Jodohku Kau Atau Dia

Jodohku Kau Atau Dia
kau dan dia


__ADS_3

Tak terasa waktu berlalu begitu cepat setahun tepatnya setelah kembalinya andre dari luar negri..


Banyak wanita yang dulu maupun yang baru menemani setiap saat ia bersenang senang


dan nada,diopun sudah merencanakan hari bahagia mereka akan menikah,ana ibunya dio sangat gembira dan merestui hubungan putranya dengan nada..


"Sayang nanti kita akan melihat vila yang akan kita tempati setelah menikah,aku sudah membeli vila dipinggiran laut datas bukit batu yang pemandanga sekitarnya indah dan damai"


"Wah kedengarannya tempat yang sempurna untuk hidup berdua,bertiga,berempat kelak"


Dengan riang nada menanggapi ucapan dio..


"Masih ada lagi sayang kita akan membeli cincin kawin kita sekarang"


"Benarkah?"


"Setelah membeli cincin kita memilih gaun pengantinmu didesainer kenamaan yang kau gandrungi itu!"


"Wah sudah kau pikirkan semua ya?"


"Iya aku juga sudah menghubungi EO untuk mengurus tempat acara pernikahan kita,aku ingin memberimu pesta yang tak bisa kau lupakan dihidumu"


"oh begitu mimpiku selama ini"


Dengan semangat nada bergumam yang didengar dio walau perlahan suaranya.Dio memeluk dan mencium keningnya


"Kita akan foto praweding setelah dapat gaunnya,kau bisa memilih temanya"


lagi lagi nada tersanjung dengan semua perhatian yang dio berikan


"hm.. terimakasih sayangku"


"Sama sama sayang,moga kau senang"


Tentu saja tak ada yang lebih bahagia dari perjalanan hidupnya selama ini sebagai gadis yatim piatu yang diasuh oleh keluarga dinata selama beberapa tahun ini sebelum tinggal diluar negri setelah kedua orang tuanya meninggal.


Setelah beberapa waktu semua persiapan sudah selesai tinggal memesan undangan dan menyiapkan varsel kenang kenangan pernikahan,mereka mendatangi vilanya dan berbelanja perabot kebutuhan rumah tangga.


"Sunggu lelah yang terbayarkan dengan tata ruang yang telah kusiapkan,kamar mandi denga semua peralatan mandi,dapur dan perabot serta stok makanan telah tersedia, kamar tidur sudah 99% siap"


"Iya begitu selesai acara kita langsung pulang kevila ini untuk malam pertama dan memulai semua sejarah pertama kehidupan kita"


Jawab dio dengan senyum penuh arti,lalu mereka berpelukan dan saling bepagutan mesra sampai terengah engah,lalu tertawa bahagia.


Dirumah keluarga dinata..


Andre yang saat itu ada dirumah ditelpon oleh juana ingin mengajaknya makan lalu bicara seputar janjian mereka.. tiba tiba melihat nada yang keluar dari kamar karena mendengar suara seseorang dia pikir dio baru pulang ternyata andre,dia balik badan langsung mau kembali kelantai atas lagi masuk kamar,tapi dicegah suara andre,


"Na... sebentar dulu"


"Ya ada apa mas andre?"

__ADS_1


"Kamu ga sibukkan?"


"Ehh.. baru ada waktu sih untuk santai sebelum kerja lagi"


"Gemana kalo aku ajak kesuatu tempat"


"Bukannya mas andre juga lagi janjian keluar?"


"Tau dari mana?"..


"hmm.. dengar tadi barusan mas andre telpon!"


"Ah so tau kamu na.. "


" hehehe kedengaran dikit "


"Ga lah itu teman yang iseng "


"Oh ya!"


Dalam hatinya nada,yang bener aja teman iseng cih..


"Udah ya mas andre nada mau istirahat dulu"


"Heii na maukan kita keluar entar malam?"


"Sory mas andre nada ga bisa karena ada acara diclub entar malam".


"Biar mas antar ya..."


"Na kamu nolak aku antar!"


"Aduh gemana ya.. karena sebelum keclub kami akan suatu tempat dulu mas,maaf ya lain waktu deh"


Lain waktu aku juga akan sibuk berdua dio ko membathin dalam diam sambil berlalu..


Huhh mau menghindariku ya gumam andre


Nada berencana mengajak dio menziarahi makam kedua orang tuanya sebelum hari pernikahan.


Saat semua sudah siap tinggal pelaksanaan tante ana berencana pergi keluar negri memberitahukan dan menjemput kakaknya untuk pernikahan putranya dan nada.


Esok hari andre memberitahu tante ana,dio dan nada kalo papanya menelpon ingin berbicara dengan mereka berempat lewat video call.


Setelah menelpon papanya mereka semua sudah siap maka sambungan video call dimulai..


