
※※※※※※※※♡♡♡♡※※※※※
Sudah 1 minggu Dhuha dan rasy tidak ada kabar, itu semua karena tradisi yg mereka jalani yaitu pingitan. Dhuha jangan ditanya udah uring2 dan itu hanya diketahui sahabatnya, keluarga dan ajudannya. Dhuha sibuk dengan HPnya menghubungi kariyawannya, menanyakan tentang kesiapan acara resepsinya yg akan diselenggarakan 4 hari lagi. Undangan sudah dibagikan dan membuat semua orang heboh baik didunia nyata dan dunia maya yg berkomentar tententang mereka. Gimana enggak Dhuha dan rasy kompak memposting undangan dengan kapsen yg sama.
"Dari aku dan kamu menjadi kita, kami halal 💍atas ridhomu ya...allah amin👮👰💑# aku# kamu# menuju halal# akad# forever💖#
Ajudannya merasa bingung dengan komandannya itu, sedari tadi hanya menatap HPnya sendu.
" ijin ndan, saya perhatikan dari tadi kok kayak gelisah gitu" josep
" ijin ndan, bukannya gak sopan ndan, kalau mau cerita boleh ndan, mana tau kita bisa bantu" Billy
Dhuha duduk lesehan bersama ajudannya dengan lesu dan meminum kopinya. Dia tetap memandang HPnya yg senyap bagaikan kuburan.
" hah😥... ini udah mau hari H, tapi ijin cuti belum turun juga" Dhuha
" kok bisa ya... ndan, biasanya 2 sampai 3 hari udah selesai" Billy
" ntahlah bill, saya bingung mana si adek gak ada kabar, orang rumah gak ada ngabari, apalagi pramono and sumantri family, parahnya ono 3 kampret juga ikut2an" Dhuha
" Sabar ndan... yg penting kita selalu ada buat komandan " Josep
" iya... itu emang tugas kalian" Dhuha
Mereka tertawa bersama dan Dhuha merasa terobati dengan adanya ajudannya. Tak lama HPnya berdering, senyumnya mengembang karena
"my wife💕" yg menghubunginya tanpa menunggu lama lagi Dhuha langsung mengangkatnya
My wife💕📲 Dhuha✈
__ADS_1
My wife: assallammualaikum mas, kenapa HPnya gak aktif kata Balqis.
Dhuha merasa heran perasaan HPnya selalu aktif dan dia menyadari bahwa, adik2nya itu sengaja bilang pada rasy begitu
Dhuha✈: Waalaikumsalam, ya...allah ngomong kok gak pakek rem,ada apa ( tersenyum)
My wife💕: ihh adek mau bilang, kata bunda baju mas dibawa kerumah bunda aja, soalnya abis akad mas pulang lagi ke rumah bunda. Kata bunda mas gak boleh nginep jadi kita ketemu lagi diresepsi mas gitu
Bagai disamber petir Dhuha mendengarkan info dari rasy, bundanya bener2 keterlaluan menyiksa putranya. Gimana bisa mereka berdua yg sudah sah dipisahkan lagi, dengan kejamnya. Dhuha makin lesu dan kecewa, tapi dia bisa mengendalikan diri dengan sifatnya pada rasy.
Dhuha✈: ooo ya..sudah kalau begitu
My wife💕: mas adek kangen, emang gak kangen apa, kok ngomongnya singkat banget
" mas juga kangen Sayang, tapi apa boleh buat mas gak bisa kesana" batin Dhuha ( tersenyum)
Dhuha✈: ehemmm.. ya.. sudah assalammualaikum
My wife💕: ihhh sebel banget sihh, Waalaikumsalam ( kesel)
skippppp
Dhuha yg masih bekerja padahal besok adalah hari bahagianya bersama rasy. Siang nanti padahal Dhuha akan mengadakan siraman dan pengajian kemudian dilanjut dengan berkunjung ke rumah calon istrinya.
Dikediaman keluarga Rasya sedang digelar acara pengajian dan juga siraman.
Acara itu berlangsung sangat hikmat dari setiap prosesinya, tangis haru membanjiri acara itu. Dimana rasy meminta maaf dan doa restu kepada orang tuanya, pada saat rasy sungkeman tangis Rasya sebagai ayah tidak terbendung lagi termasuk Kanaya yg dari awal sudah menangis.
Dikediaman orang tua Dhuha juga berlangsung acara yg sama, meski Dhuha bukan orang jawa asli dia menjalankan tradisi itu. Dhuha yg keturunan arab, China, dan melayu tapi tetap tidak menanggalkan tradisi walaupun tidak kental. Misalnya dia harus mebaca ayat suci al-Qur'an didepan keluarga besarnya yg sudah dia hafal, tradisi minum teh yg dijalankanya sebagai keturunan china, siraman karena mengikuti adat rasy, dan yg terakhir berinai bagi orang melayu sebagai penolak bala dan mnghindari penyakit, 3 kuku jari Dhuha yg dipaksikan oleh tetua dan para sahabatnya.
