JODOH RAHASIA ALLAH

JODOH RAHASIA ALLAH
07


__ADS_3


Hari yg mulai sore ya... jam tanganya menunjukkan angka 5 diperjalan dengan taxi menuju rumahnya  HPnya bergeter, mahasiswanya menghubungi karena mau bimbingan skripsi dari fakultas kedokteran ia sebagai pembimbing 2, psikologi dan Fkihp MIPA sebagai pembimbing 1. Kanaya menyuruh mereka bimbingan di rumah ayahnya komplek asrama MABES TNI AD. Sesampainya didepan gerbang Kanaya melapor untuk masuk juga memberi tau bahwa mahasiswanya nanti ada yg mau bimbingan dan memberi daftar namanya. Sesampainya didepan rumah Kanaya merasa heran kenapa banyak mobil dinas, mungkin ayahnya ada tamu tapi, kenapa pintu ditutup. Kanaya membuka pintu



"Assalammualaikum" Kanaya



"Waalaikumsalam" jawab semua orang



"Tante naya....." kenan, sifa,nadin,syarif ( ponakan kanaya)



"Aaaaaaaaaaa tabis rindu....tadi kok gak ikut sih.... kalian.." kanaya( memeluk)



"Kita..sekolah te...biar pinter" keempat



Rasya tidak melepaskan pandanganya dari Kanaya, seperti terhipnotis olehnya sampai2 senyum2 sendiri. Sikap rasya yg seperti orang bodoh membuat semua orang mesem2 dan para orang tua udah kode2an. Kanaya menghampiri semua orang berkenalan dan menyalami semua orang. Sampai berhenti pada sosok menyebalkan bagi kanaya, yg ditemuinya tadi.



"Naya....ini rasya anaknya om indra dan juga sahabatnya abangmu" dodit



Kanaya melihat rasya yg udah tersenyum dengan sangat manis, menjulurkan tangannya menyuruh Kanaya mencium tangan, dengan memberi kode memanyun2kan bibir, menggerakan mata dan alis matanya pada tangan yg dijulurkan pada Kanaya.



"Ehem...halo aku Kanaya dan Maaf gak bisa salaman tanganku kotor"Kanaya



"Gak papa kali dek....biar sekalian kotor terus... cuci tangan bareng sama mas deh...." rasya



Temen2ya udah mengeluarkan ekspresi muntah. Kanaya adeh... dia udah males banget liat rasya, dia membawa 2 kantong belanjaanya pada kedua tanganya



"Maaf... tapi tangan aku penuh **BANG**... jadi gak bisa salaman **BANG**..., bunda nanti mahasiswaku dateng mau bimbingan suru tunggu aja, naya mau mandi dulu" Kanaya



"Ck...calon istriku gak boleh gitu, ama calon suami durhaka mau" rasya



"Hahaha...gak minat tuh...jadi calon istrinya **ABANG** **bay**..."  Kanaya



Kanaya meninggalkan rasya yg tersenyum tapi, beda dengan yg lain udah tertawa terpingkal melihat si playboy yg keok, dengan seorang Kanaya. Tak lama kanaya masuk terdengar pintu diketuk, javin membuka pintu itu



"Eh....tia kemari juga.... masuk" javin



"Oh... iya bang...ibu Kanaya ada bang" tia



"Iya... ada kok... lagi mandi dia" javin



Mereka terkejut melihat papa dan mamanya ada dirumah dosennya. Ya... tia anak dari indra, sonia anak dari dika, dan chaca anak dari dedi. Mereka mulai menjelaskan tujuannya kerumah itu begitu sebaliknya. Kemudian mereka sepakat merahasiakan identitas mereka bertiga dengan alasan ingin tau bagaimana Kanaya saat membimbing mahasiswanya.


__ADS_1


"Heh... dek inget ya... nurut kalok diajari sama embakmu ya.... kakak iparmu itu loh..." rasya



"Is.... PD banget lo.. bang, emang buk Kanaya mau sama abang " tia( sewot)



Clekkkkk



![](contribute/fiction/1381837/markdown/14340501/1601372785756.jpg)



**Bayangin aja mukanya Anisa Rahma** ya... 🖕



Lagi2 rasa terpesona lihat kanaya walau dengan penampilan yg sederhana. Kanaya menghampiri mahasiswanya dengan senyuman, ia mengajak mereka pindah keruang tamu tapi ayahnya meminta Kanaya tetap diruang keluarga, maka disinilah Kanaya memeriksa 3 skripsi yg direfisinya. Kanaya tetap fokus dengan ekspesi yg berubah2, membuat rasya lagi2 terpesona. Sesekali kanaya mengangkat telpon karena ada yg mau bimbingan namun ia tolak dengan sangat santun dan lembut. Para orang tua benar2 bersyukur dan makin semangat untuk menjodohkan mereka. Kanaya menyerahkan skripsinya satu2.



