
※※※※※※♡♡♡♡※※※※
Hari senin adalah hari yg sangat sibuk dan hari dimulainya pagi yg BETE tiap hari. Gimana gak bete papa dan mamanya melakukan adegan romantis, seperti sekarang. Mamanya yg tengah menyiapkan sarapan setiap hari, dipeluk dari belakang oleh papanya dengan mesra. Rasy dan syaka melihat dengan malas dan ngenes , tunggu syaka belum tentu begitu, dia malah keliatan biasa aja dan sudah dipastikan rasy yg keliatan begitu hahaha. Seolah pengantin baru dunia milik berdua yg lain numpang.
"Astagfirulah halazim, ohhhh NO, OMG, what do you mind oooooo Yeghh" rasy
"Adehhh... malah nyanyi nie orang, brisikk mbakkkk" syaka
"Ohhh no mata sucikuu" rasy
"Ohhh mbak bisa gak sehari aja gak berisik" syaka
"Ya..allah adekkk, gimana gak berisik coba kalok tiap hari ngeliat oh...oh..oh hiks( drama), coba bayangkan dek, mereka dengan tega berbuat begitu, tanpa memikirkan perasaan orang2 yg jones ohh, aku...aku bagaikan cewek cantik yg begitu rapuhhh, menahan kesedihan ini hiks.." rasy
"Adehhhhh wahay cewek sengklek yg tingkat kelebayannya kronis, itu mahh mbak aja kali" syaka
Rasya dan Kanaya cuma cekikikan ngeliat tingkah anaknya yg merasa iri. Rasya emang sengaja ngejailin rasy yg heboh, setiap melihat kemesraan. Mereka dan Kanaya tau itu ehh malah ikutan juga, Sementara syaka tetep makan dengan gaya gantengnya dan cueknya, rasy ahhh heboh warbiasa.
"Wah.... ni anak aneh, jangan2 aaaaaaaaaaaaa syaka jangan bilang" rasy
Syaka berdiri dan salaman kepada kedua orang tuanya, rasy yg masi sibuk dengan pemikiran konyolnya, tidak tau adeknya udah selasai. Syaka berjalan keluar sambil teriak
"Makanya jangan kelamaan jomblo, ahhh pengaruh perawan tua" syaka
"Syaka..... playboy kriditan, heh pacaran apa keridit panci lo hahh" teriak rasy sebel
"Mbakkk bahasanya" Kanaya
Rasy langsung kicep dan makan dengan tenang, Rasya sangat bahagia melihat keluarganya walau sering berantem tapi ngangenin. Terdengar suara mobil berhenti
"Assalammualaikum" tamu
"Waalaikumsalam ehhhh cucu oma" Kanaya
Ya... yg datang keluarga si kembar, aska yg pakek baju PDH dan farah pakek baju persit. Kebetulan ada kegiatan BAKSOS (bakti sosial) dan kakaknya kansya juga ikut serta sebagai salah satu petugas kesehatan dalam acara itu.
"Gak kuliah sy, hari gini kok masi aja iri kasian" aska
"Abang jangan ngomong gitu, rasy itu gak iri ( rasy tersenyum) tapi JORI" kansya
" apaan jori mbak" rasy
__ADS_1
"JOMBLO IRI PLUS LEBAY" kansya
Semua orang tertawa melihat rasy yg tambah bete, dengan muka cemberutnya yg lucu.
Ditempat lain seorang laki2 bertubuh tegap berseragam loreng biru khas TNI AU, tengah menghadap pada komandannya. Ya... laki2 itu adalah dhuha tengah menjelaskan bahwa selain tugas pokoknya sebagai tni, ia juga sebagai dosen di UI.
"Jadi anda juga seorang dosen kapten dhuha, kenapa saya tidak tau ya... mmmm bisa anda jelaskan bagaimana prosesnya" danyon garuda 89
"Siap ijin ndan, sebelum masuk AAU kebetulan saya sudah kuliah, kebetulan saya dapat kelas akselerasi di SMP dan SMA ndan. Karena usia saya pada saat itu 16 tahun jadi orang tua saya, mendaftarkan saya di fakultas hukum UI. Sampai ada pendaftaran AAU dan pihak kampus memberikan kemudahan bagi saya untuk melanjutkan, mata kuliah secara online di lembah tidar. Alhamdulillah gubernur AAU sangat mendukung kegiatan saya ndan, 4 tahun saya menyelesaikan semuanya dengan segala keterbatasan bahan belajar dan kegiatan yg padat. Selesai pendidikan di AAU saya lanjut S2 di jogjakarta karena dapat tugas disana" dhuha
"Wah... hebat kamu kalau saya gak sanggup, ehhh tapi saya pernah denger tentang taruna perpus berjalan itu...( dhuha tersenyum)" danyon garuda 89
"Siappp, itu saya ndan" dhuha
"Adek saya juga angkatan kamu, tapi dia di akmil namanya yoga, sempet gabung dulukan" danyon
"Yoga.....mmmm prayoga suwito ndan" dhuha
"Iya... yoga itu adek bungsu saya" danyon
" ohh yoga itu sahabat saya ndan, kami 4 sekawan ada saya, yoga, zain ama prabu. Kebetulan kita ditugasin di wilayah yg sama tapi beda jurusan hehehe" dhuha
"Oh... begitu, jadi kapan mulai mengajar" danyon
Tiba2 HP danyon berdering membuat 2 orang itu terdiam, danyon mengangkatnya berbicara sebentar lalu memandang Wajah dhuha.
