
Nada tak percaya melihat sosok tinggi bertubuh atletis tampan dengan brewok yang tumbuh halus dirahangnya menambah kesan macho tapi lebih terlihat tak terawat, hati nada merasa trenyuh tapi terlintas ingatannya tentang foto bugilnya aergul dan dia membuat nada merasa sakit hati.
Cihan sudah menghambur kearahnya dengan semangat empat lima berkobar "Stop... " bentak nada mengangkat tangan kanannya kearah cihan.
"Sayang aku rindu sekali" ucap cihan lembut memelas. "Ooo" Simbah mendelong melihat tuan cihan seperti mati gaya,kasih tak sampai. ( hihihi)
"Jelaskan kenapa sehari sebelum keberangkatan ku, you dengan aergul bugil ditempat tidur,huhh " tanya nada ketus.
"O...o" Simbah cepat cepat keluar melarikan diri sepertinya akan ada drama pendek yang tak perlu ia saksikan.
"Sayang itu karena perempuan tak tahu malu itu memberi obat bius digelas minumanku dan menyuap resepsionis untuk memberi kunci kamarku lalu masuk membuka pakaiannya,sedang i saat itu kepanasan juga buka baju tak sadar ia sudah masuk dan mengambil foto setengah badanku"jelas cihan.
"Hmhh tapi difoto yang lain dia memeluk you masa tidak merasa"kata nada cemberut.
"Karena saat itu i sedang membayangkan kamu sayang,tapi aku sadar aromanya tidak sewangi dirimu" kata cihan jujur.
"Aku jijik dengan pria gampangan tak bisa membedakan wanitanya dengan perempuan lain dan coba merahasiakan yang sudah kita sepakati tidak ada rahasia mesum diantara kita" ujar nada kesaaaaaal pakai banget deh.
"Sayang... i minta maaf itu tidak sengaja,i tidak berani cerita saat sayang tidak bisa makan dan sedang nyidam takutnya labil membuat janinnya dalam bahaya karena emosi" jelas cihan hati hati ia tak ingin nada salah paham.
"Huh... tetap aja you coba menutupi kenyataan mesum itukan saat ku tanyakan, aku benci dibohongi,ku kecewa tau dari wanita itu" kata nada tak puas.
"Sayang saat itu kalau sampai i melihat wanita tak malu itu pasti i cekik lehernya" kata cihan.
"Lalu waktu dikamar hotel sadar dia ternyata aergul kenapa tidak dicekik!" ejek nada sinis.
"Sayang saat itu i sudah setengah sadar, dan bingung" ujar cihan tak tau harus berkata apa lagi.
Melihat nada masih kesal tingkat delapan puluh lima persen cihan tak berani memeluk apa lagi menciumnya walau ia sudah kebelet tidak tahan karena rindu melihat istrinya yang cantik tapi sekarang bibinya maju dua cm ia tau kalau begitu artinya wanita cantik itu lagi cemburu baru kesampaian ia luapkan.
__ADS_1
"Sayang... maafkan i" kata cihan langsung memeluk kaki istrinya.
Nada hanya diam,dia benar benar kesal sekarang mengingat foto yang. dikirim aergul waktu itu.
Tangis bayinya memecah kesunyian dikamar ini dan cihan tersadar kalau perut istrinya tidak membesar seperti perkiraannya kalau bertemu nada pasti perutnya besar,ternyata dia sudah melahirkan dan dia sudah menjadi ayah,cihan berdiri menuju kebox bayi yang ada disebelah nada ia melihat bayi yang menangis dan menggendongnya menciumnya sibayi langsung diam lalu yang satunya lagi menangis,cihan baru sadar ternyata ada dua bayi,itu artinya dia punya anak kembar.
"Sayang... mereka kembar ya" tanya cihan.
Nada hanya mengangguk lalu menarik box yang satu lagi untuk memeriksa bayinya pipis atau haus,tak lama Simbah muncul dengan termos ditangannya dan nampan minuman untuk cihan.
"Tuan muda silahkan tehnya diminum" kata Mbah Minah.
"Iya terima kasih".
"Sini biar Mbah gendong tuan kecil"Simbah mengambil chiqo dari cihan.
Cihan lalu melihat bayi yang satu lagi, "Putraku memang sangat imut"kata cihan lalu mengangkat bayinya dan menciumnya.
