir) udah boss, mereka udah kerja keras buat royal weddingnya bos, semua beres dan terkendali. Apa sihh yg enggak buat bos paling baik sejagat raya" alvin


" ngalus aja bisanya, gak ada naik gaji( 2nya lemes), tapi kalau acaranya sukses uang jajan bisa saya fikirkan ( langsung girang), ini zakat buat bulan ini"Dhuha


" iya bos ini dari divisi zakat dan infak bulan ini" airin


" ya... sudah, semua tagihan makan disini dan yg dikantor kamu urus rin, udah kalian boleh balik kekantor" Dhuha


" yahh bos kita gak balik lagi, ya... capek banget" airin


" pokoknya hari ini kita, minta cepet pulang" alvin


" ada ya.. kariyawan merintah atasan, udah sana pergi, sepet banget liatnya" Dhuha


Alvin dan airin membereskan berkas sambil senyum2, lalu bersalaman dengan Dhuha


" gak usah cium tangan, biasa aja ngalus aja pinternya" Dhuha


Mereka berdua cuma nyengir dan Dhuha tertawa kecil melihat kariyawannya itu. Keluarga besar rasy merasa takjub dan juga bangga pada Dhuha yg bersikap baik pada siapapun. Rasya benar2 berunrung memilih Dhuha dengan sifat terpujinya disamping ada sifat minusnya dan itu wajar.


Bagaimana kisah selanjutnya next part, mohon Maaf gesss seharusnya double up tapi semalem hujan lebat, mati lampu dan sinyal hilang entah kemana Akhirnya gak jadi. Barulah sekarang bisa up😊


Tkn.26 mei 2019

__ADS_1


Jangan lupa Vottt dan komen makasi😘😘😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2