"Kapten dhuha maaf bisa tinggalkan saya ( dhuha menganguk), dan selamat bertugas, jaga nama baik kesatuan kapten" danyon
"Siapp, ijin mendahului ndan" dhuha
Dhuha kembali ke rumah dinasnya dan mempersiapkan segala keperluan bahan ajarnya 5 hari lagi. Sementara rasy masih dengan kegiatan kampusnya dan ngumpul bareng sohipnya.
~~🔅🔅🔅
Pagi yg cerah disenin pagi sebuah kampus besar dan bergengsi di indonesia ini, selalu sibuk dengan kegiatan perkuliahan yg kadang membuat bahagia bahkan justru tempat paling horor, bagi para mahasiswa yg dapat tugas seabrek. Rasy dan koloninya pada ribut di kantin kampus tempat markas keempat orang itu.
"Ahhhh gue kangen anak2 curut gue..." rasy
"Mereka lagi ngapain ya..." balqis
"Lama banget mereka selesai" syfa
__ADS_1
"Iya... apa kabarnya pujaan hatikuuuuu, aku disini menunggunya..." haikal
"Si geblek malah nyanyi" rasy
Mereka semua terdiam mendengar omongan sekelilingnya, yg udah pada heboh dengan cerita mereka
"Ya....allah itu ganteng banget"
"Ehhh katanya dosen baru "
"Aaaaa jadi males lulus cepet2 deh"
"Ohhh ada dosen baru toh" rasy
" kayaknya iya dehh" balqis
" gue denger dia ngajar di prodi matematika" haikal
" wah...wah... kayaknya lo siap2 dehhh sy, bakalan dapet hak istimewa" syfa
"Iya dan gue males ngadepin yg kayak begituan" rasy
"Ok...sialan rasy kita udah telat" haikal sambil melihat jam tangannya
"Ehhh elo kali yg telat, kita ngemol dulu masi ada waktu 2 jam" rasy
Mereka semua bubar dengan kegiatannya masing2, 2 orang calon guru matematika itu lagi surfe keliling mall hehehe.
Dhuha sudah menjalankan profesi sebagai dosen dan merahasiakan rapat2, tentang dirinya yg seorang abdi negara.
Pukul 2 siang dhuha dijadwalkan masuk di prodi matematika kelas A, sepanjang perjalanan dhuha menjadi pusat perhatian. Dhuha dengan senyum yg irit berjalan dengan cueknya dengan baju kemeja dan celana bahan menambah ketampanannya.
Dhuha masuk kekelas dengan mengucapkan salam, semua orang terbengong melihatnya. Tonglong jangan ditanya untuk para ciwik sudah dipastikan hilang kesadaran dengan wajah cengok, terpana, terpesona dan sejenisnya. Dhuha berdiri hendak memperkenalkan diri tapi dikejutkan dengan suara pintu yg terbuka dengan kasar.
Ya... Orang itu adalah 2 orang mahasiswi yg terlambat dengan sifat yg hampir sama. Rasy melihat sosok cowok tampan bak oppa2 korea, ketampanannya udah setara song jongki. Rasy membeku seoalah dibawa kedemensi lain, ya... rasy terpesona dengan senyuman orang didepannya itu untuk pertama kalinya. Sementara dhuha merubah ekspresi ramahnya, menjadi datar sedatar triplek kontrakan yg lagi nunggak pembayarannya.
Apakah yg akan dilakukan dhuha pada rasy, apa akan marah atau justru memberikan senyum gantengnya untuk hari pertamanya next part
Tkn. 14 maret 2019
__ADS_1
Mohon Maaf tadi up tapi cerita belum lengkap, nahhh ini baru yg lengkapnya hehehe. Jangan lupa Vottt dan komen makasi😘😘😘😘😘😘
ini versi asli bukan KW dan sekalian revisi dilapak ini, PLAGIAT MUNDUR TERATUR😏