Jodohku Kau Atau Dia

Jodohku Kau Atau Dia
Merindukanmu setiap saat


__ADS_3

 


Dirumah kediaman pribadi cihan.


Nada terlihat puas setelah menata seluruh ruangan kamar tidurnya, setelah beberapa hari yang lalu mereka berdua pindah kemansion cihan ia ingin mendekor kamar tidur mereka berdua dengan sesuai keinginan nada.


"Kamar ini begitu luas, tempat tidur, almari yang menyatu dengan ruangan pakaian serta sofa dan meja rias juga meja serba guna hmmhh.. sempurna dengan warna ungu tua,dan balkon ditambahkan kursi santai" kata nada bicara sendiri.


Setelah selesai melihat hasil menata kamar tidurnya yang berada dilantai atas nada segera turun kelantai bawah ia ingin memasak makan siangnya, saat masak masak selesai ia menyiapkan makannya dan mendengar suara familiar yang memanggilnya.


"Sayang... sayang kau dimana?".


"Honey kau sudah pulang?"


"Iya aku merindukanmu dan ingin makan siang dirumah".


"Semoga selamanya kau seperti ini padaku" kata nada.


"Apa maksudmu sayang tentu selamanya aku merindukanmu!" ujar cihan sambil melotot.


"Aku senang mendengarnya" ucap nada buru buru merangkul leher cihan dan mengecupnya karena ia tau cihan tidak senang bila nada mengatakan hal yang ia tak sukai.


Cihan mengangkat tubuh nada keatas meja mendudukannya disana dan ia berdiri lalu menciumi nada dan nada membalasnya dengan mesra cihan mengangkat dreesnya dan melepas celana mereka berdua bercinta dengan gerakan perlahan.


Suasana begitu semarak dengan aroma cinta yang bertaburan cihan memandangi wajah cantik istrinya yang juga menatap suaminya yang terlihat kenikmatan sambil terus berpacu seiring irama cinta mereka yang menggebu.


"Sayangku oh.... sayangku a.. ku selalu merindukanmu achhh sshhhh aahhh..."


"Hhmmhh... emmmhh acchhh cihan kau satu satunya milikku didunia ini"


"Sayangku... cintaku cuma dirimu selamanya kau kesayangaku istriku"


Dunia berasa hanya ada mereka dan cintanya cihan membelai rambut istrinya dengan sayang lalu menggendongnya kekamar mandi dan membasuhnya disana ia memperlakukan nada seperti putri porselen yang berharga yang takut retak.


"Honey... aku cuma masak makanan ala ala kampung indonesia sayur bening bayam,labu taoge, goreng ikan kakap dan sambel trasi goreng krupuk udang, honey pasti gak biasa makannya" jelas nada.


"Sayang... apapun yang kau masak selagi itu bisa kau makan maka aku akan ikut memakannya".

__ADS_1


"Baiklah coba dulu ya" nada lalu menyendok nasi,sayur dan menambah sepotong ikan goreng lalu menambahkan sambalnya dan mulai menyendok nasi sayur ikan sambal dan menyuapkannya kecihan.


Cihan membuka mulut menerima suapan dari nada lalu mengunyah dan merasakan makanannya "hmmh enak... segar"


"Benarkah kau merasa makanannya enak honey?"


"Iya aku menikmatinya" kata cihan.


"Terima kasih sayangku" ujar nada terus menyuapi cihan sambil memakan juga dari piring yang sama.


Mereka makan bersama dan menghabiskan masakan yang dimasak nada memang hanya untuk sekali makan,setelah itu nada membersihkan meja dan mencuci piring gelas dan peralatan memasak lalu membawa buah sunkis yang sudah dicuci lalu dipotong potong untuk cihan.


Cihan begitu bahagia dilayani wanita cantik yang mencintainya,ia merasa ingin selalu menempeli nada. "Aku mencintaimu sayang" "Aku juga cinta padamu honey" balas nada


"Aku merindukanmu sayang...".


"Aku juga merindukanmu honey" nada sambil memasukan potongan jeruknya kemulut cihan.


"Aku menginginkanmu sayang".


"hmmmh... mulai" dengus nada.


"Hei... gigit jeruknya,bukan punggungku" jerit nada.


Tapi cihan sudah menyingkap drees bagian belakang nada dan mencupangnya hingga punggung putih mulus itu penuh dengan tanda cinta yang merah.


"Sayang punggungmu enak dicium hehehe... sekarang seperti habis kerokan" canda cihan kesenangan.


