JODOH RAHASIA ALLAH

JODOH RAHASIA ALLAH
22


__ADS_3


Sudah 2 minggu semenjak kejadian itu Rasya tidak keliatan batang hidungnya. Bak ditelan bumi manusia tampan itu menghilang, sebenarnya Kanaya penasaran kemana perginya rasya tapi, lagi2 gengsi yg besar jadilah dia pendam sendiri. Kanaya saat ini bertugas dirumah sakit dekat markas dan bahkan masih dikawasan markas MINUSTAH Garuda XXXII-B. Jarak yg ditempuh cukup dengan berjalan kaki 10 menit sudah sampai



Sudah beberapa hari Kanaya suka bengong membuat heran semua orang. Entah apa yg ada difikiranya saat ini



**Perlu raiderku yg manis tau, angaplah mereka menggunakan bahasa inggris dan prancis ya.... selama dihaiti ok... ayolah jangan merasa terbebani dengan author yg cerdas dalam semua bahasa😳 hahaha....kaburrr🏃yg nulis sepertinya mulai halu woy... sadar roma**...



Udah abaikan saja yg diatas mungkin dia mulai lelah balik lagi ke Kanaya. Seorang dokter muda asli haiti menghampiri Kanaya, bahwa ada beberapa pasien rujukan dari distrik pos indonesia 3 cendrawasih akan datang.



"Dokter naya, ada 2 warga sipil yg kondisinya parah dan 1 tentara luka tembak di dada" jello



"Baik gess siapkan ruangan dan dokter David dan Mark tolong tangani ini" Kanaya



"Saya akan hubungi tim 3 minta rekam medic pasien" Kanaya



"Baik" semua



"Dok masih banyak yg terluka dari tentara juga sudah hampir sampai" jello



"Baiklah dokter jello terima kasih infonya, dan bantu saya" Kanaya



"Baik dokter" jello



Semua pasien sudah datang dan ditangani dengan baik. Ada sekitar 10 orang tentara yg terluka, entah apa yg mereka lakukan sampai membuat mereka terluka walau tidak parah. Dilain tempat tepatnya di markas Garuda XXXII-B, Rasya tengah memberi pengarahan tentang memperketat lagi keamanan dan penyisiran kawasan rawan kriminal. Kontak senjata yg terjadi di wilayah timur haiti yaitu distrik 4 pos rangkok bisa menjadi pemicu konflik disemua titik.



Setelah membubarkan pasukan dan pengarahan tugas Rasya CS berjalan ke bangkar masing2. Nino memperhatikan bagian dada Rasya seperti bercak darah yg masih basah.



"Bang... dada lo kenapa?" Nino



"Hah...emmm ohhh, cuma luka kecil" Rasya



"Luka, lo luka bang mana sini gue liat" jafran



"Hey... gue gak papa, heboh banget dikasi obat merah juga udah sembuh" Rasya



Hendra tak percaya dengan ucapan Rasya, langsung membuka sedikit dengan menarik baju Rasya



"Lo bilang luka kecil bang, itu dalem baju lo ampek robek begitu, ayo seret aja" hendra



"Gue ambil mobil dulu" nino

__ADS_1



"Eh... ngapain pakek mobil jalan aja 10 menit udah sampek, lebay lo" Rasya



"Udah no lo ambil aja, bang lo diem sakit juga masi protes" jafran



Rasya hanya pasrah melihat kepanikan sahabat2nya itu. Badannya yg mulai deman dan nyeri yg ia rasakan membuatnya diam. Ingin Rasanya Rasya tertawa jarak yg sangat dekat udah kayak crasty crabs ama rumah SpongeBob, wajah panik kayak Bapak2 mau nemenin istri lahiran. Heboh teriak2 bikin pasukan yg tadinya mau istirahat gak jadi dan nyusul pada lari ke rumah sakit. Rasya cuma geleng2 dan senyum doang, dirumah sakit yg sudah lengang tiba2 ribut dengan kehadiran  35 prajurit lengkap dengan baju tempur dan senjata lengkap,  membuat semua perawat dan dokter bingung.



Kanaya yg baru datang dari ruang inap dikejutkan dengan UGD  yg penuh dengan tentara yg panik. Salah satu tentara mengambil kursi roda keluar, Kanaya ditarik oleh salah satu tentara berpangkat sersan kepala yg diketahui bernama syahrul. Meminta Kanaya untuk menangani pasien ini dan hanya dianggukan saja.



Sebuah mobil U.N. bermotif loreng gurun datang, ada 5 prajurit yg menyambut Kanaya berfikir."***Sepenting apa orang ini sampai membuat heboh seluruh pasukan***"  


tak lama , turun 3 orang yg sangat dikenalnya ya... jafran, nino dan henra.


" ***Tunggu dimana Rasya atau....jangan2 ahhh gak mungkin Rasyakann batinnya berkata***".



Pintu depan sebelah kemudi terbuka sosok yg berbaju loreng tempur lengkap dengan senjata tapi wajah yg ditutupi handuk kecil. Kanaya memerintahkan timnya dan dibantu dengan anggota tni mengambil air hangat,  handuk dan pakaian ganti. Karena Kanaya yakin orang ini belum sempat membersihkan diri.



