JODOH RAHASIA ALLAH

JODOH RAHASIA ALLAH
43


__ADS_3

Ini sebenernya adalah keinginan author bangetttttttt buat nikahhh adehh, Mudah2an cepet kejadian jangan cuma bisa nulis doang๐Ÿ˜ฅ, minta doanya ya... biar dateng jodoh yg tepat hehehe๐Ÿ˜…



Disebuah rumah dinas terjadi kegaduhan di pagi buta, mata hari masih enggan muncul dari peraduannya. Tapi yg terjadi di rumah itu adalah ribut kayak orang perang aja. Rumah dinas TNI AL tengah sibuk mempersiapkan segala sesuatunya buat acara ijab kabul Rasya dan Kanaya ,yg akan diadakan di masjid yg di lingkungan asrama MABES TNI pada pukul 10: 00 wib.



Sementara pengantenya masi molor, kenapa bisa begitu karena seorang letkol. Rasya Ilham Pramono yg terkenal dengan ketegasan, profesional, berani, seorang pemimpin , kecakapannya tidak diragukan lagi dan seorang playboy nervous. Dicatatat dan digaris bawahi NERVOUS efek sampingnya panik berlebihan dan gak bisa tidur, yg menjadi korban adalah 8 sahabatnya dan fabio sebagai penonton setia. Jangan tanya jam berapa mereka semua pulang, maka akan dijawab dengan baik yaitu jam 12: 00 malam. Gimana gak diusir coba bener2, Rasya dan sahabatnya baru tidur jam 4 subuh.



***Flash back on***



"Saya.....saya....saya...sa" Rasya



"Saya apa Rasya, eh... lo dari tadi ngomong itu mulu ya...." javin



"Iya... suh, udah 1 jam kita latihan gak ada kemajuan" satria



"Sini deh kita contohin bang, nino lo yg jadi bininya" jafran



"Asiapp" nino



Yg jadi penghulu tetep, si fitra dan wali hendara yg lain nonton. Kamar Rasya yg ribut jadi sepi.



"Saya nikahkan dan kawinkan anak saya cabe2an binti terong2an dengan playboy bin buaya, dengan maskawin emas jual cendol dan seperangkat alat karaoke dibayar utang" hendra



Semua orang yg ada dirumah itu pada ketawa mendengar omongan hendra, saat mencontohkan dengan suara besarnya. Sementara nino bertingkah kemayu dan manja lebih ke jijik sihhh.



"Saya terima nikah dan kawinnya cabe2an binti terong2an dengan mas kawin disebut dibayar utang" jafran



"Banggg kita udah syahhhh" nino( centil)



"Ihhhh jijik banget gue liat lo no... sono jauh2" jafran



Sementara yg lain udah ketawa ampek guling2. Rasya kemudian menjabat tangan fitra, tangannya udah dingin dan berkeringat.



"Saya...saya... huffff saya terimaaaaaaa kasih" Rasya



Semua orang jengah ngeliat Rasya, mereka langsung tidur tanpa kata2. Rasya udah misuh2 di tinggal tidur, dia tetap menghafal setiap kata yg ada di kertas itu. Rasya bertekat tidak menggunakan teks, masak iya seorang kolonel Rasya gak bisa pikirnya. Tepat jam 4 Rasya bisa menguasai matra2 itu


__ADS_1


"Woy... gue berhasil, sialan udah pada molor gak subuh apa" Rasya



Rasya langsung kekamar mandi untuk berwudhu, dia akan melaksanakan sholat fajar sambil nunggu subuh. Selesai subuh Rasya membangunkan kembali para ikan tongkol yg beserak itu. Lagi gak ada yg bangun hanya fabio yg bangun dan keluar, rasya langsung tidur dengan lelapnya.



***Flash back of***



waktu sudah menunjukkan pukul 9 wib tapi tidak ada aktifitas yg terdengar dari kamar Rasya. Mamanya memutuskan untuk masuk kedalam tapi apa yg dilihat adalah para tongkol belom pada bangun, bener2 warbiasa. Mamanya coba membangunkan tapi tidak berhasil maka, tidak ada jalan lain lagi minta bantuan dari singanya lautan.



Brakkkkk



"PASUKAN BERSIAPPPP" indra



Indra keluar dari kamar berdiri di depan kamar putranya itu,


Para tongkol terkejut dan keluar untuk berbaris dengan sangat rapi. Mata mereka yg berat berusaha untuk dibuka lebar.



"Kalian tau apa kesalahan kalian" indra



"Siap tidak ndan" 8 laki




"Siapp laksanakan" 8 orang



Mereka menjalankan hukuman Sementara indra malah asik Vc ama besannya yg tertawa disebrang sana. Sudah 30 menit mereka dihukum, keringat mengalir ditubuh atletis mereka yg membasahi baju. Mama datang membawa nasi campur didalam wadah sedang, nasi yg dicampur jadi satu dengan sambal balado, ikan teri goreng, sayur tumis kangkung, suwiran ayam goreng kalasan dan bawang goreng enak banget, udah kayak orang korea.