Ardi dinata ayah dan istrinya serta putri mereka kini tersambung diujung handpon dengan mereka berempat.


Setelah bertukar sapa basa basi kabar kesehatan dan perusahaan ditanyakan sampai pada pembicaraan yang sebenarnya yang ingin dinata sampaikan..


"Kalian dengarkan baik baik,setelah aku pikirkan,aku rencanakan dan putuskan andre akan aku nikahkan dengan nada

__ADS_1


" Apa?!!!"..


Serempak ketiga orang ini,ana,dio dan nada terlonjak,hanya andre yang santai, karena papanya saat menelpon kemaren sudah memberitahunya,dan dengan senang hati ia menyetujui walau ia sendiri belum yakin bila ia menyukai nada...


"Ta tapi kakak kenapa kau tiba tiba memutuskan begitu? bagaimana dengan andre dan nada mereka berdua tidak terlihat saling tertarik!"


"Tidak perlu menunggu mereka saling tertarik nada adalah tanggung jawabku sejak ditinggal kedua orang tuanya akulah yang berhak memutus masa depannya sebagai janjiku pada sahabatku"


Deg.. jantung nada terasa terhenti berdetak demikian pula dengan dio lebih putus asa dia tau sekali pakdenya memutuskan maka tak akan bisa diganggu gugat lagi.


Begitu pula dengan ana dia tau pasti kakaknya tidak akan menarik ucapannya bahkan bila andre menolak,apa lagi kenyataanya andre sama sekali tak keberatan,ia hanya bisa melirik putranya yang tampak sudah mematung dan nada yang lebih pucat seperti habis mendengar berita kematian seorang yang disayanginya.


Setelah menambahkan tiga bulan lagi ia akan kembali ketanah air untuk menikahkan andre dan nada dan selama waktu itu semua sudah disiapkan oleh orang yang dipercakan keluarga dinata untuk mengurusnya.


Maka pertemuan lewat video call pun berakhir.


Tanpa berkata kata nada berlari kelantai atas kekamarnya.


Ia masih tak percaya dan coba menelpon paman yang biasa ia sapa panggilan itu untuk menanyakan lagi perihal tadi bukan sebuah pilihan,tapi sayangnya semua dijelaskan lagi oleh paman dinata kalo itu janji diucapkan disaat detik detik terakhir ayahnya hidup jadi akan dilaksanakan sebagai janji yang harus ditepati.


Pikir nada berakhir sudah impian hidup bahagia dengan orang yang ia cintai dan mencintainya karena janji paman pada sang ayah tersenyum saat hembusan napas terakhir ihklas pergi karena putrinya akan ada yang menjaganya.


Beberapa hari ini semua persiapan yang telah dipersiapkan sudah tak dicek lagi.


Nada kembali sibuk menyanyi diclub begitu juga dengan dio dia setiap malam pergi keclub dimana nada bernyanyi dio hanya memandangnya sambil minum bir hal yang tak pernah ia lakukan selama ini terkecuali ada acara acara tertentu untuk kepentingan kerja.


Hatinya hancur begitu mendengar putusan pakdenya yang sudah memutuskan untuk gadis yang dicintainya.


Dan sejak saat itu dia belum bicara lagi karena nada seperti tidak ingin bicara apa apa lagi.


Menejer club tuan muda hendri yang juga masih lajang sayang pada nada. menghampiri toni dan lina sahabat nada.


"Apa kalian berdua tidak heran sepertiku,dengan sinada yang selalu melantunkan lagu lagu sendu itu? beruntung para pengunjung club ini rata rata orang orang yang mengidolakannya hingga mereka tak keberatan dengan lagu lagu yang ia bawakan,tapi para pengunjung merasa ada yang berubah dengan suasana penampilannya sekan ada kepedihan yang mendalam!!"


"Ia sih bos sepertinya begitu,berapa hari ini nada jadi pendiam kami pikir dia lagi berantem dengan pacarnya,jadi kami tidak berani kepi"


"Tapi kita harus bicara"


"Bos nanti coba aku yang bicara padanya"


Jawab lina.


Setelah selesai istirat lina langsung berkata pada nada


" Na sudah berapa malam ini kamu ko ga semangat dan lagu lagumu yang melankolis banget tanya lina hati hati takut membuat nada merasa diselidiki.


nada lalu memeluk lina hal yang ingin dia lakukan untuk mengurangi rasa tak berdayanya pada kenyataan hidupnya saat ini.


Lina kaget tapi hanya bisa berkata.


"Na kalo kamu percaya padaku katakanlah ada masalah apa?.."

__ADS_1


Nada lalu menceritakan semua tentang persiapan pernikahannya dan juga tentang keputusan pamannya yang selama ini sudah menjaganya dan menganggapnya keluarga.


Lina benar benar turut merasakan kepedihan yang dialami nada yang kehilangan harapan hidup bahagia dengan orang yang diimpikan.


__ADS_2