
Sementara dikalimantan utara daerah malinau rombongan telah tiba dan beistirahat.
Entah bisa kebetulan sekali pakaian yang dibawa nada dan dio semua colour sama dan saat memakai juga warna yang sama seperti janjian padahal tidak.
Seperti saat ditarakan ketika akan berangkat kemalinau,dio hanya mengganti kaosnya dengan warna hitam dan nadapun sama cuma mengganti t shitnya dengan warna hitam.
Memang ketika akan menikah setahun lebih yang lalu dio sudah menyiapkan semuanya kebutuhan rumah tangganya termasuk pakaian ia membeli untuknya dan nada dengan warna yang couple.
Tapi akhirnya nada menikah dengan andre dan bukan denganya.
Rombongan nada melakukan aktivitas yang sudah dijadwalkan.Untuk kostum yang akan dipakai nada... pihak produser yang menyiapkannya.
Nada tampak anggun dengan drees kuning yang dikenakannya dan saat dio menuju kearahnya juga memakai kaos berkerah lemgan panjang berwarna kuning,couple lagikan.
"Kalian selalu kompak ya couple"kata seorang anggota yang merasa salut.Nada hanya menggidikan kedua bahunya.
Setiap kegiatan mereka ini selalu diunggah lina keIGnya juga youtobenya.
Saat nada istirahat ia melihat hpnya.. tak ada telpon atau pesan dari andre,entah kenapa perasaannya begitu terasa sakit, 'apa dia tak ingin mengetahui keberadaanku..' pikir nada.
'Suami seperti apa dirimu...tak mau tau keadaanku,tapi dengan wanita yang bukan istrimu kau begitu perhatian pheww...'rasa gondok nada makin bertumpuk
Tanpa sepengetahuan andre nada sering komunikasi dengan kedua orang tuanya atau adiknya andre, sering telpon,mereka walau sebentar berbicara lewat telpon cukup membuat hubungan mereka akrab,mereka juga tau tentang kehamilan juana,dan mereka menyerahkan semuanya dengan nada,mereka pasrah apapun yang terjadi mereka sudah menganggap nada sebagai putri mereka sendiri.
Sementara itu dipulau jawa dirumah andre dia didalam kamar melihat kegiatan mereka diIGnya lina, yang menarik perhatiannya adalah setiap melihat nada dan dio mengapa mereka pakai baju yang warnanya sama.. 'apa mereka janjian'.. pikirnya.
'cih apa mereka pamer hubungan mereka, apa mereka tidak punya rasa malu' pikirnya geram.Hpnya berdering dia berharap nada yang menelpon untuk menanyakan keadaanya setelah beberapa hari tidak berjumpa,,, tapi ia melihat nama yang lain disana,lalu menerima panggilan itu denga malasnya.
"Ada apa?!" katanya dingin
"Datanglah aku menunggumu"
"Aku lelah sekali ingin istirahat" kata andre.
"Baiklah.. selamat beristirahat" kata juana so perhatian
__ADS_1
Pikir andre 'perempuan ini benar benar bertanduk ya'..
Sementara itu dikalimantan utara,saat makan malam mereka disungguhkan makanan khas daerah setempat seperti pepes patin sungai,ikan pulian bakar,ikan purut kuah asam,uak masak pedas dan pergedel ikan bubuk dan nasi beras adan yang terkenal kekhasnya yang enak..
Juga buah buahannya yang baru pertama nada lihat seperti buah tarap,buah bambangan, buah koledang dan elay, rasa uniknya dilidah pemula yang makannya.
Sungguh takjub dengan kerindangan hutannya juga gua sarang waletnya yang dibedakan kwalitasnya dengan yang diternakan, biasa yang alami itu lebih berkwslitas super, apalagi sarang walet milik keluarga susandra itu dikwalitaskan perak beda dengan yang ada gua lainnya.
Guanya berada dibukit batu karang yang ada ditengah tengah hutan tapi sayang sekarang sudah mulai punah yang alami karena tangan tangan yang tak bertanggung jawab yang memanpaatkan areal hutannya mereka tebang pohonnya diambil.
Disekitar ada sungai yang mengalir kearah sungai besarnya,lokasi inilah yang sering jadi objek pengambilan film dokumenter.
Nada terlihat menikmati pesona alam ini karena berbeda suasananya yang biasa ia datangi tempat tempat yang sudah dimodipikasi,sementa ini masih benar alami masih banyak jenis burungnya seperti murai batu,cucokrowo,serindit dan cucok ijo masih sering terlihat dihutan ini
Tapi lagi lagi nada merasa kecewa dengan pengalaman hidupnya dengan andre.
