Jodohku Kau Atau Dia

Jodohku Kau Atau Dia
Yang terjadi disana


__ADS_3

Flashback.


NEGARA T...


Hari itu... masih pagi buta cihan terbangun tangannya masih melingkar di pinggang nada,miring kearah cihan,ia memandang wajah cantik polos tanpa makeup itu bibirnya sedikit terbuka, napasnya teratur, kelopak mata tertutup dengan bulu mata panjang lentik,hidung kecil lancip,rambut panjang hitam berkilau tidak ada pirang buatan,sempurna kecantikan yang alami memanjakan mata yang memandang pasti tak ingin beralih walau kelaparan kali ya kecuali ada gempa. (hihihi)


Pagi ini saat terbangun cihan memandang sepuasnya wajah nada dibawah cahaya lampu kamar yang menyala dikamar nya, biasa juga pakai lampu tidur yang redup entah malam ini cihan lupa menukar nyala lampunya.


"Kamu cantik sekali sayang, tak ada wanita yang bisa menukar posisimu dihatiku dan dihidupku kau selamanya milikku, kesayanganku,pujaanku,cintaku,bahkan saat kematianku tiba cintaku selalu hidup menemanimu, cintaku takkan berubah sebesar rambutpun, tak akan bergeser mesti bius murahan tak bematabat itu" gumam cihan dan begitu geram ingat perbuatan aergul yang tak tahu malu itu.


Rasanya tak ingin bangun memeluk istrinya yang masih terlelap,nada memang baru tertidur setelah begitu larut karena galau dengan rencana kepergian nya,setelah puas memandang, cihan mencium lembut pipi istrinya,lalu mengecup lembut dengan ujung bibirnya dengan kecupan kecil,bibir nada terasa kenyal dan menyenangkan mengecup kecil lembut berulang ulang seperti menyesap cream lembut latte yang memberi rasa tak ingin berhenti,hingga nada menggeliat pelan dan mengecap ngecap kan bibirnya sepertinya dia mimpi ada es cream rasa vanila dibibirnya.(hihihi)


Cihan berhenti dan menahan napasnya sebentar melihat nada kembali tertidur sambil bergumam "Mengapa?",cihan mengerutkan keningnya "Mengapa... sayang kau sedang mengigau rupanya" lalu diam dan memandangi lagi wajah menawan hatinya ini,ia ingin mengecupnya lagi sepuasnya,baru juga satu kecupan lembut, tapak tangan nada tiba tiba mendarat dibibirnya cihan,dia terdiam sejenak melihat nada yang masih terus tidur ia mengecup telapak tangan itu lalu memindahkannya kebantal yang didekat kepala cihan dan ia bangkit membungkukkan badan untuk mencium kening istrinya.


Cihan menaikan selimut kebahu istrinya dengan menatap sayang dan mencium bahu nada lagi lalu beranjak kekamar mandi, setelah selesai mandi berpakaian,menatap sebentar tubuh istrinya lalu keluar kamar, sarapan dan berpesan kepada bibi rafeah untuk tidak membangunkan nyonyanya dan menyiapkan sarapan yang diinginkan istrinya itu nanti.


Lalu berangkat kekantor dengan perasaan agak enggan tapi tetap pergi bekerja karen ada rapat dijadwal hari ini.


Satu hari dikantor sudah terlewati,hari menjelang sore tepat jam lima sore,cihan keluar kantor dan masuk mobil diperjalanan menuju rumahnya setelah dua puluh menit tiba dihalaman rumah megah dikawasan elit yang jarang terlihat kesibukan diarea lokasi ini.


"Bi... nyonya sudah makan?" tanya cihan yang melihat pelayan kepala ini selalu berada disekitar tuannya setiap cihan baru datang karena siap menunggu perintah.


"Nyonya sejak sarapan pagi tidak keluar keluar kamar,karena berpesan akan makan siang dikamar dan sudah membawa beberapa buah roti gandum,cemilan kacang dan susu kedelai dalam beberapa botol" jawab BI rafeah agak cemas juga.


"Ya sudah bi terima kasih,nanti siapkan saja bahan makanan buat nyonya sebentar lagi akan turun makan,biar pilih sendiri mau makan apa" ujar cihan seraya bergegas naik tangga menuju kamarnya,sudah tak sabar ingin melihat istri tercintanya.


Membuka pintu dan melihat ketempat tidur rapi tanda barusan tak ditempat tidur,lalu mengedarkan pandangan tak ada disofa,balkon, " Sayang apa kau dikamar mandi?"bertanya sambil menuju kepintu kamar mandi,ternyata tak dikunci lalu masuk kekamar mandi dan kosong.

__ADS_1


"Sayang... kau dimana" bersuara keras.