"Mmmmm... baik siapa yg namanya Natasha cahyono" kanaya



"Saya... bu..." chaca



"Oke... Natasha skripsi kamu.... dibagian pendahuluan masih belum jelas ya... latar belakang ada beberapa yg sudah saya tandai, rumusan masalah juga... kamu seharusnya tau masalah apa yg perlu kamu angkat coba diperjelasa dulu. Dengan kamu tau masalanya secara langsung dari BAB I sampai BAB III dirombak habis, baru naik penelitian. Saya begini karena saya kasian nanti kalok kamu disidang gak ngerti, Akhirnya dibantai ama penguji" kanaya



"Baik bu... berarti judul juga diganti bu..." chaca



"Gak usah judul kamu udah bagus, saya fikir kamu sudah paham dengan judul kamu tapi, kayaknya pembimbing 2 yg lagi gak fokus. Jadi sekarang kamu buat sesuai pemikiran kamu mmmm 2 minggu lagi kita bimbingan ok... semangat natasya...ini hari pertama bimbingan sama saya, gak cuma kamu itu sonia lebih parah loh..." kanaya




"Hahaha... itu nikmat kalian berdua kali pembimbingnya pasangan, eh... adalagi materinya ganti aja jangan kalkulus makin pusing kamu nanti, mmmm ganti sama pertidaksamaan satu variabel aja" kanaya



"Alhamdulillah bu... makasi, aduh... ibu satu pemikiran ama chaca Akhirnya..." chaca



"Ok... sania punya kamu, udah bagus ada beberapa yg masi diperbaiki, udah saya tandai ya... " Kanaya



Kanaya terus menjelaskan kepada sania, Sementara  para orang tua merasa kagum meligat sikap lembut, tegas dan juga kemampuan Kanaya yg luar biasa. genk rasya udah bisik2



"Gila.... bini gue... jadi makin cinta liatnya, jadi pingin dihalalin" rasya



"Adek gue" 4 abang Kanaya



"Aduh.... gila... ibu komandan warbisya" nino



"Wah betah gue...kuliah ampek pagi" hendra



"Calon ibu dan istri yg baik ahhh...masi ada kesempatan kita bro, " jafran


__ADS_1


"Iya.... kesempatan untuk mundur, sebelum terima hukuman dari saya" rasya



Ketiga temanya menelan ludahnya dalam2 sedangkan ke4 abang kanaya cekikikan ,melihat kelakuan sahabatnya itu Balik kekanaya.



"Pada landasan teori kamu gak usah over dengan ngarang bebas sania hehehe.... kebalik seharusnya itu ada dibab pendahuluan, ini malah di letakkan di landasan teori, selebihnya bagus minggu depan bareng chaca aja, kasian dia jomblo tar diganggu om2 tentara playboy( sambil melirik rasya) " kanaya



"Aduh...pakek nyidir lagi nie... calon bini gue.... tau deh... aku insyaf demi kamu nyonya rasya" batin rasya



Mereka semua tertawa mendengar omongan Kanaya, rasya gak peduli cuma memandang Kanaya dengan senyum termanis.



"O.....kalau itu saya kenal bu.... sama yg ibu bilang, tapi saya gak satu instansi ama dia bu" tia



"Loh... memangnya tia tentara juga, saya baru tau" Kanaya



"Iya bu... saya TNI AU ambil program profesi, jangan mau bu... dideketin ama mayor playboy itu bu.... keren sih... tapi gitu deh..." tia



Ingin rasanya rasya menggendong adiknya dan menenggelamkanya kelaut, bisa2 dia menistakan bangnya yg tampan dan setia ini, batin rasya yg udah mencak2



"Hahaha... bisa aja kamu... iya saya harus hati2. Oh... iya tia skripsi kamu sudah bisa naik kepembimbing 1 jadi, saya ACC malam ini. tapi dihalaman 35, 48, 80, catatan kakinya masi salah perbaiki ya... kalok kamu ambil dari internet seharusnya buat hari, tanggal, dan jamnya waktu kamu browsing. Kalok perlu kamu print sebagai bukti nanti disidang, gitu juga kalok kamu ambil pendapat atau bagian referensi dari sekripsi orang. Kafer depan dan dihalaman berapa yg kamu ambil. Selebihnya gak ada, saya ucapkan selamat sidang ya..." kanaya



Semua orang terkagum- kagum melihat kemampuanya. Kanaya bisa ingat dihalaman berapa kesalahan skripsi tia dengan sangat jelas.



"Hehehe makasi bu... udah bantuin saya.... tar ibu saya jodohin ama abang saya.... tentara ganteng loh bu... orangnya baik, saya seneng kalok ibu jadi kakak ipar saya" tia



"Ahh bisa aja kamu, mana mau abang kamu tia.... sama saya jelek gini ahhhh penampilan biasa aja gak cocok deh..." kanaya



Rasya udah senyum bahkan pipinya udah merona karena dipuji adik dan calon istrinya, yg rendah hati itu. Jadi makin kesemsem dan rasya berterikasih dan bahkan mau traktir adeknya



"Ah.... ibu, yg ada abang saya beruntung dapentin istri kayak ibu, justru ibu yg musibah dapet abang saya hahaha" tia



"Kampret emang si tia pengen gue cekek nie... anak sekarang. NANTIA PUTRI PRAMONO habis lo sampek rumah.... "jeritan hati rasya yg telah dizolimi



Kanaya hanya tersenyum menahan tawanya karena takut membuat tia tersinggung. Sementara yg lain melihat wajah rasya yg merah padam menahan marah, setela di angkat kelangit ehhh malah dijatuhin ama adeknya yg kurang micin itu.



Bagai mana kisah mereka selanjutnya nex part berikutnya hehehe



**Tkn. 29 desember 2018**


**Jangan lupa Vottt dan komen**


**Makasih😘😘😘😘😘😘😘😘**



"***ini versi asli bukan KW dan sekalian revisi dilapak ini, PLAGIAT MUNDUR TERATUR😏***"

__ADS_1


__ADS_2