JODOH RAHASIA ALLAH

JODOH RAHASIA ALLAH
33


__ADS_3

~♡♡♡♡~


Baju seragam yg lengkap menambah kesan garang bagi pasukan elit dari berbagai kesatuan. Tim ini bernana macan tutul terdiri dari prajurit kopasus, kopaskal, korpashau, dan raider. Dalam tim ini  Rasya adalah komandannya, mereka mempunyai seragam sendiri yaitu seragam hitam  dan senjata yg cukup canggih.



Sementara di indonesia sudah kacau mendengar Kanaya diculik, semua keluarga, sahabat dan para petinggi  berkumpul dikediaman dodit yg merupakan panglima TNI. mereka menunggu info yg selalu masuk dari Haiti membuat semua orang rasah.


Rencananya mereka akan mendarat 1 kilometers dari lokasi, tentang tim medis mereka sudah dalam perjalanan pulang dan 10 prajurit tinggal dilokasi yg ditentukan. Rasya cs melongo mekihat helicopter pribadi milik fabio di sore menjelang malam yg cerah itu. Rasya yg melihat timnya  hanya tertawa, emang dasar Rasya orang suka ngebanyol dan pamer tapi cuma bercanda untuk menghilangkan ketegangan. Gimana gak melongo orang 1 helicopter muat untuk 12 orang



Sementara di indonesia sudah kacau mendengar Kanaya diculik, semua keluarga, sahabat dan para petinggi  berkumpul dikediaman dodit yg merupakan panglima TNI. mereka menunggu info yg selalu masuk dari Haiti membuat semua orang rasah.


"Aduhhh deg2 gan ini" 4 anggota tim


"Gila beruntungnya lo bangg" hendra


"Udah biasa aja, norak lo semua" Rasya


"Abis...kit" semua


"Tuan kita sudah sampai dan mendarat"pilot


"Adehhh cepet banget nyampeknya, muter2 dulu kek pir" hendra


"Sikampret udah turun, norak banget perwira modelan kayak begini, malu2in orang ganteng aja, buruan turun, dikira naek angkot " Rasya


"Siapp ndan" semua( lesu)


Rasya yg melihat timnya lesu cuma cekikikan. Disana sudah ada nino dan yg lain, Rasya langsung briefing dan mengatur strategi. Mereka 14 prajurit semua berjalan menembus gelapnya hutan, semua kembali pada mode serius dan fokus.  Ditengah perjalanan mereka menemukan bekas kendaraan, mereka memutuskan untuk mengikuti jejak ban itu.


Kurang lebih jarak 100 meter terlihat sebuah kastil tua yg terbengkalai. 4 orang sebagai pengintai yg ditugaskan diluar untuk berjaga. Sementara Rasya dan yg lain mencari pintu masuk atau jalan alternatif agar tidak mencurigakan .


Mereka berpencar Rasya cs di tim yg sama sementara, mayor wahyu dan yg lain berpencar mencari keberadaan Kanaya.


Keadaan Kanaya sungguh sangat kacau, tubuhnya yg kotor, luka, mata yg sembab, dan lemas mendera tubuhnya. Sudah 30 jam dia disandra dengan penuh tekanan, ingin rasanya dia kabur tapi apa daya. Kanaya dijaga 5 orang laki2 bertubuh besar dan senjata lengkap.


Rasya dkk terus menyisir tempat itu semakin jauh melangkah semakin gelap. Ada banyak penjagaan.

__ADS_1


Thup....hupp... bruk


Suara tembakan yg menggunakan peredam. Tim ini tidak mengalami kendala yg berati, satu persatu dari pihak mereka tumbang pelan tapi pasti tim macan tutul bergerak maju. Sedukitnya 20 orang menghadang. Kontak tembak tak terelakkan lagi, satu orang anggota tim rasya terkena tembakan. Mau tidak mau beberapa dari mereka mundur untuk membawa rekannya yg terluka. Tinggal Rasya, wahyu, hendra, jafran dan nino yg lanjut menembaki kolompok tersebut. Setelah selesai mereka menyisir kembali semua tempat hingga menemukan,  sebuah  ruangan yg pinrunya dijaga ketat.


Rasya memberi kode untuk merapat tapi tidak menggunakan senjata. Terjadi baku hantam diantara mereka, tim Rasya melumpuhkan mereka dengan tali kawat. Tali tersebut diikat dileher dengan sangat kencang sehingga tidak menimbulkan kegaduhan.


5 orang tewas dengan tali yg mengikat leher mereka, Nino menemukan kunci disaku salah satu dari mereka. Jafran membuka pintu itu Sementara yg lain bersiap mengacungkan senjatanya.


