
~~♡♡♡♡
Semua pasukan telah berkumpul, 30 rajurit dibagi menjadi 6 tim. Mereka semua menunggu perintah dari atasanya yg belum tampak hadir. Pakaiyan tempur gurun menghiasi tubuh atletis Mereka
Rasya yg masih bersiap dengan perlahan. Rasya berjalan menuju kumpulan itu, mereka semua terkejut dengan baju seragam yg digunakan Rasya dan ke 8 petinggi mereka.
untuk menyisir kawasan ibu kota, pasukan yg menggunakan seragam perang bermotif gurun. Sedangkan kelompok Rasya cs tetap stay di markas untuk mencari info sebelum, melakukan pencarian. Rasya dengan Wajah datarnya memberi perintah.
"Baik pasukan kalian akan menyisir kawasan kota, sedangkan pasukan yg ada di distrik akan menyisir dikawasan mereka masing untuk mencari WNI yg hilang, apa kalian siap" Rasya
"Siappp ndan" semua
"Komunikasi jangan sampai terputus, laporkan yg apa saja yg terjadi dilapangan. Bubarkan" Rasya
Terima kasih atas dukunganmu!
"Siapp laksanakan" semua
Semua pasukan bergerak melaksanakan tugasnya masing2. Tim Rasya mencari titik koordinat lokasi keberada pasukan yg dipimpin nino. Mayor wahyu yg ahli dalam melacak lokasi dengan foto citra melalui satlit. Para perwira ini merupakan pasukan gabungan yg dibentuk tni untuk kondisi genting. Pasukan ini sebenarnya berjumlah 15 orang, namun untuk kali ini formasi mereka tidak lengkap. Dengan jumlah yg tidak seperti biasa namun tidak mengurangi kemampuan mereka.
Disaat Rasya tengah briefing dikejutkan dengan suara pintu yg dibuka kasar. Ancungan senjata tak terelakkan lagi sebelum seseorang muncul, membuat mau tidak mau mereka menurunkan senjata.
"Rasya.... kamu gak papakan" fabio
"Bang fabio" Rasya
Ya.... orang itu Fabio wajah cemasnya tidak bisa ia sembunyikan. Fabio berlari memeluk adiknya itu, ada rasa lega yg luar biasa. Bebannya selama 6 jam perjalanannya sirna karena melihat adiknya dalam keadaan Baik2 saja.
"Hey.... kau tau, rasanya abang tidak bisa bernapas selama menuju kemari" fabio
"Alhamdullilla Rasya gak papa bang, kenapa abang kemari" Rasya
"Oh.... abang tidak bisa menghubungi kalian dan Kanaya juga. Fabio menceritakan semuanya" fabio
"Bang duduk dulu, mmmm boleh Rasya lihat pesannya biar mempermudah kerja kita" Rasya
Fabio menyerahkan smartphonenya, namun penuh tanda tanya kenapa adiknya ini besikap sangat dingin.
"Rasya ada apa ini, sepertinya ada yg abang lewatkan"fabio
Rasya menceritakan apa yg terjadi pada Kanaya, fabio bisa merasakan bagaimana saat ini keadaan Rasya. Sikap dingin Rasya menutupi kegunahan dan keaedihanya. Fabio memeluk Rasya menyalurkan kekuatan seolah berkata " kau tidak sendiri" namun hanya pelukan yg sangat erat saat ini.
"Apa keluarga Kanaya sudah tau" fabio
__ADS_1
"Sudah bang" Rasya
Air mata Rasya lolos dari singga sananya, Rasya menangis tanpa ekspresi dan suara. Fabio yg melihat itu merasa bersalah dan berjanji akan membunuh mereka, yg berani menyakiti adiknya.
Disebuah kastil yg berada ditengah hutan, tempat ini seperti sarang setan yg tidak ada satu manusia pun yg berani masuk kedakamnya. Seorang sandra diikat disebuah kursi dengan mulut yg diikat dengan kain, Ya.... itu adalah Kanaya.
Kanaya tidak tau Apa hari sudah siang, sore, bahkan pagi. Tempatnya sekarang sangat gelap, pengap, dingin, dan lembab. Yg bisa dia lakukan saat ini hanya bisa berdoa agar Rasya bisa menyelamatkan dirinya, keheningan menambah kesan horor. Pintu terbuka ada cahaya yg menyilaukan matanya, rasa pedis membuat Kanaya lebih memilih memejamkan matanya. Kanaya merasa ada banyak orang disekelilingnya, ternyata benar kurang lebih ada 15 orang barpakaian hitam menggunakan senjata api.
Kanaya yg melihat itu langsung pingsan, shok melihat itu karena Kanaya troma dengan semua itu ( baca di part 1). Kanaya sempat pingsan beberapa kali dan berguman tidak jelas karena mulutnya yg di tutup. Kanaya diberi makan namun menolak, karena keras kepala ia menerima tamparan berkali- kali.
