Jodohku Kau Atau Dia

Jodohku Kau Atau Dia
Jodohku kau atau dia


__ADS_3

Setelah perjuangan dokter dan doa dari orang orang yang menyayangi nada, akhirnya ia bisa melalui ambang hidup dan matinnya.


Dio sudah mengabari lina kalau nada berada dirumah sakit dan begitu mendapat kabar tentang kondisi nada,lina langsung mengajak toni menjenguk nada.


Dokter memberitahu kalau saat ini nada sudah melewati masa kritisnya dan kondisi jantungnya sudah stabil walau masih sangat lemah dan saat ini masih tertidur belum bisa ditemui.


Andre dan dio sudah dua hari menunggui nada dan hari ini ada lina dan toni hanya lina yang dikabari dio,lina tau kalau kedua orang ini sudah menunggu nada berhari hari dan dia sudah tau apa yang terjadi karena dio sudah menceritakan semua.


Lina meminta andre dan dio pulang dulu untuk mandi dan makan serta beristirahat karena bila melihat kondisi mereka berdua begitu berantakan dan lingkar mata yang menghitam bola mata memerah serta wajah yang begitu kuyu,pasti keduanya tidak tidur dan makan.


Lina meyakinkan kalau ada perkembangan nada ia akan segera memberitahukan.


"Sebaiknya pulang beristirahatlah, besok saja kembali lagi" kata nada kepada kedua orang ini.


Setelah merasa yakin nada akan ditunggui oleh lina dan toni maka andre dan dio segera meninggalkan rumah sakit.


Andre dijemput asistennya dan hal yang ia lakukan setelah keluar dari rumah sakit adalah singgah makan dirumah makan setelah itu pulang untuk membersihkan diri dan istirahat.


Hal yang sama dilakukan oleh dio dan setelah larut malam ia menelpon lina untuk mengetahui kabar terkini tentang nada,belum ada perubahan kondisi kata lina.


Keesokan paginya dio kekantornya dulu untuk menyelesaikan urusan kantornya hanya satu jam dio dikantornya setelahnya ia langsung akan menuju rumah sakit tak lupa membelikan makan pagi untuk lina dan toni.


Begitu dio sampai dirumah sakit ia melihat andre sudah tiba lebih dahulu disana dan juga membawakan makanan untuk lina dan toni dan meminta lina dan toni pulang dulu istirahat tapi lina belum ingin pulang ia merasa nada akan segera terbangun dan dokter sudah memperbolehkan mereka masuk menengok.


Saat pukul sepuluh pagi nada mengerakan tangannya lina yang sejak dari tadi sudah menunggui dari dekatnya segera memegang tangan nada dan memanggil namanya.


Nada membuka matanya... yang pertama ia lihat adalah lina.


"Lina... " ucap nada lemah.


"Nada... apa yang kau rasakan saat ini?" tanya lina,karena dokter baru saja berlalu setelah memeriksa kondisi nada maka lina tak memanggil dokter lagi ketika nada terbangun.


"lin uku merasa baik baik saja sekarang"


"Nada syukurlah kau sudah terlihat lebih baik sekarang" kata dio mendekat dan andre ikut mendekat walau tak berkata apapun.


"Dio..." kata nada dan ia melihat kehadiran andre ia langsung teringat saat terakhir ia jatuh bersama reruntuhan bangunan mall itu.


"Nanaku sayang aku sangat rindu padamu" ucap toni dengan mata berkaca kaca karena melihat kondisi nada yang kepalannya dibalut perban.

__ADS_1


"Toni apa kabarmu?" tanya nada.


"Aku akan baik baik saja bila kau baik baik saja" jawabnya bersemangat.


Nada tersenyum padanya,segera lina menawakan makan pada nada,nada hanya diam ia terlihat memperhatikan andre yang hanya menatatapnya.


"Na mau makan apa?" tanya dio.


"Nada menggelengkan kepalanya"


Dokter datang lagi untuk memeriksa kondisi nada dan meminta agar tidak ada orang dulu disekitar nada.


Dio meminta lina dan toni pulang istirahat saja dulu,dan linapun mengajak toni pulang dan meminta untuk mengabarinya kalau nada akan pulang.


Setelah dokter pergi dari ruangan segera andre mendekat dan memeluk nada, dio diam saja menyaksikan.


