
Semuanya sedang bersiap siap, pantai tempat bertunangan sudah ditata serapi dan sebagus mungkin. Para tamu undangan sudah hadir sekitar 100 tamu undangan. Itupun kerabat, teman, rekan kerja, sahabat keluarga besar mereka. Pertunangan ini belum dipublikasikan kepada semua media dan masyarakat, jadi pertunangan ini sangat tertutup. Kedua keluarga siap dengan pakaian berwarna biru, wanita memakai dress panjang berlengan. Pria memakai kemeja berlengan panjang dengan celana putih panjang. Baju ini bermotif batik yang dibuat khusus.
Kali ini Angel memakai dress senada dengan keluarganya, tetapi berlengan berbeda. Dress Angel berlengan shabrina. Rambut Angel ditata rapi, samping dikepang lalu di ikat di belakang lainnya di biarkan terurai dan sedikit rambut panjangnya di biarkan di depan telinganya. Memakai anting putih berlian panjang, dan kalung tipis berhuruf dengan huruf A. Sepatu dengan hak pendek berwarna putih, dan riasan naturalnya. Angel terlihat sangat sempurna hari ini. Sedangkan Ersya memakai setelan jas ketatnya berwarna biru, kemeja dalam berwarna putih tanpa dasi. Sepatu berwarna putih dan memakai jam tangan favoritnya hitam.
Acara pertunangan dimulai Ersya dan Angel sudah didepan dan disaksikan oleh para tamu undangan yang duduk manis melihat mereka berdua. Mc memulai acaranya, para tamu bertepuk tangan gembira. Acara pertukaran cincin tiba, Ersya memakaikan cincin ke jari manis Angel, begitupun Angel sebaliknya. Suara sorak serta tepuk tangan dari para tamu mulai terdengar. Sesi berfoto tiba, kedua keluarga besar berfoto, semuanya lengkap tanpa ada yang ketinggalan. Para tamu juga tidak mau melewatkannya mereka semua berfoto satu persatu. Selesai berfoto para tamu dipersilakan untuk makan. Kini giliran Ersya dan Angel berfoto berdua di tepi pantai.
"Kenapa kalian berdua sangat kaku" ucap fotografer itu. Sedari tadi mereka berdua berfoto seperti pose foto ktp hanya tersenyum tipis dan berjauhan. Sebenarnya mereka berdua sudah sangat kelelahan. "Kalau seperti ini terus aku tidak akan bisa istirahat" batin Angel. Angel menarik tangan Ersya, "Peluk aku, kau tersenyumlah, aku sudah sangat lelah jika kau ingin selesai peluklah aku dan tersenyum" ucap Angel, "Kita coba sekali lagi ya tuan nona" ujar fotografer tersebut. Ersya mendekatkan tubuhnya kepada Angel, melingkarkan tangannya ke tubuh Angel. Mendekatkan wajahnya ke wajah Angel dan mencium bibir Angel dengan lembut. Angel terkejut, jantungnya berdebar sangat kencang. "Astaga kenapa dia cium aku, dan ciuman pertamaku" batin Angel. "Oke sangat bagus" ucap fotografer tersebut.
__ADS_1
"Kenapa kau menciumku" ucap Angel, mereka masih berpelukan. "Apa kau ingin cepat selesai" jawab Ersya, "Iya, tapi cukup peluk aku saja" ucap Angel. "Sekarang tuan tuan peluk nona dari belakang" ucap fotografer itu. "Apa" jawab Angel, Ersya segera memeluk tubuh Angel dari belakang. "Nona genggam tangan tuan" ujar fotografer. Angel menggenggam kedua tangan Ersya yang berada di perutnya itu. "Sangat bagus, jika tadi seperti ini pasti tidak akan memakan banyak waktu" ujar fotografer itu. Mereka melanjutkan sesi fotonya itu.
"Astaga ini sangat melelahkan" ucap Angel membawa sepatu yang ia lepas dan berjalan menuju tempat pertunangan tadi. Ersya berjalan duluan di depan Angel. "Aku ingin bermain air sebentar" ucap Angel sambil berlari ke arah pantai dan meninggalkan sepatunya di tepi pantai. Aaaaa.. Teriak Angel, Angel jatuh dan terduduk di dalam pantai. Ersya mendengar teriakan Angel langsung menghampiri Angel. "Ersya ada kepiting di sana" ucap Angel, Ersya menggeleng tak percaya. Dia kira Angel terjebur atau apa ternyata hanya kepiting. Ersya pergi meninggalkan Angel, "He apa kau sudah tidak punya hati nurani, tolonglah bantu aku berdiri" teriak Angel. Ersya kembali dan mengulurkan tangannya kepada Angel. Angel memegang tangan Ersya, mencoba berdiri tapi terpeleset dan akhirnya mereka tercebur di pantai.
