Jodohku Kau Atau Dia

Jodohku Kau Atau Dia
Chiqo dan chiquetita


__ADS_3

Hari ini rumah kediaman nada terlihat sibuk dibagian dapur tampak Simbah memberi tahukan cara kerja kepada art baru yang dipekerjakan ada empat orang wanita yang akan yang akan melayani dan mengurus keperluan keluarga ini dan semua menguasai bidang pekerjaan nya masing masing.


"Hari ini kalian mulailah pekerjaan kalian disini dengan baik,jangan membuat kecewa nyonya muda bila ada yang tak dimengerti yang berhubungan dengan pekerjaan rumah segera tanyakan,sebentar siang kita kedatangan tamu penting dari negara Turki yaitu ayah,ibu dan adik tuan cihan,mereka akan menetap disini sampai waktu yang mereka inginkan usahakan bersikap sopan dan memberi perlayanan yang baik,juga yang akan mengurus keperluan tuan dan nona kecil berhati hatilah,sekarang sudah tau tugasnya masing masing segera lakukan , Masitha dan Ani bagian memasak untuk menu sehari hari,Diah bagian bersih bersih cucian pakaian,setrika serta melayani apa yang diinginkan nyonya sekeluarga dan Rani mengurus keperluan tuan dan nona kecil,apa kalian semua paham".


serentak menjawab "Paham".


Lalu mereka semua terlihat sibuk beraktifitas.


Sementara itu dikamar "Sayang nanti chiqo dan chique pindah kekamar mereka, kita akan mempekerjakan dua baby sister ya" kata cihan.


"Mereka masih terlalu kecil untuk pindah kamar dan aku masih bisa mengurusnya tak perlu pakai baby sister" ucap nada cemberut.


"Sayang kau perlu istirahat,selama chiqo dan chique dikamar ini,mereka akan keluar masuk kekamar ini,ibu,ayah,cilah dan pelayan itu dan itu akan membuatmu tidak bisa pulih dengan cepat".


"Tidak masalah,bila pelayan itu mengurus duo Chi maka aku bisa melihatnya".


"Sayang kau harus banyak istirahat untuk memulihkan diri,selama sembilan bulan dirimu mengandung dua bayi dikandunganmu,oh... maafkan i sayang selama ini tidak bisa menjaga dan membantumu saat saat tersulit dengan fisikmu"kata cihan sambil mencium puncak kepala nada dan memeluknya.


"Apa maksudmu... aku selama mengandung hingga melahirkan mereka selalu merasa bahagia tak pernah merasa kesulitan".


"Baiklah sayangku,kau memang wanitaku yang paling hebat" kata cihan sambil terus memeluknya.


"Aku masih belum terima kau tak berterus terang saat kutanya prihal mesum kalian itu"


"Itu terlihat dari cara sayangku tak ingin memanggilku honey seperti biasanya,sayang percayalah i membenci kejadian itu dan tak ingin membicarakannya apa lagi mengingat kejadian itu,najis" ujar cihan muak.


"Tapi kalau kau menganggapku istrimu pasti akan menjelaskannya saat aku bertanya dari pada aku tau dari orang dan merasa kau menyembunyikannya dariku!".


"Sayang hati i sakit bila ingat peristiwa itu,seolah olah i ini manusia bodoh yang bisa diperlakukan sesuka hati prempuan sialan tak punya malu itu".


"Apa benar kau merasa begitu?!".


"Sayangku i bersumpah,ingin mencekik mati orang itu seandainya i tak ingat dirimu akan hidup bersama pembunuh yang ..." nada langsung menutup mulut cihan dengan telapak tangannya.


"Bicara apa...".


"..."


"Baiklah lupakan semua itu,aku juga sudah tak ingin,kembali membayangkan kejadian yang sudah lalu,bersiaplah menjemput ibu"


"Sayang i akan pergi dua jam sebelum mereka tiba dibandara,sekarang i masih ingin bersamamu dulu karena setelah ini selama chiqo dan chique belum tidur di kamarnya pasti ibu dan cilah ikut tidur disini karena siduo Chi ini" jelas cihan meniru nada menyebut siduo Chi.


"hmhh... siduo Chi ini adalah bagian tubuhku yang terlepas dariku lebih tulus padaku pastinya aku menyayanginya lebih dari diriku" dengus nada merasa bagai mana pun cihan telah pernah melukai perasaannya.


"Sayangku apa diriku tak berarti bagimu?" tanya cihan dengan wajah tampannya yang memelas.


"Cih... jangan bersandiwara" gumam nada,entah kenapa ia merasa kesal dengan pesona cihan.

__ADS_1


"Sayang dihidup ini i hanya ingin bersamamu menyintaimu,mengasihimu bersamamu dan siduo Chi"rayu cihan tulus.


Nada hanya diam tak bereaksi,itu sudah memang tabiatnya bila sudah merasa kecewa ia akan sekeras batu,ia tak akan lemah lagi setelah pengalamannya yang ia alami dari Andre dan ia sudah membuat pria itu menyesal seumur umur.


Dan pria tampan yang berada didepannya sekarang ini,juga harus mendapat pengalaman yang berharga betapa tak mudahnya bila menyingung perasaan yang mulia permaisuri maka dia akan menutup pintu hatinya rapat rapat untuk diketuk ketuk.


Akhirnya rombongan dari Turki datang "Nada... ibu sangat rindu dan kwatir denganmu,mengapa pergi begitu lama hiks..." ibunya cihan tak bisa menahan perasaannya.