__ADS_1
Malam harinya diadakan malam midho dhareni di kediaman rasy, Dhuha bersama keluarga bertolak dengan membawa hantaran yg mewah dari mulai pskayan, perhiasan, alat makeup dan mandi, tas, sepatu dan seperangkat alat sholat. Rasy hanya dapat mendengarkan dari dalam kamar, tangannya yg sudah memakai hena begitu kontras dengan kulit putihnya. Rangkayan acara berjalan dengan baik sampai pada Rasya yg berbicara. Yg lain diberi makan minum yg enak Sementara Dhuha hanya air putih, Dhuha yg bingung langsung dijelaskan oleh yoga. Pengantin pria tidak boleh makan pada saat malam midho dareni dan Dhuha tersenyum masam.
Rasya:
Assalammualaikum wr.wb.( dijawab semua) saya ucapkan selamat datang kepada keluarga besar Ruzain dikediaman kami yg seder hana ini. Maaf kalau jamuannya kurang berkenan dan Dhuha masi banyak makanan buat kamu besok( semua tertawa) Disini saya sebagai seorang ayah wajib menanyaksn kembali tentang kesiapan putri saya, yg memilih nak Dhuha sebagai suaminnya kelak.
Rasykana Ilham promono putri papa yg cantik, permata hati papa, belahan jiwa papa, kebanggaan papa, anak papa dengan semua keunikannya, putri papa yg buat papa sakit kepala kalok ngulah ( rasya tersenyum tapi meneteskan Air matanya).
Papa tanya sekali lagi apakah rasy bersedia menerima Dhuha sebagai suamimu.
Rasy:
Assalammualaikum wr.wb ( dijawab semua) terima kasih papa, mama sudah memberi kasih dan cintanya pada rasy. Papa jika ditanya kesiapan rasy maka rasy akan jawab 100% siap ( semua orang tersenyum geli). Papa insyaallah rasy yakin mas Dhuha mampu menjaga dan membimbing rasy menjadi anak, istri ,dan ibu yg baik. Sekali lagi thanks mama and papa i love you ( terdengar suara isakan tangi rasy Sementara, Dhuha hanya tersenyum)
Lihat Dhuha calon istri tercintamu ( Dhuha hanya tersenyum geli), Lihat dan mama titip rasy. Bimbing, berikan kasih Sayang dan cintamu padanya, pada cuma pesan apapun yg terjadi jangan pernah kamu ucapkan kata cerai. 27 tahun yg lalu opa dodit pernah bilang " Rasya belajarlah setiap hari menjadi anak, suami, dan ayah yg baik. Bersikaplah yg adil dalam setiap menjalankan tugas barumu itu". Hanya ini yg dapat papa sampaikan pada mantu papa dan papa titip rasy padamu Dhuha.
Rasy jangan ditanya dia udah girang banget karena mau mendengar Dhuha banyak omong, selain waktu ngajar. 7 sahabat SMA dan 3 sahabat SMPnya udah ngomel, liat rasy yg gak bisa diem dikamarnya.
Dhuha:
Assallammualaikum wr.wb ( semua menjawab), terima kasih atas makanannya enak sekali papa sampai tidak ingin tambah
Semua orang tertawa mendengar candaan Dhuha, yg dikamar udah pada bengong seorang Dhuha lagi buat lucu untuk pertama kali.
Papa dan mama Dhuha hanya bisa mengucapkan terimakasih, telah melahirkan seorang wanita yg begitu cantik dan baik dengan sifat uniknya. Papa, mama, abang, mbak dan adek terimasih sudah menjaga jodoh Dhuha selama ini. Insyaallah papa, amanah yg allah titipkan pada papa ini akan berpindah pada Dhuha mulai besok setelah ijab kabul. Dhuha tidak bisa menjanjikan apa2 tapi, Dhuha akan berusaha sempunya buat rasy bahagia amin. Adek Sayang calon istri mas, terimakasih sudah memilih mas menjadi suamimu. Mas berharap kita selalu bergandengan dan menggenggam tangan untuk masa depan yg akan kita lalui, baik suka dan duka. Mas berharap adek jadi wanita yg kuat dan sabar mendampingi mas dalam setiap tugas. Terima kasih Sayang buat cinta, yg selama ini kamu beri buat mas. My wife Rasykana Ilham Pramono, tanks and i love you.
Semua orang bersorak heboh karena untuk pertama kalinya Dhuha besikap romantis secara live. Rasy jangan ditanya udah nangis tersedu- sedu mendengar calon suaminya bicara begitu romantis dan sangat manis. Rasy dipeluk para sahabatnya untuk saling menguatkan dan turut bahagia.
Oho.... bagaimana kisah akad Rasy 💖Dhuha next part...
Tkn. 30 mei 2019
__ADS_1
Jangan lupa Vottt dan komen makasi😘😘😘😘😘😘😘😘😘