"Apa kabar juana?!... apa ia sudah melahirkan dan kalian sudah menikah?!!" tanya nada pada andre.


Andre begitu kaget begitu juga dio


"Nada... apa kau sudah pulih dengan ingatanmu?" tanya dio.


"Na... yang juana kandung bukan anakku!" kata andre.


"Tapi kau begitu perhatian padanya!" kata nada dingin.


"Na maafkan aku..." pinta andre


"Aku sudah memaafkanmu dan aku meminta maaf padamu dan terima kasih atas perhatianmu ini... aku mohon mulai saat ini jangan menemuiku lagi!" tegas nada.


"Na aku minta maaf padamu mohon maaf dan jangan memintaku pergi darimu" mohon andre.


"Maafkan aku saat ini aku benar benar tak ingin melihatmu,kumohon tinggalkan aku!" kata nada lagi terengah engah karena banyak bicara dengan kondisinya yang masih lemah membuatnya sesak napas.


Hal ini membuat andre mengalah "Baiklah aku akan pergi dulu... tapi selalu mencintaimu kata andre dan menjauh pergi.


"Na... apa kau baik baik saja aku panggil dokter ya" kata dio dengan kuatir.


"Tidak apa apa aku hanya ingin istirahat lagi!" kata nada.

__ADS_1


"Sebelum istirahat makan dulu ya" bujuk dio.


Tapi nada sudah menutup matanya lagi dan tak ingin bicara apapun,karena dia juga ingat kata kata sita pada pada waktu yang lalu ia tau sita sangat mencitai dio dan dia gadis yang baik.


Dio hanya menarik napas dan menyelimuti nada yang memejamkan matanya lalu duduk memandangi nada dengan perasaan yang sedih dengan kondisi nada ini.


Saat keesokan harinya dokter yang memeriksanya menyatakan kondisi nada sudah membaik hanya lemah perlu banyak istirahat dan makan yang bergizi dan harus cek lagi setelah satu minggu kedepannya dan saat ini sudah boleh pulang.


Dio segera mengurus kepulangan nada dan mengabari lina,dio ingin lina tinggal menemani nada dan menyewa perawat untuk merawat nada tapi nada tak ingin ditunggui perawat.


Dio hanya mempekerjakan asisten rumah tangga untuk mengurus keperluan sehari hari nada dan lina sementara akan tinggal dirumah nada untuk menemaninya.


Setelah merasa pulih nada mengucapkan terimakasih pada sahabatnya dan dio yang sudah sabar dan perhatian padanya.


"Na jangan begitu dong sikapmu terlalu formal padaku akukan sahabat lo... jelas saja aku selalu ada untukmu" kata lina.


Dio setiap hari datang melihat keadaan nada "Dio tak perlu repot setiap hari melihat keadaanku karena kamu punya kesibukan kerja,percayalah aku sudah pulih dan baik baik saja dan terimakasih banyak atas perhatiamu".


"Na ngomong apa sih!" kata dio kesal nada seperti tak ingin diperhatikannya.


"Sudah cukup untuk memperhatikanku sekarang perhatikan kebahagiaanmu".


"Na ... apa maksudnu?!... aku dan kau adalah tunangan jadi sudah seharusnya aku selalu berada disisimu"


Nada masih ingat saat mereka kenegara jepang dio melamarnya dan memasangkan cincin dijari manisnya dan sekarang ia melihat cincin itu masih melingkar dijarinya.


Tapi perasaannya tak sebahagia saat ia belum pulih ingatannya ia merasa tak seharusnya bertunangan dengan dio yang begitu baik padanya,dio layak dapat wanita yang masih suci dan bermasalah seperti dirinya,ia hanya ingin sendiri saat ini ia lelah dengan pengalaman cintanya yang menyedihkan dan dio juga ikut sedih.


"Jodohku ternyata bukan kau atau dia" monolog nada.


________


Mohon dukungannya pembaca yang budiman.


Malam ini tanggal 13 sudah memasuki bulan ramadhan...


Mohon maaf apa bila ada salah salah kata dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan.


Cerita jodohku kau atau dia akan segera tamat.

__ADS_1


Nantikan cerita baru yang segera terbit atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih.


__ADS_2