Jodohku Dari Perjodohan

Jodohku Dari Perjodohan
30> Penderitaan.


__ADS_3

 


"Ma, mama, i, itu bukannya mobil Angel" ujar Amel, "Papa akan kesana untuk memastikan", "Angel, mama ikut", "Aku juga". Sisi lain, "Ayah itu mobil Angel, anak kita", "Tenang dulu Ayu tenang", "Iya tenangkan dirimu", "Sebaiknya aku telefon Ersya dulu untuk memastikan". Seli mencoba berkali\-kali menelfon Angel tapi tidak aktif, "Angel kamu dimana, ya ampun aku takut sekali, tidak ada pilihan aku akan kesana". Sedangkan Zelin sedang dalam perjalanan ke lokasi kecelakaan, "Ya tuhan semoga Angel tidak apa\-apa, aku sangat khawatir". Di tempat lain Ersya sudah sampai di lokasi kecelakaan bersama Resta. Tidak lama kemudian disusul dengan keluarganya, Zelin dan juga Seli. "Siapa yang ada didalam sana cepat katakan" teriak Ersya, dia begitu sangat mengkhawatirkan Angel, "Tenang pak tenang, di dalam hanya ada seorang pria dan dia tidak terselamatkan" jawab polisi itu.


"Pria, apa tidak ada seorang wanita didalam pak" sahut Resta, "Tidak, hanya ada seorang pria, dan dia menitipkan ponsel ini untuk tuan Er, siapa tuan Er" tanya polisi itu, Ersya lalu mengambil ponsel itu dan membukanya. "Lalu dimana Angel, anakku, hu hu" tangis Luna, "Tenang Luna tenangkan dirimu", "Angel dimana kau", "Aku sangat khawatir", "Tenang, semuanya tenangkan diri masing\-masing", "Ersya apa isi ponsel itu". Ersya masih mengecek semua ponsel isi ponsel itu, dan dia menemukan sebuah pesan. Ersya langsung pergi meninggalkan semua yang ada disana. "Loh Ersya ada apa" Resta mengambil ponselnya dan membuka, "Kenapa Res", "Ngomong", "Kenapa? Ayo cepat ngomong", "Angel diculik", "Apa", "Angel hu hu hu" tangis histeris Luna, "Angel, siapa yang berani menculik Angel", "A, apa, hu hu hu".


Di ruang keluarga Aditya, "Apa, Angel diculik", "Apa!!", "Ah Angel hu hu hu", "Tenang Ayu, tenang", "Ma, Angel ma Angel", "Penjaga" teriak Heru, "Kerahkan semua penjagaku untuk mencari Angel sampai ketemu", "Siap tuan". *Berita utama hari ini, model cantik kita Angelia Aditya menghilang, dia dikabarkan diculik oleh seseorang yang tidak dikenal*\ "Apa! Haha biar dia nggak ketemu sekalian" ujar Vanessa dalam kamar, "Apa, Angel diculik, siapa yang menculiknya" kaget Mirza di ruang tamu. Seluruh kota mendengar berita ini, hampir semua kota yang ada. Para polisi dan tentara di kerahkan semua untuk mencari Angel. Koran dan majalah sudah berisi berita mengenai penculikan Angel. Penggemar Angel sudah meramaikan media sosial, semua berisi doa, bantuan, dan harapan semoga Angel cepat ketemu.


Ersya dan Resta mencari keberadaan Angel. Ersya menyadap ponsel supir yang mengantarkan Angel. Mereka berdua sampai di pinggir sungai tempat supir Angel di buang, "Dia di bunuh yon, dan dibuang di sini" kaget Resta yang melihat mayat supir Angel mengapung di atas sungai, "Siapa yang berani menculik Angel" ucap Ersya marah, "Menurutku jauh\-jauh hari dia sudah merencanakan penculikan ini" jawab Resta, "Brengsek" Ersya sangat marah dan khawatirkan keadaan Angel. "Semua cari keberadaan Angel, cepat" Ersya menelfon seluruh suruhannya dan para teman hackersnya untuk mencari Angel.