"Ibu... maafkan nada".


"Tidak... tidak yang salah anak ibu memang patut diberi pelajaran, oh ya mana cucuku?".


"kakak ipar... kau tega pada kakak tak apalah,tapi padaku jangan kejam hiks..." kata nada memeluk nada dengan tangisnya.


"Cilah kakak minta maaf".


"Kakak ipar aku sudah tak sabar ingin memeluk keponakanku,untung mereka ada dua biar yang satu ibu peluk lama, masih ada yang satu aku peluk hehehe" kata cila gembira.


"Ayah selamat datang apa kabar?" nada menyapa ayah mertuanya yang sedari tadi tak ada kesempatan menyalami menantunya sementara kaki tuanya sudah pegal pegal dari tadi berdiri terus melihat istri dan anak perempuannya bergantian memeluk nada sambil menangis.


"Nak ayah tidak punya perasaan yang baik selama tak melihatmu".


"Ayah... nada mohon maaf" nada benar benar tak enak hati pada ayah mertuanya.


Sementara itu ibu dan adik iparnya sudah masing masing menggendong sikembar yang memang lagi melek dan ayahnya juga sudah ingin menimang cucunya tapi tak kebagian karena cuma ada dua cucu.


"Kakak ipar seharusnya lahirkan tiga biar ayah juga ada yang ia gendong" kata cilah sambil terus menciumi pipi bayi yang begitu wangi menurutnya tak sedikitpun memberi kesempatan pada ayahnya yang bolak balik kedia dan ibunya yang masing masing memeluk dan menciumi bayi mungil itu.


"Hehehe... kakak ipar nanti lagi cepat buatkan ponakanku ini adik ya"


"Cilah... kau pikir ini peternakan!" kata nada melotot,ia sudah biasa dengan sikap adik iparnya yang asal bicara dengan cueknya.


Dan semua tertawa mendengar obrolan kedua wanita cantik itu.


"Siapa nama cucuku" tanya ayah mertuanya.


"Ayah panggil mereka siduo Chi" jawab cihan cepat.


"A...pa?!" serentak ayah,ibu,cilah bertanya heran.


"Nama yang kakak laki laki chiqo nadarland dan yang adiknya perempuan chiquetita nadatania" jelas nada.


"Eh... itu yang benarnya" kata cihan bingung ingin menjelaskan.


"Nama yang bagus" puji ayah dan ibunya.


"Kalau siduo Chi itu nama group penyanyi,apa kakak ingin mereka jadi artis juga?" kata cilah meledek cihan.

__ADS_1


***


Dan sejak hari itu hingga tak terasa sudah setahun berlalu,ayah cihan dan cilah telah kembali keturki setelah tiga bulan dikediaman nada diindonesia,dan ibunya cihan masih diindonesia menunggu kedua cucu tersayangnya dan cihan sudah dua kali keturki untuk urusan bisnisnya dan diindonesia ia sering pulang pergi tempat kerjanya.


Hidupnya begitu bahagia sejak jadi seorang ayah "Sayang sudah waktunya membuatkan siduo Chi adik lagi"


"Jangan menganggapku pabrik anak ya tuan cihan Amir yang terhormat" dengus nada.


"Ya... tidaklah sayang kau adalah ratu lebah yang berbisa tapi bisa beri anak anak yang mungil,sungguh luar biasa hebat" rayu cihan.


"Eh tuan kalau mau ngerayu itu ngira ngira dong,aku ini manusia bukan tawon,enak aja samain aku lebah berbisa buat dia bengkak,yang ada aku yang bengkak kuat makan karena menyusui"dengus nada sebal.


"Sayang mumpung kau masih muda dan kuat"alasan cihan


"O.... jadi maksud tuan cihan aku akan cepat tua sementara tuan masih suka lihat yang muda muda!"


"Aihh... bukan begitu maksudnya,adow ampun jangan mencubit perutku lagi" keluh cihan.


"Mama... papa" panggil sikembar yang sudah suka berlarian bermain.


"Oh... kesayangan papa" kata cihan sambil menggendong kedua putra putrinya.


"Chiqo... chiqi... nenek punya hadiah" panggil neneknya yang tak ingin lama lama tidak melihat sikembar padahal tiap hari selalu momong dan tiap malam tidur bersama.


***


Andre akhirnya menikah dengan wanita yang wajahnya mirip dengan nada wanita yang dijodohkan kedua orang tuanya,Andre berusaha menerima dan berbakti pada kedua orang tuanya.


Dan Dio juga sudah punya anak dua setelah lima tahun berlalu.


Lina sudah menikah dan punya seorang anak perempuan diberi nama Nanda karena nada nama yang ia sayangi mengingatkannya.


Toni juga sudah menikah dan punya anak.


Setelah lima tahun nada melahirkan lagi seorang anak perempuan yang diberi nama Cinderella.


Semua berakhir dengan sesuai jalan hidup yang telah tersurat nada kembali keturki dan menetap disana.


Kelak chiqo kembali keindonesia menjadi tuan muda keluarga Rahadi dan jadi pewaris serta penerus untuk keturunan dari ibunya.


Dan cerita ini selesai.


*


*


*

__ADS_1


Semoga para pembaca terhibur dan berjumpa dikaryaku yang lain lagi akan hadir segera.


Akhirnya saya ucapkan terima kasih.


__ADS_2