Jodohku Dari Perjodohan

Jodohku Dari Perjodohan
29> Di culik.


__ADS_3

"Ahh.. Gila banget sih Ersya, aduh hu... Tubuhku serasa kehilangan tenaga, capek banget, udah habis bersihin rumah besar ini ditambah Ersya gitu, aduh, ah.. " oceh Angel di atas kasur. Kring.. "Siapa lagi? " Angel bangun dan mengambil ponselnya di atas laci samping tempat tidurnya. "Iya" jawab Angel lemas, "Loh nona kenapa? Apa perlu saya panggilkan dokter untuk anda? ", "Ah tidak Keysa, aku hanya kecapekan, ada apa? ", "Soal makan malam bersama bu Rosa apa anda akan pergi?", "Oh iya, nanti kamu jemput aku oke", "Siap, saya akan segera kesana". Angel bergegas menuju lemari untuk berganti pakaiannya. Tidak lama kemudian, Angel sudah siap. Angel memakai dress ketat berwarna mocha tanpa lengan, rambut terurai panjang dan anting putih bulat di telinganya. Riasan natural dengan lipstik merah muda yang membuat bibirnya semakin seksi.



"Halo Keysa kau tunggu di depan saja", "Siap, saya sudah di depan". Angel bergegas turun ke depan. Di sana ada Ersya yang sedang memainkan laptopnya, dia melihat Angel sudah rapi dan terburu\-buru. Angel melihat Ersya sedang menatapnya, "A, aku pergi dulu ya" teriak Angel lalu pergi meninggalkan Ersya di rumah. Angel segera masuk ke dalam mobil. Di tempat lain, Rosa sudah bersiap menyambut Angel untuk makan malam. "Apa semuanya sudah?", "Sudah bu, kita tinggal menunggu nona Angel saja", "Oke, kita sambut di depan ya". Angel dan Keysa sudah sampai di tempat yang diberikan oleh Rosa. "Keysa kok firasatku nggak enak ya", "Iya nona sama, tempatnya juga sepi dan jauh dari keramaian, apa kita pergi aja nona", "Tidak usah kita sudah sampai kok pulang lagi, ayo", "Iya nona, pak supir tunggu di sini aja ya, jangan kemana\-mana", "Siap bu". Keysa merasa ada yang aneh dengan tempat ini. Angel masuk ke dalam menemui Rosa yang sudah menunggu di depan. "Halo, Angel", "Hai".



Resta sudah di depan rumah Ersya, tin.. tin. Ersya keluar dari rumah langsung masuk ke dalam mobil Resta. "Sudah bilang istrimu belum, nanti di sangka aku lagi yang ngajak", "Ayo", "Siap bos, berangkat". Mereka berdua pergi ke club malam biasa mereka nongkrong, sebelum Ersya menikah. Sesampainya disana, pelayan disana sudah menyiapkan meja untuk mereka berdua. Dengan beberapa minuman alkohol disana. "Kenapa tiba\-tiba ngajak kesini, banyak masalah ya", "Ya", "Ketahuan, tadi rumahmu sepi kayaknya, kemana Angel?", "Keluar", "Beruntung banget kamu punya istri secantik dia, habis itu dia baik lagi, apa adanya, nggak macam\-macam" ujar Resta membuat Ersya memikirkan Angel. \*"Nih" Ersya memberikan sebuah kartu ATM, "Buat" tanya Angel, "Kau belanja" jawab Ersya, "Ah, tidak, tidak, aku masih punya uang" ujar Angel, Ersya masih menyodorkan kartunya. Angel tidak mau mengambilnya, karena menurutnya dia masih punya uang untuk keperluannya dia.


__ADS_1


"Aku suamimu dan kau istriku, dan ini uang nafkahku untukmu, aku tidak mau ada bantahan, dan kartu ini unlimited, kau gunakan ini semaumu, paham" jelas Ersya, Angel hanya menatap Ersya dengan dalam, "Pa, paham, ta, tapi kan" jawab Angel, "Tidak ada tapi, sekarang kau ambil dan buatkan aku kopi" ucap Ersya pergi duduk di meja makan yang sudah banyak makanan yang disiapkan oleh para pelayan.\* "Hem" senyum Ersya sendiri membayangkan kelakuan Angel. "Hoi, malah senyum\-senyum sendiri lagi, wah pasti mikirin Angel ya" sahut Resta, tapi Ersya kembali kepada wajah dinginnya, "Yee gitu amat", "Lebih baik hari ini kita nikmati saja oke" teriak Resta.