Matahari mulai terbenam, sore berganti malam. Di tempat lain, Vanessa sedang memandangi sebuah foto, ya foto Vanessa dan Ersya sewaktu mereka bersama. "Ersya maafkan aku" ucap Vanessa sambil mengusap air matanya. "Aku pulang karena aku sadar aku salah, aku sangat merindukanmu Ersya" sambung Vanessa. "Kak ayo makan malam" ajak Mirza, Vanessa bergegas mengusap air matanya dan memasukan foto kedalam laci. "I, iya ayo" jawab Vanessa. Ada apakah antara Ersya, Vanessa, dan Resta. Ikutin terus ceritanya terus ya😊💗.
__ADS_1
Pagi harinya, waktu menunjukkan pukul 8.00. Angel masih tertidur pulas, dia sangat kelelahan dengan acara pertunangan itu. Sinar matahari mulai menyinari wajah Angel. Angel memalingkan tubuhnya ke arah satunya, dia mencoba membuka matanya. Dilihatnya seseorang yang tidak asing, tapi dia tidak bisa memastikan karena matanya belum terbuka penuh. Angel membuka matanya lagi sambil menggosok matanya itu. Dan di depannya Ersya sudah berdiri sambil melipat tangannya di bawah dadanya. Dengan memakai sweter putih bercelana hitam ketat bersepatu abu\-abu. Tapi kali ini rambutnya dibiarkan saja menutupi keningnya dan agak berantakan.
Aaaaa.. Teriak Angel, "Kau ngapain, masuk kamar seorang wanita tanpa mengetuk pintu" teriak Angel sambil menutupi tubuhnya dengan selimut. Ersya mendekat ke arah Angel. "Oh stop, jangan mendekat" teriak Angel, tapi Ersya semakin mendekat hingga dia sudah di depan kasur Angel. "Apa kau tidak dengar, jika kau terus maju aku akan teriak sekenjang mungkin" ucap Angel. Ersya berhenti dan berdiri di depan kasur Angel, "Mau ngapain kesini" tanya Angel, "Kita mau fiting baju" jawab Ersya, "Ha, pernikahan kita kan tinggal 3 minggu lagi dan itupun masih ada waktu kan" ucap Angel sambil bangun dari kasur dan mendekat ke tempat Ersya berdiri. "Dimajukan seminggu lagi" ucap Ersya, "Gila, apa\-apaan ini, nggak boleh di biarkan aku harus temuin bunda sekarang" ucap Angel sambil bergegas keluar dan menemui bundanya.
Angel menuruni tangga, terdengar suara banyak orang yang sedang mengobrol. Di intipnya dari ruang tengah, terlihat keluarga Wijayanto dan Aditya sedang serius membicarakan tentang pernikahan. "Serius banget nih, nanti kalau aku teriak ngomel2 bisa habis aku" batin Angel. Angel kembali ke kamarnya dengan pelan\-pelan. Dilihatnya Ersya sedang duduk di sofa samping kasur sambil memegang wajahnya. Angel menghampiri Ersya yang sedang duduk. Angel duduk disamping Ersya, "Gila gila" ujar Angel. Ersya terkejut tbtb Angel duduk disampingnya. Ersya menatap Angel yang sedang bingung dan menggigit bibir bawahnya. Ersya melihat ke seksian itu.
__ADS_1
"Kenapa apa yang kau lihat" tanya Angel, Ersya memalingkan pandangannya, "Ersya sadar" batin Ersya. "Kenapa mereka berkumpul, dan ada beberapa orang asing disana siapa, ngapain mereka" tanya Angel. "Pengurus pernikahan kita" jawab Ersya, "Maksudnya" tanya Angel, "Bibirnya, oke tahan" batin Ersya yang memandangi Angel, "Ersya, Hoi, melamun lagi" ucap Angel sambil melambaikan tangannya di depan Ersya. "Mereka yang mengurus pernikahan kita nanti" jawab Ersya, ia pergi keluar kamar Angel. "Ya ampun, pernikahan di majukan, gila gila" gerutu Angel.
💛💛💛