Di dalam mobil, Zelin dan Seli sedang menuju ke rumah Vanessa. "Aku yakin pasti dia, ayo kita temui dia" ujar Seli. Tok.. Tok.. Zelin dan Seli mengetuk keras pintu rumah Vanessa, tidak lama Vanessa keluar dari dalam rumah. "Apa\-apaan ini biasa aja dong ketuknya" ujar Vanessa, Zelin dan Seli segera mendorong Vanessa ke dalam rumah. "Cepat katakan, dimana kau menculik Angel", "Katakan, selama ini kau kan yang ingin membunuh Angel, ngomong", "A, aku tidak tahu, dan kalian kenapa tiba\-tiba menuduhku, aku tidak menculik Angel" jawab Vanessa. Mirza keluar dari kamarnya, "Sebaiknya kakak bilang saja, dimana Angel berada cepat" teriak Mirza, "Mirza kenapa kau juga menuduh kakak, aku tidak tahu dimana Angel", "Bagaimana kami tidak menuduhmu, kami mendengar perkataan dan rencanamu kepada Angel" jelas Mirza.


"Ka, kalian tahu, meskipun begitu tapi aku tidak menculik Angel, aku beneran tidak tahu, jika kalian menuduh seperti ini apa kalian punya bukti, mana" ujar Vanessa, "Iya juga" jawab Zelin, "Aku seharian ini ada dirumah" sahut Vanessa, "Tadi pagi kakak kemana" sambung Mirza, "A, aku tadi pagi hanya mencari sarapan" jawab Vanessa, "Oke, tapi jika kita menemukan kau yang menculik Angel, aku tidak akan segan\-segan menyakitimu" ujar Seli, "Aku akan disini, mengawasi dia" sahut Mirza. Seli dan Zelin pergi meninggalkan mereka berdua. Mereka berdua melanjutkan untuk mencari Angel.


 


Pagi hari yang hangat. Sinar matahari yang menyelimuti tubuh Angel yang penuh dengan darah. "Aw" keluh Angel.


Dia melihat tubuh yang berlinang darah. Menetes satu persatu di atas kulit putihnya. "Ya tuhan apa salahku jika aku sukses, aku juga memulai semua karirku dari nol, dan Er, Ersya, aku juga tidak meminta dia menjadi suamiku" tutur lirih Angel yang sudah lemah. Semua tenaganya habis karna cabukan Vanessa tadi malam yang cukup keras.

__ADS_1


Keysa membuka kedua matanya, melihat ke arah Angel yang tampak lemah, gaun bersimpah darah. "Nona, sa, saya tidak tahu ini akan berakhir sampai kapan, ta, tapi jika ini terakhir kalinya kita berdua di dunia, saya sangat bersyukur bisa bersama nona selama hidup saya, saya sangat bangga sekali menemani nona, saya minta maaf jika saya selama ini menyusahkan nona" ujar Keysa bercucuran air mata.


Meski ia tidak sesakit yang di rasakan Angel, tapi dia merasakan betapa sakitnya yang di derita Angel saat ini.


"Keysa, percayalah selama ini kamu tidak pernah merepotkanku, jika memang ini yang terakhir tidak apa, aku juga beruntung memiliki asisten sebaik kamu" senyum Angel yang menutupi penderitaannya itu.


Terdengar suara langkah kaki yang menghampiri mereka berdua, yang tak lain ialah suara sepatu Rosa dan asistennya.


"Selamat pagi sayang, apa tadi malam kalian berdua memimpikan ku" ucap Rosa.


"Lihat, wajahmu masih mulus, aku semakin tidak sabar membuat wajahmu hancur, hahaha" tawa keji Rosa.


"Kau, haha, aku sangat kasihan padamu, kau tidak seberuntung aku, selama ini kau hanya menggantikan posisiku saja, dan karirmu sampai sekarang masih sama tidak berubah, kasihan sekali kau" tutur Angel.


Plaaak.. "Kau pikir kau bisa selamat dariku ha" plaaak tangan Vanessa mendarat tepat di wajah Angel.


"Kau pikir juga bisa membunuhku segampang ini, haha tidak semudah itu juga, aku sungguh kasihan kepadamu" balas Angel.


"Dasar *******, berani sekali kau" paaak, paaak, lagi-lagi Vanessa mencabuk tubuh Angel.

__ADS_1


"Berhenti, jangan sekali sekali kau menyakiti nonaku, lihat saja, setelah penderitaan ini kau pasti akan menerima balasannya" teriak Keysa.


"Diam, aku tidak akan membiarkan kalian berdua selamat" paaak...


"Ayo kita pergi, penjaga jaga mereka berdua jangan sampai lolos" teriak Rosa pergi.


Asisten Rosa masih di sana melihat mereka berdua. Dari sudut matanya terlihat dia sangat iba dengan mereka berdua.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa likenya ya 😥, aku sudah sempetin buat update di bulan ramadan ini masa kalian nggak mau like 😭


__ADS_2