JODOH RAHASIA ALLAH

JODOH RAHASIA ALLAH
30


__ADS_3


Rasya hanya bisa diam tak percaya, fabio menyerah dan mau berkerja sama. Ahhh tidak lebih tepatnya kembali kejalan yg benar, walaupun tidak sepenuhnya. Bukan hanya Rasya tapi semua orang juga seperti itu, Rasya melepaskan pelukan fabio.



"Maaf beri aku waktu untuk bernafas dan memikirkannya" Rasya



"Baik sya, abang akan tunggu" fabio



Rasya menganguk dan meninggalkan tempat itu, Rasya duduk disebuah batu. Pandanganya lurus kedepan dia sungguh dilema, keputusan apa yg harus dia ambil. Sentuhan lembut yg ia rasakan ya.... orang itu Kanaya.



"Dek... mas bingung, keputusan apa yg harus mas ambil. Satu sisi bang niel ah... bukan bang fabio punya tempat tersendiri dihati mas, entah sejak kapan mas begitu menyanginya seperti bang Rafi dan tia. Ini sungguh diluar kuasa mas dan mas bingung bagai buah simalakama, Disisi lain dia....dia...ahhh" Rasya



"Mas.. apapun keputusan mas itu yg terbaik. Tapi bang fabio sudah berniat Baik apa salahnya jika kita beri kesempatan mas" Kanaya



"Kamu benar dek, makasi Sayang udah bantu kasi jawaban buat mas love you" Rasya



"Sama2 mas" Kanaya



Rasya menelpon markas PBB dan menceritakan semuanya, allhamdulillah mereka mau bekerja sama dengan fabio. Rasya sebagai jaminan bahwa fabio tidak akan macam2. Kemudian menelpon panglima yg baru yaitu jendral tni dodit sumantri yaitu carmernya.



"mas yuk balik" Kanaya



"Iya..." Rasya



Rasya berjalan menghampiri fabio yg sedang menatapnya. Rasya memeluk abang angkatnya itu, fabio terkejut dan juga senang melihat prilaku adiknya itu.



"Jadi apa keputusanmu sya, apapun itu abang terima" fabio



"Maaf bang,  Rasya sudah mengawasi abang secara diam2 selama ini. Tapi dengan berjalanya waktu ada rasa ingin melindungi dan merubah abang menjadi lebih Baik, dengan cara Rasya. Entahlah rasa Sayang yg hadir semakin lama semakin seperti....seperti bang Rafi dan Tia. Bang.... Rasya menerima bang bio menjadi abang kandung Rasya, terima kasih abang sudah mau berubah" Rasya



"Terima kasih sya, kamu mau menerima abang dengan segala kekurangan yg abang punya" fabio



Mereka berpelukan dan menyalurkan kasih Sayang antara adik dan abang. Sementara yg lain bertepuk tangan tepuk tangan mengiringi dua saudara ini. Rasya menghubungi orang tuanya, mereka bercerita panjang lebar diluar dugaan fabio diterima menjadi keluarga pramono.



"Adehhh... Akhirnya keluarga pramono tambah anggota ya..." hendra



"Wah... jadi gimana masuk dunia militer juga gak nie..." jafran



"Ya... ampun jafran, saya udah tua gak cocok" fabio



"Iya... juga ya... lo tua tapi belom nikah kasian" hendra



"Nanti saya cari orang indonesia aja hehehe" fabio



"Eh... berarti nama abang diganti dong" nino



"Maksudnya " fabio



"Iya... nama abang sekarang FABIO CORAZON PRAMONO" Rasya


__ADS_1


"Wah... berarti urutanya gimana dong" hendra



"Jadi urutanya:


\- Rafi yudha pramono


\- Fabio Corazon pramono


\- Rasya Ilham pramono


\- Nantia putri pramono


Gitu  papa, mama, bang  rafi dan tia udah setuju. Nih baru di chat hehehe" Rasya



Saat mereka tengah berbincang di sambungan telpon dengan keluarga pramono. HP fabio bergetar, wajah fabio yg awalnya bahagia dan bersahaja tiba2 datar dan dingin. Hal itu tak terlepas dari pandangan Rasya cs, kemudian pandangan fabio kearah Rasya yg kini melihatnya. Sebuah senyuman dari bibir fabio.



"Kenapa ngeliat abang gitu banget sya" fabio



"Muka abang serem banget tadi kenapa" Rasya



"Hahaha masak, ehem emang gitu sya dan harus begitu kalau gak, mana ada yg takut anak buah abang hehehe" fabio



"Adehhh kayak yg nanyak enggak lo bang," hendra



"Eh sya buka gerbang dong, nihh ada yg mau datang, pengacara abang" fabio



Rasya menghubungi anggota penjaga gerbang untuk membuka gerbang karena tamu fabio akan datang. Setelah disetujui fabio menghubungi doras dengan wajah andalannya datar dan dingin



"Mmmmm" fabio



............