Di tempat lain, Angel dan Rosa sedang makan malam bersama tanpa ada yang aneh, tapi tetap Keysa merasa ada yang tidak beres disana. Rosa mengobrol dengan Angel, "Aku minta maaf ya selama ini aku udah jahat sama kamu", "Iya", "Jadi sekarang kita teman ya", "Ya boleh", "Terimakasih, aku senang sekali kamu mau datang kesini dan memaafkanku", "Ya, jika kau ini benar\-benar tulus", "A, aku benar tulus adanya kok, saking tulusnya aku punya sesuatu untuk kamu, ayo mari ikut aku" Angel dan Keysa berjalan di belakang Rosa dan asistennya. Rosa membawa mereka berdua ke suatu ruangan yang sudah dia persiapkan. Rosa melambaikan tangannya, "Tangkap" teriak Rosa memanggil para suruhannya untuk menangkap Angel dan Keysa. Daaak.. Apa ini, kau, kau menjebakku" teriak Angel, "Nona kita dijebak" sahut Keysa, mereka berdua disekap oleh suruhan Rosa.




"Uh hu sayang, kau sudah lemas ya, bagaimana kalau sekali lagi" paak.. paak.. "Jangan bu jangaan.. " teriak histeris Keysa, "Diaaaam.. kau, apa kau juga ingin" paak.. paak.. paak.. "Aw", "Gimana enak, darah kalian berdua ini adalah kebahagiaan dariku, hahaha" Rosa pergi meninggalkan mereka berdua dengan penuh berlumuran darah, "Sekap mereka berdua jangan sampai kabur, aku ingin membunuh mereka, hahah" ujar Rosa dari luar. Keysa mencoba menggoyangkan tubuh Angel dengan kakinya, "Nona, nona, hu hu hu, nona" tangis histeris Keysa, "Ti, tidak apa, a, aku tidak apa" ucap lemas Angel, "Nona tubuhmu, wajahmu, nona saya janji sampai nafas terakhir saya akan selalu di samping nona, saya mau mengorbankan nyawa saya untuk anda, hu hu" jelas Keysa, "Terimakasih" jawab Angel dengan suara yang hampir tidak terdengar.

__ADS_1



Di depan tempat itu, supir Angel merasa ada yang aneh dengan tempat itu. Rosa dan para suruhannya menghampiri supir Angel, "Kenapa ini, sebelum aku di apakan oleh mereka, aku harus cepat mengirimkan pesan kepada orang rumah" supir Angel mengirim sebuah pesan kepada supir Angel yang lain. "Bunuh dia cepat" teriak Rosa, "A, apa ini, aww" supir Angel terbunuh oleh suruhan Rosa, ditusuk dengan pisau tajam. "Hahaha, nggak akan ada yang tahu aku menyekap Angel disini, lihat saja Angel kau akan mati di tanganku, haha", "Semua cepat urus mayat ini, lempar mayat ini ke sungai" perintah Rosa.



Supir Angel yang dirumah sedang membersihkan mobil Angel, dreeet.. "Siapa ya" supir Angel membuka pesan yang berisi \*Cepat tolong, nona Angel diculik\* "A, apa ini benar" supir itu mencoba menghubunginya tapi tidak aktif, "Aku harus beritahu tuan" supir itu bergegas menemui Ersya, dia tahu Ersya dimana karenaa Resta memberitahunya jika nanti Angel mencarinya. Tubuh dia serasa bergemetar, takut, perasaan campur aduk dia mencoba mempercepat mobilnya. Braaak.. dia bertabrakan dengan truk di depannya. Niu...Niu.. Polisi datang ke lokasi kejadian, "Pa, pak, to, tolong, be, berikan, i, ini ke, kepada tu, tuan Er.. " supir Angel sudah meninggal, belum sempat ia memberitahu dia sudah meninggal. Ambulan datang untuk membawa mayat dan pasien kecelakaan disana.



Ersya dan Resta bersenang\-senang di sana, "Kau dari tadi minum saja, apa kau tidak mau turun melemaskan tubuhmu, huu.., wanita disana benar\-benar goyangannya uhh" ujar Resta. \*Berita hari ini, ada tabrakan antara mobil dengan truk, dan salah satu dari mereka telah meninggal dunia\* siaran berita di televisi itu. "Yon yon lihat deh itukan mobil Angel" ujar Resta sambil menunjuk ke arah televisi. Ersya melihat ke arah televisi dan benar itu mobil Angel. Ersya bergegas pergi ke tempat kejadian itu. Resta mengikutinya dari belakang.

__ADS_1


Like ya semua 😥


__ADS_2