Rasya yg sudah tau ini akan terjadi meminta handuk kecil untuk menutupi Wajahnya yg menahan malu. Ya... malu melihat tingkah anggotanya yg lebay, pasrah cuma itu yg bisa ia lakukan. Benar saja di UGD sudah penuh dengan anggotanya parahnya Rasya mau digendong tapi, dia menolak dan turun sendiri dengan dituntun duduk di kursi roda.



Sebuah kursi yg diletakan ditengah baskom yg super besar, Rasya yg didudukan disana dengan wajah yg masih tertutup, Kanaya membuka handuk itu



"Rasya...." Kanaya




"Hehehe... Sayang...mas gak papa ko" Rasya



Kanaya dengan wajah dingin yg menyeramkan menatap Rasya dengan intens, membuat Rasya gelagapan.



"Beneran mas gak papa loh dek, ya...udah mas mau balik dulu" Rasya



"Duduk" Kanaya ( dingin dan datar)



"Eh... beneran gak papa Sayanggggg" Rasya



"DU-DU-K" Kanaya( tambah dingin dan horor)



Glekkkk



Rasya susah payah menelan ludahnya, aduhhh bener2 keok seorang Letnan Kolonel Rasya Ilham Pramono yg disegani dan diperhitungkan dikalangan TNI dan militer internasianal kicep, dengan sosok gadis manis nan ayu Kanaya Aulia Sumantri. Rasya pasrah dengan apa yg dilakukan oleh calon istrinya itu.



Kanaya membuka baju Rasya, matanya melotot melihat luka sepanjang 15 centi dan cukup dalam. Darah yg masih mengalir. Rasya hanya menggunakan celana boxers, Kanaya hanya diam tidak ada kata2 yg keluar dari mulutnya. Rasya jangan ditanya udah pasang wajah melas pada sahabatnya.


__ADS_1


Suasana bertambah mencekam karena semua orang diam tidak ada yg berani bicara. Wajah cemberut Kanaya yg membuat ini semua tetjadi, naya menyiram tubuh Rasya dengan Air hangat. Perih yg dirasakan Rasya ia tahan sekuat tenaga, Kanaya mengambil spons yg telah berbusa. Menggosok seluruh tubuh Rasya, sabun dan darah bercampur jadi satu. Rasa senang dan bahagia dirasakan Rasya saat ini, senyum mengembang disamping rasa sakit yg mendera.



"Ini kenapa mas, kok bisa begini, siapa yg buat luka sedalam ini, ohhh jadi ini yg buat kamu jauhi aku, cewek mana dia, cantik gak ahh pasti sexy, ohhh aku tau kamu gangguin istri orang iya... dihajarkann ama suaminya, kurang ajar tu laki, minta dihajar rupanya seharusnya cuma aku, yg bisa buat luka ini,ihhhhh nyebelin banget padahal aku yg mau nabok, nyakar, nusuk ama gigit ni badan, makanya jangan playboy jadi orang" cerocos Kanaya (udah kayak Kereta api jabotabek hahaha)



"Ya allah yank... ngomong kok gak pakek spasi, nafas dulu ngapa" Rasya



Plakkkkk



"Aduh... yank sakit, pedes lagi tangan mas dekkk" Rasya



"Kapok, tau rasa makanya jangan playboy, kena batunyakannn hahaha" Kanaya



Plakkk



"Yakkkk sakit yank ahhh aduhhhh, tu liat berdarah dosa tau nyiksa calon suami" Rasya



Ya... Kanaya mukul dada Rasya yg luka, kebayang gak sih sakitnya uhhhhh. Kanaya meringis dan heboh sendiri karena liat darah yg mengalir. Hendra menjelaskan kronologi terjadinya terlukanya rasya, dan Kanaya merasa bersalah.



"Aduh... Maaf mas, gak sengaja sakit ya... mas, naya minta maaf, ya... allah, tiaaaaa ambilin kain kasa dan semua perlengkapan bedah kesini" Kanaya



"Siappp ibu komandan" tia



"Udah cepat, ini lagi ngapain cuma ngeliatin aja kemari, kalian tim medis bukan sihhhh, mau saya suruh sikap tobat 2 hari" bentak Kanaya



"Tidak ibu" tim medis



Rasya dan anggotanya cuma bengong, ternyata Kanaya galak juga kalok kerja.



"Issss dasar, maaf ya... yank sabar, sakit banget ya..." Kanaya



"Iya... esssstt...ahhh sakit banget yank, mas kayak demam, pedis banget dada mas yank" Rasya ( manja)



"Tahan ya... mas, nie adek jahit kalok sakit ditahan ya.. mas" Kanaya



Ya... sumber kebahagiannya saat ini adalah Kanaya yg sudah mau menerima Rasya, disamping penderitaan Rasya yg lagi atit. Sikap manja Rasya yg manja buat sohibnya mau muntah.



**Tkn. 30 januari 2019**


**Adehhh part ini panjang banget, jangan lupa Vottt dan komen makasi😘😘😘😘😘**



"***ini versi asli bukan KW dan sekalian revisi dilapak ini, PLAGIAT MUNDUR TERATUR😏***"

__ADS_1


__ADS_2