Ceklekkkkkk


Krakkkkk( suara senjata)


"Am....am...ampun o...o..om hiks...hiks" Kanaya


Rasya yg melihat Kanaya yg begitu ketakutan dan menderita, merasa sangat marah. Salah satu dari komplotan itu mengacungkan senjatanya dikepala Kanaya. Sungguh ingin Rasanya Rasya menembak kepala dan menyicang tubuh orang itu. Rasya harus berfikir sehat jika dia salah mengambil sikap maka nyawa Kanaya menjadi taruhanya.


"Lepaskan wanita itu dan kami akan membebaskan kalian" Rasya


"Omong kosong, kau fikir kami ini bodoh heh" komplotan


"Kami dipihak kalian sekarang" Rasya


Tim macan tutul terkejut mendengar ucapan Rasya, namun mereka paham lansung masuk dalam drama itu. Senjata yg semula diangkat langsung diturunkan  dan menggantu ditubuh mereka.


Rasya langsung duduk dilantai dan diikuti dengan yg lain. Berasa di warung nasi liwet, lesehan manjahhhh


"Kau tau fabio,kami kecewa padanya si brengsek itu tidak membayar kami sial" Rasya


"Benar adiknya itu kau tau, benar2 merepotkan memerintah sesuka hatinya" jafran


"Benar ahhh playboy macam dia, mana peduli dengan wanita ini" hendra


"Kalian tau aku dusuruh mengawal gadis itu, hingga mau kencing saja tidak bisa benar2" nino


"Wah... kalau aku pasti sudah membunuh orang itu, dari pada tidak bisa buang air, kasian" wahyu


"Hahaha" semua


"Sialan...apa kalian ingin mati hah" Rasya

__ADS_1


Semua orang terdian karena bentakan Rasya, sedangkan Kanaya sudah pasrah. Kanaya fikir orang2 yg datang itu akan menyelamatkan dirinya, tapi sepertinya dia akan mati sekarang. Kanaya hanya bisa menangis dalam diam, hidupnya akan berakhir hari ini juga. Rasya yg tersadar dengan apa yg ia ucapkan langsung tertawa.


"Hahaha... apa kalian ingin mati karena menertawakan si Rasya itu" Rasya


Mereka terus bercerita dan mengoceh apa saja yg pasti, tidak jauh dari mengghibah Rasya secara terang2an. Rasya yg mendengar itu menahan mati2an untuk tidak menendang timnya itu sekarang juga. Walaupun mereka mengobrol namun tidak lepas dari melihat peluang agar mereka bisa mengeluarkan Kanaya dari 1 orang yg masih menodong kan senjata. Kanaya hanya tertunduk tak berani melihat mereka yg semuanya mnggunakan penutup wajah. Rasya mendekati orang itu.


"Hey broo apa kau ada pemantik, aku ingin merokok disini dingin sekali" Rasya


"Kenapa tidak minta pada mereka" komplotan


"Mereka sedang bicara soal wanita dan itu serius, aku malas  mendengarnya" Rasya


Lalu anggota komplotan itu mengambil korek pada saku celananya. Keadaan itu tidak disia- siakan oleh Rasya, dia langsung menghajar orang iru begitu juga dengan timnya. Baku hantampun terjadi.


Kanaya yg melihat itu menangis histeris karena ketakutan, hingga semua berhasil dilumpuhkan Kanaya masih histeris. Rasya mendekat dan membuka ikatan dari calon istrinya itu, diluar dugaan Kanaya berlari disudut ruangan dengan kaki ditekuk. Kanaya histeris dan mengeluarkan kata yg tidak dipahami Rasya. Bingung dan sangat sedih melihat Kanaya begitu.


"Uhg...ugh..hiks...hiks... ayah...ayah.... naya takut di....di..ugh...di sini ada om jahat" Kanaya


"Dek... ini mas" Rasya


"Pergi.... sana.... pergi om jahat jangan bunuh naya hiks...hiks.... ayah...ayah" Kanaya


"Dek... mas gak jahat, sayang" Rasya


"Pergi ayah....ayah....ayah....


tolong naya" teriak Kanaya


Rasya dan semua orang melihat keadaan itu merasa sedih dan juga panik. Rasya memeluk tubuh Kanaya yg bergetar karena ketakutan.


"Lepasin om... ayah....


ayah....ayah...ayah...." teriaj Kanaya


Kanaya jatuh pingsan membuat Rasya panik dan menggendong Kanaya. Jarak antara kastil dan helicopter sekitar 500 mater, rasa lelah yg didera Rasya menguap entah kemana. Kanaya dan tim sudah berada di helicopter untuk membawa mereka dan juga komplotan yg masih hidup ke markas garuda XXXII-B.


Tkn.4 maret 2019


Ahhhh Akhirnya, sesuai permintaan dan juga nie lagi encer banget maka hari ini dobel up ya.... Hehehe

__ADS_1


Jangan lupa Vottt dan komen biar tambah semangat makasi😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘


ini versi asli bukan KW dan sekalian revisi dilapak ini, PLAGIAT MUNDUR TERATUR😏


__ADS_2