"Mereka cowok dan cewek wah i memang hebat ya buat baby" seru cihan bahagia.
"..."
Mbah Minah tersenyum mendengar ucapan cihan lalu meletakan tuan kecilnya yang sudah tertidur pulas itu,ia tadi melihat dua orang diruang tamu dan mengantar minuman dan cemilan,sekarang ia ingin memasak makanan untuk tamu tamu itu dan bergegas kedapur juga memberi kesempatan pada suami istri yang baru berjumpa itu
"Sayang sudah memberi mereka nama?" tanya cihan.
"Sudah... yang kakak namanya Chiqo nadarland yang adik namanya Chiquitita nadatiana" jawab nada.
"Nama yang bagus sayangku" puji cihan ia merasa nada menggabung namanya dengan nama istrinya sehingga ia bangga dengan istri cantiknya.
__ADS_1
Cihan meletakan putrinya yang sedang tidur lagi keboxnya lalu mendekati nada dan duduk disampingnya,ia kemudian memeluknya karena nada diam dia mencium dahinya dan memeluk erat terasa seperti ingin menyatukan tubuhnya begitu lamanya mereka berpisah ia membayangkan betapa kesepiannya istrinya saat hamil besar kepayahan dimalam hari terbangun kehausan ingin minum lalu bangun dengan perut yang besar dengan dua bayi didalamnya saat membayangkan hal ini cihan memeluk erat istrinya ia merasa bersalah "Maafkan i sayang yang selama ini tak menemani you saat mengandung tidak pernah medekap you saat sendiri dimalam malam yang panjang dan dingin,i sudah menyengsarakan you,maaf sayang"
Nada merasa nyesek matanya panas ia ingat hari hari yang dilaluinya dengan perasaan yang menyiksa tapi ia kuatkan demi bayi yang ia kandung.
Cihan memandangnya dengan sayang,ia sakit hati bila ingat pada aergul rasanya ingin menceburkan wanita itu kelaut dalam karena sudah membuat istrinya sakit hati dan hidup sendirian menanggung beban kehamilan kesepian.
Setelah puas melepas rindunya dengan istrinya tercinta dan memandang anak anaknya yang menggemaskan ia menelpon
"Halo ibu... anakmu sudah bertemu istrinya yang cantik dan dia sudah melahirkan cucu kembar untukmu Bu".
"Oh terima kasih Tuhan... atas pemberianMU... cihan ibu ingin melihat cucu cucuku besok ibu akan keindonesia".
"Baiklah Bu,besok aku menjemputmu,sampai jumpa".
"Sayang... besok ibu akan datang" kata cihan.
"Iya honey... aku juga rindu pada beliau.
Cihan lalu memeluk dan menciumi istrinya dengan perasaan syukur yang tak terhingga selama ini ia sudah seperti orang kehilangan arah hidupnya karena istrinya meninggalkannya pergi.
Nada ingin mengabari sahabatnya Lina dan Toni yang sudah seperti saudaranya karena selama ini dia merahasiakan kepulangannya begitu lama,ia segera mengaktifkan ponselnya yang biasa untuk menghubungi sahabatnya itu,selama ini ia mengaktifkan nomernya disaat tertentu agar nomernya masih aktif.
Segera setelah ia telpon Lina mengajak Toni datang dan untuk melihat nada,Lina menangis kesal setelah tau nada sudah lama hidup kesepian menganggapnya menderita sendiri saat mengandung ia sangat sedih kesal dengan nada yang keras kepala menghadapi hidupnya sendirian dan ia kesenangan dengan kehadiran bayi bayi mungil itu.
***
Dilain tempat sekitarnya orang yang dimintai Andre untuk menjaga keberadaan nada melaporkan kalau cihan sudah menemukan keberadaan nada dan sekarang berada dikediaman nada.
Andre merasa senang akhirnya nada tak perlu sembunyi lagi untuk bebas memeriksakan kesehatannya tapi disisi lain perasaannya sedih karena tak bisa lagi berdekatan dengan wanita yang bisa membangkitkan perasaan cintanya dan bayi bayi mungil itu ia sudah menyayangi mereka seperti anaknya sendiri.
__ADS_1
_______
Halo pembaca yang baik hati... mohon dukungannya ya beri like,vote dan komenya, terima kasih dan salam kenal.