Bibi rafeah sudah bergegas kelantai atas begitu mendengar tuannya memanggil istrinya dengan keras,dan bertemu cihan yang keluar dari pintu.


"Tuan ada apa dengan nyonya,sejak siang hingga tuan pulang kami bergantian duduk diruang depan tangga ini menunggu kalau nyonya keluar kemari kami akan tau".


"Sejak jam berapa kalian menunggu disini?".


"Sejak jam sebelas tiga puluh, tuan"jawab pelayan yang lain.


"Bagai mana bisa,apa dia berada diruang lain lantai atas?"cihan kembali keatas mencoba cari diruang kerja dan disetiap sudut kamar serta ruangan dilantai ini tapi tak menemukannya.


Kembali kelantai bawah "Bi tanyai penjaga pos depan dan kalian cari dihalaman belakang,samping dan halaman samping lainnya" perintah cihan.


"Baik tuan" jawab pelayan lainya serempak


"Tuan,kata penjaga tadi pagi sekitar jam sepuluh ada mobil kru yang datang untuk mengambil peralatan syuting,sebelumnya sudah dikomfirmasi nyonya, tapi saat keluar tidak terlihat nyonya ada didalam mobil".


Cihan cepat memeriksa cctv dan terlihat nada menarik koper serta tasnya dan membawa ransel dipunggungnya,cihan segera menelpon ibunya untuk menanyakan keberadaan nada dirumah orang tuanya.


"Cihan apa yang terjadi... sejak kapan nada menghilang?!". tanya ibunya panik.


'Sejak jam sepuluh pagi" jawab cihan


"A...pa?! mulai pagi dan kau baru mengetahuinya!".bentak ibunya.


"Bu aku akan menelpon lagi nanti".Segera cihan menelpon asistennya untuk mencari tau mobil kru yang terlihat dicctv dan mengerahkan beberapa orang dengan keahlian khusus untuk melacak keberadaannya,mereka juga kebandara untuk mengecek daftar keberangkatan ke Indonesia yang jam sepuluh hingga jam penerbangan malam,juga penerbangan untuk negara J,pencarian terus berlanjut untuk dalam kota dan semua para rekan kerja nada tak luput dari pertanyaan orang orang cihan tapi dengan cara kerja mereka mengelabui rekan rekan kerja nada agar tidak curiga.

__ADS_1


Hingga keesokan hari tidak ditemukan tanda tanda jejak nada.


Ponselnya berbunyi,cihan melihat id pemanggil,ibunya,"Halo Bu".


"Kau dimana ibu ingin bicara" tanya ibunya.


"Bu kami baru kembali pencarian" jawab cihan.


"Tunggu... ibu segera kesana'.


Tak berapa lama ibu dan adiknya cilah sudah datang,dan langsung mencecar cihan dengan perkataan perkataan yang membuat cihan tak menyangka nada mengetahui semua kejadian memalukan itu dan salah paham pastinya.


"Cihan, pasti nada sekarang keindonesia,ia sudah mengatakan hari itu ingin keindonesia" jelas ibunya.


"Tapi Bu tidak ada bukti keberangkatannya" kata cihan ragu ragu.


"Cihaaaan... ibu ingin nada dan cucu ibu baik baik saja... ini semua karena ulah aergul, aku akan menghabisi mu aergul" teriak ibu cihan sambil berusaha melegakan napasnya yang terasa sesak karena terlalu emosi.


"Ibu tenangkan dirimu,aku akan berusaha sekuat tenaga menemukan kembali istriku dan cucumu,percayalah" kata cihan mencoba menenangkan ibunya dan ia sendiri mulai kwatir dengan keberadaan nada.


Sepulangnya dari rumah cihan,ibunya langsung kerumah kediaman orang tua aergul untuk mencaci maki aergul,dan memberitahukan semua perbuatan aergul orang tua aergul shock dengan perbuatan nekad aergul dan setelah bertanya apa benar begitu,aergul cuma bisa mengangguk membenarkan kata kata ibunya cihan,ayahnya langsung menampar wajah aergul hingga ia terjatuh dilantai tak hanya itu mereka berjanji akan membawa aergul keluar negri untuk meninggalkannya disana, karena ibu cihan memberi tahukan bila sampai cihan melihat aergul maka ia akan membinasakannya.


Sejak saat itu cihan sudah beberapa kali keindonesia untuk menemukan nada dan saat ini ia berada diindonesia menyuruh orang mencari informasi disetiap rumah sakit,karena sebentar lagi nada akan melahirkan dan pasti kerumah sakit untuk bersalin


Begitulah ceritanya keadaan cihan yang menyedihkan dan nada tak tau itu.


__________

__ADS_1


Mohon dukungannya,terima kasih.


__ADS_2