"Seluruhnya berdiri" indra



Mereka berbaris dengan rapi, urutanya Rasya, satria, fitra, javin, putra, hendra, jafran dan nino. Mama mulai menyuapi mereka satu persatu dengan fabio yg dibelakanya membawa 1 botol Air mineral ukuran besar. Semua orang tertawa melihat pemandangan itu, tak terasa makanan pun habis dan mereka diperintahkan untuk bersiap dalam waktu 15 menit benar2 tentara.



Mereka berlari kekamar mandi yg sama saling bahu membahu membersihkan satu sama lain. Mereka bersiap dengan sangat cepat dan heranya rapi banget rasya dengan setelan jasnya, sangat tampan dan mempesona.



![](contribute/fiction/1381837/markdown/14340501/1602058234577.jpg)



Mereka langsung berangkat dengan iring2 mobil yg berjejer yg sudah pasti dikawal, dengan anggota PM dan beberapa pasukan TNI AL. Sirene berbunyi nyaring membuat perhatian banyak orang. Sesampainya dimasjid, disana sudah berkumpul keluarga besar sumantri namun tanpa Kanaya dan sahabatnya. Rangkaian acara prosesi ijab kabul dijalankan sampai pada acara inti, dimana Rasya menjabat tangan ayah mertuanya dodit sumantri



![](contribute/fiction/1381837/markdown/14340501/1602058234569.jpg)


__ADS_1


Dodit tersenyum melihat Rasya Yg tegang dan gerogi, terbukti dari tangan Rasya yg dingin dan berkeringat. Penghulu membimbing keduanya dengan membaca istigfar dan syahadat



"*Bismillah hirrahman nirrahhim saya nikahkan dan kawinkan anak saya KANAYA AULIA SUMANTRI binti Dodit Sumantri, dengan RASYA ILHAM PRAMONO bin Indra Pramono. Dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan 35 gram mas dibayar tunai" dodit*



"*Saya terima nikah dan kawinnya KANAYA AULIA SUMANTRI binti Dodit Sumantri, dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan 35 gram mas dibayar tunai" Rasya*



"Bagai mana saksi sah" penghulu



"SAH" semua



"Alhamdulillah..." penghulu



Panjatan doa dilantunkan sebagai ucapan syukur atas kelancaran acara. Kanaya memasuki masjid dengan diapit oleh para sahabatnya, Kanaya begitu cantik membuat Rasya terpesona



![](contribute/fiction/1381837/markdown/14340501/1602058234574.jpg)



Rasya berdiri memandang istrinya itu, Sementara Kanaya udah tersipu malu. Rasya dan Kanaya diperintahkan untuk bsalaman



![](contribute/fiction/1381837/markdown/14340501/1602058234572.jpg)



Rasya mengelus kepala Kanaya sambil memajatkan doa, setelahnya Rasya mencium kening Kanaya begitu hikmat dan mesra, membuat semua orang bersorak dan sudah dipastikan yg paling kenceng para sahabat mereka berdua. Pengantin baru ini dipersilahkan duduk untuk menandatangani surat2 dari KUA.



Para orang tua sudah berjejer rapi duduk dikursi yg disediakan dari pihak WO. Pengantin baru ini berjalan menghampiri orang tuanya diawali dari dodit, ada banyak wejangan dan pesan disampaikan pada prosesi sungkeman ini. Tanngis haru membanjiri prosesi ini tanpa meninggalkan kesan yg sangat bahagia dari mereka.



Setelah dari masjid semua orang digiring ke hotel tempat diadakan pesta resepsi pernikahan, yg akan diadakan selepas magrib. Seluruh keluarga ditempatkan di kamar yg sudah disediakan, Sementara Rasya dan Kanaya sudah berada dikamarnya. Mereka sempat bertukar cerita dan tertawa mendengar cerita masing2. Rasya ijin pada Kanaya untuk tidur setelah sholat zuhur berjamaah, karena semalam kurang tidur.



Kanaya yg melihat suaminya tidur Akhirnya menyusul, tapi dia dikejutkan dengan sebuah lengan yg melingkar manis di pinggangnya. Kanaya yg terkejut tubuhnya langsung menegang dengan pipi yg merona, Rasya tersenyum melihat tingkah istrinya begitu lucu dan manis. Rasya membalik tubuh istrinya menghadap kearahnya.



"Kenapa pipinya kok merah gitu Sayang, buat gemes aja, jadi pingin digigit" Rasya



Kanaya yg mendengar ucapan Rasya langsung melotot dengan wajah yg merah merona. Rasya udah cekikikan melihat istrinya itu dan memeluk istrinya itu, tanganya mengelus kepala Kanaya yg tertutup hijab. Mereka berdua Akhirnya terlelap masuk kedalam mimpi indahnya.



**Tkn. 3 April 2019**


**Jangan lupa Vottt dan komen makasih๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜**



***uwoooo .. kok capek ya.... ahhh demi melindungi gak apa2, smangatttt***

__ADS_1


__ADS_2