"Katakan saja kalian tamu dari niel" fabio



............



Fabio mematikan sambungannya sepihak dan kembali lagi dalam mode hangat gak dingin lagi. Tak berselang lama 10 mobil mewah datang.  Orang2 berbaju jas hitam keluar dan memasuki pantry. Semua rajurit bersiaga namun fabio malah tertawa melihat adiknya panik, 2 orang berjalan menghampiri fabio.



"Sya mereka anak buah abang udah kalian biasa aja" Fabio ( tersenyum)



Mereka semua kembali duduk dan memperhatikan interaksi mereka. Menggunakan bahasa inggris dan fabio wajahnya datar sangat amat dingin



"Selamat pagi bos" doras dan Jackson



"Mmmmmm" Fabio



"Maaf bos kenapa anda menyuruh kami masuk ke kandang singa" doras



"Ya... karena aku singanya, mana berkas yg harus aku tanda tangani" fabio



Fabio memeriksa berkas2 yg menumpuk dihadapanya, sedangkan doras memberi stempel pada berkas yg telah ditanda tangani. Tidak kurang dari 30 menit berkas2 itu selesai.



"Doras bagai mana ada info tentang gerombolan yg menyerangku"  Fabio

__ADS_1



"Sudah tuan itu kelompok RATHER American" doras



"Hahaha ( ketawa serem) brengsek lalat2 itu berani menyentuhku dan melukai adikku. Habisi pemimpin sialanya itu dan tarik semua anak buahnya" fabio



"Baik tuan" doras



"Oh.... ada satu lagi kalian semua dengarkan aku ( Fabio menarik Rasya dan Kanaya untuk naik keatas meja) orang yg disampingku ini adalah adikku Rasya Ilham pramono dan mmmm gadis yg itu adalah tunanganya. Jadi lindungi mereka dimanapun berada dan ingat baik2 Wajahnya paham" fabio



"Paham tuan" anak buah fabio



Semua orang terkejut dan takjub dengan situasi yg mereka lihat. Tapi mereka lebih memilih diam saja.



"Jackson buka laptops" fabio



"Ahhh baik" Jack



"Jack dengarkan aku dan ketik ( Jack mendengarkan) saya fabio Corazon pramono presdir sekaligus pemilik "Corazon company". Akan memberikan sebagian saham saya kepada:


1. Ayah saya indra pramono sebesar 10 %, hasil ini akan saya transfer setiap bulan kerekining selama ayah dan ibu saya masih hidup dan jika mereka sudah wafat, saham ini akan kembali kapada saya.



2. Abang saya Rafi Yudha pramono 3 %  dan adik perempuan saya Nantia putri pramono 2 %. Hasilnya akan di transfer kerekining masing2 sampai saya sendiri yg menghentikannya.



3. Adik laki2 saya Rasya Ilham Pramono sebesar 20% dan dia memiliki hak untuk mencampuri sepenuhnya urusan yg menyangkut Corazon company. Hasilnya akan ditranfer kerekening dan bersifat permanen sampai anak,cucu, dan seterusnya.



Dan untuk 5 % lagi akan saya donasikan pada bidang sosial melalui PBB" Fabio



"Bang Maaf, apa abang yakin dengan semua ini. Ingat bang Rasya bu-" Rasya



"Sya kalian keluargaku jadi, sudah sepantasnya jika kamu tanya. aku dibuang sya oleh ayahku sendiri. Ibu kita sudah meninggal jadi apa salahnya aku bahagiakan keluargaku. Jangan bilang tidak pantas karena kamu sudah memberikan tempat, untuk aku pulang dan istirahat di keluarga pramono"Fabio



"Tapi bang" Rasya



Plakkkk



"Aduh sakit bang, ni kepala bisa amnesia mana mau nikah, malah gak ingit berabe entar" Rasya



"Ya.... biar sadar jadi gak playboy lagi kasian adek iparku, ahh abang akan tinggal dan tidur sama kamu sampek menjelang nikah titik dan mereka ikut kemanapun abang dan kamu pergi" fabio



"Gak bisa" Rasya



"Bisa sebelum kamu nikah, abang mau sama kamu terus sya walaupun kamu lagi kencan"fabio



"Ok... tentang abang, tapi mereka semua Gak bisa" Rasya



Berakhirlah mereka berdebat, fabio cuma menggoda Rasya tapi ya... gitu Rasyanya bawa serius membuat kesenangan tersendiri bagi fabio. Bukan hanya fabio tapi semua orang karena Rasya kayak anak kecil hehehe



**Tkn. 28 February 2019**


**Geje ya... ceritanya maaf hehehe😅😅, jangan lupa Vottt makasi😘😘😘😘😘😘**


__ADS_1


***ini versi asli bukan KW dan sekalian revisi dilapak ini, PLAGIAT MUNDUR TERATUR😏***"


__ADS_2