Entah apa yg mereka bicarakan Kanaya tidak tau, Wajah mereka dititupi masker. Luka robek di bibir membuat Kanaya lebih menurut apa yg mereka perintahkan. Ia terus berdoa agar Rasya cepat menjemputnya dari tempat itu. Ia percaya allah selalu melindungi imatnya terbukti ,Kanaya tidak di jamah oleh kumpulan laki2 itu.
Markas garuda XXXII-B
Semua tengah sibuk dengan kegiatanya masing2. Fabio dengan anak buahnya yg melacak kelompok tersebut.
"Ijin ndan lokasi sudah kita temukan sipengirim sudah kita temukan" mayor wahyu
Fabio yg mendengar ikut bergabung dengan tim rasya
"Dimana mayor" Rasya
"Siap, LA komplek elit santa maria" mayor wahyu
"Abang tau itu siapa" Rasya
"Iya sya, Nathan Alexander ketua broris saingan abang di bisnis juga pasar gelap" Fabio
"Bisa abang ceritakan tentangnya" Rasya
"Nathan adalah pembisnis yg tengah berkembang, dia masi mencari investor yg bisa membantu bisnisnya. Mr. Lucas adalah orang yg sedang diincarnya. Tapi Mr Lucas lebih memilih berkerja sama dengan kita, didepan Nathan dia bicara bahwa perusahaan kita lebih menjanjikan dan dipercaya. Pasar gelap yg ia jalankan juga abang yg menggagalkan transaksinya di colombia 2 minggu yg lalu" fabio
"Baik bang jadi Rasya mau tanya apa kedudukan Rasya di perusahaan" Rasya
"Kau adalah tuan muda di perusahaan karena kau pemilik hampir separoh saham keluarga pramono, minggu lalu saham dari abang dan adik sudah beralih atas namamu, jadi mereka berdua hanya menerima tunjangan saja tiap bulan." Rasya
"Bagaimana kedudukanku di mata anak buah abang" Rasya
"Sama kau adalah adikku dan kau adalah tuan muda mereka, apapun yg kau perintahkan mereka akan kerjakan sama hakmu seperti abang" fabio
"Baiklah Rasya tau kenapa ini semua terjadi, ini salah Rasya yg tidak tau apapun bang. Mulai sekarang Rasya akan membiasakan diri" Rasya
"Itu yg abang harapkan, kita bisa melakukan hal kebaikan dengan cara kita sendiri dan melindungi apapun yg kita punya" fabio
"Iya.. bang rasya akan coba" Rasya
__ADS_1
"Jangan mencoba menghidar, karena kau tidak bisa lari dari kenyataan bahwa kau sekarang seorang tuan muda dari Corazon company, dan kau juga bos dari mereka" fabio
"Tuan besar dan tuan muda kami sudah menemukan markasnya" doras
"Dimana" fabio dan Rasya
"Di pedalaman hutan bagian barat dekat dengan desa itu" doras
"Baik mayor wahyu coba fokuskan lagi tempatnya" Rasya
"Siap ndan" mayor wahyu
"Dan yg lain kalian bersiaplah dengan pakaian misi black 01" Rasya
"Siap ndan" semua
Semua berlari kebangkar masing2 segera bersiap termasuk Rasya. Fabio mengikuti Rasya dari belakang, ia melihat adiknya itu tengah bersiap. Rasya yg sudah siap dengan baju kebanggaannya itu dan fabio, dia merasa beruntung dan bangga mempunyai seorang adik abdi negara.
"Apa yg abang fikirkan" Rasya
"Abang beruntung memiliki adik seperrimu dan juga bangga, abang ikut denganmu, mana baju untuk abang" fabio
"Enggak bang, Rasya gak mau kehilangan siapapun, ini urusan Rasya abang gak perlu ikut campur. Yg perlu abang lakukan adalah menghajar si brengsek itu" Rasya
"Ok berarti kita bagi tugas" fabio
"Iya.. bang dan aku minta helicopter" Rasya
"Berapa yg dibutuhkan" fabio
"2 saja bang" Rasya
"Baik 3 helicopter baru" fabio
"Dasar pamer, apa abang baru beli" Rasya
"Iya... 4 buah, sudah dibeli ya... harus dipakai, kalau kurang tinggal beli" fabio
"Sombongnya abangku ini, benar2 hahaha" Rasya
Mereka menjalankan misi masing2 dengan rute dan tujuan berbeda. Gimana selanjutnya next part ya....
Tkn. 4 maret 2019
Jangan lupa Vottt dan komen makasi😘😘😘😘😘😘
ini versi asli bukan KW dan sekalian revisi dilapak ini, PLAGIAT MUNDUR TERATUR😏
__ADS_1