Saat ini dio tau perasaan nada karena itu dia mengajaknya jalan jalan melihat lihat kehidupan ala pedesaan dipedalaman kaltara ini.
Setelah seminggu berlalu rombongan akan kembali,sebenarnya ada jalan udara dengan penerbangan susi air dari malinau ketarakan,balik papan,tapi karena jumlah rombongan yang begitu lebih sepuluh orang mereka memilh transfortasi air lagi, selain santai bisa menikmati sepanjang perjalan melalui sungai ini begitu alirannya yang deras seperti melewati sungai arung jeram.
Nada diantar oleh asistennya dia tak ingin dio mengantarnya lagi sampai kerumah sudah cukup satu minggu ditemaninya.
Tiba dirumah suasana senyap menyambutnya.'Apa selama aku pergi andre tak pernah pulang kerumah ini' pikirnya
Ia lalu masuk kamar mandi,berendam dibuthup dengan air hangat yang diberi oil mawar traphy yang melirexasikan tubuh,setelahnya ia membilas diri dengan bersih lalu keluar dengan hanya melilitkan handuk ditubuhnya "segarnya"katanya
Tapi kenapa seperti ada yang menatapnya perasaannya mengatakan begitu
"Aaaaaaaa..." jeritnya kaget melihat seseorang duduk disofa dengan pandangan yang begitu tajam dengan mata elangnya. handuknya terlepas jatuh kekakinya.
Belum sempat ia mengambil handuknya yang terlepas dilantai,sosok itu sudah begitu dekat dan memegang dagunya.
"Eh kau mau apa?!.. tolong lepaskan" kata nada sambil berusaha menarik mundur tubuhnya juga melelepaskan dagunya yang dipegang.
"Beraninya kau pergi bersama seseorang dan berpakaian yang sama setiap saat "
__ADS_1
"Apa maksudmu berpakaian yang sama" orang aneh pikirnya... pakaian sama apa warna yang sama sih maksudnya pikir nada sambil kakinya sebelah menjepit handuk yang jatuh itu untuk ia pegang tapi tak berhasil.
'Apes deh'... gumamnya
Andre melihat kearah tubuhnya karena ia mengerak gerakan kaki dan tangannya yang mau meraih handuknya,buru buru tangannya menutup dadanya yang terexpos itu.
Andre mengambil handuk itu dan melemparnya kesembarang tempat yang agak jauh dalam kamar ini.
"Hei kenapa kau membuang handukkuuuu" ujarnya meninggikan suaranya dengan kesal tingkat tinggi.
Andre tidak mengubrisnya,masih dengan memegang dagunya ia berucap
"Aku sudah terlalu membiarkanmu sesuka hatimu bertindak ya!"
"Aku tak mengerti!" kata nada
"Kau tak akan mengerti,,biar aku mendidikmu" ucap andre lagi sambil mulai mengelus bahunya dengan sebelah tangan kananya kebahu dan kedada nada
"Apa mau sih,bisakah kau lepaskan tanganmu ini,dan biarkan aku berpakaian!"..
"Kau tak usah berpakaian!"
"Apa katamu?!!" katanya sambil dengan sekuatnya menarik jari tangan andre untuk ia gigit... tapi andre memencet hidungnya hingga ia susah bernapas dan tidak jadi menggit.
"Apa kau cuma bisa menggigit saja" katanya sambil trus mengelus tubuh depannya nada,wajah nada menggelap
Tiba tiba nada menginjak kaki andre dengan tumit kakinya
"Aduh..."katanya hingga terlepas pegangannya. sambil melihat kearah nada yang berlari bugil menuju handuknya,ia tersenyum puas telah membuat gadis itu sukses marah.
Setelah mendapatkan handuknya,memakainnya lagi dan buru buru buka lemari cepat mengambil pakaiannya. tapi belum juga tangannya mengeluarkan bajunya.. ia merasa pundaknya digigit
"Uhh... apa kau ini herder ya menggigit orang!!!"
"Iya aku adalah herder penjagamu!" ucapnya sambil menyambar tubuh nada dan melemparnya keatas tempat tidur dan buru buru mematikan lampu kamar dan menerjang ketempat tidur itu.
__ADS_1
Terdengar jeritan kecil dan umpatan yang kesal dari nada tapi tak lama menghilang suara suara itu sepertinya mulutnya sudah disumpal seseorang...