Jodohku Kau Atau Dia

Jodohku Kau Atau Dia
galau


__ADS_3

Berasa ada yang kurang sekarang dirasakan nada,biasa dalam sehari tiga kali dichat dengan puluhan kata kata dan 3 atau 4 ditelpon untuk sekedar diketahui kondisi dan keberadaanya oleh dio.


Tapi sekarang hanya sesekali dio chat menanyakan kondisi atau menanya sudah makan belum..


Hati nada terasa kecewa karena masih berharap dio selalu menanyakan atau menyuruhnya makan atau istirahat atau video call saat dia lagi dikantor saat dia kangen walau tidak bicara banyak cukup melihat aktifitasnya saja.


Berkali kali nada menatap layar kaca hpnya yang hanya hitam dan tak bersuara.. pikirnya bahkan sms sms operator yang menawarkan NSP atau apalah apalah itu sms pembertahuanpun sudah tak terlihat dihpnya ia tersenyum getir.


" Heii.. ngelamunin apaan?"..


Tiba tiba ada tangan dipundaknya menepuk halus,ya itu sahabatnya lina.


Nada tak bergeming sedikitpun..


" Na kamu tak seperti biasanya datang dan berdiam diri saja,biasanya juga cek cek peralatan musik kita atau melihat lihat kostum yang akan dipake tampil,kamu orang yang teliti dan telaten loh,tapi sekarang kamu seperti raga tak berperasaan..


"Hmm... aku cuma ingin begini saja,lin...

__ADS_1


" Na besok aku mengajakmu belanja,kita jalan setelah belanja ketempat yang pasti kamu suka.


" Baiklah lin, aku akan ikut lin..


Ucapnya,setelah itu dia berlalu kekamar ganti malam itu nada tampil dengan melow lagi dan dio dia ada diantara pengunjung memandangi nada dengan rasa rindu yang sulit dia tahan.


Ternyata diklub ini andre juga datang dia juga memperhatikan nada dengan santai sambil menikmati whinenya yang mahal itu dia tau kalau nada begitu galau.


Tapi dia tidak ingin memikirkannya begitu, pikirnya apa sih kurangnya aku dibanding sidio yang lamban dan pengecut itu cih.. saat pulang dio masih berdiam diklub,sementara andre sudah bersiap mengajak nada pulang.


" Masuk "


" Mengapa kamu selalu datang dan mengajakku pulang,apa maumu?!! "


Sejak dia diputuskan akan menikah dengan andre dia sudah tidak memanggil mas andre lagi dengan sopan tapi dengan ketus memanggik kau padanya.


" Memang kenapa?! kamu itu calon istriku aku berhak tiap malam apa lagi selarut ini kamu diluar rumah,aku menjagamu!! "

__ADS_1


" Cih aku bukan anak kecil lagi yang butuh pengasuh atau penjaga "


Tapi andre tak merespon sikaf tak bersahabat dari nada.huhh gadis kecil ini keras kepala juga pikirnya.


Hari berlalu dengan cepat tak terasa sudah sampai hari dimana ayah ibu dan adiknya andre kembali untuk mengadakan pesta pernikahan andre dan nada.


Nada merasa semua hidupnya kini sudah tak berati lagi,sementara dio hampir tak pernah terlihat karena sekarang sudah tinggal divila yang ia beli untuknya dan nada,tak disangkanya semua sia sia,ia dan nada tak akan bersama sampai tua seperti yang selalu dia inginkan.


" Nada aku mencintaimu sampai kapanpun kaulah wanitaku "


Ucapnya divila itu sambil menatap foto nada yang begitu cantik dihpnya.. dia mengeser geser layar hp dengan berbagai gaya foto nada yang imut itu dipandanginya sambil tersenyum pahit mengigat sebentar lagi dia yang ducintai bersanding dengan sepupunya.


Tangannya mengepal erat dan giginya gemerutuk menahan kejolak perasaan yang begitu menyakiti relung hatinya.


Ayah ibu andre sudah menyiapakan penyelenggaraan hari pernikahan.


" Nada kau sudah siap nak.. besok ijab kabul dilaksanakan dan resepsi berlangsung setelah itu kalian berdua langsung berangkat honeymoon.. "

__ADS_1


Kata ibunya andre. Nada tersenyum paksa padahal hatinya tak suka tapi ia bersikaf seolah bahagia sebagai baktinya dengan keluarga ini yang telah memberinya keluarga lagi setelah kepergian mama papanya.


__ADS_2