"Kelakuanmu honey... punggungku kenapa jadi kacau begitu" nada membayangkan punggungnya pasti seperti dadanya juga yang dipenuhi cap cap merah itu.


Cihan tak menyahuti tapi ia merasa puas dengan perbuatannya pada istrinya.


"Aku saaangat menyintaimu" ucap cihan sambil memeluk nada erat.


"Lanjutkan..." kata nada sambil memasukan potongan jeruk terakhirnya kemulut cihan dari bibirnya yang menjepit potongan jeruknya. Cihat melihat bibir tanpa lipstik itu sambil meneguk liurnya itu merupakan candu baginya.


Cihan cepat cepat menyambar potongan jeruk itu lalu mengunyahnya sekali langsung telan dan lanjut mengisap bibir istrinya yang membesarkan matanya karena kaget melihatnya makan jeruk dengan cara seperti itu "Dasar situkang sosor" gumam nada tidak jelas,cihan tak perduli nada bicara apa.

__ADS_1


Entah kenapa dia sangat menyukai saat bersama istrinya ia merasa senang saat menatap wajah nada,senang memeluknya dan senang menciuminya.


"honey... tidak balik kekamtor lagi?".


"Iya sebentar lagi..."


Beberapa bulan kemudian, dirumah cihan nada masih tidur saat cihan selesai mandi ia akan berangkat kerja biasanya nada menyiapkan pakaian dan keperluannya kekantor, tapi sekarang nada masih tidur dengan pulas.


Cihan tersenyum melihat istrinya yang masih tidur ia masih ingat saat menjelang subuh ia bercinta lagi dengannya hingga tertidur kelelahan, biasa pada malam hari nada sudah menyiapkannya dialmari pakaia bila pagi belum bangun cihan sudah tau itu.


Nada sekarang sudah tidak seaktif dulu untuk melakukan pekerjaannya sebagai selebriti yang sibuk,cihan membatasi kegiatannya apapun alasannya cihan tak ingin ia berlama lama diluar rumah dan sekarang asisten rumahnya sudah ada tiga orang wanita dan seorang pria yang datang setiap hari untuk mengurus taman rumahnya.


Setelah berpakaian rapi cihan duduk ditepi tempat tidur memandangi wajah cantik yang matanya terpejam dengan napas teratur lalu mencium bibirnya sebentar pipinya kiri kanan lalu keningnya nada membuka matanya "honey kau sudah rapi akan pergi kerja?" katanya dengan perasaan yang enggan bangkit dari tempat tidur.


"Iya sayang... sarapan sekarang ya" bujuk cihan.


Nada bangun lalu menggelung rambut panjangnya,kekamar mandi cuci muka dan gosok gigi lalu keluar kamar mandi dan melihat cihan masih menunggunya.


"Tidak mandi sayang?"


"Entah ko jadi malas mandi nih" jawab nada sambil membuka daster memakai bra dan cdnya karena semalam setelahnya ia hanya cuci kekamar mandi dan memakai daster saja lalu tidur lagi.


Cihan hanya melihat istrinya yang berganti pakaian dan mengenakan pakaian dalamnya didepan cihan dia cuek dengan tatapan cihan yang menahan diri karena ingin mengajak istrinya sarapan sekarang.


Biasanya ia tak tahan setiap melihat nada bangun tidur bedaster tanpa pakaian dalam apa lagi berganti dan berpakaian didepannya kecuali lagi buru buru baru ia tak menyerbu nada.


"Ayo... " ajak nada ketika melihat cihan bengong menatapnya.


"Sayang aku malas kerja hari ini"


"Hahh... selalu kata kata yang sama tiap hari, apa tidak bosan berkata seperti itu setiap kali melihatku bugil sebentar" sungut nada kesal dengan kecanduan suaminya itu.


Cihan tak berkomentar lagi kalau nada mulai mengomelinya,dan berjalan mengikuti istrinya turun dan berjalan menuju ruang makan.


"Selamat pagi tuan, nyonya" sapa bi rafeah artnya yang tertua, yang telah dua bulan bekerja dirumah ini.Cihan hanya diam mengangguk "Pagi juga bi rafe'ah" balas nada setelah melayani persiapan sarapan majikannya bi rafeah kembali kedapur.


________

__ADS_1


Mohon dukungannya para pembaca yang baik hati beri like,vote,tip dan komennya... terima kasih... dan salam kenal.


 


__ADS_2